p-Index From 2021 - 2026
24.236
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi dan Pangan Jurnal Penelitian Saintek Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi E-JUPEKhu Jurnal Perikanan dan Kelautan BIMASTER Gorga : Jurnal Seni Rupa Jurnal Teknologi NALARs Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Prosiding Semnastek Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur Vidya Karya E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Linears Share : Social Work Journal IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) International Journal of Built Environment and Scientific Research PURWARUPA Jurnal Arsitektur Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan JAUR (Journal of Architecture and Urbanism Research) EKONOMIS : Journal of Economics and Business BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Scientific Journal of Reflection : Economic, Accounting, Management and Business Zeta - Math Journal JET (Journal of English Teaching) Adi Buana JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Hadratul Madaniyah Jurnal Arsitektur ZONASI YUME : Journal of Management Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Idealog: Ide dan Dialog Desain Indonesia Widya Balina :Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika JISKa (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga) EAJ (ECONOMICS AND ACCOUNTING JOURNAL) JABI (Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia) Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Abdi Masyarakat ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Jurnal Arsitektur Pendapa JURNAL SeMaRaK Jurnal E-Bis: Ekonomi Bisnis BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Journal of Architectural Design and Development (JAD) JURNAL ABDIMAS TRIDHARMA MANAJEMEN Jurnal Industri Pariwisata Abdimisi Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan International Research on Big-data and Computer Technology (IRobot) Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Peternakan Mahaputra SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Arsitekta ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Pengmasku Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD) Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pustaka AI : Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence Sustainability Science and Resources Journal of Islamic and Law Studies (JILS) Architectural Research Journal Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Arsitektur Jurnal Citizenship Virtues Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Dirasatul Ibtidaiyah AGORA : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Publicness: Journal of Public Administration Studies Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter Dharma Sevanam : Jurnal Pengabdian Masyarakat Eduscience Development Journal (EDJ) Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Pinisi Journal of Sociology Education Review Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education EKOBIS SYARIAH Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Sublim: Jurnal Pendidikan Jurnal Pengabdian West Science Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Geographica: Science and Education Journal Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Lontar Physics Today JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Jurnal Generasi Ceria Indonesia Jurnal Informatika Polinema (JIP) Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi (JIEE) Umpak : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora JEMARI : Jurnal Edukasi Mahasiswa Sunan Giri Bima Nursing Genius Journal Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Tijarah Jurnal Tarreang: Tren Pengabdian Masyarakat Agrokompleks The International Journal of Medical Science and Health Research Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Borneo Indonesian Journal of Islamic Educational Review Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research PANDALUNGAN : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Tadibiya; Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Indonesian Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Jurnal Perikanan dan Kelautan Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Jurnal Megaptera Al-Ashri: Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat JURNAL KEPERAWATAN Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Jurnal Ilmiah Teknologi Informatika Jurnal Pengabdian, Pembelajaran dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (JP3EM) Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Annusfy
Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR KUBISME PADA BANGUNAN IBADAH: MASJID ISTIQLAL Reza Mushthafa Fakhri; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 8 No. 1 (2024): Purwarupa Vol 8 No 1 Maret 2024
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.8.1.45-52

Abstract

ABSTRAK. Bangunan ibadah merupakan sebuah bangunan yang identik dengan bangunan yang fungsinya digunakan untuk ibadah bagi umat manusia yang menganut suatu agama. Dalam agama Islam rumah ibadah yang digunakan adalah masjid. Masjid membutuhkan area yang fungsional agar dapat menampung umat Islam yang akan melaksanakan ibadah.Penerapan konsep arsitektur kubisme pada masjid diharapkan mampu menghasilkan fungsi pada suatu bangunan menjadi lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep arsitektur kubisme pada bangunan ibadah khususnya bangunan masjid. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sebuah referensi dalam penerapan konsep arsitektur kubisme pada bangunan masjid. Kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini ialah pada bangunan masjid Istiqlal Jakarta telah memenuhi prinsip dari konsep arsitektur kubisme seperti massa bentuk kubus, fasad memiliki kesamaan disetiap sisinya, dan memiliki pencahayaan alami yang optimal. Kata Kunci: ArsitekturKubisme, Bangunan Ibadah, Masjid ABSTRACT. A house worship is a building that is identical to a building whose function is to serve as a place of worship for people who adhere to a religion. In Islam, the house of worship used is the mosque. The mosque needs a functional area to accomodate the Muslims who will perform worship. The application of cubism architectural concept to the mosque is expected to be able to produce functions in a building to be more optimal. This research aims to examine the application of cubism architectural concepts in worship building, especially mosque buildings. The method used in this research is descriptive-qualitative method. This research is expected to be a reference in the application of cubism architectural concepts in mosque buildings. The conclusion resulting from this research is that the Istiqlal Jakarta Mosque building has fulfilled the principles of cubist architectural concept such as the mass of the cube shape, the facade has similarities on each side, and has optimal natural lighting. Keywords: cubism architecture, worship building, mosque
