Articles
Implikasi Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) dalam Meningkatkan Kesadaran Nilai Moral pada Pembelajaran PKn di SD
Farah Sabilla Febriany;
Hani Risdiany;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1589
Bagi siswa untuk belajar bagaimana menjadi siswa yang baik menjadikan sebagai warga negara, mereka perlu mengklarifikasi kesadaran nilai moral. Namun istilah siswa yang baik menimbulkan interpretasi dan definisi yang berbeda dalam sistem yang berbeda. Sasaran subjek penulis ini adalah siswa sekolah dasar yang menjadi dasar penanaman nilai moral sejak jenjang dini dan meningkatkan kesadaran nilai moral menjadi hal utama. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implikasi model pembelajaran VCT dalam meningkatkan kesadaran moral terhadap pembelajaran di SD. Metode yang digunakan dalam permasalahan studi komprehensif yaitu menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah tinjauan pustaka untuk pengkajian studi literatur. Proses pengolahan data yang telah didapatkan akan dikompilasi, analisis, simpulan, dan hasil kesimpulan akhir mengenai studi literatur. Analisis hasil yang didapatkan yaitu mengidentifikasi model VCT, motivasi untuk meningkatkan kesadaran nilai moral, serta penerapan dari model VCT di mata pelajaran PKn jenjang sekolah dasar. Pembelajaran PKn (pendidikan kewarganegaraan) menjadi bidang dimana siswa secara khusus disebut sebagai wadah untuk membantu siswa dalam klarifikasi nilai moral
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Pribadi yang Berkarakter Pada Anak Sekolah Dasar
Alvira Oktavia Safitri;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1632
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan mengenai peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk pribadi yang berkarakter pada anak Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kajian kualitatif atau pendekatan secara deskriptif dimana dasar bahasannya diperoleh dari hasil studi literatur pada sumber buku, jurnal-jurnal relevan yang telah ada sebelumnya, dan artikel ilmiah. Penelitian ini menjelaskan mengenai peran mata pelajaran PKn di sekolah dasar dalam upaya pembentukan karakter. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peranan yang penting dalam pembentukan karakter siswa untuk bangsa dan Negara untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pendidikan Kewarganegaraan dalam pengajarannya memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan karakter siswa Sekolah Dasar. Dalam Pendidikan Kewarganegaraan siswa bisa belajar untuk menjadi manusia dengan karakter yang baik dan bertanggung jawab sebagai warga Negara. Pendidikan Kewarganegaraan ini harus tetap ada agar menciptakan dan menumbuhkan generasi-generasi muda yang berkarakter dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi kemajuan bangsa dan generasi seterusnya
Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Dalam Mata Pelajaran PKn di Sekolah Dasar
Amalia Dwi Pertiwi;
Siti Aisyah Nurfatimah;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1565
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam terkait dengan Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar. Serta mengkaji upaya apa saja dan sudah sejauh mana yang telah dilakukan guru-guru dan para pihak Sekolah Dasar di Indonesia untuk mengimplementasikan pendidikan karakter terutama dalam Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar. Pada kajian penelitian kali ini metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif yang dilakukan secara deskriptif. Dasar atau teori dari pada pembahasan kali ini didapat dari hasil studi literatur atau kepustakaan yang didapatkan dari beberapa sumber-sumber yang relevan seperti buku, jurnal, dan artikel.
