Articles
ANALISA PENGARUH DINDING GESER PADA STRUKTUR BANGUNAN HOTEL BUMI MINANG AKIBAT BEBAN GEMPA
Fauzan Fauzan;
Zaidir Zaidir;
Dwi Putri Nengsi;
Indri Miswar
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1303.282 KB)
|
DOI: 10.25077/jrs.6.1.1-10.2010
Sumatera Barat merupakan daerah rawan gempa. Pasca gempa 30 September 2009 lalu, banyak bangunan bertingkat, baik bangunan pemerintah maupun swasta mengalami rusak berat. Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan dan kehancuran pada elemen struktural dan non-struktural adalah gedung Hotel Bumi Minang. Oleh karena itu, struktur bangunan harus direncanakan tahan terhadap gempa. Perencanaan struktur bangunan terhadap gempa dapat dilakukan dengan pemberian dinding geser pada struktur bangunan tersebut. Penggunaan sistem struktur dinding geser dalam menahan gaya lateral yang bekerja pada bangunan sangat efektif, hal ini disebabkan dinding yang terdapat pada sistem struktur dinding geser ini berfungsi untuk menyebarkan gaya luar yang bekerja pada struktur. Pada penelitian ini membandingkan struktur bangunan Hotel Bumi Minang dengan dinding geser dan tanpa dinding geser. Ada 4 parameter yang digunakan yaitu, tipe 1 (struktur bangunan tanpa dinding geser), tipe 2 (struktur bangunan dengan dinding geser pada daerah lift lantai 1 & 2), tipe 3 (struktur bangunan dengan dinding geser pada daerah lift sampai lantai atap) dan tipe 4 (struktur bangunan dengan dinding geser pada daerah lift sampai lantai atap dan di sudut sekeliling bangunan). Selanjutnya dianalisa hasil deformasi dan gaya dalam bangunan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dinding geser pada struktur bangunan akibat beban-beban yang bekerja, termasuk beban gempa. Keywords : Gempa, dinding geser, deformasi, gaya dalam.
STUDI PENGARUH KONDISI KADAR AIR KAYU KELAPA TERHADAP SIFAT MEKANIS
Fauzan Fauzan;
Ruddy Kurniawan;
Siska Martha Sari
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (607.929 KB)
|
DOI: 10.25077/jrs.5.2.53-64.2009
Kayu kelapa sebagai alternatif bahan konstruksi belum diketahui kelas dan kekuatannya secara pasti. Penggunaan kayu kelapa untuk berbagai kondisi yang dipengaruhi cuaca dan kelembaban lingkungan perlu diketahui kekuatannya untuk kadar air yang berbeda-beda dan perkiraan besar pengurangan kekuatan yang terjadi untuk perencanaan. Selain itu bisa mengetahui klasifikasi kayu kelapa berdasarkan PKKI 1961. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah kayu kelapa dengan umur sekitar 20 tahun dan umur 70 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan membedakan kadar air dan berat jenis. Sifat mekanis yang dilihat adalah kuat geser sejajar serat, kuat tekan sejajar serat dan tegak lurus serat, kuat lentur sejajar serat dan kuat tarik sejajar serat. Benda uji diambil pada bagian bawah batang pohon kelapa sekitar 1-2 m. Sebelum dilakukan pengujian sifat mekanis dilakukan pengaturan kadar air benda uji. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa peningkatan kadar air kayu kelapa berbanding terbalik dengan kuat tekan dan kuat tariknya, namun berbanding lurus dengan kuat gesernya. Terjadi pertambahan kekuatan yang besar pada kayu kelapa dari kadar air 20% menuju 0% kecuali untuk kekuatan gesernya. Berdasarkan berat jenis rata-rata yang diperoleh sebesar 0,83, maka kayu kelapa berumur 70 tahun termasuk kategori kayu kelas kuat II dan kayu kelapa berumur 20 tahun dengan berat jenis rata-rata 0,58 termasuk kategori kayu kelas kuat III. Perbedaan kekuatan kayu kelapa pada kondisi kadar air 20% untuk umur 20 tahun dan 70 tahun terbesar terjadi pada kekuatan tekan. Faktor koreksi layan basah kayu kelapa lebih rendah dibandingkan faktor koreksi layan basah berdasarkan SNI konstruksi kayu 2002. Keywords : kayu kelapa, sifat mekanis, kadar air, berat jenis.
