p-Index From 2021 - 2026
21.271
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perikanan dan Kelautan Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh Jurnal Al-Ijtimaiyyah Lentera Pustaka PROSIDING SEMINAR KIMIA Jurnal Penelitian Pendidikan OPERATION EXCELLENCE: Journal of Applied Industrial Engineering Jurnal Edukasi dan Sains Biologi IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen Ikonomika : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan INSPIRAMATIKA Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam JURNAL SERAMBI ILMU SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Al-Ta'lim Jurnal Masyarakat dan Budaya Unnes Journal of Public Health Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Jurnal Vokasi Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Ners Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Peduli Masyarakat Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Borneo Educational Journal (Borju) JUPEGU–AUD : Jurnal Pendidikan Guru Anak Usia Dini JOURNAL OF LANGUAGE Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] EduLine: Journal of Education and Learning Innovation SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan J-MIND (Jurnal Manajemen Indonesia) Journal of Education Research Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Educate: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Al-Hijr: Journal of Adulearn World Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam INDONESIAN JOURNAL OF BASIC EDUCATION Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Journal Ta'lim of Journal STKIP Aisyiyah Riau PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Mudabbir: Journal Research and Education Studies Journal of Educational Sciences Relief: Journal of Craft Aliterasi: Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia Jurnal Teknik Industri AGRIEKSTENSIA Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Communio: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Borobudur Educational Review JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Proceeding Applied Business and Engineering Conference Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Ilmia Widya Pustaka Pendidikan Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Kartika: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) Science and Education Journal IIJSE Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Journal of Management, Entrepreneurship and Tourism Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Jurnal Pustaka Indonesia Zona Kebidanan : Program Studi Kebidanan Universitas Batam Jurnal Pengabdian Masyarakat ISEI PAPUMA: Journal of Comunnity Services Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat ZIJEn: Zabags International Journal of Engagement Jurnal Mesin Sains Terapan Jurnal Perikanan dan Kelautan Journal of Education Transportation and Business Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah Journal of Primary Education Ulil Albab Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara attufula Jurnal Wicara Desa Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education JIM Sendratasik Batanang : Jurnal Psikologi
Claim Missing Document
Check
Articles

SEUDATI INOENG PADA SANGGAR LEMPIA ACEH Ervina, Khana; Hartati, Tengku; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i1.22593

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Seudati Inoeng pada Sanggar Lempia mengangkat masalah bentuk penyajian tari Seudati Inoeng yang ada di Sanggar Lempia Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari Seudati Inoeng pada Sanggar Lempia Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitan ini adalah ketua sanggar, penari, dan aneuk syahi di Sanggar Lempia Banda Aceh. Pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian tari Seudati Inoeng meliputi gerak, pola lantai, tata rias, tata busana, panggurng dan syair. Tari Seudati Inoeng ditarikan oleh 8 orang penari wanita. Tari Seudati Inoeng memiliki 6 ragam gerak, yaitu saleum syahi, saleum rakan, likok, saman, kisah dan lani/ekstra. Busana yang digunakan pada tari Seudati Inoeng adalah pakaian adat Aceh, tata rias yang digunakan adalah rias cantik. Pengiring tari Seudati Inoeng adalah berupa syair yang dibawakan oleh aneuk syahi, yang bertempo lambat, sedang dan cepat. Secara keseluruhan tari Seudati Inoeng bisa ditampilkan di ruangan terbuka maupun tertutup. Tari Seudati Inoeng adalah tari kreasi yang merupakan pengembangan dari tari tradisional Seudati Agam.Kata Kunci: Seudati Inoeng, Sanggar Lempia
KEBERADAAN GROUP BURAM BANDA ACEH Rahman, Aulia; Selian, Rida Safuan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 2 (2021): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i2.22571