Menumbuhkan Karakter Siswa melalui Pemanfaatan Literasi Digital
Dinie Anggraeni Dewi;
Solihin Ichas Hamid;
Farah Annisa;
Monica Oktafianti;
Pingkan Regi Genika
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1609
Berkembanganya teknologi dalam dunia pendidikan menciptakan banyak sekali kemudahan diantaranya meningkatkan kemampuan belajar dan memudahkan akses dalam pembelajaran. Tetapi, jika penggunaannya tidak diimbangi oleh penanaman pendidikan karakter maka hal itu akan menimbulkan kemerosotan nilai atau krisinya nilai karakter. Pemanfaatan dan pemahaman literasi digital perlu dikembangkan untuk menumbuhkan nilai karakter siswa di abad 21 ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat literasi digital dalam pertumbuhan dan pembangunan karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi Pustaka, sumber data diproleh dari hasil analisis dan simpulan yang diperoleh dari jurnal. Hasil analisis dari penelitian ini adalah dalam menumbuhkan karakter siswa di abad 21 literasi digital sangat berperan penting karena anak cenderung lebih tertarik pada hal-hal yang berbau teknologi, youtube dan media social lainnya dapat dimanfaatkan oleh guru atau pendidik sebagai wadah untuk meyalurkan pembangunan nilai-nilai karakter. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pemanfaatan literasi digital perlu pengawasan dari orang tua serta guru dengan pemberian atau pembatasan etika digital, agar peserta didik terhindar dari dampak negatif
Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh terhadap Keberhasilan Pelajaran PKn dalam Membangun Rasa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar
Solihin Ichas Hamid;
Dinie Anggraeni Dewi;
Hasna Salsabila;
Kaamilah Nurnazhiifa;
Lara Sati
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1616
Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang terdapat di dalam kurikulum dan harus dipelajari baik pada tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun pada tingkat universitas salah satu tujuannya yaitu untuk mengatur kehidupan seseorang dalam berkehidupan di negara agar memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme. Namun, pada kondisi saat ini dengan adanya wabah yang menguasai dunia maka keberlangsungan proses belajar terganggu. Salah satu solusinya yaitu Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran jarak jauh terhadap keberhasilan pelajaran PKn dalam membangun rasa nasionalisme siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan berbagai sumber dari beberapa artikel ataupun wawancara yang telah dilakukan secara langsung pada kasus ini. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) merupakan pembelajaran yang membutuhkan fasilitas penunjang seperti smartphone, laptop, computer, ataupun tablet. Pada saat pembelajaran jarak jauh guru dapat menayangkan video animasi atau film anak yang memiliki pesan-pesan nasionalisme. Rasa nasionalisme pada diri siswa dapat dilatih dengan hal-hal kecil seperti menghargai pendapat, saling membantu, dan saling perbedaan budaya. [None1] Efektivitas pembelajaran jarak jauh terhadap keberhasilan pelajaran PKN dalam membangun rasa nasionalisme siswa SD dapat tercapai apabila mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dilaksanakan dengan semaksimal mungkin [None1] [None1] [None1] [None1] [None1]Revisi: abstrak HARUS MEMUAT:Latar belakang (1 kalimat)Tujuan penelitian (1 kalimat)Metode penelitian (1-2 kalimat)Hasil Penelitian (1-5 kalimat);Kesimpulan/implikasi (1 kalimat)Catatan: Jumlah kata pada abstrak maksimal 200 kata
Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mewujudkan Identitas Dan Integritasi Nasional
Dinie Anggraeni Dewi;
Solihin Ichas Hamid;
Daniar Asyari;
Ratih Setiawati;
Yunita Yasmin Istiqomah
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1607
Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui bahwa melalui implementasi pendidikan kewarganegaraan, bangsa ni dapat mewujudkan sebuah identitas dan integritasi nasional. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu mengatakan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berperan untuk mempersiapkan para kaum muda sejak dini agar menjadi warga negara yang memiliki pengetahuan yang baik dan budi pekereti yang luhur, serta memiliki keterampilan yang bersifat berbakti kepada bangsa dan negara. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran untuk mengenalkan identitas nasional dan integritas nsional Identitas nasional adalah sebagai ciri khas suatu bangsa sehingga terjadinya sebuah perbedaan setiap bangsa dan negara. Integritasi nasional di definisikan sebagai penyatuan atau pembauran suatu bangsa sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Dalam penelitian ini dasar pendidikan akan berkaitan serta mewujudkan sebuah identitas dan integritasi nasional dalam kewarganegaraan melalui metode kualitatif atau telaah Pustaka
Peran Pembelajaran Pkn SD dalam Membentuk Karakter Moral Siswa untuk Mempersiapkan Masa Depan Bangsa
Dinie Anggraeni Dewi;
Noviani Arum Sari Nur Hidayat;
Ratih Novi Septian;
Silviana Lilis Apriliani;
Yayang Furi Purnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1621
