Articles
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Membentuk Karakter Anak Sekolah Dasar
Nasrudin, Muhammad Humam;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Adriansyah, Muhammad Irfan
PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila terhadap penumbuhan karakter siswa sekolah dasar yang cerdas, kreatif, baik secara intelektual dan spiritual. Dengan adanya artikel ini bertujuan agar seorang guru mengetahui pentingnya pengimplementasian Pancasila dalam tingkatan sekolah dasar untuk menerapkan dan selalu mengedepankan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup. Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif dengan teknis analisis untuk mereaktualisasi nilai Pancasila dan implementasinya sebagai upaya pembangunan karakter bangsa. Dasar pembahasannya di peroleh dari hasil studi kepustakaan berbagai sumber seperti buku, artikel dan jurnal yang kemudian disajikan dalam bentuk deskriptif. Pancasila sebagai ideologi memegang peranan penting dalam membangun karakter masyarakat Indonesia. Sehingga Pancasila harus bisa dipahami dan ditanamkan pada diri bangsa melalui nilai-nilai yang terkandung dalam setiap butir Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai Pancasila dapat membentuk karakter anak sekolah dasar melalui pengintegrasian dengan pembelajaran dan disertai dengan pembiasaan berdasarkan arahan guru. Pendidikan karakter yang bersumber dari Pancasila ini sudah sepatutnya terus diimplementasikan pada dunia pendidikan, khususnya bagi jenjang awal pendidikan yaitu sekolah dasar karena dengan hal tersebut kualitas bangsa Indonesia kedepannya akan lebih baik.
Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan di Era Globalisasi Pada Siswa Sekolah Dasar
Firmansyah, R. Khayla Fadhilla Azahra;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Adriansyah, Muhammad Irfan
PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mengembangkan pendidikan kewarganegaraan berbasis karakter di Indonesia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Tujuan pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menanamkan akhlak yang diharapkan dapat membentuk akhlak mulia dalam masyarakat. Pendidikan Kewarganegaraan bukan hanya tentang bagaimana masyarakat menyikapi masyarakat dan bagaimana bersikap kritis dan kreatif, namun tujuan akhirnya adalah mengajarkan akhlak yang diharapkan dapat membentuk akhlak mulia masyarakat. Pendidikan kewarganegaraan bukan sekedar hafalan saja, melainkan dipraktikkan dalam kehidupan siswa sehari-hari. Hal ini menunjukkan pentingnya pendidikan kewarganegaraan sebagai inisiatif pengembangan karakter. Pendidikan kewarganegaraan sendiri menyangkut pembelajaran nilai-nilai karakter yang dapat membentuk karakter siswa, khususnya dalam adaptasi.
Analisa Penerapan Pancasila Dalam Paradigma Hukum dan Ketahanan Nasional di Indonesia
Putri, Nadya Rudianti;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Adriansyah, Muhammad Irfan
PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2024
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pancasila sebagai teladan kehidupan bernegara dan berbangsa. Pancasila harus menjadi landasan seluruh aktivitas bangsa Indonesia. Filsafat nasional Indonesia dikenal dengan Pancasila, didasarkan pada prinsip-prinsip agama dan ritual yang merupakan puncak dari standar moral yang tinggi. Masyarakat Indonesia mendasarkan dan mengarahkan perilakunya pada hal tersebut, yang mereka anggap nyata. Karena peraturan perundang-undangan yang berlandaskan nilai-nilai adat, nilai-nilai agama, dan hukum negara akan dapat ditegakkan dan efektif, maka Pancasila telah berkembang menjadi landasan konseptual bagi penciptaan hukum nasional. Lebih lanjut, Pancasila merupakan landasan filosofis yang sangat hakiki bagi eksistensi bangsa dan negara Indonesia, yang bertumpu pada supremasi hukum, karena merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Sebelum perubahan, Pasal 1 Ayat 3 UUD 1945 bernada demikian. Amandemen ketiga yang disahkan pada tanggal 10 November 2001 menyusul revisi Pasal 1 Ayat 2 yang menyatakan bahwa “Negara Indonesia adalah negara yang diatur berdasarkan hukum”. Selain pasal-pasal tersebut di atas, dikatakan: Peraturan perundang-undangan juga ada. Mereka juga muncul di artikel lain. dan menyoroti bahwa negara Indonesia itu ada. Indonesia sebagai negara menjamin hukum yaitu pemenuhan hak asasi manusia yang diatur dan diputuskan oleh undang-undang yang sah bagi masyarakat sejalan dengan cita-cita negara hukum yang demokratis.Peraturan hukum adalah peraturan tertulis yang pada umumnya memuat norma hukum yang mengikat dan diterbitkan atau ditetapkan oleh lembaga atau pejabat negara yang berwenang melalui tata cara yang ditetapkan dalam peraturan hukum tersebut.Oleh karena itu, hukum memegang peranan penting dalam tegaknya hukum di Indonesia.