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Keberadaan Group Buram Banda Aceh.Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah keberadaan group Buram Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Keberadaan Group Buram Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pendiri Group Buram Banda Aceh dan ketua group Buram Banda Aceh.Yang menjadi objek penelitian yaitu keberadaan group Buram Banda Aceh. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai hal yang diteliti, peneliti menggunakan metode wawancara untuk menggali keterangan yang lebih mendalam, dan dokumentasi yang dilakukan dengan cara menyelidiki benda-benda atau mengumpulkan gambar-gambar untuk membantu peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Hasil penelitian menunjukan bahwa keberadaan group Buram Banda Aceh telah mempengaruhi dikalangan masyarakat, dengan seringnya group ini tampil di Banda Aceh, serta memenangkan perlombaan yang diselenggarakan event pemerintahan maupun event perlombaan kalangan pemain rapai tradisi. di luar daerah juga mengikuti format penyajian dan fungsinya hal ini terdapat seperti di daerah Meulaboh, Bireun dan Yogyakarta. Group Buram di Banda Aceh juga terus melakukan pengembangan dari segi fungsi dan bentuk penyajian rapai, instrumen rapai sebagai unsur utama dalam setiap penyajian pertunjukan, group Buram Banda Aceh mengkolaborasikan dengan alat-alat musik modern seperti Gitar, Bass, Drum, Keyboard dan alat-alat musik modern lain. Kata Kunci: Keberadaan Group Buram Banda Aceh.
TARI PHO DALAM ADAT PERKAWINAN DI ACEH BAGIAN BARAT Edi, Muhammad; Ismawan, Ismawan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i1.22566

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Tari Pho dalam adat perkawinan di Aceh bagian Barat, mengangkat masalah baimanakah tari Pho dalam adat perkawinan di Aceh bagian Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tari Pho dalam adat perkawinan di Aceh bagian Barat. Sumber data dalam penelitian ini adalah Juhani selaku Ketua sanggar Cupeng Ilop Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya, Cut Asiah selaku Ketua sanggar Pocut Baren Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat dan Rohani selaku Ketua sanggar seni Cempala Kuneng Kecamatan krueng sabee Kabupaten Aceh Jaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan secara keseluruhan terlihat pada bentuk gerak, tata busana, dan tata rias. Tari Pho ditarikan oleh wanita dan diiringi dengan syair-syair yang dilantunkan oleh seorang syahi. Penarinya berjumlah genap (8-12 orang). Tari Pho ini biasanya ditampilkan pada acara perkawinan dan khitanan dengan maksud menghibur penonton dan tuan rumah. Seorang syahi berada di samping panggung sambil melantunkan syair sesuai dengan permintaan pihak penyelenggara biasanya menggunakan syair yang bernuansa sejarah dan Islami. Tari Pho pada sanggar Cupeng Ilop, Pocut Baren, dan Cempala Kuneng ditarikan sehari sebelum hari resepsi perkawinan. Tari Pho pada setiap sanggarnya memiliki perbedaan. Tari Pho di sanggar Cupeng Ilop memiliki 8 gerakan, di sanggar Pocut Baren memiliki 9 gerakan, sedangkan di sanggar Cempala Kuneng memiliki 8 gerakan. Di sanggar Cupeng Ilop menggunakan gerak seulawet sebagai pembuka, sedangkan di sanggar Pocut Baren dan sanggar Cempala Kuneng menggunakan gerak saleum sebagai pembuka. Busana yang digunakan pada sanggar Cupeng Ilop menggunakan baju gamis dan jilbab kurung, pada sanggar Pocut Baren dan sanggar Cempala Kuneng menggunakan pakaian adat Aceh yang memiliki perbedaan pada bagian aksesoris kepala. Tata rias yang digunakan pada sanggar Cupeng Ilop menggunakan rias natural, pada sanggar Pocut Baren dan sanggar Cempala Kuneng menggunakan rias cantik. Persamaan yang terlihat disetiap sanggar ialah pada bentuk pola lantai dan bentuk panggung yang digunakan.Kata kunci: Perbedaan, Bentuk Penyajian, Tari Pho.
EKSISTENSI TARI RAPAI GELENG PADA SANGGAR BAYEUN SEUTIA DI MEULABOH KABUPATEN ACEH BARAT Nadia, Ayi Sri; Ismawan, Ismawan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i1.22563