ANALISA KEGAGALAN STRUKTUR DAN RETROFITTING BANGUNAN MASJID RAYA ANDALAS PADANG PASCA GEMPA 30 SEPTEMBER 2009
Fauzan Fauzan
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2195.239 KB)
|
DOI: 10.25077/jrs.7.1.45-56.2011
Gempa tektonik tanggal 30 September 2009 telah banyak menimbulkan kerusakan konstruksi bangunan (engineered building). Kerusakan itu terjadi akibat kegagalan pada struktur dan nonstruktur bangunan. Biasanya setelah gempa bumi terjadi, timbul keraguan untuk menentukan bagian bangunan yang harus dirombak, diperbaiki, diperkuat dan bagaimana cara melakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa penyebab kegagalan struktur pada salah satu bangunan umum di kota Padang yaitu Masjid Raya Andalas Padang. Analisa ini berdasarkan pada kapasitas lentur dan geser struktur dalam menahan gaya luar terutama beban lateral (gempa). Penelitian ini dilakukan melalui evaluasi kerusakan struktur eksisting bangunan, kemudian dilakukan permodelan dan analisa struktur menggunakan software Etabs V 9.0.7 dan SAP V .11. Berdasarkan hasil analisa struktur, sebagian besar kolom-kolom eksisting mempunyai kapasitas penampang yang tidak mampu menahan beban luar. Hasil analisa struktur itu sesuai dengan hasil evaluasi kerusakan dilapangan dimana sebagian besar kolom-kolom mengalami kerusakan baik lentur maupun geser. Agar gedung ini bisa dipergunakan kembali, maka perlu dilakukan perkuatan (retrofitting) pada struktur kolom dengan menggunakan metoda jacketing. Setelah dilakukan perkuatan struktur kemudian dilakukan re-analisis struktur. Berdasarkan hasil reanalisis struktur didapatkan bahwa, beban-beban luar yang bekerja pada struktur kolom sudah berada didalam kapasitas penampang kolom, sehingga disimpulkan struktur bangunan layak kembali untuk digunakan. Keywords: perkuatan, geser, lentur, jacketing
ANALISA KERUSAKAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG ″A″ SMAN 10 PADANG AKIBAT GEMPA 30 SEPTEMBER 2009
Fauzan Fauzan;
Febrin Anas Ismail;
Laura Masmia Putri;
Dian Viviayana
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3663.415 KB)
|
DOI: 10.25077/jrs.6.2.31-40.2010
Gempa tektonik yang terjadi pada tanggal 30 September 2009 yang lalu telah menimbulkan banyak kerusakan pada konstruksi bangunan. Untuk mengurangi dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa, perlu dilakukan analisa mengenai kerusakan struktur bangunan yang terjadi. Salah satu bangunan yang dianalisa adalah bangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 10 Padang yang mengalami kerusakan struktural dan non-struktural akibat gempa tanggal 30 September 2009. Hasil analisa yang diperoleh diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dan bahan pertimbangan dalam perbaikan bangunan maupun perencanaan bangunan pada wilayah rawan gempa. Analisa yang digunakan adalah analisa gempa statik ekivalen dimana beban yang diperhitungkan meliputi beban mati, hidup, dan gempa. Komponen struktur yang dianalisa hanya kolom dari dimensi terpasang yang dianggap dapat mewakili kekuatan struktur bangunan secara keseluruhan. Di mana nilai gaya dalam ditentukan dengan menggunakan bantuan salah satu program komputer. Dari kondisi existing dan hasil analisa yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa perencanaan struktur bangunan SMAN 10 Padang dapat menanggung beban yang bekerja padanya. Kerusakan yang terjadi lebih disebabkan karena rendahnya kualitas pelaksanaan pekerjaan oleh kontraktor dan kurangnya pengawasan selama proses pembangunan berlangsung sehingga realisasi dari struktur bangunan yang ada tidak sesuai dengan perencanaan awal. Keywords: Gempa, kegagalan struktur, kondisi existing, analisa.
