Articles
Analisis Kesulitan Siswa dalam Proses Pemecahan Masalah Matematis pada Materi SPLDV Berdasarkan Langkah Polya
Taqiyudin, Muhammad Afif;
Fasya, Robby Ismail;
Sholahuddin, Dzaki Fadhillah;
Herman, Tatang;
Hasanah, Aan
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): VOL 4 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46368/kjpm.v4i1.1767
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam proses pemecahan masalah matematis pada materi sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan langkah-langkah Polya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa pada salah satu SMA Swasta di Bekasi. Pemilihan subjek dilakukan dengan wawancara kepada guru yang mengajar dan didapatkan satu subjek dengan tingkat pemecahan masalah sedang dan dua subjek dengan tingkat pemecahan masalah rendah. Selanjutnya, siswa diberikan tugas pemecahan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Dalam pemecahan masalah, digunakan langkah-langkah pemecahan masalah menurut Polya, yaitu memahami masalah, menyusun rencana pemecahan masalah, melaksanakan rencana pemecahan, dan memeriksa kembali hasil pemecahan. Dari analisis data, siswa dengan kemampuan sedang mampu melakukan perencanaan pemecahan masalah serta mampu menyelesaikan pemecahan masalah secara tepat. Namun siswa tidak melakukan tahap pemeriksaan kembali. Siswa dengan kemampuan penalaran rendah tidak mampu dalam memahami masalah serta melakukan perencanaan pemecahan masalah. Penyelesaian masalah yang diberikan oleh siswa dengan kemampuan penalaran rendah juga tidak tepat dan tidak melakukan pemeriksaan kembali. Disarankan kepada guru untuk mengecek kembali pemahaman siswa mengenai materi prasyarat danmemanfaatkan teknologi dengan tujuan mengurangi kesulitan siswa dalam memahami materi.
ANALISIS KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PADA PESERTA DIDIK AUTISME LOW FUNCTION
Tamrin, Maisaroh;
Hasanati Ulfa, Liya;
Maharani Putri, Nazwa;
Pitroturohmah, Putri;
Najmi Laila, Alya Nur;
Hasanah, Aan
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jpicb.v2i1.3767
Matematika adalah pelajaran yang diajarkan di semua jenjang sekolah, baik di sekolah umum maupun sekolah khusus. Kemampuan awal matematika merupakan keterampilan dan pemahaman dasar yang dimiliki oleh seorang peserta didik sebelum memulai pembelajaran matematika yang lebih kompleks. Kemampuan awal matematika ini sangat penting karena menjadi pondasi bagi peserta didik untuk membangun pemahaman dan keterampilan matematika yang lebih tinggi. Namun, hal tersebut akan lebih sulit dipahami oleh anak autisme low function. Fokus penelitian ini adalah anak-anak dengan autisme low function yang bersekolah di salah satu sekolah luar biasa di kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi kemampuan awal matematika pada peserta didik autisme low function dalam menyelesaikan soal-soal matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggunakan tes tertulis dan wawancara. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan autisme fungsi rendah masih memiliki kemampuan matematika awal yang buruk dalam menyelesaikan masalah matematika. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa siswa autis yang berfungsi rendah memiliki IQ berpikir kompleks yang lebih rendah dibandingkan siswa pada umumnya.
Prinsip Knowledge Integration dalam Pembelajaran Kimia di Sekolah Berdasarkan Pandangan Jabir Ibn Hayyan
Fitri Yati Sa’diah;
Irawan;
Aan Hasanah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 1 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33503/paradigma.v30i1.444
This article discusses the integration of knowledge by Jabir Ibn Hayyan in teaching chemistry at schools based on Islamic perspectives. Its background includes the importance of integrating science and Islamic values in education. The research aims to explore whether knowledge has been integrated with other sciences in teaching chemistry at madrasah schools based on the perspective of integrating Jabir Ibn Hayyan's chemical knowledge. The method used is descriptive qualitative using questionnaires distributed to three chemistry teachers at madrasah schools. The research findings indicate that the integration of chemical knowledge based on Jabir Ibn Hayyan's principles is not uniformly used in teaching at madrasah schools. The conclusion of this study is that the understanding and application of Jabir Ibn Hayyan's knowledge integration principles in the context of teaching chemistry vary among chemistry teachers. The research's contribution highlights the need for further efforts to integrate Jabir Ibn Hayyan's concepts into the chemistry curriculum at madrasah schools to create a balanced learning environment between intellectual and spiritual aspects.