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Eksistensi tari Rapai Geleng pada Sanggar Bayeun Seutia di Meulaboh Kabupaten Aceh Barat, mengangkat masalah bagaimana eksistensi tari rapai geleng di Meulaboh Kabupaten Aceh Barat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan eksistensi tari rapai geleng di Meulaboh Kabupaten Aceh Barat. Pendekatan yang digunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, penyebaran angket/kuisoner dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi tari rapai geleng telah ada sejak tahun 2008, dimana terdapat satu sanggar yang mempertahankan tari rapai geleng sebagai tari utama pada sanggarnya yaitu sanggar Bayeun Seutia. Tari rapai geleng pada Sanggar Bayeun Seutia terlihat eksistensinya dan berkembang hingga ke tingkat nasional sampai saat ini.Tari rapai geleng ditampilkan dalam acara adat perkawinan, sunat rasul, penyambutan tamu, acara pemerintahan, acara daerah, dan lain sebagainya. Tari rapai geleng merupakan tarian etnis Aceh yang ditarikan oleh 12 orang laki-laki yang diiringin dengan tabuhan dari rapai. Tari rapai geleng masih eksis dan berkembang di Meulaboh Kabupaten Aceh Barat dibuktikan dengan seringnya sanggar tersebut tampil dalam berbagai event sejak tahun 2008 sampai dengan 2019. Pada tahun 2008 tampil pada acara Pagelaran Seni dan Budaya Tanah Rencong, tahun 2009 tampil mewakili Provinsi Aceh di Istana Negara, tahun 2012 tampil pada acara pagelaran Seni Budaya Daerah Tingkat Provinsi, tahun 2014 tampil pada acara Pekan Kebudayaan Aceh Barat, tahun 2016 tampil pada Acara Jamboree Nasional di Cibubur, tahun 2018 tampil pada acara Pekan Kebudayaan Aceh-7 mewakili Kabupaten Kota, 2019 tampill pada acara Syuting Bocah Petualang Trans7 di Pesisir Pantai. Eksistensinya dipengaruhi oleh beberapa faktor, faktor tersebut terbagi menjadi 2 bagian yaitu, faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu dari keinginan dari Syeh Masri sendiri dan komitmen dari anggota sanggar, sedangkan faktor eksternal yaitu mencakup keluarga, masyarakat, lingkungan sosial dan pemerintah.Kata kunci: Eksistensi, Tari, Rapai Geleng.
PROSES PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATERI TARI KREASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 18 BANDA ACEH Sasmita, Suci; Supadmi, Tri; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v5i4.22559

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang berjudul Proses Pembelajaran Seni Budaya pada Materi Tari Kreasi dengan Menggunakan Media Audio Visual Siswa Kelas VIII SMP Negeri 18 Banda Aceh. Masalah dalam Penelitian ini adalah bagaimana proses dan perbandingan hasil belajar siswa yang menggunakan media audio visual dan tanpa menggunakan media audio visual di SMP Negeri 18 Banda Aceh. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan bagaimana proses dan perbandingan hasil belajar siswa yang menggunakan media audio visual dan tanpa menggunakan media audio visual di SMP Negeri 18 Banda Aceh. Pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif dan Jenis penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan data berupa tes praktik dan tes pengetahuan. Metode analisis data uji-t, uji dua pihak. Populasi penelitian ini adalah kelas VIII yang terdiri dari lima rombel, metode yang digunakan random sampling, yang menjadi sampel penelitian kelas VIII-1 dan VIII-3. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, dimana thitung = 39.4 pada taraf signifikan = 0.05 dengan derajat kebebasan (dk) = n1 + n2-2 = 48, maka dari tabel distribusi t diperoleh t0.975 (48) = 2.02. karena thitung ttabel (39.42.02), maka sesuai dengan hipotesis yang diajukan dengan ketentuan. kriteria pengujian yang berlaku adalah terima Ho jika t1- t t1- dan dalam hal ini Ho ditolak. Dengan demikian perbandingan hasil belajar siswa menggunakan media audio visual berbeda dengan hasil belajar siswa yang tidak menggunakan media audio visual.Kata kunci: tari kreasi, belajar, media audio visual
DALUPA DI DESA PANGGONG KECAMATAN KRUENG SABEE KABUPATEN ACEH JAYA Salpuja, Jumira Hani; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v5i4.22556

