p-Index From 2021 - 2026
23.972
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perikanan dan Kelautan Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh Jurnal Al-Ijtimaiyyah Lentera Pustaka PROSIDING SEMINAR KIMIA Jurnal Penelitian Pendidikan OPERATION EXCELLENCE: Journal of Applied Industrial Engineering Jurnal Edukasi dan Sains Biologi IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen Ikonomika : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat MODELING: Jurnal Program Studi PGMI INSPIRAMATIKA Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam JURNAL SERAMBI ILMU SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Journal of Education and Instruction (JOEAI) JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi) EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Al-Ta'lim Jurnal Masyarakat dan Budaya Unnes Journal of Public Health SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Jurnal Vokasi Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Al-Muqayyad Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Bulletin of Counseling and Psychotherapy EKONOMI, KEUANGAN, INVESTASI DAN SYARIAH (EKUITAS) Jurnal Peduli Masyarakat Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Borneo Educational Journal (Borju) JUPEGU–AUD : Jurnal Pendidikan Guru Anak Usia Dini JOURNAL OF LANGUAGE Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Integrated Science Education Journal Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat EduLine: Journal of Education and Learning Innovation SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE J-MIND (Jurnal Manajemen Indonesia) El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Journal of Education Research Indonesian Journal of Innovation Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Al-Hijr: Journal of Adulearn World Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam INDONESIAN JOURNAL OF BASIC EDUCATION Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Journal Ta'lim of Journal STKIP Aisyiyah Riau PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Mudabbir: Journal Research and Education Studies Journal of Educational Sciences Relief: Journal of Craft Aliterasi: Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia Jurnal Teknik Industri Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Communio: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Borobudur Educational Review JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Proceeding Applied Business and Engineering Conference BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Ilmia Widya Pustaka Pendidikan Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Kartika: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) Science and Education Journal IIJSE Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Management, Entrepreneurship and Tourism Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Jurnal Pustaka Indonesia Zona Kebidanan : Program Studi Kebidanan Universitas Batam Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Jurnal Pengabdian Masyarakat ISEI PAPUMA: Journal of Comunnity Services Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat ZIJEn: Zabags International Journal of Engagement Jurnal Mesin Sains Terapan Jurnal Perikanan dan Kelautan Journal of Education Transportation and Business Help: Journal of Community Service Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Journal of Primary Education PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Ulil Albab Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara attufula TRJ (Tourism Research Journal) Jurnal Wicara Desa Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Harmonia: Journal of Arts Research and Education JIM Sendratasik Batanang : Jurnal Psikologi Qiyas : Jurnal Hukum Islam dan Peradilan Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

PROSES PEMBUATAN KAIN SONGKET TENUN DI DESA UJUNG TANAH KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN Susana, Susana; Ismawan, Ismawan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 3, No 2 (2018): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v3i2.9653

Abstract

ABSTRACTThe research, entitled "The Process of Making Woven Songket Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh" raised the problem how the process of making woven songket in Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh. This research aims to describe the process of making woven songket in Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh. The approach in this research is a qualitative approach and type of research used is qualitative research with descriptive methods. The source of the data in this research is Anita Suryani and Hasfamaidar who are songket weaving craftsmen in Ujung Tanah Village. The object in this study is the process of making songket in Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh. Data collection techniques are used with observation, interview and documentation techniques. Data analysis techniques use an inductive approach which includes 3 steps, namely: Data reduction, Data presentation and Data verification. The results of data analysis showed that the process of making songket fabric consisted of 5 stages, namely: Meuhani, Menyusuk, Menyisir, Making Motifs and Weaving.Keywords: process, making, songket weaving.
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER GITAR DI SEKOLAH TEUKU NYAK ARIF FATIH BILINGUAL SCHOOL (LADIES) Maulinda, Cut; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 3, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v3i1.9612