Muatan Berpikir Kritis Meta-Theoretical Aristoteles dalam Pembelajaran Asam-Basa di Lembaga Pendidikan Islam
Agung Nugraha;
Irawan;
Aan Hasanah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 4 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33503/paradigma.v29i4.447
The content of critical thinking should be possessed by teachers because it benefits not only students but also the teachers themselves. Teachers play a crucial role in achieving the educational goals in developing students' critical thinking abilities. Many teachers fail to formulate the construct of critical thinking, assuming that understanding the development of critical thinking assessment is challenging, such as what will be measured. The purpose of this research is to measure the content of critical thinking in the Meta-Theoretical Aristoteles approach in Acid-Base Learning in Islamic Educational Institutions. The method used to compose this article is literature review (library research). Aristoteles values the importance of observation and experience in learning. In the context of learning, critical thinking should be based on careful observation and meticulous analysis of real experiences. By using critical thinking principles inspired by Aristoteles, educators can help students develop strong critical thinking skills, understand how to make strong arguments, and deepen their understanding of various subjects in the Acid-Base concept in Islamic educational institutions
Pandangan Falsifikasionisme tentang Keberadaan Tuhan dalam Pembelajaran Konsep Entropi
Sa’ban Fauzi, Ifan;
Irawan;
Hasanah, Aan
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 29 No. 4 (2023): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33503/paradigma.v29i4.479
One of the learning objectives of science, especially in the last few curricula, is to gain belief in God Almighty based on the existence, beauty, and orderliness of His creation. But why do many scientists, especially natural science scientists, manifest themselves as a group that does not believe in the existence of God? The purpose of this study is to show how much connection there is between science and religion, especially to reveal how much real evidence shows the existence of God as the creator of the universe. The analytical tool used in this research is the falsification technique initiated by several philosophers, especially Karl Popper. The results of this research show strong evidence of the existence of God as the creator of the universe, which is doubted by many world scientists. The results of this research make it possible to open the barrier between science and religion, especially Islam.
Artificial Intelligence dalam Konstruk Filsafat Ilmu: Eksistensi Manusia Sebagai Subjek Pendidikan
Priyatna Hendriawan;
Linda Lisdiana;
Desi Sity Rahmah;
Irawan;
Aan Hasanah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 1 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan artificial intelligence (AI) telah merasuk dalam berbagai industri, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan AI ini berdampak pada kurangnya eksistensi manusia dalam pembelajaran dan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginterpretasikan eksistensi manusia sebagai subjek pendidikan di era artificial intelligence. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan referensi artikel, jurnal, dan buku-buku terkait. Penelitian ini menggunakan tiga pendapat Jean Paul Sartre terkait pandangannya akan eksistensialisme. Berdasarkan pendapat pertama Sartre, pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan merupakan suatu bukti adanya kesadaran akan kebutuhan ilmu pengetahuan. Pada pendapat kedua Sartre, penggunaan AI dapat membatasi kebebasan manusia. Pendapat terakhir Sartre adalah penggunaan AI sebagai support system dalam eksistensi manusia menentukan esensinya. Peranan guru tidak dapat digantikan oleh AI. Hal ini dikarenakan AI tidak dapat mengajarkan moral dan esensi kehidupan, seperti kejujuran dan kerja keras. Hal ini juga diikuti oleh dampak negatif AI seperti plagiarisme dan cheating. Dengan demikian, diperlukan peranan guru untuk dapat menengahi dan mengarahkan manusia dalam pemanfaatan teknologi AI.
Optimalisasi Literasi Bioteknologi Halal Di Pesantren Melalui Pendekatan Pragmatisme Ibnu Khaldun
Neng Lani;
Aan Hasanah;
Irawan
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.1914
k: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan literasi halal terkait penggunaan produk bioteknologi melalui penerapan pendekatan pragmatisme Ibn khaldun di pesantren. Didasarkan pada pemikiran praktid Ibnu Khaldun yang menerapkan pengetahuan dalam praktik nyata. Metode eksperimental, melibatkan peserta didik di pesantren. Pengambilan dari pre-test dan post -test tentang literasi halal terkait penggunaan produk bioteknologi. Sebelum dan sesudah pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pragmatisme ibnu khaldun. Data tambahan dilakukan dengan wawancara kepada asatidz dan asatidzah yang mengajar di pesantren. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan setelah implementasi pendekatan pragmatisme ibnu khaldun. Temuan ini memberikan kontribusi positif untuk perkembangan dunia pendidikan islam di pesantren. Pendekatan pragmatisme Ibn Khaldun terbukti efektif dalam meningkatkan literasi halal di lingkungan pesantren, memberikan sumbangan berharga terhadap pengembangan metode pembelajaran yang relevan dengan konteks keislaman.