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Dalupa di Desa Panggong Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya mengangkat masalah bagaimana bentuk pertunjukan dalupa di Desa Panggong Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pertunjukan dalupa di Desa Panggong Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah pelaku seni yang berkecimpung sejak lama dalam pertunjukan dalupa yaitu Ismail Sabi (yah dek). Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik induktif meliputi tiga langkah; reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pertunjukan kesenian dalupa meliputi: pemain rapai yang mengiringi pertunjukan dari awal sampai akhir, syair yang dinyanyikan secara serentak oleh pemain musik, dan pemeran dalupa yang menjadi tokoh utama dalam pertunjukan ini, para pemain rapai menggunakan pakaian serbahitam dilengkapi dengan kopiah atau peci, busana yang digunakan oleh semua pemain musik adalah sama, sementara tokoh dalam pertunjukan dalupa menggunakan kostum yang terbuat dari bulu ijuk, yang menutupi seluruh tubuh sampai kepala bagian belakang, wajah si dalupa biasanya dirias atau dipakaikan topeng yang senada dengan warna ijuk, pemeran dalupa juga membawa pedang sebagai properti tangan (handprop). Selama pertunjukan berlangsung pukulan rapai dan nyanyian syair tidak pernah berhenti kecuali saat pergantian irama atau lagu, kesenian dalupa difungsikan sebagai hiburan, namun didalamnya terkandung banyak unsur nilai seperti pendidikan, agama dan norma-norma yang dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci: tradisi, pertunjukan, dalupa
PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SANGGAR ART GALERY FEBI Fitria, Nanda; Selian, Rida Safuan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 5, No 2 (2020): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v5i2.15687

Abstract

Penelitian ini berjudul pembelajaran seni rupa di sanggar Art Galery Febi. Mengangkat masalah bagaimana proses pembelajaran seni rupa di sanggar Art Galery Febi dan faktor-faktor yang mempengaruhi sanggar Febi unggul di setiap perlombaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran di sanggar Art Galery Febi, dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi sanggar Art Galery Febi unggul di setiap perlombaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ialah Febi Juwita selaku pemilik sanggar Art Galery Febi dan anak-anak yang mengikuti pembelajaran, objek penelitian ini adalah pembelajaran seni rupa di sanggar Art Galery Febi. Tehnik Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisis data dilakukan dengan mereduksi, display dan verivikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa di sanggar Art Galery Febi berlangsung melalui beberapa bagian, yaitu kegiatan awal dimana pengajar memilah terlebih dahulu peserta didik sesuai kemampuannya, setelah itu peserta didik menyiapkan bahan dan alat, kegiatan inti pengajar yang memilih karya yang akan dibuat oleh peserta didik, namun peserta didik juga boleh memilih sendiri karya yang akan dibuat, evaluasi dan penutup merupakan tahap akhir pengajar menilai karya yang telah dibuat oleh peserta didik, pada kegiatan pembelajaran pengajar menggunakan metode ceramah diawal pembelajaran, metode demontrasi pengajar memberikan contoh kepada peserta didik dan metode latihan praktis. Media yang digunakan berupa media visual. Faktor yang mempengaruhi Art Galery Febi unggul dalam setiap perlombaan mewarnai, terbagi menjadi dua yaitu, faktor internal yang meliputi kecerdasan, bakat, minat, perhatian, dan motivasi serta faktor eksternal yang meliputi keadaan keluarga.Kata kunci: pembelajaran, seni rupa, sanggar Art Galery Febi
PEMBELAJARAN SENI RUPA PADA SANGGAR APOTEK WAREUNA Ullya, Nailul; Ismawan, Ismawan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v5i1.15686

Abstract

Penelitian ini berjudul Pembelajaran Seni Rupa pada Sanggar Apotek Wareuna. Mengangkat masalah bagaimana pembelajaran pada sanggar Apotek Wareuna dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan sanggar Apotek Wareuna bertahan hingga sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran seni rupa pada sanggar Apotek Wareuna dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan sanggar Apotek Wareuna bertahan hingga sekarang. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ialah seluruh pengajar pada sanggar Apotek Wareuna dan peserta didik yang ikut serta dalam pembelajaran seni rupa pada sanggar Apotek Wareuna. Objek pada penelitian ini adalah pembelajaran seni rupa pada sanggar Apotek Wareuna. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa pada sanggar Apotek Wareuna berlangsung melalui beberapa bagian yaitu kegiatan awal dimana peserta didik menyiapkan alat dan bahan, kegiatan inti peserta didik memilih bahan/karya yang akan dibuat, evaluasi dan penutup yang merupakan tahap akhir pengajar menilai karya yang telah dibuat oleh peserta didik. Pada kegiatan pembelajaran, pengajar menggunakan metode ceramah diawal pembelajaran, metode demonstrasi pengajar memberikan contoh kepada peserta didik dan metode latihan praktik peserta didik membuat sebuah karya secara utuh. Media yang digunakan berupa media visual, audio visual dan benda tiruan. Faktor yang mempengaruhi sanggar Apotek Wareuna tetap bertahan hingga sekarang terbagi menjadi dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi: tenaga pengajar, yang berasal dari dunia pendidikan dan praktisi, peserta didik dari berbagai kalangan seperti anak sekolah dan mahasiswa, Materi pembelajaran yang telah direncanakan, bakat dari dalam diri peserta didik, minat dan perhatian peserta didik dalam belajar, dan motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Faktor eksternal meliputi: keadaan keluarga yang mendukung peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, lingkungan belajar yang memanfaatkan lingkungan sekitar dan lingkungan masyarakat yang menyambut dengan baik kegiatan pada sanggar Apotek Wareuna.Kata kunci: pembelajaran, seni rupa, faktor sanggar bertahan.
TATA TEKNIK SUARA MUSIK GARAPAN ETNIK DALAM SEREMONIAL PEMBUKAAN PKA 7 Oskandar, Dahri; Palawi, Ari; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v4i3.15289