TELAAH PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR INDUSTRIAL PADA THE AMARTYA HOTEL YOGYAKARTA evi puspitasari; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 8 No. 1 (2024): Purwarupa Vol 8 No 1 Maret 2024
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.8.1.19-26

Abstract

ABSTRAK. Konsep merupakan hal abstrak yang mengiringi kebutuhan ruang dalam desain arsitektur. Sebuah karya arsitektur merupakan perwujudan dari kebutuhan ruang, tipologi bangunan, dan konsep yang mendasarinya. Konsep yang melekat pada karya arsitektur juga membuat bangunan lebih unik dan menarik. Salah satu konsep yang dikaji pada penelitian ini adalah konsep arsitektur industrial. Konsep arsitektur industrial merupakan konsep yang sedang banyak digemari terutama oleh kalangan muda. Bangunan yang dijadikan kasus penelitian adalah bangunan hotel yang terletak di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan penelitian untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menafsirkan penerapan arsitektur industrial pada bangunan hotel. Analisis dilakukan terhadap data yang didapatkan dari observasi lapangan dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan konsep arsitektur industrial pada hotel ditinjau dari 4 hal yaitu bentuk dasar, penggunaan material, penggunaan warna, dan ekspos utilitas. Bentuk dasar yang digunakan adalah bentuk geometri, selain sesuai dengan konsep industrial juga fungsional untuk kamar hotel dan fasilitas lainnya. Material yang digunakan diperlihatkan sesuai aslinya seperti dinding warna abu-abu dari acian, warna yang digunakan adalah warna alami dan monokrom, terutama abu-abu. Utilitas pada beberapa ruangan diekspos dan menjadi penunjang estetika. Kata Kunci: konsep arsitektur, industrial, bangunan hotel. ABSTRACT. Concepts are abstract things that accompany space requirements in architectural design. An architectural work is a manifestation of space requirements, building typology, and the underlying concept. The concepts attached to architectural works also make buildings more unique and interesting. One of the concepts studied in this research is the concept of industrial architecture. The concept of industrial architecture is a concept that is currently popular, especially among young people. The building used as a research case is a hotel building located in Yogyakarta. This research is a qualitative descriptive study with the research objective of identifying, describing and interpreting the application of industrial architecture in hotel buildings. Analysis was carried out on data obtained from field observations and literature studies. The result of this research is the application of the industrial architecture concept to hotels in terms of 4 things, namely basic form, use of materials, use of color, and exposure to utilities. The basic shape used is a geometric shape, apart from being in accordance with the industrial concept, it is also functional for hotel rooms and other facilities. The materials used are shown as original, such as the gray walls of the plaster, the colors used are natural and monochrome, especially grey. The utilities in several rooms are exposed and support the aesthetics. Keywords: architectural concept, industrial, hotel building.
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR IKONIK PADA BANGUNAN MASJID: Kasus Masjid Dian Al-Mahri Depok Yohana Dea Rachela; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 8 No. 2 (2024): Purwarupa Vol 8 No 2 September 2024
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.8.2.91-98

Abstract

ABSTRAK. Arsitektur adalah seni dan ilmu merancang. Dari segi desain, ide, dan material yang digunakan, arsitektur mengalami perkembangan yang pesat. Bangunan ikonik telah menjadi populer sebagai penanda suatu tempat atau penanda zaman di era arsitektur modern. Bangunan ikonik biasanya dibangun di lokasi strategis, seperti persimpangan jalan, taman, dan ruang terbuka atau tempat kumpul orang. Tak jarang masjid di Indonesia, bahkan di Jakarta, menggunakan konsep ikonik sebagai ciri khas tipologi paling penting dan berpengaruh dalam menafsirkan ajaran dan keyakinan inti agama ke dalam struktur mereka. Halaman terbuka, arcade, ruang sholat, dan menara adalah bagian dari Arsitektur Khas Masjid. Salah satunya adalah bangunan masjid. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan penelitian deskriptif sebagai jenisnya. Data primer dan sekunder digunakan dalam penelitian ini. Data primer berasal dari observasi studi kasus: Masjid Dian Al-Mahri. Data sekunder berasal dari literatur yang mendukung penelitian. Hasil dari tulisan ini dapat disimpulkan bahwa studi kasus bangunan yang diteliti yaitu pada Masjid Dian Al-Mahri dapat disebut bangunan Ikonik, karena pada bagian bangunan Masjid Dian Al-Mahri ini menerapkan prinsip-prinsip ikonik. Diantaranya seperti, skala bangunan yang relatif besar atau megah, bentuk bangunan yang akraktif dan menarik, kekuatan bangunan yang kokoh sehingga berumur panjang, dan letaknya yang strategis. Kata Kunci: arsitektur, ikonik, masjid ABSTRACT. Architecture is the art and science of designing. In terms of design, ideas, and materials used, architecture has experienced rapid development. Iconic buildings have become popular as markers of a place or markers of the times in the era of modern architecture. Iconic buildings are usually built in strategic locations, such as crossroads, parks, and open spaces or gathering places. It is not uncommon for mosques in Indonesia, even in Jakarta, to use iconic concepts as the most important and influential typological hallmark in interpreting the core teachings and beliefs of religion into their structure. Open courtyards, arcades, prayer halls, and minarets are part of the mosque's distinctive architecture. One of them is the mosque building. This research uses qualitative methods, with a descriptive research approach as its type. Primary and secondary data were used in this study. The primary data comes from the observation of a case study: Dian Al-Mahri Mosque. Secondary data come from literature that supports the study. The results of this paper can be concluded that the case study of the building studied, namely the Dian Al-Mahri Mosque, can be called an Iconic building, because the Dian Al-Mahri Mosque building applies iconic principles. Among them, such as, the scale of the building is relatively large or magnificent, the shape of the building is acractive and attractive, the strength of the building is sturdy so that it lives long, and its strategic location. Keywords: architecture, iconic, mosque 