Abstract

ABSTRAKJudul penelitian ini adalah kegiatan ekstrakurikuler Gitar di Sekolah Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School (ladies). Rumusan masalahnya yaitu: bagaimana kegiatan ekstrakurikuler gitar yang dilaksanakan di SMP dan SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School dan apa saja kendala yang dialami guru pada kegiatan ekstrakurikuler gitar di sekolah tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler gitar yang dilaksanakan di SMP dan SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School dan untuk mendeskripsikan kendala apa saja yang dialami guru pada kegiatan ekstrakurikuler gitar di SMP dan SMA Fatih Bilingual School. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif sedangkan jenis penelitian adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswi SMP dan SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, sedangkan objek penelitiannya adalah proses kegiatan ekstrakurikuler gitar di sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data yaitu: teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitiannya adalah kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan selama 2 bulan dari bulan November sampai bulan Desember. Tahapan- tahapan yang dilakukan pada pembelajaran ini adalah mula-mula siswi mengenal open string pada senar gitar 1 sampai 6, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Nazande sevgilim, sampai mereka hafal terhadap irama lagu tersebut, kemudian guru mulai memberikan chord lagu Nazande Sevgilim. Sambil siswi belajar chord tersebut guru juga ikut membimbing pada saat proses latihan. Tahap selanjutnya yang dilakukan guru adalah dengan membagikan menjadi 2 kelompok. kelompok 1 yaitu kelompok rhythm dan kelompok 2 kelompok arpeggio. Kelompok ini dipilih berdasarkan kemampuan yang dimiliki siswi. Untuk latihan pada lagu Nazande sevgilim ini juga dibutuhkan latihan dan pengulangan terus menerus sampai mereka bisa bermain gitar dengan baik dan benar, diantaranya dengan menggunakan teknik rhythm, arpeggio dan dinamika staccato. untuk latihan selanjutnya proses latihan yang dilakukan masih sama ketercapaiannya terkait dengan teknik arpeggio, rhythm, dinamika staccato, serta menstabilkan tempo agar tempo lagu yang dimainkan tidak lari.Kata Kunci: kegiatan ekstrakurikuler, gitar.
KAJIAN KOREOGRAFI TARI NGUTEP KOPI OLEH MUHAMMAD ICHSAN S.Pd Aulia Febrila, Ashya; Ismawan, Ismawan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 3, No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v3i1.9611

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang berjudul Kajian Koreografi Tari Ngutep Kopi Karya Muhammad Ichsan. S.Pd. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana koreografi tari Ngutep Kopi karya Muhammad Ichsan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan koreografi tari Ngutep Kopi karya Muhammad Ichsan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah koreografer atau pencipta tari Ngutep Kopi, yang menjadi objek penelitian yaitu koreografi tari Ngutep Kopi. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Hasil penelitian menunjukan bahwa tari Ngutep Kopi merupakan tari kreasi baru yang diciptakan oleh Muhammad Ichsan Gerak pada tari Ngutep Kopi merupakan gerak kebiasaan masyarakat melakukan aktivitas dalam memetik Kopi. Pada awal penciptaan tari Ngutep Kopi, koreografer terlebih dahulu menentukan tema dasar sebelum melakukan proses penggarapan sehingga tercipta hasil karya yang baik. Sebuah karya tari yang diciptakan harus melalui beberapa tahap yang dimulai dari tahap eksplorasi gerak (pencarian gerak), improvisasi evaluasi dan komposisi tari. Dilihat dari gerak tari Ngutep Kopi ini memiliki 18 belas gerak yang memiliki makna, Tari Ngutep Kopi juga memiliki pola lantai dalam setiap pertunjukannya. Iringan musik pada tari Ngutep Kopi sangat berperan penting sebagai musik pengiring dan penuntun gerak tariannya. Tata busana tari Ngutep Kopi disesuaikan dengan tema tari, dalam hal ini koreografer mengunakan baju berwarna hijau dengan celana hitam polos serta selendang warna hijau sebagai penutup kepala untuk penari wanita, sedangkan untuk penari pria mengunakan baju kerawang Aceh. Tata rias tari Ngutep Kopi adalah makeup karakter cantik namun terlihat sederhana dan tidaklah berlebihan, sehingga sesuai dengan tema dan karakter seorang petani KopiKata Kunci: kajian koreografi, tari Ngutep Kopi
TARI PULAU PINANG PADA UPACARA ADAT PERNIKAHAN DI PESISIR BARAT KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL Nanda Sari, Riska Safrida; Supadmi, Tri; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i4.9605