Dalam era modernisasi saat ini, bangsa Indonesia perlahan tapi pasti mengalami kriris karakter bangsa, di mana krisis ini didominasi oleh generasi muda, yang akan menjadi masa depan bangsa. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui peran dari pembelajaran PKn pada tingkatan SD dalam membentuk karakter moral siswa dalam mempersiapkan masa depan bangsa. Penelitan ini berbasis kualitatif yatu dengan studi literatur atau kajian pustaka dari berbagai buku dan artikel berkaitan dengan materi yang hendak dibahas. Studi literatur dalam penelitian ini dilakukan penulis melalui proses membaca, menyimpulkan, kemudian memproses dan mengembangkan data yang didapatkan sebagai bahan dari penelitian yang dilakukan. PKn sangat esensial dalam pembentukan karakter bangsa. PKn mengedukasi warga negara menjadi good citizen dan smart citizen untuk bersaing pada perkembangan dunia dalam era kompetitif untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial pada kehidupan berbangsa dan bernegara. PKn memiliki tujuan untuk mengembangkan karakter warga negara yang berkesesuaian dengan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila, karena sejatinya tujuan dari PKn sendiri adalah mengembangkan peserta didik menjadi generasi muda yang berakhlak mulia, menjadi warga negara yang aktif dalam mengungkapkan aspirasinya dan memiliki karakter yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
Upaya Guru untuk Mengembangkan Kecerdasan Moral pada Anak Sekolah Dasar melalui Pembelajaran Pkn
Azna Dewi Wulandari;
Lisnawati Suargana;
Dinie Anggraeni Dewi;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1638
Penelitian ini memiliki tujuan guna mengidentifikasi upaya guru pembelajaran kewarganegaraan (PKn) dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa di SD, karena siswa tidak hanya membutuhkan prestasi akademik, mereka juga membutuhkan keterampilan moral, terutama ketika berhadapan dengan orang lain. Dengan memilah prosedur kualitatif berjenis kajian pustaka atau biasa disebut studi pustaka. Studi kepustakaan ini mengacu pada berbagai sumber yang berkaitan dengan penelitian yang di bahas oleh penulis. Dalam studi pustaka ini, penulis mengambil berbagai sumber meliputi buku, artikel maupun jurnal, karya tulis ilmiah yang sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dengan demikian penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa guru PKn di SD sangat berkontribusi aktif dengan peranannya yakni memadukan nilai-nilai kecerdasan moral yang akan dibangun pada siswa dengan proses pembelajaran, mengulas materi yang kemudian dikaitkan dengan nilai-nilai kecerdasan moral, membuat rencana serta melakukan pendidikan PKn yang berbasis tematik terpadu yang tetap memuat nilai-nilai kecerdasan moral dan disini juga guru akan menjadi agen moral serta menjadi panutan bagi peserta didiknya
Revitalisasi Pancasila dalam Memfilter Dampak Globalisasi dan Era Revolusi Industri 4.0
Alexandria Sarah Vania;
Dinie Anggraeni Dewi;
Fajriyatur Robi'ah;
Ikhsan Fitrian Catur Nugraha;
Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1612
Globalisasi dan Pancasila sangatlah berkesinambungan dikarenakan adanya perkembangan zaman yang membuat pancasila harus memiliki berbagai inovasi bagi penerapannya. Pada kesempatan penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui beberapa pengaruh globalisasi dan Revolusi Industri 4.0 yang mungkin berdampak buruk terhadap nasionalisme suatu negara di era modern ini dimana sebagian besar rasa nasionalisme negara tersebut berkurang bahkan tersesat. Penulis dalam penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur meneliti dengan menelaah beberapa sumber materi dari jurnal terakreditas sinta juga jurnal bereputasi, maupun buku lalu teori pembahasannya dianalisis dan ditelaah yang hasil akhirnya dijadikan suatu simpulan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa dalam era Revolusi Industri 4.0 dan keberadaan globalisasi dapat memperluas wawasan atau pemikiran sosial dalam skala global dan berdampak positif maupun negatif bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, peran dari pancasila itu sendiri sebagai landasan ideologi bangsa Indonesia sangatlah diperlukan. Kesimpulannya ialah peran Pancasila dan revitalisasi dalam upaya menyaring dampak negatif globalisasi harus diwujudkan oleh bangsa Indonesia melalui penerapan nilai baik pancasila di, guna menjaga keutuhan bangsa dan bangsa Indonesia.
Metode Sosiodrama sebagai Sarana dalam Menumbuhkan Kesadaran Toleransi Siswa di Sekolah Dasar
Diaz Putri Amelia;
Raisa Ayu Luthfia;
Solihin Ichas Hamis;
Dinie Anggraeni Dewi
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1601
Toleransi merupakan salah satu sikap menghargai, menghormati terhadap perilaku orang lain. Sikap toleransi ini penting diterapkan pada siswa khususnya siswa sekolah dasar. Sejalan dengan itu, pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di jenjang sekolah dasar juga mengajarkan tentang makna toleransi. Dengan penggunaan metode sosiodrama diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas 6 di SD Negeri Jamali terhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang berkaitan dengan toleransi antar bangsa di Indonesia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran toleransi siswa dan penerapannya di kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam pembelajaran keberagaman bangsa. Berdasarkan hasil pengamatan, peneliti juga melihat bahwa terjadi kenaikan perubahan pada ketuntasan belajar yang sangat signifikan. Dari data yang diperoleh sebesar 84,8% siswa menyukai pembelajaran dengan menggunakan metode sosiodrama dan ini juga meningkatkan pemahaman siswa terhadap urgensi toleransi serta penerapannya di kehidupan sehari-hari. Maka tindakan penelitian ini sudah mencapai keberhasilan dalam segi materi pembelajaran maupun dalam metode sosiodrama