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR KUBISME PADA BANGUNAN FASILITAS PENDIDIDKAN UNIVERSITAS PRADITA Maulana Sadam Faizulhafidz; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 9 No. 02 (2025): Purwarupa Vol 9 No 2 September 2025
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Arsitektur adalah ilmu dalam merancang bangunan. Konsep pada arsitektur menjadi sebuah kemudi yang mengarahkan akan menjadi seperti apa bentuk desain yang dirancang nantinya. Sehingga pemilihan atau pembuatan konsep sanagatlah penting pada tahap awal perancangan. Penerapan arsitektur kubisme pada kampus diharapkan mampu menghasilkan fungsi pada suatu bangunan menjadi lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep Arsitektur Kubisme Pada Bangunan Fasilitas Pendidikan khususnya bangunan kampus Universitas Pradita. Metode penelitian yang digunakkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif pada studi kasus arsitektur kubisme. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sebuah referensi dalam penerapan konsep arsitektur kubisme pada bangunan kampus. Kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini yaitu pada ketiga studi kasus bangunan telah memenuhi prinsip arsitektur kubisme seperti massa bentuk kubus, fasad yang memiliki kesamaan disetiap sisi, serta pencahayaan alami pada bukaan bangunan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan konsep arsitektur kubisme memiliki berbagai macam prinsip yang dapat mempengaruhi baik atau buruknya bentuk dari hasil penggabungan nantinya. Kata Kunci: Arsitektur, Bangunan Pendidikan, Kubisme, Universitas Pradita   ABSTRACT. Architecture is the science of designing buildings. The architectural concept becomes a rudder that directs what the design will look like in the future. So selecting or creating a concept is very important at the initial design stage. It is hoped that the application of cubist architecture on campus will be able to produce more optimal function in a building. This research aims to examine the application of the concept of Cubist Architecture in Educational Facility Buildings, especially campus buildings. The research method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach to case studies of cubist architecture. It is hoped that this research can become a reference in applying the concept of cubist architecture to campus buildings of Pradita University. The conclusion resulting from this research is that in the three case studies the buildings have fulfilled the principles of cubist architecture such as a cubic mass, facades that have similarities on each side, and natural lighting in the building openings. The results obtained from this research show that the application of the cubist architectural concept has various principles that can influence the good or bad form of the resulting combination later. Keywords: Architecture, Cubism, Educational Buildings, Pradita University
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA BANGUNAN KEBUDAYAAN KASUS BANGUNAN SASANA KRIYA NUR'ASIA NUR'ASIA; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 8 No. 2 (2024): Purwarupa Vol 8 No 2 September 2024
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.8.2.119-124

Abstract

ABSTRAK. Munculnya bangunan-bangunan terbarukan dalam masa sekarang membuat khawatir akan terkikisnya lokalitas pada bangunan di Indonesia. Dalam hal ini sangat diperlukan pemahaman mendalam terkait arsitektur neo vernakular sebagai solusi permasalahan ini. Pembahasan dalam penelitian ini mencakup tentang konsep arsitektur neo vernakular yang ditujukan untuk mempertahankan keunikan dari lokalitas budaya dalam bangunan masa kini. Arsitektur neo vernakular mengandung unsur budaya yang kental yang dipadukan dengan teknologi modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data, reduksi, penyajian data dan verifikasi data. sumber data dari penelitian ini mengunakan data primer. data primer didapatkan dengan observasi langsung pada studi kasus bangunan sasana kriya. data sekunder dibutuhkan sebagai pelengkap yang mendukung penelitian. Dari analisis yang dilakukan untuk dapat mengidentifikasi hasil dari analisis yang dilakukan keandalan struktural yang kuat adalah karakteristik utama dari bangunan sasana kriya. Hasil penelitian terhadap bangunan ini mencerminkan konsistensi dengan prinsip arsitektur neo-vernakular yang menjadi dasar analisis. Hampir semua elemen desain bangunan sasana kriya yang dijadikan studi kasus sesuai dengan prinsip neo-vernakular yang diterapkan dalam penelitian. Hubungan yang erat antara bentuk konstruksi baru dan bangunan sasana kriya dapat diidentifikasi. Selain itu, dalam proses pembangunannya, pertimbangan terhadap topografi wilayah setempat juga diperhitungkan. Pembangunan sasana kriya ini menerapkan metode dan bahan modern serta memperluas ruangannya untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan di masa depan, seperti peningkatan minat pengunjung dan kebutuhan akan fasilitas tambahan dalam bangunan. Kata Kunci: Teknologi, Kebudayaan, Neo Vernakular ABSTRACT. The emergence of sustainable buildings in the present raises concerns about the erosion of local characteristics in Indonesian structures. In this context, a profound understanding of neo-vernacular architecture is highly necessary as a solution to this issue. This research delves into the concept of neo-vernacular architecture aimed at preserving the uniqueness of cultural localities in contemporary buildings. Neo-vernacular architecture incorporates strong cultural elements fused with modern technology. This study employs a qualitative descriptive research method involving data collection, reduction, data presentation, and data verification. The primary data source for this research is obtained through direct observation of the case study of the Sasana Kriya building. Secondary data is utilized as supplementary information supporting the research. The analysis conducted identifies that the primary characteristic of the Sasana Kriya building is its strong structural reliability. The research findings reflect consistency with the principles of neo-vernacular architecture, which serve as the foundation for the analysis. Nearly all design elements of the Sasana Kriya building, chosen as the case study, align with the neo-vernacular principles applied in the research. The close relationship between the new construction form and the Sasana Kriya building is evident. Moreover, in the construction process, considerations for the local topography are also taken into account. The construction of the Sasana Kriya building adopts modern methods and materials, expanding its space to anticipate future needs, such as an increase in visitor interest and the requirement for additional facilities in the building. Keywords: Technology, Culture, Neo-Vernacular
