p-Index From 2021 - 2026
21.271
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perikanan dan Kelautan Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh Jurnal Al-Ijtimaiyyah Lentera Pustaka PROSIDING SEMINAR KIMIA Jurnal Penelitian Pendidikan OPERATION EXCELLENCE: Journal of Applied Industrial Engineering Jurnal Edukasi dan Sains Biologi IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen Ikonomika : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan INSPIRAMATIKA Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam JURNAL SERAMBI ILMU SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Al-Ta'lim Jurnal Masyarakat dan Budaya Unnes Journal of Public Health Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Jurnal Vokasi Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Ners Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Peduli Masyarakat Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Borneo Educational Journal (Borju) JUPEGU–AUD : Jurnal Pendidikan Guru Anak Usia Dini JOURNAL OF LANGUAGE Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] EduLine: Journal of Education and Learning Innovation SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan J-MIND (Jurnal Manajemen Indonesia) Journal of Education Research Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Educate: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Al-Hijr: Journal of Adulearn World Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam INDONESIAN JOURNAL OF BASIC EDUCATION Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Journal Ta'lim of Journal STKIP Aisyiyah Riau PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Mudabbir: Journal Research and Education Studies Journal of Educational Sciences Relief: Journal of Craft Aliterasi: Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia Jurnal Teknik Industri AGRIEKSTENSIA Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Communio: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Borobudur Educational Review JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Proceeding Applied Business and Engineering Conference Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Ilmia Widya Pustaka Pendidikan Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Kartika: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) Science and Education Journal IIJSE Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Journal of Management, Entrepreneurship and Tourism Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Jurnal Pustaka Indonesia Zona Kebidanan : Program Studi Kebidanan Universitas Batam Jurnal Pengabdian Masyarakat ISEI PAPUMA: Journal of Comunnity Services Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat ZIJEn: Zabags International Journal of Engagement Jurnal Mesin Sains Terapan Jurnal Perikanan dan Kelautan Journal of Education Transportation and Business Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Journal of Primary Education Ulil Albab Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara attufula Jurnal Wicara Desa Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education JIM Sendratasik Batanang : Jurnal Psikologi
Claim Missing Document
Check
Articles

BUAI DI LUAN SORIP KAMPUNG AIR SIMEULUE TENGAH Yulinanda, Irma; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i4.9601

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Buai di Luan Sorip Kampung Air Simeulue Tengah mengangkat masalah bagaimana perkembangan Buai di Luan Sorip Kampung Aie simeulue tengah, dan makna syair Buai di Luan Sorip Kampung Aie Simeulue Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perkembangan dan makna syair Buai di Luan Sorip Kampung Aie Simeulue tengah. Sumber data dalam penelitian adalah pencipta syair Buai, Penlantun Buai, masyarakat desa Luan Sorip. Penelitian dilakukan di desa Luan Sorip Kampung Air Simeulue Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data, display data, dan verivikasi/drawing conclusion. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa Buai adalah bermula dari sebuah tradisi mengayunkan anak sambil menyanyi hingga anak tertidur pulas. Pada tahun 1783 Buai diciptakan menjadi sebuah seni tradisi yang menggabungkan antara seni vokal dan syair sebagai unsur utamanya. Syair di dalam Buai ini terdapat banyak nasehat-nasehat dan wejangan untuk para pendengarnya. Buai dimainkan pada acara mallaulu yaitu malam sebelum akat nikah berlangsung. Pada awal penciptanya Buai dimainkan pada acara pernikahan Kajo (pernikahan besar) saja, perkembangan selanjutnya Buai sudah dimainkan di acara apasaja yang meminta Buai ini ditampilkan termasuk mallaulu pernikahan, mallaulu sunat rasul, jamuan makan dan sebagainya. Buai ini juga mempunyai banyak makna dalam syairnya karena syair Buai ini menggunakan bahasa perumpamaan yang mempunyai arti tentang pentingnya kehidupan. Biasanya saat Buai ditampilkan orang yang mendengarkanya akan berlinang air mata.Kata kunci: Buai, Simeulue Tengah
ANALISIS STRUKTUR TARI SINING DI ACEH TENGAH Chairunnisa, Chairunnisa; Supadmi, Tri; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 3 (2017): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i3.8907