Smart Hidroponik Berbasis Energi Surya untuk Urban Farming di Kabupaten Gowa
Ilyas Renreng;
Luther Sule .;
Andi Mangkau .;
Zulkilfli Djafar .;
Nasruddin Azis .;
Muhammad Syahid .;
Fauzan .;
Asriadi Sakka .;
Arfandy .
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): Kebersamaan dalam Membangun Masyarakat Tangguh dan Gesit
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v5i1.227
One of the urban farming techniques is hydroponic technique. Hydroponics is a planting technique without using soil media. Hydroponics produces better results than conventional techniques. Planting and growing crops in densely populated areas can be intended for personal consumption or for distribution to others. Especially in the midst of the current COVID-19 condition, where we are faced with the threat of a global food crisis and urban farming is one solution to this. The problem faced by the Bontomarannu community in general is the lack of knowledge about the use of narrow land for hydroponic applications. One of the most efficient and effective types of hydroponics in its use is the NFT (nutrient film technique) hydroponic type. It's just that this type of hydroponics is a type that requires very large operational costs (such as electric pumps) and very complicated maintenance (replacement of nutrients and levels. This is what lies behind the idea of applying science and technology at Bontomarannu in the form of Smart Hydroponics technology as the latest hydroponic technique with an automatic concept based on solar energy. With this, it is hoped that local residents can carry out modern farming activities on a small scale at home with an automatic and energy-free system. The IbM program in the future is expected to continue to be able to provide more education to the surrounding community regarding the development of science and technology, especially implementation of laboratory-based scientific products (LBE) in the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University.
Earthquake Damage Intensity Relationship for Residential Houses in West Sumatra
Ismail, Febrin Anas;
Hakam, Abdul;
Fauzan, Fauzan
Makara Journal of Technology Vol. 16, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The Sumatra 30 September 2009 earthquake has damaged hundred thousand buildings in West Sumatra Province. The earthquake is located in 100 km offshore of Padang City, the Capital City of the province. Survey has been conducted to assess the damage of the building in few days after the earthquake. In this survey, the damage of buildings are categorised into 3 level that are heavily, moderate and slightly damages. This paper explores the level damage of building and then the intensity of the shaking in the affected area. Then based on the coordinate of every building location, the buildings are scattered in a map together with the intensity level. The relationship between the damage level and intensity for West Sumatra then is developed. This special damage-intensity relation is very important to be used for predicting the damage level due to a specified earthquake. The damage level is needed by The Government to develop an emergency and reconstruction budget plan for earthquake disaster in future.
Pelaksanaan Pemberian Asimilasi Bagi Narapidana Sebagai Penerapan Undang-Undang Pemasyarakatan
Fauzan, Fauzan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.118 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i9.1597
Pembinaan narapidana yang dilaksanakan berdasarkan sistem pemasyarakatan bertujuan untuk mempersiapkan narapidana agar dapat berintegrasi secara sehat dengan masyarakat sehingga berperan kembali sebagai anggota masyarakat yang bertanggungjawab. Untuk mewujudkan tujuan pembinaan tersebut salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan asimilasi. Dari 331 orang narapidana yang sedang menjalani masa pidana antara 1/2 - 2/3 hanya 3 orang yang menjalani program Asimilasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian penelitian ini adalah dengan spesifikasi penelitian deskriptis analitis dengan metode pendekatan yuridis normatif. Pendekatan ini juga didukung oleh pendekatan yuridis empiris. Adapun sumber data yang penulis gunakan adalah data sekunder dan data primer. Data yang didapat dianalisis secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk deskriptif analitis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan Pembinaan Narapidana Dalam Tahap Asimilasi di Lapas Kelas IIA Padang telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku, namun dalam pelaksanaannya tentu saja akan ditemukan kendala-kendala yang dialami baik oleh petugas Lapas maupun oleh narapidana itu sendiri yaitu kurangnya sosialisasi petugas terhadap warga binaan, kunjungan Keluarga tidak dapat berjalan dengan baik karena Lapas yang over kapasitas, masih terdapat sikap tidak antusias dari beberapa narapidana dalam mengikuti kegiatan asimilasi, penjamin yang tidak sesuai dengan aturan, tidak adanya keluarga sebagai penjamin, penjamin yang berada di luar kota, sulitnya proses pengurusan Justice Collaborator (JC), kekurangan anggaran di dalam Lembaga Pemasyarakatan.