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR KUBISME PADA KANTOR KASUS HAERY BUILDING Farhan Fahrezzy; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 9 No. 02 (2025): Purwarupa Vol 9 No 2 September 2025
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Kubisme, sebuah aliran seni yang muncul pada awal abad ke-20, kini merambah ke dunia arsitektur dengan penerapan konsepnya di lingkungan kantor. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana kantor mengadopsi prinsip-prinsip kubisme dalam desain arsitektur mereka untuk menciptakan ruang kerja yang unik dan inovatif. Dengan menggabungkan elemen-elemen geometris, bentuk-bentuk abstrak, dan permainan warna, arsitektur kubisme memberikan identitas visual yang kuat pada kantor tersebut.Melalui pendekatan ini, kantor tidak hanya berfungsi sebagai tempat kerja, tetapi juga sebagai karya seni yang hidup, menciptakan atmosfer yang dinamis dan kreatif. Desain interior dan eksterior kantor mencerminkan filosofi kubisme dengan mengutamakan dekonstruksi bentuk tradisional dan menyatukannya kembali dalam komposisi yang baru dan inovatif. Penerapan kubisme dalam arsitektur kantor tidak hanya menciptakan estetika yang menarik, tetapi juga mengakomodasi kebutuhan fungsional dan ergonomis. Ruang terbuka, pencahayaan yang optimal, dan pemilihan material yang cerdas adalah beberapa aspek yang diperhatikan untuk meningkatkan produktivitas dan kenyamanan para pekerja.Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, Penelitian kualitatif deskriptif adalah suatu pendekatan penelitian yang bertujuan untuk memahami dan menggambarkan suatu fenomena atau kejadian dengan mendalam.Diharapkan penelitian ini akan berfungsi sebagai referensi tentang bagaimana konsep arsitektur kubisme diterapkan pada bangunan kantor. Studi ini menemukan bahwa pada Haery Building, bangunan memenuhi prinsip arsitektur kubisme, seperti massa bentuk kubus, fasad yang sama di setiap sisi, dan ruang yang saling berhubungan. Kata Kunci: Arsitektur, Kubisme, Kantor ABSTRACT. Cubism, an art movement that emerged at the beginning of the 20th century, has now penetrated the world of architecture with the application of its concepts in office environments. This article explores how offices adopted cubist principles in their architectural design to create unique and innovative work spaces. By combining geometric elements, abstract shapes, and play of color, cubist architecture gives the office a strong visual identity. Through this approach, the office not only functions as a workplace, but also as a living work of art, creating a welcoming atmosphere. dynamic and creative. The interior and exterior design of the office reflects the cubist philosophy by prioritizing the deconstruction of traditional forms and reuniting them in new and innovative compositions. The application of cubism in office architecture not only creates an attractive aesthetic, but also accommodates functional and ergonomic needs. Open space, optimal lighting, and smart material selection are some of the aspects that are considered to increase workers' productivity and comfort. This research uses descriptive qualitative research methods. Descriptive qualitative research is a research approach that aims to understand and describe a phenomenon or events in depth. It is hoped that this research will serve as a reference on how the concept of cubist architecture is applied to office buildings. This study found that in the Haery Building, the building meets the principles of cubist architecture, such as a cubic mass, the same facade on each side, and interconnected spaces Keywords: Architecture, Cubism, Office
KAJIAN ARSITEKTUR REGIONALISME PADA ISLAMIC CENTER BEKASI Raudatul Jannah; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 10 No. 01 (2026): Purwarupa Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Arsitektur regionalisme merupakan pendekatan desain yang mengutamakan hubungan erat antara arsitektur dan konteks lokal, baik dari segi budaya, lingkungan, maupun nilai-nilai sosial. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan bangunan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mencerminkan identitas lokal dan harmoni dengan lingkungan sekitarnya. Islamic center Bekasi merupakan pusat keagaman dan budaya yang mengintegrasikan prinsi-prinsip arsitektur regionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip-prinsip arsitektur regionalisme pada islamic center Bekasi, khususnya dalam penggunaan mataerial lokal, teknologi modern, adaptasi terhadap iklim setempat, refleksi budaya lokal, keseimbangan antara elemen tradisional dan modern, serta dominasi visual dan penggunaan elemen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui dokumentasi, observasi, dan kajian literatur. Hasil peneliitan menunjukkan bahwa islamic center bekasi menerapkan prinsip arsitektur regionalisme melalui penggunaan material lokal seperti genteng tanah liat, keramik, kayu dan batu bata merah, serta desain atap miring dan ventilasi silang untuk adaptasi iklim. Unsur Betawi dan Sunda tercermin dalam bentuk atap, dengan keseimbangan elemen tradisional dan modern melalui penggunaan baatu bata mengilap dan besi. Bangunan ini mencerminkan pelestarian budaya lokal melalui pendekatan arsitektur kontekstual dan berkelanjutan.   Kata Kunci: Arsitektur Regionalisme, Islamic Center Bekasi, Material Lokal, Refleksi Budaya Lokal, Adaptasi Iklim   ABSTRACT. Regionalism architecture is a design approach tha emphasizes the close relation between architecture and the context local, in terms of culture, environment, and social values. This approach aims to create buildings that are not only functional, but also reflect local identity and harmony with the surrounding environment. The bekasi islamic center is a center of diversity and culture that integrates the principles of regionalism architecture. This research aims to examine the application of regionalism architectural principles in the bekasi islamic center, particularly in the use of local mataerials, modern technology, adaptation to the local climate, reflection of local culture, balance between traditional and modern elements, and visual dominace and use of elements. This study employed a qualitative descriptive method through documentation, observation, and literature review. The findings indicate that Islamic Center Bekasi applies the principle of regionalist architecture through the use of local roof design and cross ventilation for climate adaption. Betawi and Sundanese elements are reflected in the roof form, with a balance between traditional and modern elements shown through the use of galzed bricks and steel. The building reflects the preservation of local culture through a contextual and sustainable architectural approach.   Keywords: Regionalism Architecture, Bekasi Islamic Center, Local Material, Local Cultural Reflection, Climate Adaption.