Abstract

Penelitian ini berjudul analisis struktur tari Sining di Aceh Tengah, dengan rumusan masalah bagaimana tata hubungan gerak tari Sining, dan bagaimana elemen-elemen dasar gerak tari Sining. Tujuan penelitian adalah untuk mendeksripsikan bagaimana tata hubungan gerak tari Sining, dan untuk mendeskripsikan elemen-elemen dasar gerak tari sining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif yaitu berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata hubungan yang terjadi di dalam tari Sining adalah hubungan paradigmatik pada syair yaitu hubungan yang saling mengaitkan antara komponen satu dengan komponen yang lainnya yang terdapat pada frase H kayu ari uten rime simrip wan arul pematang, Bur ijo tingir i sagi ni karang. Tuahmu bang si cacak bepilih kati kutebang, Mal kurasuk, kupantik kin reje tiang, Penupang ni supu, sesrnni rering, Sike ko kaso turun, bere bujur, ko ke bere lintang, Temetapmi ko ku lpen, Jarak rara ari opat sagi emus ni kuyu, Kiblat ni heme. Hasil analisis data yang diperoleh adalah tata hubungan tari Sining terdiri dari 3 gugus, 13 kalimat, 20 frase dan 102 motif. Elemen dasar tari adalah tubuh dibagi menjadi empat bagian yaitu kepala, badan, tangan, dan kaki, masing-masing bagian dibagi menjadi dua yaitu unsur sikap dan unsur gerak. Bagian kepala terdiri 9 unsur sikap dan 8 unsur gerak, bagian badan terdiri dari 6 unsur sikap dan 10 unsur gerak, bagian tangan terdiri dari 8 unsur sikap dan 8 unsur gerak, bagian kaki terdiri dari 9 unsur sikap dan 8 unsur gerak.Kata Kunci: analisis, struktur, tari Sining
PROSES PEMBELAJARAN PADA SENTRA MUSIK BIOLA DI TK KHALIFAH BANDA ACEH Fajar, Azwar; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 3 (2017): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i3.8904

Abstract

Penelitian yang berjudul Proses Pembelajaran pada Sentra Musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran pada sentra alat musik biola di TK Khalifah Banda Aceh, serta kendala-kendala yang dialami dalam proses pembelajaran sentra alat musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran pada sentra musik biola di TK Khalifah Banda Aceh, serta kendala-kendala yang dialami dalam proses pembelajaran sentra musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Guru dan siswa pada TK Khalifah Banda Aceh, objek penelitian ini yaitu Sentra Musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai hal yang diteliti, wawancara untuk menggali keterangan yang lebih mendalam, dan dokumentasi yang dilakukan dengan cara menyelidiki benda-benda untuk membantu peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran musik biola di TK Khalifah Banda Aceh yang meliputi pemilihan metode, pengenalan alat musik beserta cara memainkannya. Kendala-kendala yang dialami ketika proses pembelajaran musik biola di TK Khalifah Banda Aceh terdapat beberapa kesulitan yang wajar seperti peserta didik tidak fokus pada saat latihan, guru tidak bisa mengajar dengan maksimal, kehadiran siswa tidak tepat waktu dan kurangnya pemahaman peserta didik terhadap gesekan nada yang telah diberikan. Proses pembelajaran sentra musik biola di TK Khalifah Banda Aceh pada dasarnya sama dengan pembelajaran pada TK lainnya. Sebelum guru melakukan pembelajaran, guru mempersiapkan hal-hal penting dalam proses belajar mengajar, yang meliputi perencanaan pembelajaran, mempersiapkan alat musik biola, dan mempersiapkan tempat pembelajaran.Kata Kunci: pembelajaran, sentra seni, musik biola
INTRANCE DALAM TARI KUDA KEPANG PADA SANGGAR SENI MEUKAR BUDAYA DI KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Marzakina, Cut; Supadmi, Tri; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 2 (2017): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i2.5745