Abstract

Penelitian ini berjudul Tata Suara Musik Garapan Etnik dalam Seremonial Pembukaan PKA 7 mengangkat masalah Bagaimanakah teknik tata suara musik garapan teknik dalam seremonial pembukaan PKA 7 . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik tata suara musik garapan teknik dalam seremonial pembukaan PKA 7. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian adalah penata musik pekan kebudayaan Aceh ke 7 2018, sound enginer/sound man fam studio, orang yang dituakan di Aceh. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) adalah sebuah acara yang dilakukan 4 tahun sekali. Pekan kebudayaan Aceh ini dilakukan untuk memperkenalkan ke anekaragaman budaya dan tradisi Aceh ke seluruh masyarakat Aceh. Di dalam pembukaan PKA ke 7 2018 terdapat sebuah penampilan yaitu gabungan musik tradisi Aceh yang dikolaborasikan dengan musik kreasi dan menjadi sebuah penampilan yang ditampilkan pada saat seremonial pembukaan PKA yang ke 7. Untuk menyukseskan acara dan agar informasi suara bisa terdengar oleh banyak orang, maka dibutuhkan pengeras suara berupa sound system begitu juga dalam musik garapan etnik PKA. Dalam beberapa perangkat yang harus diperhatikan guna menghasilkan suara dan kualitas maksimal.Kata Kunci: tata suara, musik garapan etnik, PKA 7
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA SENTRA SENI TARI KREASI MEUKONDROE DI TK ANGKASA KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR Pristia, Armaya; Supadmi, Tri; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v4i3.15288