JEJAK ARSITEKTUR VERNAKULAR PADA MASJID-MASJID TUA BERSEJARAH DI JAKARTA: Studi Kasus: Masjid Almukarromah Kampung Bandan, Masjid Luar Batang, Masjid Angke, Masjid Al Arif, dan Masjid Al Ansor Anisa Anisa; Irma Nurjannah; Jundi Jundullah Afgani; Wafirul Aqli
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 10 No. 01 (2026): Purwarupa Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Masjid-masjid tua bersejarah di Jakarta adalah bangunan peribadatan dan juga bukti perkembangan Masyarakat multikultural yang berada di sekitar Pelabuhan. Penelitian ini mengambil kasus pada lima masjid tua bersejarah di Jakarta untuk menggali jejak arsitektur vernakular yang terkandung di dalamnya. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mengeksplorasi bagaimana bentuk bangunan, material, tata ruang, dan ornamen berkembang dari pengetahuan lokal dan adaptif terhadap budaya, sosial, dan iklim setempat. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kelima masjid tersebut memiliki ciri vernakular, seperti atap limas atau tumpang yang merespons iklim tropis, penggunaan material lokal seperti kayu dan bata, serta detail sambungan kayu tradisional. Tata ruang terbuka dengan serambi luas mendukung fungsi sosial-keagamaan dan interaksi komunitas. Setiap masjid memiliki konteks unik, Masjid Almukarromah Kampung Bandan berada di sekitar komunitas pelabuhan dengan tradisi maritimnya; Masjid Luar Batang menjadi pusat ziarah yang menarik peziarah dari berbagai daerah; Masjid Angke yang menjadi saksi pengaruh Melayu, Arab, dan Bugis dalam bentuk bangunannya; sedangkan Masjid Al Arif dan Masjid Al Ansor mempertahankan skala kampung dengan suasana sosial yang akrab. Kata kunci: Arsitektur Vernakular, Masjid Tua, Jakarta, Warisan Budaya, Islam Urban   ABSTRACT. Jakarta's historic old mosques are both places of worship and evidence of the development of a multicultural society around the port. This study examines five historic old mosques in Jakarta to explore the traces of vernacular architecture they contain. A qualitative approach using case studies was used to explore how building forms, materials, spatial layouts, and ornaments evolved from local knowledge and adapted to the local culture, society, and climate. The findings of this study indicate that all five mosques share vernacular characteristics, such as pyramidal or overlapping roofs that respond to the tropical climate, the use of local materials such as wood and brick, and traditional wood joinery details. Open layouts with spacious verandas support socio-religious functions and community interaction. Each mosque has a unique context: the Almukarromah Mosque in Kampung Bandan is located around a port community with its maritime traditions; the Luar Batang Mosque serves as a pilgrimage center that attracts pilgrims from various regions; the Angke Mosque bears witness to Malay, Arab, and Bugis influences in its architectural form; while the Al Arif Mosque and Al Ansor Mosque maintain a kampung scale with a friendly social atmosphere.  Keywords: Vernacular Architecture, Old Mosque, Jakarta, Cultural Heritage, Urban Islam
Acute Diarrhea In Children With Moderate To Severe Dehydration: A Literature Review Usman, Disman Maitora; Pattiwael, Astriani; Mulya, Nadia; Anisa, Anisa; Zamrina, Waode; Sari, Ayu Yuliana; Ramadani, Suci; Fahril, Fahril; Purnamasari, Anisa
Nursing Genius Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Nursing Genius Journal Vol. 2 No. 1 January 2025
Publisher : PT. Nursing Genius Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65874/ngj/v2.i1.2025.93

Abstract

Background: Acute diarrhea is a medical condition with the second highest mortality rate after pneumonia. It is characterized by more than 14 days of frequent bowel movements with watery stools, leading to dehydration and the risk of electrolyte imbalance, often caused by Escherichia coli (E. coli) infection. Purpose: To explore therapeutic interventions for acute diarrhea in children with moderate and severe dehydration. Methods: A systematic literature search was conducted across multiple databases, including ScienceDirect, PubMed, and Google Scholar, using Boolean terms and specific filters to identify relevant articles. The inclusion criteria were full-text articles published between 2022 to 2025. Results: A total of 10 articles met the predefined keywords and selection criteria. Conclusion: Although rotavirus vaccination has proven to be effective, the selection and adaptation of vaccination strategies must be tailored to local conditions to achieve optimal outcomes in children with acute diarrhea accompanied by moderate to severe dehydration.