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul Intrance dalam Tari Kuda Kepang pada Sanggar Seni Mekar Budaya di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya. Mengangkat tentang bagaimana intrance dalam tari Kuda Kepang di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya, tata cara pelaksanaan ritual pada tari Kuda Kepang, bentuk kesurupan yang terjadi pada tari Kuda Kepang di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana intrance dalam tari Kuda Kepang, bagaimana tata cara ritual dan bagaimana bentuk kesurupa yang terjadi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Tari Kuda Kepang pada Sanggar Seni Meukar Budaya Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Intrance Dalam Tari Kuda Kepang. Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intrance dalam tari Kuda Kepang pada sanggar seni meukar budaya dilakukan dengan beberapa tahap yaitu proses sebelum terjadinya intrance, perilaku kesurupan yang terjadi pada tari Kuda Kepang, bentuk penyajian tari Kuda Kepang, dan perilaku penari intrance. Kata Kunci : Intrance, Tari, Kuda Kepang
BENTUK PENYAJIAN TARI TOR-TOR NAPOSO NAULI BULUNG PADA ADAT PERKAWINAN MANDAILING DI KELURAHAN PIDOLI DOLOK Pratiwi, Siti; Kurnita, Taat; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i4.5354

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Bentuk Penyajian tari Tor-Tor Naposo Nauli Bulung pada Adat perkawinan Mandailing di Kelurahan Pidoli Dolok mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian dan makna gerak tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah seniman dan budayawan, mantan penari tor-tor Naposo Nauli Bulung dan penari-penari tarian Naposo Nauli Bulung. Lokasi penelitian ini adalah di Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi Teknik analisis data dengan mereduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung sangat jarang diguanakan pada adat perkawinan, tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung ditarikan oleh 6 penari yang terdiri dari 3 penari wanita dan 3 penari laki-laki. Tari ini memiliki 6 ragam gerakan, diiringi alat musik tradisional seperti Gordang Sambilan, Gong, Suling dan Talempong. Bentuk penyajian tari ini sangat sederhana. Setiap gerak tari tor-tor Naposo Nauli Bulung memiliki makna tertentu. Tari tor-tor Naposo Nauli Bulung berarti muda-mudi yang sopan dan santun kepada yang lebih tua.Kata Kunci: bentuk penyajian, makna, tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung
TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK TIUP TRADISIONAL ACEH SEURUNE KALEE PADA TARI PIASAN RAYA DI SANGGAR SEURAYENG NANGGROE BIREUEN Aganovic, Izet; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i4.5347

Abstract

ABSTRAK Judul penelitian ini adalah Teknik Permainan Alat Musik Tiup Tradisional Aceh Seurune Kalee pada Tari Piasan Raya di Sanggar Seurayeng Nanggroe Bireuen. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah teknik permainan alat musik tiup tradisional Aceh Seurune Kalee pada Tari Piasan Raya di Sanggar Seurayeng Nanggroe Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik permainan alat musik tiup tradisional Aceh Seurune Kalee pada Tari Piasan Raya di Sanggar Seurayeng Nanggroe Bireuen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah pimpinan sanggar seurayeung nanggroe dan anggota sanggar seurayeung nangroe. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat musik tiup tradisional Aceh Seurune Kalee merupakan salah satu alat musik tiup Aceh. Alat musik tiup seurune kalee terbagi atas 4 bagian, yaitu bambu (lipai), piring tembaga, lubang nada, lidah seurune. Teknik permainan Seurune Kalee dapat dilakukan dengan dua posisi, yaitu dalam posisi duduk dan berdiri. Teknik permainan alat musik tiup tradisioanl seurune kalee ada beberapa tahap: 1. Menghimpit lili (lidah seurune) dengan kedua bibir. 2. Menyimpan udara/ nafas di bagian rongga mulut, kemudian di tiup/ dihembuskan di bagian lili (lidah seurune) hingga seurune kalee mengeluarkan bunyi. 3. Posisi mulut kembang-kempis dipengaruhi oleh pertukaran udara yg dihirup melalui hidung 4. Posisi mulut tersebut menghasil bunyi seurune kalee yg tidak terputus-putus. Ukuran dan bentuk Seurune Kalee sangat berparuh bagi suara yang dikeluarkan, karena diameter lubang seurune sangat menentukan bunyi yang dikeluarkan.Kata Kunci: teknik, permainan, Seurune Kalee
BENTUK PENYAJIAN TARI LANGKIR DEHWER DI KECAMATAN TEUPAH SELATAN KABUPATEN SIMEULUE Restika, Dwi; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 3 (2016): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i3.5344