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Tari Pulau Pinang pada Upacara Adat Pernikahan di Pesisir Barat Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian tari Pulau Pinang pada upacara adat pernikahan di Pesisir Barat Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari Pulau Pinang pada Upacara Adat Pernikahan di Pesisir Barat Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil melalui sanggar Melati Lae Geuntuyung yang terletak di kampung kilangan kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil yang dipimpin oleh Anharuddin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi data, display, serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tari Pulau Pinang merupakan tarian yang sudah turun temurun sejak zaman dahulu hingga saat ini, tari Pulau Pinang ditarikan oleh 2 orang penari perempuan dan laki-laki (mempelai pria) berpasangan. Penari dilengkapi dengan properti selendang dan juga payung digunakan saat menari, mulai dari awal menari sampai didetik terakhir menari. Tarian ini memiliki 4 ragam gerak. Adapun macam-macam gerak nama dalam ragamnya yaitu: gerakan Ya Maulai (langkah tigo), gerakan amboy sayang ee (baputa), gerakan melantik (menangkis lawan), dan gerakan langkah baling. Setiap gerak diiringi dengan syair yang dilantunkan oleh syeh nya. Tarian ini juga memiliki tempo yang sedang, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dan tari Pulau Pinang ini sangat cocok untuk sarana pendidikan.Kata kunci: bentuk penyajian, tari Pulau Pinang.
BUAI DI LUAN SORIP KAMPUNG AIR SIMEULUE TENGAH Yulinanda, Irma; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i4.9601

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Buai di Luan Sorip Kampung Air Simeulue Tengah mengangkat masalah bagaimana perkembangan Buai di Luan Sorip Kampung Aie simeulue tengah, dan makna syair Buai di Luan Sorip Kampung Aie Simeulue Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perkembangan dan makna syair Buai di Luan Sorip Kampung Aie Simeulue tengah. Sumber data dalam penelitian adalah pencipta syair Buai, Penlantun Buai, masyarakat desa Luan Sorip. Penelitian dilakukan di desa Luan Sorip Kampung Air Simeulue Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data, display data, dan verivikasi/drawing conclusion. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa Buai adalah bermula dari sebuah tradisi mengayunkan anak sambil menyanyi hingga anak tertidur pulas. Pada tahun 1783 Buai diciptakan menjadi sebuah seni tradisi yang menggabungkan antara seni vokal dan syair sebagai unsur utamanya. Syair di dalam Buai ini terdapat banyak nasehat-nasehat dan wejangan untuk para pendengarnya. Buai dimainkan pada acara mallaulu yaitu malam sebelum akat nikah berlangsung. Pada awal penciptanya Buai dimainkan pada acara pernikahan Kajo (pernikahan besar) saja, perkembangan selanjutnya Buai sudah dimainkan di acara apasaja yang meminta Buai ini ditampilkan termasuk mallaulu pernikahan, mallaulu sunat rasul, jamuan makan dan sebagainya. Buai ini juga mempunyai banyak makna dalam syairnya karena syair Buai ini menggunakan bahasa perumpamaan yang mempunyai arti tentang pentingnya kehidupan. Biasanya saat Buai ditampilkan orang yang mendengarkanya akan berlinang air mata.Kata kunci: Buai, Simeulue Tengah
ANALISIS STRUKTUR TARI SINING DI ACEH TENGAH Chairunnisa, Chairunnisa; Supadmi, Tri; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 3 (2017): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i3.8907

Abstract

Penelitian ini berjudul analisis struktur tari Sining di Aceh Tengah, dengan rumusan masalah bagaimana tata hubungan gerak tari Sining, dan bagaimana elemen-elemen dasar gerak tari Sining. Tujuan penelitian adalah untuk mendeksripsikan bagaimana tata hubungan gerak tari Sining, dan untuk mendeskripsikan elemen-elemen dasar gerak tari sining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif yaitu berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata hubungan yang terjadi di dalam tari Sining adalah hubungan paradigmatik pada syair yaitu hubungan yang saling mengaitkan antara komponen satu dengan komponen yang lainnya yang terdapat pada frase H kayu ari uten rime simrip wan arul pematang, Bur ijo tingir i sagi ni karang. Tuahmu bang si cacak bepilih kati kutebang, Mal kurasuk, kupantik kin reje tiang, Penupang ni supu, sesrnni rering, Sike ko kaso turun, bere bujur, ko ke bere lintang, Temetapmi ko ku lpen, Jarak rara ari opat sagi emus ni kuyu, Kiblat ni heme. Hasil analisis data yang diperoleh adalah tata hubungan tari Sining terdiri dari 3 gugus, 13 kalimat, 20 frase dan 102 motif. Elemen dasar tari adalah tubuh dibagi menjadi empat bagian yaitu kepala, badan, tangan, dan kaki, masing-masing bagian dibagi menjadi dua yaitu unsur sikap dan unsur gerak. Bagian kepala terdiri 9 unsur sikap dan 8 unsur gerak, bagian badan terdiri dari 6 unsur sikap dan 10 unsur gerak, bagian tangan terdiri dari 8 unsur sikap dan 8 unsur gerak, bagian kaki terdiri dari 9 unsur sikap dan 8 unsur gerak.Kata Kunci: analisis, struktur, tari Sining
PROSES PEMBELAJARAN PADA SENTRA MUSIK BIOLA DI TK KHALIFAH BANDA ACEH Fajar, Azwar; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 3 (2017): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i3.8904