Perancangan 3 Dimensi Wisma Lansia secara Partisipatif melalui Pendekatan Desain Berbasis Komunitas Ashadi Ashadi; Ari Widyati Purwantiasning; Qiqi Asmara; Anisa Anisa; Muhadzdzib Hilmi Yassar; Nauval Fauzan Rizqullah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 09 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i09.3795

Abstract

Kelompok usia lanjut memerlukan perhatian khusus dalam perencanaan lingkungan binaan karena kebutuhan fisik, sosial, dan psikologis mereka yang berbeda dibandingkan dengan kelompok usia lainnya. Di Kota Depok, proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas terus meningkat hingga mencapai sekitar 9,7% dari total populasi, yang mencerminkan tren penuaan penduduk perkotaan (BPS Kota Depok, 2023). Situasi ini menuntut penyediaan perumahan bagi lansia yang tidak hanya memadai secara fungsional, tetapi juga dirancang sesuai konteks dan berpusat pada pengguna. Inisiatif layanan masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan desain berbasis masyarakat pada perancangan tiga dimensi sebuah hunian lansia di Kecamatan Sawangan. Metodologi yang digunakan meliputi observasi lapangan, diskusi kelompok terfokus, dan proses desain partisipatif yang melibatkan para lansia dan fasilitator masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan spasial serta menghasilkan visualisasi desain tiga dimensi yang mudah dipahami dan diterima, sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap rencana perumahan berkelanjutan tersebut. Dengan demikian, hasil yang diharapkan adalah desain tempat tinggal bagi lansia yang berorientasi pada masyarakat; pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para lansia merasa terhubung dengan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Co-Authors A Basid, Puspa Miladin Nuraida Safitri A, Syaqiatul A. Octamaya Tenri Awaru Abdullahanaa, Abdullahanaa Abimanyu Akbar Fadillah Abustam, Abustam Ach. Shodiqil Hafil, Ach. Shodiqil Achmad Fikri Mauludi Achmad Khudori Soleh Adawiyah, Siti Robeatul Adelia Ikrima Adeliawan, Inaya Adi Candra Adi Candra, Adi Adi Dwi Susanto Adi Putro, Syaid ADI SANJAYA Adila, Puja Putri Adji Prama Priadmaja Adriansyah Adriansyah Affan, Fajar Affandi, Rizal Afgani, Jundi Jundullah Afiyah Utami, Ersita Afjalurrahmansyah Afjalurrahmansyah Afriansyah, Azriel Afrianto, Afrianto Agung Biworo Agung Budi Sardjono Agung Teguh Wibowo Almais Agustin, Ayu Sarah Agustin, Safrita Kurnia Agustina, Risti Ahkamal Ulyaa Ahmad Hidayat Ahmad Riyan Budiman ahmad riyan budiman Ahmad, Ulfa Alfiani Ajat Rukajat Akbar Razak Akhmad Rizky Akbar Akmal, Fauzi Alda Cendekia Siregar Aldizar, M. Rafi Alfa, Nasywa Mahdiya Alfarissi, Fadhil Alfikri, Muhammad Ramadhan Alfina Damayanti Alfredo, Muhammad Fatur Ali Akbar, Syahro ALI YUSUF Alifya, Kembang Alviola, Nuril Afni Amanah, Alam Ikhsanul Amanda, Natasya Friska Amara, Rutni Ambo, Hapsa Ambrullah, Ahmad Rasid Ameliani, Indrii Amiliano, Dewini Putri Ananda, Ananda Ananthakkarasu, Virginie Anda Dwiharyadi Andika Andika Andre Rachmat Scabra Anggana Fitri Satwikasari Anggara, Oktavianus Cahya Anggoro Cipto Ismoyo Anggraini Anggraini Anggraini, Dea Dwi Anggriani, Suri Anisa Fadila Anjani, Resti Dwi Anjar Pradipta Anna Islamiyati Annisa Normiani Putri Annisa Septiana Ansanay, Yahya Esrom Ansori, M Isya Rais Aprita, Dita Rizkia Aqilla, Hafsah Ari Widyati Purwantiasning Arif Rahman Arkaan, M. Faturrohman arniati, arniati Asa Aulia Asda Rauf Ashadi Ashadi Ashadi Asih Puji Utami Asmara, Qiqi Asmarullah, Asmarullah Asmawati Asmawati Asmiati, Neti Asri asri Astriyana, Yesti Asy’ari, Asy’ari Athari, Faiq Atika Wirdasari Aulia, Riska Ayuningtyas, Annisa Ayunita Ajengtiyas Saputri Mashuri Azis, Fatimah Aziz, Andi Gunawan Aziz, Muhammad Hamron Aziza, Widia Sahpa Nur Azizi, Putri Dwi Azwina, Diana Azzahro, Siti Fatimah Bagus Dwi Hari Setyono Bahruddin, Dinar Vincy Yunitaka Baiq Lenysia Puspita Anjani, Baiq Lenysia Puspita Baiq Nurbaety Baiq Revalina Restu Khaunifar Bimantika, Fara Mutia Bin Ghanem, Danyah Sami Ali Bramatama, Muhammad Raihan BrGirsang, Lora Coarnita Buchori Buchori, Buchori Cahyati, Lilis Cici, Cici Cindy Alvionita Sinaga Dadang Komara Dahlia Nauly Damanik, Annisah br Damayanty, Aulia Dayanti, Nenti Dayurni , Popi Deatun Zahra Deprian, Ivmal Desty Endrawati Subroto Devi Safitri Dewi, Alda Puspita Dewi, Deasy Rosmala Dewi, Nirmala Dian Safitri Diana Diana Djafar, Rayhana Djohani, Moh Djunaedi, Muhamad Erlan Hafid Dondo, Dwi Kurniawan Dongoran, Faisal Rahman