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini tentang Bentuk Penyajian Tari Langkir Dehwer di Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue. Mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian dan makna tari Langkir Dehwer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari Langkir Dehwer serta makna yang terkandung dalam tari Langkir Dehwer. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriftif. Data penelitian ini bersumber dari para seniman dan pelatih yang mengetahui tentang tarian Langkir Dehwer di Desa Pasir Tinggi Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu: mereduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tari Langkir Dehwer ditarikan oleh delapan orang penari, empat penari perempuan dan empat penari laki-laki. Tetapi penari perempuan tetap diperankanoleh laki-laki, karena tari yang berpasangan dengan perempuan tabu di kalangan masyarakat Simeulue khususnya di desa Pasir tinggi Kecamatan Teupah Selatan. Tari ini memiliki 33 gerakan, tetapi banyak pengulangan gerak, 21 jenis pola lantai, alat musik yang digunakan adalah Gendang. Properti yang digunakan delapan helai tali nilon. Tata rias penari menggunakan bedak tabur secukupnya saja, bahkan tidak digunakan sama sekali karena semua penarinya laki-laki dan sudah berumur. Secara garis besar, makna yang terkandung dalam rangkaian gerak tari Langkir Dehwer adalah makna bagaimana tata cara kehidupan bermasyarakat. Tarian ini ditampilkan pada acara pernikahan, khitanan, dan acara-acara adat lainnya.Kata kunci: bentuk penyajian, tari Langkir Dehwer
UPACARA PETROEN ANEUK DI GAMPONG MEUNASAH MANYANG KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Nurfajri, Dek Putri; Selian, Rida Safuan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 2 (2016): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i2.5252

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul Upacara Petroen Aneuk di Gampong Meunasah Manyang Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar mengangkat masalah bagaimana prosesi upacara petroen aneuk dan maknanya di Gampong Meunasah Manyang Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosesi upacara petroen aneuk dan maknanya di Gampong Meunasah Manyang Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dan jenis penelitiannya deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengerti tentang upacara petroen aneuk dan objek dalam penelitian ini adalah upacara petroen aneuk di gampong Meunasah Manyang Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan prosesi upacara adat petroen aneuk yaitu pembacaan doa pembuka, peucicap, suleung buleukat, balek hate, balek boh manoek, pencerminan, baca kitab, peusijuek, memutar beras, peulingka kabah, troen u tanoh, plah boh u, pesijuek ibu bayi, peu eh lam ayon, Tamong Bak Rumoh dan pembacaan doa penutup.Upacara petroen aneuk secara umum memiliki makna yaitu agar bayi mendapatkan kemuliaan, kesejahteraan, kemakmuran dan selamat di dunia maupun akhirat. Dan kelak ketika besar nanti bayi menjadi anak yang patuh kepada kedua orang tua dan taat beribadah kepada Allah SWT. Upacara petroen aneuk masih dilaksanakan secara adat.Kata kunci: Upacara, Petroen Aneuk
MEBOBO PADA ADAT PERKAWINAN SUKU KLUET DESA MALAKA KECAMATAN KLUETTENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN Hasbullah, Hasbullah; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i1.5237