Abstract

Penelitian yang berjudul Proses Pembelajaran pada Sentra Musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran pada sentra alat musik biola di TK Khalifah Banda Aceh, serta kendala-kendala yang dialami dalam proses pembelajaran sentra alat musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran pada sentra musik biola di TK Khalifah Banda Aceh, serta kendala-kendala yang dialami dalam proses pembelajaran sentra musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Guru dan siswa pada TK Khalifah Banda Aceh, objek penelitian ini yaitu Sentra Musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai hal yang diteliti, wawancara untuk menggali keterangan yang lebih mendalam, dan dokumentasi yang dilakukan dengan cara menyelidiki benda-benda untuk membantu peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran musik biola di TK Khalifah Banda Aceh yang meliputi pemilihan metode, pengenalan alat musik beserta cara memainkannya. Kendala-kendala yang dialami ketika proses pembelajaran musik biola di TK Khalifah Banda Aceh terdapat beberapa kesulitan yang wajar seperti peserta didik tidak fokus pada saat latihan, guru tidak bisa mengajar dengan maksimal, kehadiran siswa tidak tepat waktu dan kurangnya pemahaman peserta didik terhadap gesekan nada yang telah diberikan. Proses pembelajaran sentra musik biola di TK Khalifah Banda Aceh pada dasarnya sama dengan pembelajaran pada TK lainnya. Sebelum guru melakukan pembelajaran, guru mempersiapkan hal-hal penting dalam proses belajar mengajar, yang meliputi perencanaan pembelajaran, mempersiapkan alat musik biola, dan mempersiapkan tempat pembelajaran.Kata Kunci: pembelajaran, sentra seni, musik biola
INTRANCE DALAM TARI KUDA KEPANG PADA SANGGAR SENI MEUKAR BUDAYA DI KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Marzakina, Cut; Supadmi, Tri; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 2 (2017): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i2.5745

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul Intrance dalam Tari Kuda Kepang pada Sanggar Seni Mekar Budaya di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya. Mengangkat tentang bagaimana intrance dalam tari Kuda Kepang di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya, tata cara pelaksanaan ritual pada tari Kuda Kepang, bentuk kesurupan yang terjadi pada tari Kuda Kepang di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana intrance dalam tari Kuda Kepang, bagaimana tata cara ritual dan bagaimana bentuk kesurupa yang terjadi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Tari Kuda Kepang pada Sanggar Seni Meukar Budaya Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Intrance Dalam Tari Kuda Kepang. Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intrance dalam tari Kuda Kepang pada sanggar seni meukar budaya dilakukan dengan beberapa tahap yaitu proses sebelum terjadinya intrance, perilaku kesurupan yang terjadi pada tari Kuda Kepang, bentuk penyajian tari Kuda Kepang, dan perilaku penari intrance. Kata Kunci : Intrance, Tari, Kuda Kepang
BENTUK PENYAJIAN TARI TOR-TOR NAPOSO NAULI BULUNG PADA ADAT PERKAWINAN MANDAILING DI KELURAHAN PIDOLI DOLOK Pratiwi, Siti; Kurnita, Taat; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i4.5354