Dwi Nur Aini, Dwi Nur Dwivayani, Kadek Dristiana Dwiyanti, Elsa Dyah Septia Dyah Septia Eddy Prianto Edi Purwanto Efendi, Achmat Effriyanti, Effriyanti Efroliza, Efroliza Eko Hariyadi Elen Renata Putra Encep Pirdaus Erlangga Erlangga Evi Evi Evi Puspitasari Fachlevi, Muhammad Rieza Fadlan, Achmad Fadly, Ftrya L Fahraiji, M Irgi A Fahrezzy, Farhan Fahrianti, Nur Fahra Fahril Fahril, Fahril Fahrozi, Iqbal Faizah, Eka Zahrotul FAIZIN, ACHMAD Faizulhafidz, Maulana Sadam Fakhri, Reza M Fandi Setiawan Faozi, Khanif Faradillah, Dita Farhan Fahrezzy Fariz Amin Shobri Fathia Zamira Anuzula Fauziah, Sarah Sabilla Febriana Febriana, Febriana Febriyanti, Yuyun Febriza, Delia Ferdiansya, Ferdi Feriyadin, Feriyadin Fika Masruroh Finatariani, Endah finka utari Finta Lissimia Finta Lissimia Finta Lissimia, Finta Firka, Firka Firman Syah Noor Fitri Yani Fitria, Irma Fiulaizi, Anna Fran, Fransiskus Furkan Furkan Gian Wahyu Riyadi Gilda Larasati Oktaverina Ginting, Elsa Fadhillah Gunarti Dwi Lestari Gurusinga, Eliana Mahesa H.Z, Laila Hajar, Lutfiatul Nurul Hamdini, Hamdini Hanafi, Alif Handayani, Asih Hanifah, Jihan Hanifan, Qalbi Happy Indira Dewi Hapsari, Yunita Harahap, M Rizky Hafiz Harris Noorrahman Haryana, Linsdi Naila Hasan, Najwa Salsabila Hasnur, Hasnur Hati, Eka Chayani Mustika Hayyajihan, Anggun Helniana, Helniana Hendro Abdul Rasyid Heni Pujiastuti Hepsi Nindiasari Herdiani, Erna Tri Herlambang Pudjo Santosa Herliansyah, Riki Hermawansyah Hermawansyah Hernansa, Tubagus Ardhana Hesthria, Nur Hidayah, Lailatul Nur Hilmi Hambali, Hilmi Hudi Yusuf Huldani Huldani Humaira, Naffry Hunainah Husin Husin, Husin Husna, Nidaul Husnul Hotimah, Husnul Ida Suryani Wijaya Idris Idris Idrus M. Said Igayatni, Rahayu Imam Makinudin Imas Sartika Imwa, Tariza Zalzabilah Indah Nur Gusfiana Indawati, Laela Indrawan, Fahri Indriani, Dina Indriyanti, R. Anissa Iqbal Kurniawinata, Mohamad Irawan, Ikbal Irma Nurjannah Irmawanty, Irmawanty Iryani, Juniarti Ismunandar Iwan Ramadhan Jannah, Yaumil Jasiah Jasiah Jauharany, Firdananda Fikri Joko Teguh Isworo Juita, Ria Juliani, Risma Rosyada Juliansyah, Ridho Jusmawati Massalesse Kadeli, Kadeli Karlena Arsyad Karlina Rahadatul Aisy Karlina, Gabrila Kartika Dwi Cahyanti Kartini Kartini Kartomo, Kartomo Ketrin Rinayanti Manullang Khaerunnisa Khaerunnisa, Khaerunnisa Khairati, Miftah Isra Khamilah, Aurelia Putri Khoirul Efendiy Khoirunnisa, Najmina Khoiruttajubba, Kurnia Haqmalia Kinanti, Amelia Ayu Kormil Saputra Kosim, Nandang Kurtusi, Ahmad Kustiawati, Dedek Kuzairi Lamo, Muh. Luthfi Lapananda, Maharani S. Lastaria Leonardy, Febiola Lestari, Anggi Dwi Liani, Emilia Karin Dwi Lily Mauliani Lily Mauliani Lily Mauliani Lily Mauliani Linta Wafdan Hidayah, Linta Wafdan Lisa Lisa, Lisa Lisya Safitri Lubis, Windy Lestari Lukmanul Hakim Luqman, Luqman Luqmanul Hakim Luqmanul Hakim Lusiana, Andria Lutfi Prayogi Lyesmaya, Dyah M Sahril Adhi Saputra M. Ridwan machmuddin, nurlela Magfirah, Nurul Maghfira, Maghfira Mahacita Andanalusia Maharani, Anggina Putri Nabila Maharani, Annisa Dwi Maharani, Rizki Dini Mahmudah, Rafiah Mai saroh, Aziza Nur Manalu, Diana Niati Manfi’ah, Siti Wachidatul Mardhiyah, Rahadatul Mardiyah WD, Siti Maria Ulfa Mariyam, Mutia Marwan Marwan MASBIROROTNI - Masyita Masyita Maula, Athaya Maulana Sadam Faizulhafidz Maulana, Imron Maulana, Moch Rega Maulida, Aninda Rizki Mauludi, Achmad Fikri Mayada, Silhiyatun Mayashari, Mayashari Mayharti, Sri Mega Pratiwi Meylani, Adella Safita MGB, A. ilmadana Miftahur Ridho Miranda, Miranda Misrita, Misrita Mochammad Dudayev Aghniya Mohamad Baskoro Mohamad Rizky Ramdhani Mohamad Tito, Naufal Dzaky Mohammad Mohammad Muh. Ferils Muhadzdzib Hilmi Yassar Muhamad Kumaidi Muhammad Al Fatih Muhammad Aqil Muhammad Azka Rifqi Azza Muhammad Dhaiffullah Muhammad Faiq An Nazmi Muhammad Ibnu Fachry Muhammad Izzat Zendy Muhammad Luthfi Muhammad Marzuki Muhammad Muslimin Muhammad Ramanindra Wicaksono Muhammad Raufal Islamy Muhammad Raufal Islamy Muhammad Rizky Muhammad Syaiful Muhammad Takdir, Muhammad Muhammad Tisna Nugraha, Muhammad Tisna Muhammad Zakir Muharni, Sita Mukarrama, Mukarrama Mulia, Dedi Muliyani, Siti Mulya, Nadia Mulyadi Mulyadi Munawaroh Munawaroh Munirah Radin Mohd Mokhtar Mushoddiq Rahman, Ahmad Nashiruddin Muspawi, Mohammad Mustakim Mustakim Mustofa Sakhid Mutoharoh, Mutoharoh Muzrina, Rina Mu’azamsyah, Muhammad N Nelfiyanti Nabila, Tasya Nabilasari, Imanda Nadia Nadia Nadila, Kori Najamudin Najamudin Najma Aldina Roshin Nanda, Rafilah Eka Nasrah Nasrah Nasrah, Nasrah Nasrudin, Ahmad Nasution, Hairatun Nisah