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Mebobo pada Adat Perkawinan Suku Kluet di Desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan mengangkat masalah mebobo pada acara adat perkawinan di Kluet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata cara dan makna dari syair mebobo saat acara adat perkawinan di desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dan teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, display serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mebobo Pada acara adat perkawinan suku Kluet sudah dilaksanakan semenjak abad ke-13 Masehi.Mebobo dilaksanakan oleh laki-laki pemuda desa serta tokoh adat di desa tersebut, diiringi dengan syair-syair yang dilantunkan namun tidak semua lirik dalam syair memiliki makna yang jelas karena hanya sebagai hiburan dan penyemarak saja.Mebobo dilaksanakan pada malam hari.Istilah mebobo dimaksudkan pada saat mengantarkan pengantin pria kerumah pengantin wanita, sedangkan sebaliknya disebut Pagi Makan.Secara keseluruhan makna dari syair mebobo sendiri lebih kepada kata-kata nasihat dan arahan serta acara pelepasan dari sahabat-sahabat pengantin pria.Kata kunci: Mebobo, Adat, suku Kluet.
TRANSFORMASI DIGITAL DI SEKOLAH NEGERI PESISIR: KAJIAN ASPEK POLITIK, EKONOMI, SOSIAL, DAN BUDAYA PADA IMPLEMENTASI GOOGLE FOR EDUCATION DI SMP NEGERI 1 ANGGANA Ratnawati, Eny; Kristiyani, Nihan; Warman, Warman; Bahzar, Moh.; Nurlaili, Nurlaili
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i3.7315