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Bentuk Penyajian tari Tor-Tor Naposo Nauli Bulung pada Adat perkawinan Mandailing di Kelurahan Pidoli Dolok mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian dan makna gerak tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah seniman dan budayawan, mantan penari tor-tor Naposo Nauli Bulung dan penari-penari tarian Naposo Nauli Bulung. Lokasi penelitian ini adalah di Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi Teknik analisis data dengan mereduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung sangat jarang diguanakan pada adat perkawinan, tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung ditarikan oleh 6 penari yang terdiri dari 3 penari wanita dan 3 penari laki-laki. Tari ini memiliki 6 ragam gerakan, diiringi alat musik tradisional seperti Gordang Sambilan, Gong, Suling dan Talempong. Bentuk penyajian tari ini sangat sederhana. Setiap gerak tari tor-tor Naposo Nauli Bulung memiliki makna tertentu. Tari tor-tor Naposo Nauli Bulung berarti muda-mudi yang sopan dan santun kepada yang lebih tua.Kata Kunci: bentuk penyajian, makna, tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung
TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK TIUP TRADISIONAL ACEH SEURUNE KALEE PADA TARI PIASAN RAYA DI SANGGAR SEURAYENG NANGGROE BIREUEN Aganovic, Izet; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v1i4.5347