Abstract

Penelitian yang berjudul Pelaksanaan Pembelajaran pada Sentra Tari Kreasi Meukondroe di TK Angkasa Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar mengangkat masalah bagaimanakah proses pelaksanaan pembelajaran sentra seni tari kreasi Meukondroe TK Angkasa Blang Bintang Aceh Besar, dan kendala apa saja yang dialami guru pada proses pelaksanaan pembelajaran sentra seni tari kreasi Meukondroe di TK Angkasa Blang Bintang Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran yang diterapkan pada pembelajaran tari di Taman Kanak-kanak Angkasa dan mendeskripsikan kendala-kendala apa saja yang dialami guru dalam pelaksanaan pembelajaran tari di Taman Kanak-kanak Angkasa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa pada TK Angkasa, objek penelitian ini adalah sentra seni tari kreasi Meukondroe di TK Angkasa Blang Bintang Aceh Besar. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran seni tari kreasi Meukondroe pada TK Angkasa dilalukan dalam empat pertemuan. Metode yang digunakan guru dalam proses pembelajaran seni tari kreasi Meukondroe adalah metode demonstrasi yaitu guru lebih mengarahkan siswa pada kegiatan praktek dibandingkan dengan teori. Kendala yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran seni tari kreasi Meukondroe pada TK Angkasa yaitu siswa tidak fokus pada saat latihan, guru tidak bisa mengajar secara maksimal dikarenakan guru yang mengajarkan tari bukan guru lulusan di bidang seni tari, selanjutnya kehadiran peserta didik yang tidak tepat waktu dan terdapat anak yang mudah bosan dalam latihan. Namun demikian, dengan adanya pembelajaran seni tari siswa dapat menyalurkan dan mengembangkan bakat yang dimilikinya.Kata Kunci: pembelajaran, sentra seni, taman Kanak-kanak
Co-Authors Abdi, Muhammad Jayadi Abdul Aziz Abeh, Yohanes Andy Adam Adam Adnil Edwin Nurdin Afriani, Rika Aganovic, Izet Agra Dwi Saputra Agustian, Raihan Agustin Agustin AGUSTIN, DWI Agustina, Serli Ahmad Darlis, Ahmad Ahmad Syai Ahmad Syarifin, Ahmad Ainal Mardhiah Ainal Mardhiah Ainur Rofiq Aisah, Dewi Nur Akbarjono, Ali AKHMAD Akhmad Akhmad Akmal, Ahmad Al-Ihwana, Al-Ihwana Alief Rakhman Setyanto, Alief Rakhman alimni, alimni Alya Rahmaditya Arfan Alyana, Afrianti AM, St Asmayanti AM, St. Asriati Amalia, Zuhra Andi Warnaen Annisa Fitriani, Annisa Any Eliza Apridar Apridar Aprilia, Lisa Apriliansyah, Apriliansyah Aqmalia, Wirdatul Ardiana Ardiana, Ardiana Ardiansyah, Fourni Ari Wibowo arif, yulastri Arini Arini Arista, Risna Arjudin Asnel, Roza Aspah, Afni Asroh, Ardi Aulia Febrila, Ashya Aulia Prameswari, Sekar Aulia Rahman Aulia Sari, Wenny Ayu Melati Ningsih Azainil Azainil Aziz, Abdul Malik Baehaqi Bafadal, Robyan Endruw Bahzar, Moh. Barutu, Herlinawati basmanelly, Basmanelly Basmanelly, Basmanelly Basuni, Basuni Batang, Samson Bayu Septio Bukhari Bukhari Bunga Amelia, Bunga Chairani, Sri Chairiyah, Siti Sri Chairunnisa Chairunnisa Darmawan, Rachmat Darmayanti, Citra Darmein, Darmein Darwis, Anissa Alhaqqoh Darwis, Muhajir Daulay, Henri Yanto Deasy Ovi Harsachatri Dedi Setiawan Delfina, Rina Delsi, Neliyanti Dewi Eka Putri Dewi Yuliana Fitri Dewi, Desy Eka Citra Dewi, Ika Sandra Dewi, Mawar Kumala Dewi, Normalasari Dewi, Novi Yanti Sandra Diah Mukminatul Hasimi Diah Puspitaningrum, Silvia Dian Andesta Bujuri Dian Susanti Dianti, Eka Dinda Fali Rifan Dinda Yarshal, Dinda