Abstract

This research is motivated by the acceleration of digital transformation in education in Indonesia, where platforms such as Google for Education (GfE) have become strategic instruments. However, their implementation in coastal schools often faces non-technical obstacles. Different from general studies, this research focuses on analyzing GfE implementation at SMPN 1 Anggana, a coastal school with ideal technical conditions (internet access, 1:1 Chromebook program), through a political, economic, social, and cultural (PEST) lens. The research used a qualitative case study method with data triangulation through interviews, observations, and document analysis. The results show that although GfE implementation is technically successful, indicated by the widespread use of Google Classroom and a high assignment submission rate (85%), pedagogical optimization remains hampered. Key findings reveal significant challenges in the political (lack of data protection SOPs), economic (the need for a sustainable operational financing model), social (teacher digital competency gap), and cultural (the need to integrate local values). It concludes that technical success does not guarantee complete digital transformation; Strengthened governance, medium-term funding schemes, ongoing teacher training, and contextualized curricula are needed to achieve the full potential of GfE. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh percepatan transformasi digital pendidikan di Indonesia, di mana platform seperti Google for Education (GfE) menjadi instrumen strategis. Namun, implementasinya di sekolah pesisir sering menghadapi kendala non-teknis. Berbeda dari studi umum, penelitian ini berfokus menganalisis implementasi GfE di SMPN 1 Anggana, sekolah pesisir dengan kondisi teknis ideal (internet, program 1:1 Chromebook), melalui lensa politik, ekonomi, sosial, dan budaya (PEST). Penelitian menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan triangulasi data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun secara teknis implementasi GfE berjalan baik ditandai dengan penggunaan Google Classroom yang menyeluruh dan tingkat pengumpulan tugas tinggi (85%) optimalisasi pedagogis masih terhambat. Temuan utama mengungkap adanya tantangan signifikan pada aspek politik (ketiadaan SOP perlindungan data), ekonomi (kebutuhan model pembiayaan operasional berkelanjutan), sosial (kesenjangan kompetensi digital guru), dan budaya (perlunya integrasi nilai lokal). Disimpulkan bahwa keberhasilan teknis tidak menjamin transformasi digital yang utuh; diperlukan penguatan tata kelola, skema pendanaan jangka menengah, pelatihan guru berkelanjutan, dan kurikulum kontekstual untuk mencapai potensi penuh GfE.
Co-Authors Abdi, Muhammad Jayadi Abdul Aziz Abeh, Yohanes Andy Adam Adam Adnil Edwin Nurdin Afriani, Rika Aganovic, Izet Agra Dwi Saputra Agustian, Raihan Agustin Agustin AGUSTIN, DWI Agustina, Serli Ahmad Darlis, Ahmad Ahmad Syai Ahmad Syarifin, Ahmad Ainal Mardhiah Ainal Mardhiah Ainur Rofiq Aisah, Dewi Nur Akbarjono, Ali AKHMAD Akhmad Akhmad Akmal, Ahmad Al-Ihwana, Al-Ihwana Alief Rakhman Setyanto, Alief Rakhman alimni, alimni Alya Rahmaditya Arfan Alyana, Afrianti AM, St Asmayanti AM, St. Asriati Amalia, Zuhra Andi Warnaen Annisa Fitriani, Annisa Any Eliza Apridar Apridar Aprilia, Lisa Apriliansyah, Apriliansyah Aqmalia, Wirdatul Ardiana Ardiana, Ardiana Ardiansyah, Fourni Ari Wibowo arif, yulastri Arini Arini Arista, Risna Arjudin Asnel, Roza Aspah, Afni Asroh, Ardi Aulia Febrila, Ashya Aulia Prameswari, Sekar Aulia Rahman Aulia Sari, Wenny Ayu Melati Ningsih Azainil Azainil Aziz, Abdul Malik Bafadal, Robyan Endruw