INTEGRASI ISLAM ADAN SAINS DALAM KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MI BERBASIS KKNI
Fauzan, Fauzan
JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Vol 1, No 1 (2017): JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education)
Publisher : PD PGMI se Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (218.074 KB)
|
DOI: 10.32934/jmie.v1i1.21
Perubahan merupakan tanda dalam kehidupan yang selalu berlangsung secara tetap. Apabila tidak terjadi perubahan, maka akan terjadi kemandegan dan kehidupan tidak akan berkembang sesuai perkembangan zamannnya. Perubahan IAIN menjadi UIN merupakan upaya melakukan proses perubahan kurikulum, cara, metodologi, situasai dan kondisi yang tradisional (ortodox) ke arah yang lebih rasional, profesional dan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tidak meninggalkan ciri “keislaman†dan “ke-Indonesiaan†sebagai penciri mutlak keberadaan lembaga pendidikan tersebut. Integrasi Islam dan Sains dalam kurikulum Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) masih sebatas pada pemunculan beberapa mata kuliah keislaman dan sains secara terpisah, seperti Studi Islam, Islam dan Ilmu Pengetahuan, Fiqh, Matematika Dasar. Suasana integrasi Islam dan Sains tampak pada tradisi berbusana mahasiswi dan aktifitas perkuliahan yang mengaharuskan seluruh dosen-mahasiswa melakukan tadarrus al-Qur’an di awal perkuliahan.
SOLUTION PROBLEMS OF ISLAMIC ELEMENTARY STUDENTS IN MEMORIZING THE HOLY QUR’AN
Mahmudah, Masrurotul;
Aziz, Ikhwan;
Habibah, Umi;
Fauzan, Fauzan;
Amrulloh, Hanif
JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Vol 4, No 2 (2020): JMIE (JOURNAL OF MADRASAH IBTIDAIYAH EDUCATION)
Publisher : PD PGMI se Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (514.149 KB)
|
DOI: 10.32934/jmie.v4i2.188
Various challenges one after another will confront the prospective Hafidz Al Qur'an. Parents expect their children to be able to memorize the Qur'an. The purpose of this study is to find out genuinely about the problems of non-resident Islamic elementary students who attend the Tahfizdul Qur'an program. This study uses descriptive qualitative methods with in-depth analysis while extracting data using data triangulation, namely: interviews, observation, and documentation. From the results of the study, the problems were found that several causes prevented them from memorizing the Qur'an; including learning problems that quickly disappeared; having difficulty in remembering; still unable to be disciplined in following the memorizing Qur'an program; feeling lazy and comfortable; and more time to play gaged than memorizing. The solution given is calling not to leave new memorization for too long; it is a system of rote repeating; may listen to from others; including tapes, recordings, and others;Â give understanding to children to understand the meaning of memorized material and try to reflect on it.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI TEKNIK WAWANCARA PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR (Studi Kasus di SDN Cempaka Putih 01 Kelurahan Cempaka Putih)
Farhani, Putri Aulia;
Fauzan, Fauzan;
Ridwanudin, Dindin
JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Vol 6, No 1 (2022): JMIE (JOURNAL OF MADRASAH IBTIDAIYAH EDUCATION)
Publisher : PD PGMI se Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (376.399 KB)
|
DOI: 10.32934/jmie.v6i1.407
Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjelaskan mengenai penerapan teknik wawancara pada pembelajaran keterampilan berbicara peserta didik kelas V SDN Cempaka Putih 01. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif, dengan teknik analisis data deskriptif. Data yang didapat menggunakan data wawancara dan observasi. Data yang dikumpulkan bersumber dari guru kelas, dan siswa kelas V Sekolah Dasar. Peneliti melakukan 3 tahap dalam melakukan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam mengumpulkan data peneliti melakukan kegiatan wawancara yang kemudian dapat dianalisis dengan menggunakan tabel penilaian. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis teknik wawancara terhadap keterampilan berbicara siswa. Hasil menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa dengan menerapkan teknik wawancara berada dalam tingkat kefasihan 3, yaitu mampu berbicara dengan ketepatan tata bahasa dan kosakata untuk berperan serta dalam umumnya percakapan formal dan nonformal.