Abstract

ABSTRAK Judul penelitian ini adalah Teknik Permainan Alat Musik Tiup Tradisional Aceh Seurune Kalee pada Tari Piasan Raya di Sanggar Seurayeng Nanggroe Bireuen. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah teknik permainan alat musik tiup tradisional Aceh Seurune Kalee pada Tari Piasan Raya di Sanggar Seurayeng Nanggroe Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik permainan alat musik tiup tradisional Aceh Seurune Kalee pada Tari Piasan Raya di Sanggar Seurayeng Nanggroe Bireuen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah pimpinan sanggar seurayeung nanggroe dan anggota sanggar seurayeung nangroe. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat musik tiup tradisional Aceh Seurune Kalee merupakan salah satu alat musik tiup Aceh. Alat musik tiup seurune kalee terbagi atas 4 bagian, yaitu bambu (lipai), piring tembaga, lubang nada, lidah seurune. Teknik permainan Seurune Kalee dapat dilakukan dengan dua posisi, yaitu dalam posisi duduk dan berdiri. Teknik permainan alat musik tiup tradisioanl seurune kalee ada beberapa tahap: 1. Menghimpit lili (lidah seurune) dengan kedua bibir. 2. Menyimpan udara/ nafas di bagian rongga mulut, kemudian di tiup/ dihembuskan di bagian lili (lidah seurune) hingga seurune kalee mengeluarkan bunyi. 3. Posisi mulut kembang-kempis dipengaruhi oleh pertukaran udara yg dihirup melalui hidung 4. Posisi mulut tersebut menghasil bunyi seurune kalee yg tidak terputus-putus. Ukuran dan bentuk Seurune Kalee sangat berparuh bagi suara yang dikeluarkan, karena diameter lubang seurune sangat menentukan bunyi yang dikeluarkan.Kata Kunci: teknik, permainan, Seurune Kalee
Co-Authors A Azainil Abdi, Muhammad Jayadi Abdul Aziz Abeh, Yohanes Andy Adam Adam ADINOTO NURSIANA, ADINOTO Adisel, Adisel Adnil Edwin Nurdin Afriani, Rika Aganovic, Izet Agra Dwi Saputra Agustian, Raihan Agustin Agustin AGUSTIN, DWI Agustina, Serli Ahmad Syai Ahmad Syarifin, Ahmad Ainal Mardhiah Ainal Mardhiah Ainur Rofiq Aisah, Dewi Nur Akbarjono, Ali AKHMAD Akhmad Akhmad Akmal, Ahmad Al Husna, Hafizhah Al-Ihwana, Al-Ihwana Alief Rakhman Setyanto, Alief Rakhman alimni, alimni Alya Rahmaditya Arfan Alyana, Afrianti AM, St Asmayanti AM, St. Asriati Amalia, Zuhra Amanda, Riska Andi Warnaen Anggita, Lonie Anita Anita Annisa Fitriani, Annisa Any Eliza Apridar Apridar Aprilia, Lisa Apriliansyah, Apriliansyah Aqmalia, Wirdatul Ardiana Ardiana, Ardiana Ardiansyah, Fourni arif, yulastri Arini Arini Arista, Risna Arjudin Asbiri, Asbiri Asnel, Roza Aspah, Afni Asroh, Ardi Atkiya, Naura Atri Sri Ulandari Aulia Febrila, Ashya Aulia Prameswari, Sekar Aulia Rahman Aulia Sari, Wenny Ayu Melati Ningsih Azainil Azainil Aziz, Abdul Malik Azzahra, Salsa Dava Baehaqi Bafadal, Robyan Endruw Bahzar, Moh. Bara, Ayu Batu Barutu, Herlinawati basmanelly, Basmanelly Basmanelly, Basmanelly Basuni, Basuni Batang, Samson Bayu Septio Bukhari Bukhari Bunga Amelia, Bunga Chairani, Sri Chairiyah, Siti Sri Chairunnisa Chairunnisa Dairobbi, Ahmad Darmawan, Rachmat Darmayanti, Citra Darmein, Darmein Darwis, Anissa Alhaqqoh Darwis, Muhajir Daulay, Henri Yanto Deasy Ovi Harsachatri Dedi Setiawan Delfina, Rina Della Raymena Jovanka Delsi, Neliyanti Dewi Eka Putri Dewi Yuliana Fitri Dewi, Desy Eka Citra Dewi, Mawar Kumala Dewi, Normalasari Dewi, Novi Yanti Sandra Diah Mukminatul Hasimi Dian Andesta Bujuri Dian Herdiati Dian Susanti Dianti, Eka Dinda Fali Rifan Dinda Yarshal, Dinda Dita, Ni Nyoman Dwi Nugroho Hidayanto Dwiyono, Yudo Edi, Muhammad Edy Haryono Eka Citra Dewi, Desy Ekawati Danial Elvina Damayanti Endang Komariah, Endang Endang Lastinawati, Endang Eni Susilowati Erianti, Ulfa Ersi Sisdianto Ervina, Khana Evi Ekawati Fadhila, Liqfa Nurul Faisal Faisal Faizah Faizah Fajar, Azwar