Dita, Ni Nyoman Dwi Nugroho Hidayanto Dwiyono, Yudo Edi, Muhammad Edy Haryono Eka Citra Dewi, Desy Ekawati Danial Elvina Damayanti Endang Lastinawati, Endang Erianti, Ulfa Ersi Sisdianto Ervina, Khana Evi Ekawati Faizah Faizah Fajar, Azwar Fakhriza, Fakhriza Fatanah, Rosy Dea Fatmanurshanti, Dora Fatna, Nesa Fauzan, Mhd Akmal Fazhari, Rindiani Akhna Fazrina, Laysa Febrianti, Ni Luh Riska Ferawati Ferawati Fernandes, Feri Fernandes, Feri Fitria, Nanda Fitriadi, Ahmad Fitriana Fitriana Fona, Zahra Fonda, Ranika Furqan Furqan, Furqan Gamelia, Neca Gribaldi Gribaldi Habibah, Ummi Habibi Habibi Haeruddin Haeruddin Hafid, Mukhsin Putra Hafiz, Tanzil Hambali Hambali Hamdani Hamdani Handayani, Lisa Hanif Hanif Hanifah, Evy Haq, Habil Harahap, Azur Aini Harahap, Rhiza Khairani Harahap, Riska Nurjannah Harun Harun Haryaka, Usfandi Hasan, Novanza Hasanah Hasanah Hasanah, Miftah Hasbullah Hasbullah Hatta , Mohd. Hayati Hayati Hayati, Irpini Hermawan, Muhid Hernanda, Tasya Hidayat, Muhammad Hazrul Hidayat, Sandra Hidayatulah, Andre Hidayatullah Hidayatullah Hizriani, Hizriani Husna, M. Faisal Husna, Tasya Apri Ikhsanul Khairi Iman Rudinah, Mahesa Nur Inarotul A’yun Iqbal Iqbal Irfandi Irfandi, Irfandi Irwan Irwan Irwati, Dwi Ismawan Ismawan, Ismawan Ismayanti, Silvi Jaenullah, Jaenullah Jannifar, A Kamila, Adinda Putri Kamila, Tati Zulfa Karni, Asniti Kartika Budi Utami Karunia, Dowi Khairani, Rhiza Khairi, Muhammad Anzilul Khairiah Khairiah Khairina Ulfa Syaimi Khairunisa, Madona Khoiri, Qolbi Kristiyani, Nihan Kurnita, Taat Kusmiati, Tati Kusmiati, Tatik Laili Komariyah, Laili Latifa, Mutia Lestari, Nila Lestari, Nopita Lestari, Windi Lindawati Lindawati Lisa, Liza Triana Lora Yohana Br Manik Lubis, Haniah Lullung, Christina Lustar Silia Nesa, Maria Oktaviani M. Manugeren, M. Maharani, Rivana Maisura Maisura Maiya, Rezky Mandasari, Rulita Maria Ulfa Marisa Ulfa, Marisa Marjuni, Kamaluddin Nurdin Marliyah, Marliyah Marniza Marniza Marzakina, Cut Marzuki Marzuki Matori, Zunus Maulinda, Cut Mebang, Desi Natalia Medikasari Medikasari Melina, Nurfi Melinda, Gesti Alya Mifthahul Jannah Milawarni, Milawarni Miniharianti, Miniharianti Moerad, Siti Huwayda Muanah, Muanah Mufid, Huda Muh. Fahrurrozi Muhammad Agam Thahir Muhammad Arif Nasution Muhammad Basri Muhammad Haikal Muhammad Kharizmi Muhammad Ridho Muhammad Tahir Muhammad Zaini Muhammad Zaki Abdillah Mulawarman, Widyamitmike G Mulawarman, Widyamitmike Gede Mulawarman, Widyatmke Gede Mulya, Alya Rifqah Mulyadi, Susanti Diana Munawwarah, Khairiyatul Murthadahadi, Murthadahadi Musahib, Yaumil Fadhilah Muslim Muslim Musni, Riza Mustafa, Azizah Mutiara, Rizky Muzayani, Hayatul Nadia Nadia Nadia, Ayi Sri Nafratilova, Mercy Nanda Sari, Riska Safrida Nasrudin, Muhamad Nasution, Adam Nasution, Decy Erni Ngudiyono Ngudiyono Ningrum, Evi Wulan Ningsih, Nur Wahyu Ninthia, Devita Sindy Nirwana, Evi Selva Nirwana, Rina Nopitasari, Mona Norvaizi, Ikhrom Novi Yanti Sandra Dewi Novia Novia Novita, Tinsi Noviyanti, Putri Novriani, Novriani Nst, M. Ziqhri Anhar Nur Fadhilla, Hanifa NUR HARYANTI Nur Khayati Nuraini Nuraini Nurdiansari, Nurdiansari Nurfajiani, Nurfajiani Nurfajri, Dek Putri Nurhafni Siregar Nurhizrah Gistituati Nurlelawati, Nurlelawati Nurmairina Nurmala Dewi, Nurmala Nurshanti, Fatma Nurul Amelia Nurul Husna Nurul Khofifah, Nurul Oktari, Puspita Ria Oskandar, Dahri