Nasution, Rifaldhi Natalia, Desta Natassyalia, Anjellicha Naufal, Muhammad Amin Nauval Fauzan Rizqullah Nilamsari Kusumastuti Nimala, Cica Ningtias, Dida Nirsal Nopitasari, Baiq Leny Novemia, Dila Novita Sari Nujriani, Nelia Nur Afiah Nur Anisa Nur Hamzah Nur Rahmah, Gita Laela Nur Wahyunianti Dahri NUR'ASIA NUR'ASIA Nurahayu Apriani, Ade Nurdiyanti, Nurdiyanti Nurfaidah, Anis Nurfaizah Nurfaizah, Nurfaizah Nurkholifa, Eza Nurmalia, Nurmalia Nurosid, Raka Nurpangasi, Aina Nurrafa, Nazla Wafi Nursamida, Nursamida Nurul Chamidah Nurul Fadhilah Nurul Fitriana Bahri Nurul Qiyaam, Nurul Paembonan, Solmin Pamanalu, Analdi Patria, Nelli Pattiwael, Astriani Permadi, Indra Pertiwi, Yurisma Pither, Risca Pradiningsih, Anna Pranata, Mhd Dicky Praptiningsih, Praptiningsih Pratama, M Arieza Pratin, Anjas Mila Pratiwi, Marsa Hijro Pratiwi, Violla Prehartini, Devita Puji Astuti, Lili Koesneti Purnamasari, Anisa Puspita Sari Putri, Meisya Meliana Putri, Nur Ratri Annisa Rachmat Wahid Saleh Insani Rafli, Muhammad Rahayu Ningsih, Putri Sri rahman rahman Rahman, Erwan Rahman, K.A Rahmatia Ardila Rahmatullah, Asep Rahmatullah, Faris Razzan Rahmawati, Amanda Rahmawati, Cyntiya Raihan Nur Said Rama Dhani, Alfira Shah Ramadani, Suci Ramadhan, Ariq Naufal Ramadhan, Dian Eka Ramlah Ramlah Ramlan Mustafa Rampo, Herniaty Rasdiana, Rasdiana Rasyid, Hendro Abdul Ratna Dewi Ratna Dewi Nur'aini Ratna Dewi Nur'aini Raudatul Jannah raudatul jannah Raunsai, Silpa Raupong, Raupong Regina, Anastasia Aura Rekiaddin, La Ode Renfiyeni Reny Oktora Wijayanti Resza Riskiyanto Reza Mushthafa Fakhri Ridhwan Rindiani, Rindiani Rinto Suppa Riskal Fitri Risnan Nazarudin Risnawati, Ririn Risyda Afifah Rivan Bryan Tirta Rizky, Lalu Muhamad Faisal RM Abdurrofi Rosdiawan, Ridwan Rosharlianti, Zulfa Rosniar Rosniar, Rosniar Royhatudin, Aat Rukmana, Novayanti Rusliani, Hansen Ryandika, Muhammad Ramha Saffanah Zhahirah Aflah Sahar, Bahar Sahni, Anna Jannatu Sahriman, Sitti Salangi, Franciscus Guman Salsabila, Adilah Samosir, Natalia Ruthanaya SANDY, UTIN PUTRI Sanjaya, Femila Puja Sapipah, Ani Satu Saprianto, Saprianto Saptahadi, Lalu Iman Saputra, Muhammad Yusuf Saputra, Rengga Saputra, Yoga Dwi Saputro, Ilham Dwi Sari, Ayu Yuliana Sari, Meli Lupita Sari, Sri Nuryana Sari, Ummi Sariasi, Puspita Sariyah Hidayati, Ira Sativani Hayati, Riza Sayid Anshar Sayuti, Solihin Sella Siti Ainul Jannah Septia, Sya’baniatie Ninda Septiawan, Thoriq Septriana, Cindy Setialestari, Renny Setianingrum, Nurul Setianingsih Setianingsih, Setianingsih Setiawan, Athaya Mazaya Rifa Setyawati, Martyarini Budi Setyoningrum, Ayu Shintia Dewi, Juniar Sigalingging, Kevin Noven Sihombing, Joabri Sinta, Dwi Sirajang, Nasrah Sirajuddin Saleh Siregar, Tatiana Siswahyudianto Siti Nurbaya Sitti Hajerah Hasyim Sitti Nikmah Marzuki, Sitti Nikmah Situmorang, Devi Permata Sari Solihin Solihin Solikhah, Lilik Sosi, Sosi St. Nurrahmah Stiyanto, Handika Sudrajat, Adisti Aulia Suhadi Suhadi Sukatin, Sukatin Sulaiman, Juanda Sulian Rafli Sulistin, Triani Mustika Sulistiyani, Theresia Sulistiyanti, Rini Sulistyarini, Sulistyarini Sulmiah, Sulmiah Sumin, Sumin Suranta Ginting Suriani Ngah Abdul Wahab Suriani Ngah Abdul Wahab Suryani, Anni Susanto, Amin Syahbani, Faiz Miftah Syaputra, Muhammad Adie Syari, Amellya Yunita Syarif Hidayatulloh Syarifah, Adinda Syauqi, A’la Syawal, Muh Syawalita, Naia Syerli, Syerli Syukur, Abdullah Tama, Muhammad Lutfi Hauzan Tasya, Anas Taufik Hidayat Tedi Kurnia Thahir, Rahmatia Thahir, Rahmatiah Tisna, Tisna Tjiptojuwono, Eko Tomsio, Ismail Tony Yulianto Totok Chamidy Tri Astuti Tri Kusumawati Triana, Jihan Alya Zahra Turmudi Zy, Ahmad Ummi Apriani Usman, Disman Maitora Usrah, Muhammad Jayzul Utami, Githa Erizki Utami, Rinda Aulia Utami, Sapriya Utomo Utomo Uyun, Salimatul Vidya Setyaningrum W.H, Ernita Wafirul Aqli Wahid, Abdul Rahman Wahyu Hadikristanto Wahyudi, Moh. Arief Wahyuni, Alfiana Wajdi, Muhammad Wantika, Chinta Fourdy Wardana, Aswa Wardana, M. Dafa Wardani, Abdina Rashintya Wardani, Eva Wati, Retno Wawan Gunawan Wibowo, Francisco Widiastuti, Resta Widodo Widodo Wijaya, Andre Wiwin Wiwin, Wiwin WIWIN YULIANINGSIH Wiyan Mailindra, Wiyan Wulansari, Suci Diana Yaningsyah, Yaningsyah Yasmin, Gina Mutiara Yeptadian Sari Yohana Dea Rachela Yora, Muharama Yudistira, Adhi Yuditia Yuditia Yuli Fatmawati Yunesi, Vira Suci Yunita Febriani Yurnita, Wila Yusiresita Pajaria Yusneti, Yusneti Yusuf, Rinaldi Z, Martias Zahra Zahra Zahra, Andi Az Zahra, Ghaida Refiana Zaitun Zaitun Zakariyah, M Fahmi Zamrina, Waode Zaskia, Putri Zulfikar, Muhammd Zulham Sirajuddin