Bahzar, Moh. Barutu, Herlinawati basmanelly, Basmanelly Basmanelly, Basmanelly Basuni, Basuni Batang, Samson Bayu Septio Bukhari Bukhari Bunga Amelia, Bunga Chairani, Sri Chairiyah, Siti Sri Chairunnisa Chairunnisa Darmawan, Rachmat Darmayanti, Citra Darmein, Darmein Darwis, Anissa Alhaqqoh Darwis, Muhajir Daulay, Henri Yanto Deasy Ovi Harsachatri Dedi Setiawan Delfina, Rina Delsi, Neliyanti Dewi Eka Putri Dewi Yuliana Fitri Dewi, Desy Eka Citra Dewi, Ika Sandra Dewi, Mawar Kumala Dewi, Normalasari Dewi, Novi Yanti Sandra Diah Mukminatul Hasimi Diah Puspitaningrum, Silvia Dian Andesta Bujuri Dian Susanti Dianti, Eka Dinda Fali Rifan Dinda Yarshal, Dinda Dita, Ni Nyoman Dwi Nugroho Hidayanto Dwiyono, Yudo Edi, Muhammad Edy Haryono Eka Citra Dewi, Desy Ekawati Danial Elvina Damayanti Endang Lastinawati, Endang Erianti, Ulfa Ersi Sisdianto Ervina, Khana Evi Ekawati Faizah Faizah Fajar, Azwar Fakhriza, Fakhriza Fatanah, Rosy Dea Fatmanurshanti, Dora Fatna, Nesa Fauzan, Mhd Akmal Fazhari, Rindiani Akhna Fazrina, Laysa Febrianti, Ni Luh Riska Ferawati Ferawati Fernandes, Feri Fernandes, Feri Fitria, Nanda Fitriadi, Ahmad Fitriana Fitriana Fona, Zahra Fonda, Ranika Furqan Furqan, Furqan Gamelia, Neca Gribaldi Gribaldi Habibah, Ummi Habibi Habibi Haeruddin Haeruddin Hafid, Mukhsin Putra Hafiz, Tanzil Hambali Hambali Hamdani Hamdani Handayani, Lisa Hanif Hanif Hanifah, Evy Haq, Habil Harahap, Azur Aini Harahap, Rhiza Khairani Harahap, Riska Nurjannah Harun Harun Haryaka, Usfandi Hasan, Novanza Hasanah Hasanah Hasanah, Miftah Hasbullah Hasbullah Hatta , Mohd. Hayati Hayati Hayati, Irpini Hermawan, Muhid Hernanda, Tasya Hidayat, Muhammad Hazrul Hidayat, Sandra Hidayatulah, Andre Hidayatullah Hidayatullah Hizriani, Hizriani Husna, M. Faisal Husna, Tasya Apri Ikhsanul Khairi Iman Rudinah, Mahesa Nur Inarotul A’yun Iqbal Iqbal Irfandi Irfandi, Irfandi Irwan Irwan Irwati, Dwi Ismawan Ismawan, Ismawan Ismayanti, Silvi Jaenullah, Jaenullah Jannifar, A Kamila, Adinda Putri Kamila, Tati Zulfa Karni, Asniti Kartika Budi Utami Karunia, Dowi Khairani, Rhiza Khairi, Muhammad Anzilul Khairiah Khairiah Khairina Ulfa Syaimi Khairunisa, Madona Khoiri, Qolbi Kristiyani, Nihan Kurnita, Taat Kusmiati, Tati Kusmiati, Tatik Laili Komariyah, Laili Latifa, Mutia Lestari, Nila Lestari, Nopita Lestari, Windi Lindawati Lindawati Lisa, Liza Triana Lora Yohana Br Manik Lubis, Haniah Lullung, Christina Lustar Silia Nesa, Maria Oktaviani M. Manugeren, M. Maharani, Rivana Maisura Maisura Maiya, Rezky Mandasari, Rulita Maria Ulfa Marisa Ulfa, Marisa Marjuni, Kamaluddin Nurdin Marliyah, Marliyah Marniza Marniza Marzakina, Cut Marzuki Marzuki Matori, Zunus Maulinda, Cut Mebang, Desi Natalia Medikasari Medikasari Melina, Nurfi Melinda, Gesti Alya Mifthahul Jannah Milawarni, Milawarni Miniharianti, Miniharianti Moerad, Siti Huwayda Muanah, Muanah Mufid, Huda Muh. Fahrurrozi Muhammad Agam Thahir Muhammad Arif Nasution Muhammad Basri Muhammad Haikal Muhammad Kharizmi Muhammad Ridho Muhammad Tahir Muhammad Zaini Muhammad Zaki Abdillah Mulawarman, Widyamitmike G Mulawarman, Widyamitmike Gede Mulawarman, Widyatmke Gede Mulya, Alya Rifqah Mulyadi, Susanti Diana Munawwarah, Khairiyatul Murthadahadi, Murthadahadi Musahib, Yaumil Fadhilah Muslim Muslim Musni, Riza Mustafa, Azizah Mutiara, Rizky Muzayani, Hayatul Nadia Nadia Nadia, Ayi Sri Nafratilova, Mercy Nanda Sari, Riska Safrida Nasrudin, Muhamad Nasution, Adam Nasution, Decy Erni Ngudiyono Ngudiyono Ningrum, Evi Wulan Ningsih, Nur Wahyu Ninthia, Devita Sindy Nirwana, Evi Selva Nirwana, Rina Nopitasari, Mona Norvaizi, Ikhrom Novi Yanti Sandra Dewi Novia Novia Novita, Tinsi Noviyanti, Putri Novriani, Novriani Nst, M. Ziqhri