Fakhriza, Fakhriza Fatanah, Rosy Dea Fatmanurshanti, Dora Fatna, Nesa Fauzan, Mhd Akmal Fazhari, Rindiani Akhna Fazrina, Laysa Febriansyah, Rizki Febrianti, Ni Luh Riska Ferawati Ferawati Fernandes, Feri Fernandes, Feri Fitri, Ainul Fitria, Nanda Fitriadi, Ahmad Fitriah Khoirunnisa Fitriana Fitriana Fona, Zahra Fonda, Ranika Furqan Furqan, Furqan Gamelia, Neca Ghousina, Ghousina Gribaldi Gribaldi Gunawan Gunawan Habibah, Ummi Habibi Habibi Habibullah, Jumadil Awali Haeruddin Haeruddin Hafid, Mukhsin Putra Hafiz, Tanzil Hambali Hambali Hamdani Hamdani Handayani, Lisa Hanif Hanif Hanifah, Evy Haq, Habil Harahap, Azur Aini Harahap, Rhiza Khairani Harahap, Riska Nurjannah Harun Harun Haryaka, Usfandi Hasan, Novanza Hasanah Hasanah Hasanah, Miftah Hasbullah Hasbullah Hatta , Mohd. Hayati Hayati Hayati, Irpini Hermantoro, Henky Hermawan, Muhid Hernanda, Tasya Hidayat, Muhammad Hazrul Hidayat, Mukhlis Hidayat, Sandra Hidayatulah, Andre hidayatullah, Hidayatullah hidayatullah Hiyang, Anastasia Hizriani, Hizriani Husna, M. Faisal Husna, Tasya Apri Huzni, Syaiful Ika Sandra Dewi Ikhsanul Khairi Iman Rudinah, Mahesa Nur Inarotul A’yun Indah Yuliana Iqbal Iqbal Irfandi Irfandi, Irfandi Irhamni Irhamni Irwan Irwan Irwati, Dwi Ismawan Ismawan, Ismawan Ismayanti, Silvi Jaenullah, Jaenullah Jamil, Ruslan Jannifar, A K Khairuddin Kamila, Adinda Putri Kamila, Tati Zulfa Karni, Asniti Kartika Budi Utami KARTINI ERIANI Karunia, Dowi Khairani, Rhiza Khairi, Muhammad Anzilul Khairiah Khairiah Khairina Ulfa Syaimi Khairunisa, Madona Khoiri, Qolbi Krazi, Kamal Krisetyaningsih, Krisetyaningsih Kristiyani, Nihan Kurniawan, Riko Kurnita, Taat Kusmiati, Tati Kusmiati, Tatik Laili Komariyah, Laili Latifa, Mutia Lestari, Nila Lestari, Nopita Lestari, Ocik Lestari, Windi Lia, Devi Lindawati Lindawati Lisa, Liza Triana Lora Yohana Br Manik Lubis, Haniah Lullung, Christina Lustar Silia Nesa, Maria Oktaviani M Bahzar M. Manugeren, M. Maharani, Rivana Maisura Maisura Maiya, Rezky Mandasari, Rulita Mardeli Mardeli Maria Ulfa Marisa Ulfa, Marisa Marjuni, Kamaluddin Nurdin Marliyah, Marliyah Marniza Marniza Marwan Marwan Marzakina, Cut Marzuki Marzuki Matori, Zunus Maulida, Siti Maulinda, Cut Mebang, Desi Natalia Medikasari Medikasari Melina, Nurfi Melinda, Gesti Alya Mifthahul Jannah Milawarni, Milawarni Miniharianti, Miniharianti Moerad, Siti Huwayda Muanah, Muanah Mufid, Huda Muh. Fahrurrozi Muhammad afrizal Muhammad Agam Thahir Muhammad Arif Nasution Muhammad Basri Muhammad Haikal Muhammad Kharizmi Muhammad Rahmat Muhammad Ridho Muhammad Tahir Muhammad Zaini Muhammad Zaki Abdillah Mulawarman, Widyamitmike G Mulawarman, Widyamitmike Gede Mulawarman, Widyatmke Gede Mulya, Alya Rifqah Mulyadi, Susanti Diana Munawwarah, Khairiyatul Murthadahadi, Murthadahadi Musahib, Yaumil Fadhilah Musdalifah Musdalifah Muslim Muslim Musnaini , Sabariah Musni, Riza Mustafa, Azizah Mustapa, Noviana Mutiara, Rizky Muzayani, Hayatul Nadia Nadia Nadia, Ayi Sri Nafratilova, Mercy Najmah, Najmah Nanda Sari, Riska Safrida Nasrudin, Muhamad Nasution, Adam Nasution, Decy Erni Ngudiyono Ngudiyono Ningrum, Evi Wulan Ningsih, Nur Wahyu Ninthia, Devita Sindy Nirwana, Evi Selva Nirwana, Rina Nopitasari, Mona Norvaizi, Ikhrom NOVARITA NOVARITA, NOVARITA Novi Yanti Sandra Dewi Novia Novia Novita, Tinsi Noviyanti, Putri Novriani, Novriani Nst, M. Ziqhri Anhar Nur Khayati Nuraini Nuraini Nurdiansari, Nurdiansari Nurfajiani, Nurfajiani Nurfajri, Dek Putri Nurhafni Siregar Nurhayati Nurhayati Nurhizrah Gistituati Nurlaili Nurlelawati, Nurlelawati Nurmairina Nurmala Dewi, Nurmala Nurshanti, Fatma Nurul Amelia Nurul Husna Nurul Khofifah, Nurul Oktari, Puspita Ria Oskandar, Dahri Palawi, Ari Pardilawati, Citra Yuliyanda Paridah Perantika, Roliza Pernando, Akel Pohan, Nora