Development of Flipbook Based E-Books as Teaching Materials for Biography Texts at SMK Kesehatan Cianjur
Hasanah, Aan;
Mulyanti, Sri;
Adawiyah, Aprilla;
Fatimatul Munsi, Mia;
Soleha, Maya;
Nurfajrin Ningsih, Dinni
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 6 No. 6 (2025): November
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46245/ijorer.v6i6.1024
Objective: Education plays a strategic role in enhancing personal quality and national development. This research aims to develop flipbook-based electronic books (e-books) for biographical text instruction targeted at grade X students of vocational high schools. The study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Results from expert validation indicated that the e-book was highly feasible in terms of material content (mean score = 5.0), feasible in media design (mean score = 4.1), and moderately feasible in linguistic aspects (mean score = 3.2). Student response questionnaires (n=25) revealed positive reception with an overall mean score of 3.96, particularly in language comprehension (mean = 4.32) and visual engagement (mean = 3.96). The flipbook-based e-book effectively facilitated students' understanding of biographical texts through contextual examples, interactive features, and structured scaffolding based on the Genre-Based Approach. This digital teaching material demonstrates potential for enhancing student engagement and writing competency in vocational education contexts.
Nilai-Nilai Sebagai Pembentuk Peradaban Manusia
Yuli Supriani;
Ace Nurasa;
Aan Hasanah;
Bambang Samsul Arifin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3538
Era globalisasi yang saat ini sedang terjadi ternyata mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap berbagai aspek kehidupan manusia. Pengaruh globalisasi juga berpengaruh kepada generasi muda diantaranya munculnya sifat individualisme, hedonisme, sekulerisme dan konsumerisme. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui Pengertian karakter, nilai-nilai Pendidikan Karakter, nilai-nilai yang membangun Peradaban, serta nilai-nilai Islam yang membangun Peradaban. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan beberapa referensi baik berupa buku, artikel, dokumen, dan lain-lain yang berkaitan dengan nilai nilai sebagai pembentuk peradaban manusia. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa pendidkan karakter bukanlah sebuah proses menghafal materi soal ujian, dan teknik-teknik menjawabnya. Pendidikan karakter memerlukan pembiasaan, karena karakter tidak terbentuk secara instan, tapi harus dilatih secara serius dan proporsional.Pendidikan karakter yang dimaksud adalah pendidikan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai budaya luhur bangsa. Nilai-nilai budaya yang berpengaruh terhadap peradaban diantaranya kombinasi konsep nilai individu dan masyarakat, dan kombinasi konsep nilai spiritual dan material. Sementara nilai-nilai menurut islam yang membangun peradaban adalah nilai akhlak.
Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Mewujudkan Karakter Bangsa
Dini Irawati;
Aji Muhamad Iqbal;
Aan Hasanah;
Bambang Syamsul Arifin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3622
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pelajar pancasila sebagai upaya mewujudkan karakter bangsa. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Profil pelajar Pancasila menjadi salah satu kebijakan yang mendukung terwujudnya tujuan pendidikan nasional dan kelanjutan dari program penguatan karakter. Profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kompetensi yang harus dimiliki oleh pelajar Indonesia baik di saat sedang dalam pembelajaran maupun saat terjun di masyarakat. Melalui penerapan 6 dimensi profil pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berkebinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif maka diharapkan bangsa Indonesia menjadi individu yang cerdas dan berkarakter serta mampu menghadapi tantangan abad 21 dan tentu saja menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai falsafah negara kita secara konsisten dan akhirnya dapat mewujudkan kehidupan bangsa yang sejahtera dan bermartabat sebagai salah satu amanat undang-undang dasar tahun 1945. Strategi pengembangan profil pelajar Pancasila dilakukan melalui integrasi dalam kegiatan pendidikan formal melalui intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler yang dikemas dalam kegiatan proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Melalui implementasi kebijakan profil pelajar Pancasila ini diharapkan mampu membangun karakter bangsa Indonesia yang unggul dan mampu bersaing secara global.