Palawi, Ari Perantika, Roliza Pernando, Akel Pohan, Nora Lince Prajasa, Syakira Mala Pramalisa, Maria Cindy Amelia Prameswari, Sekar Aulia Pranika, Pranika Pratidina, Rosenea Pratiwi, Ahasty Putri Pratiwi, Astrid Siska Pratiwi, Siti Pristia, Armaya Purnomo, Sakti Bambang Purwadi Purwadi Purwanto Purwanto Purwarno, Purwarno Pusvita Dewi, Yenni Pusvita, Ema Putra , Orizsan Putra, Muakhir Syah Putra, Yusuf Irvan Mahesa Putri Arini, Dinda Putri Ayu Ogari, Putri Ayu Putri, Aldila Prilia Putri, Amalia Rahma putri, amanda Putri, Hikmah Ramdhani Putri, Piranti Herdaning Putri, Riska Dwi Putri, Rizka Amalia Putri, Yuliana Aulia Rabial, Jihan Raden Mohamad Herdian Bhakti Radhya Yusri, Radhya Rahayu, Rosika Rahayu, Vina Putri Rahmadani, Agung Rahmasari, Sofia Rahmat, Muhammad Rahmi Inayati Ramadhan, Andi Idhil Ramadhani, Alya Rangga, Naufal Fajri Ratnasari, Wienda Ratnawati, Eny Refriana, Isna Rema Supiana Rendi Rendi, Rendi Restika, Dwi Reywanda, Saskia Dea Ria, Vina Yunita Rida Safuan Selian Ridwan, Ridwan Rika, Fajar Eriza Rikasari Ripi Anisa, Cintri Ritonga, Agustina Fitriani Ritonga, Supardi Riyanto Riyanto Rofiah, Is Nur Dwi Rohayu, Rohayu Rony, Zahara Tussoleha Rosmawati, Henny RR. Ella Evrita Hestiandari Safira, Ega Safitri, Riha Said Ashlan, Said Sakalena, Firnawati Sakdiah, Arni Jamiatus Saleha, Nurmukaromatis Salma, Difa Putri Salpuja, Jumira Hani Salzabilah, Salzabilah Samsul Bahri Sandika, Edi Santika, Vera SANTOSO SANTOSO Saputra, Doris Sardaniah, Sardaniah Sari Putri, Meilinda Sari, Adinda Kumala Sari, Fifian Permata Sari, Mainda Sasmita, Suci Sembiring, Rinawati Septia Putri Utarianti, Relly Septianita, Septianita Setiawan, Endry Setioso, Agus Setiyowati, Sulis Sharah, Rayda Muna Shiharudin, Syapik Siallagan, Sri Susanti Silaen, Irma Sulistia Simanjuntak, Cindy Anggraini Sinaga, Muhammad Rasyifa Sinambela, Sanny Grace Sinambela, Sanny Greace Siratjudin, Siratjudin Siska Yuli Anita Siti Halimah Siti Helmyati Siti Istiningsih, Siti Sitorus, Ellen Rotua Basaria Sri Lestari Sri Wahyuni Sudarman Sudarman Sugeng Sugeng Suhartini, Azaniah Suhendar Suhendar, Suhendar SUHIRMAN SUHIRMAN Sujarwo Sujarwo Sukma, Juwita Melati Sukmawati, Murni Sukur, Puji Sunya, Astri Supadmi, Tri Supriyandi, Reno Supriyati . Suradi, Ahmad Suranda, Novalyo Suryani Suryani Suryati Suryati Susana Susana Susanti - Diana Susanti, Marcely Susilowati, Eni Syafira, Irmaina Syahbudin, Riskan Syahroni, Maulid Dia Putri Syarif, Cut Anzar Syarifah Zuraidah Syarifudin, Ahmad Tahir, Khaerudin Tampubolon, Camelia Tastin Tastin, Tastin Tengku Hartati Tominsen, Yohanes Trisnaningsih Trisnaningsih Tutut Handayani Ulfa, Qadia Ulfayani, Ulfayani Ulhaq, Farhan Ullya, Nailul Ulumuddin, Taufiq Ihya Utami, Ririn Dessy Valencia, Jihan Valentina, Silva Wahyu Kurniawan Wahyudi, Khoiri Wahyuni, Selvia Wan, Markus Wardani, Fitria Kusuma Wardani, Hayatu Warman Warman Wibawa, Radhitya Wicaksana, M. Arman Adhi Widyatmike Gede Mulawarman Widyatmike, Widyatmike Wildan Saugi Wirawan, Vani Wulan Sari, Dwi Yahya, Masrur Yani, Nor Yani, Sarah Syafra Yasmin, Arifa Yastutik, Yastutik Yesepa, Sintia Yuhinis, Baiq Ilil Yulhasmir, Yulhasmir Yuli Hariyati Yuliani, Rini Dwi Yulinanda, Irma Yulistia Devi Yupande, Putra Yusipa, Fitri Yusniyanti, Erna Yusri Wahyuni Zain, Rohaeniyah Zaini Zaini Zaleka, Zaleka Zaman, Badrul Zulfahmi Zulfahmi Zuliansyah, Ahmad