Anhar Nur Fadhilla, Hanifa NUR HARYANTI Nur Khayati Nuraini Nuraini Nurdiansari, Nurdiansari Nurfajiani, Nurfajiani Nurfajri, Dek Putri Nurhafni Siregar Nurhizrah Gistituati Nurlelawati, Nurlelawati Nurmairina Nurmala Dewi, Nurmala Nurshanti, Fatma Nurul Amelia Nurul Husna Nurul Khofifah, Nurul Oktari, Puspita Ria Oskandar, Dahri Palawi, Ari Perantika, Roliza Pernando, Akel Pohan, Nora Lince Prajasa, Syakira Mala Pramalisa, Maria Cindy Amelia Prameswari, Sekar Aulia Pranika, Pranika Pratidina, Rosenea Pratiwi, Ahasty Putri Pratiwi, Astrid Siska Pratiwi, Siti Pristia, Armaya Purnomo, Sakti Bambang Purwadi Purwadi Purwanto Purwanto Purwarno, Purwarno Pusvita Dewi, Yenni Pusvita, Ema Putra , Orizsan Putra, Muakhir Syah Putra, Yusuf Irvan Mahesa Putri Arini, Dinda Putri Ayu Ogari, Putri Ayu Putri, Aldila Prilia Putri, Amalia Rahma putri, amanda Putri, Hikmah Ramdhani Putri, Piranti Herdaning Putri, Riska Dwi Putri, Rizka Amalia Putri, Yuliana Aulia Rabial, Jihan Raden Mohamad Herdian Bhakti Radhya Yusri, Radhya Rahayu, Rosika Rahayu, Vina Putri Rahmadani, Agung Rahmasari, Sofia Rahmat, Muhammad Rahmi Inayati Ramadhan, Andi Idhil Ramadhani, Alya Rangga, Naufal Fajri Ratnasari, Wienda Ratnawati, Eny Refriana, Isna Rema Supiana Rendi Rendi, Rendi Restika, Dwi Reywanda, Saskia Dea Ria, Vina Yunita Rida Safuan Selian Ridwan, Ridwan Rika, Fajar Eriza Rikasari Ripi Anisa, Cintri Ritonga, Agustina Fitriani Ritonga, Supardi Riyanto Riyanto Rofiah, Is Nur Dwi Rohayu, Rohayu Rony, Zahara Tussoleha Rosmawati, Henny RR. Ella Evrita Hestiandari Safira, Ega Safitri, Riha Said Ashlan, Said Sakalena, Firnawati Sakdiah, Arni Jamiatus Saleha, Nurmukaromatis Salma, Difa Putri Salpuja, Jumira Hani Salzabilah, Salzabilah Samsul Bahri Sandika, Edi Santika, Vera SANTOSO SANTOSO Saputra, Doris Sardaniah, Sardaniah Sari Putri, Meilinda Sari, Adinda Kumala Sari, Fifian Permata Sari, Mainda Sasmita, Suci Sembiring, Rinawati Septia Putri Utarianti, Relly Septianita, Septianita Setiawan, Endry Setioso, Agus Setiyowati, Sulis Sharah, Rayda Muna Shiharudin, Syapik Siallagan, Sri Susanti Silaen, Irma Sulistia Simanjuntak, Cindy Anggraini Sinaga, Muhammad Rasyifa Sinambela, Sanny Grace Sinambela, Sanny Greace Siratjudin, Siratjudin Siska Yuli Anita Siti Halimah Siti Helmyati Siti Istiningsih, Siti Sitorus, Ellen Rotua Basaria Sri Lestari Sri Wahyuni Sudarman Sudarman Sugeng Sugeng Suhartini, Azaniah Suhendar Suhendar, Suhendar SUHIRMAN SUHIRMAN Sujarwo Sujarwo Sukma, Juwita Melati Sukmawati, Murni Sukur, Puji Sunya, Astri Supadmi, Tri Supriyandi, Reno Supriyati . Suradi, Ahmad Suranda, Novalyo Suryani Suryani Suryati Suryati Susana Susana Susanti - Diana Susanti, Marcely Susilowati, Eni Syafira, Irmaina Syahbudin, Riskan Syahroni, Maulid Dia Putri Syarif, Cut Anzar Syarifah Zuraidah Syarifudin, Ahmad Tahir, Khaerudin Tampubolon, Camelia Tastin Tastin, Tastin Tengku Hartati Tominsen, Yohanes Trisnaningsih Trisnaningsih Tutut Handayani Ulfa, Qadia Ulfayani, Ulfayani Ulhaq, Farhan Ullya, Nailul Ulumuddin, Taufiq Ihya Utami, Ririn Dessy Valencia, Jihan Valentina, Silva Wahyu Kurniawan Wahyudi, Khoiri Wahyuni, Selvia Wan, Markus Wardani, Fitria Kusuma Wardani, Hayatu Warman Warman Wibawa, Radhitya Wicaksana, M. Arman Adhi Widyatmike Gede Mulawarman Widyatmike, Widyatmike Wildan Saugi Wirawan, Vani Wulan Sari, Dwi Yahya, Masrur Yani, Nor Yani, Sarah Syafra Yasmin, Arifa Yastutik, Yastutik Yesepa, Sintia Yuhinis, Baiq Ilil Yulhasmir, Yulhasmir Yuli Hariyati Yuliani, Rini Dwi Yulinanda, Irma Yulistia Devi Yupande, Putra Yusipa, Fitri Yusniyanti, Erna Yusri Wahyuni Zain, Rohaeniyah Zaini Zaini Zaleka, Zaleka Zaman, Badrul Zulfahmi Zulfahmi Zuliansyah, Ahmad