Lince Prajasa, Syakira Mala Pramalisa, Maria Cindy Amelia Pramana, Arjuna Prameswari, Sekar Aulia Pranika, Pranika Pratidina, Rosenea Pratiwi, Ahasty Putri Pratiwi, Astrid Siska Pratiwi, Siti Pristia, Armaya Purnomo, Sakti Bambang Purwadi Purwadi Purwanto Purwanto Purwarno, Purwarno Pusvita Dewi, Yenni Pusvita, Ema Putra , Orizsan Putra, Muakhir Syah Putra, Yusuf Irvan Mahesa Putri Arini, Dinda Putri Ayu Ogari, Putri Ayu Putri, Aldila Prilia Putri, Amalia Rahma putri, amanda Putri, Hikmah Ramdhani Putri, Piranti Herdaning Putri, Riska Dwi Putri, Rizka Amalia Putri, Yuliana Aulia Putri, Zakiah Meyra Raden Mohamad Herdian Bhakti Radhya Yusri, Radhya Rahayu, Rosika Rahayu, Vina Putri Rahmadani, Agung Rahmasari, Sofia Rahmi Hayati Rahmi Inayati Ramadhani, Alya Rangga, Naufal Fajri Ratih Mayasari, Ratih Ratnasari, Wienda Ratnawati, Eny Refriana, Isna Rema Supiana Rendi Rendi, Rendi Restika, Dwi Reywanda, Saskia Dea Ria, Vina Yunita Rida Safuan Selian Ridwan, Ridwan Rika, Fajar Eriza Rikasari Ripi Anisa, Cintri Ritonga, Agustina Fitriani Ritonga, Supardi Rizki Amalia Rofiah, Is Nur Dwi Rohayu, Rohayu Rony, Zahara Tussoleha Rosmawati, Henny RR. Ella Evrita Hestiandari Safira, Ega Safitri, Riha Said Ashlan, Said Sakalena, Firnawati Sakdiah, Arni Jamiatus Saleha, Nurmukaromatis Salma, Difa Putri SALMA, ITSNATANI Salpuja, Jumira Hani Salzabilah, Salzabilah Samsul Bahri Samsul Bahri Sandika, Edi Santika, Vera SANTOSO SANTOSO Saputra, Doris Sardaniah, Sardaniah Sari Putri, Meilinda Sari, Adinda Kumala Sari, Fifian Permata Sari, Mainda Sasmita, Suci Sembiring, Rinawati Septia Putri Utarianti, Relly Septian, Ilham Septianita, Septianita Septiria, Dalima Setiawan, Endry Setioso, Agus SETIYO UTOYO Setiyowati, Sulis Sharah, Rayda Muna Shidiq, Ahmad Fajar Shiharudin, Syapik Siallagan, Sri Susanti Simanjuntak, Cindy Anggraini Sinaga, Muhammad Rasyifa Sinambela, Sanny Grace Sinambela, Sanny Greace Sintia Yesepa Siratjudin, Siratjudin Sirozi, Muhammad Siska Yuli Anita Siti Halimah Siti Helmyati Siti Istiningsih, Siti Sitorus, Ellen Rotua Basaria Sofia Hardani Sonny Muhammad Ikhsan Mangkuwinata Sri Lestari Sri Rahmawati Sri Wahyuni Srirejeki, Srirejeki Sudarman Sudarman Sugeng Sugeng Suhartini, Azaniah Suhendar Suhendar, Suhendar Suhendrayatna Suhendrayatna SUHIRMAN SUHIRMAN Sujarwo Sujarwo Sukma, Juwita Melati Sukmawati, Murni Sukur, Puji sumardi, Anastasia Claudia Sunya, Astri Supadmi, Tri Supriyandi, Reno Supriyati . Suradi, Ahmad Suranda, Novalyo Suryani Suryani Suryati Suryati Susana Susana Susanti - Diana Susanti, Marcely Syafira, Irmaina Syahbudin, Riskan Syahroni, Maulid Dia Putri Syarif, Cut Anzar Syarifah Zuraidah Syarifudin, Ahmad Tahir, Khaerudin Tampubolon, Camelia Tastin Tastin, Tastin Tengku Hartati Tominsen, Yohanes Trisnaningsih Trisnaningsih Tutut Handayani U Haryaka Ulfa, Qadia Ulfah, Jumiati Ulfayani, Ulfayani Ulhaq, Farhan Ullya, Nailul Ulumuddin, Taufiq Ihya Utami, Ririn Dessy Valencia, Jihan Valentina, Silva Wahyu Kurniawan Wahyu Ningsih, Nur Wahyudi, Khoiri Wahyuni, Selvia Wan, Markus Wardani, Fitria Kusuma Wardani, Hayatu Warman Warman Wasilah Wasilah Wibawa, Radhitya Wicaksana, M. Arman Adhi Widyatmike Gede Mulawarman Widyatmike, Widyatmike Wildan Saugi Wulan Sari, Dwi Yahya, Masrur yaman, aman Yani, Nor Yani, Sarah Syafra Yasmin, Arifa Yastutik, Yastutik Yenni Rosana, Yenni Yesepa, Sintia Yuhinis, Baiq Ilil Yulhasmir, Yulhasmir Yuli Hariyati Yuliani, Alya Yuliani, Rini Dwi Yulinanda, Irma Yulistia Devi Yuni Harlina Yunianto, Andi Eka Yuningrum, Hesti Yupande, Putra Yusipa, Fitri Yusniyanti, Erna Yusri Wahyuni Yusrianto, Edi Zain, Rohaeniyah ZAINAL ABIDIN MUCHLISIN Zaini Zaini Zaleka, Zaleka Zaman, Badrul Zuhri, Sarika Zulfahmi Zulfahmi Zuliansyah, Ahmad Zulkarnain Zulkarnain