Penguatan Etika Kewarganegaraan dalam Kehidupan Demokratis Melalui Kompetensi Pedagogis
Dewi, Dinie Anggraeni;
Buldani, Asep Anggi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10353
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana mahasiswa calon guru Pendidikan Kewarganegaraan dan Pendidikan Sekolah Dasar terkait dengan pengembangan etika kewarganegaraan dalam kehidupan demokratis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap 10 calon guru pendidikan sekolah dasar di Kota Cibiru, Bandung, Jawa Barat, dan 10 calon guru pendidikan kewarganegaraan di Yogyakarta. Selain itu, peneliti juga melakukan observasi dan dokumen. Analisis data menggunakan pendekatan analisis interaktif, dengan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etika kewarganegaraan dalam kehidupan demokratis melibatkan rangkaian langkah dan strategi untuk meningkatkan keterlibatan aktif individu dalam proses demokrasi. Hal ini mencakup edukasi tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, pelatihan dalam keterampilan berpartisipasi dalam kehidupan politik dan sosial, promosi nilai-nilai demokrasi seperti pluralisme dan toleransi, serta pemberdayaan masyarakat untuk terlibat dalam pengambilan keputusan publik. Dengan pendekatan ini, individu dapat lebih memahami, menghargai, dan mengambil bagian aktif dalam memperkuat demokrasi. Pengembangan potensi partisipasi dalam kehidupan demokratis menjadi penting.
Analisis Implementasi Kompetensi Sikap Sosial Pada Pembelajaran PPKn di Kelas VI Sekolah Dasar
Adawiyah, Siti;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Kusnadi, Uus
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2, No 4 (2024): Desember (2024)
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/jdn.v2i4.75269
Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya permasalahan di lingkungan pendidikan, khususnya tingkat sekolah dasar yang berkaitan dengan sikap sosial. Padahal sikap sosial ini sejatinya merupakan salah satu amanat kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan implementasi kompetensi sikap sosial di SDN Cikoneng khususnya dalam pembelajaran PPKn, faktor pendukung dan penghambat serta solusinya pada kelas VI SDN CIkoneng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi serta angket. Teknik Analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif Miles dan Hubermen yang meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penilitian menunjukan implementasi sikap sosial di SDN Cikoneng sudah cukup baik. Implementasi sikap sosial dalam pembelajaran PPKn di SDN Cikoneng dilakukan dengan berlandaskan Pancasila. Guru juga memberikan contoh yang baik dari segi ucapan dan perilaku sebagai bentuk teladan bagi peserta didik. Selain dari itu, program sekolah juga menunjang implementasi sikap sosial di SDN Cikoneng. Namun disamping itu, terdapat faktor penghambat implementasi sikap sosial ini yaitu beragam karakter peserta didik mengakibatkan kemampuan sosial-emosional yang berbeda. peserta didik yang memerlukan perhaitian khusus, terbatasnya sarana dan prasarana serta kurangnya kesadaran orang tua dalam perkembangan sikap anak
Efektifitas Model Pembelajaran Interaktif pada Mata Pelajaran PKn di Kelas Rendah
Dewi, Syva Lestiyani;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v4i3.154
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara pembelajaran dengan model konvensional dan interaktif pada aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa dan hasil belajar mata pelajaran PKN di sekolah dasar kelas rendah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena yang umum terjadi di sekolah bahwa siswa acuh tak acuh terhadap mata pelajaran PKN karena pelajaran ini dianggap membosankan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK).Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi dan tes hasil belajar. Adapun untuk teknik pengolahan datanya penulis menggunakan teknik deskriptif untuk memperoleh kesimpulan dari penelitian ini. Hasilnya, terdapat peningkatan yang signifikan dari model interaktif dalam pembelajaran PKN di SD kelas rendah. Proses belajar mengajar yang didukung oleh model pembelajaran yang menarik dapat membuat pembelajaran jauh lebih efektif. Hal ini juga didukung oleh pendapat para ahli tentang bagaimana pembelajaran yang efektif dapat dilakukan, yang salah satunya adalah relasi antara model pengajaran yang tepat serta menyenangkan dengan hasil belajar siswa yang tinggi.
Penanaman Hak dan Kewajiban untuk Generasi Bangsa melalui Metode Pembelajaran Role Playing di Sekolah Dasar
Salsabila, Annisa Anastasia;
Anatasya, Ervina;
Cahyani, Karina;
Dewi, Dinie Anggraeni
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v4i3.163
Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dianggap membosankan bagi sebagian siswa di Sekolah Dasar Negeri Pamucatan. Walaupun begitu sebagian dari mereka juga mengetahui hak dan kewajiban dari pembelajaran PKn, tetapi belum menerapkannya kedalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dibuatnya artikel ini agar siswa sekolah dasar tersebut bisa menerapkan hak dan kewajiban sebagai generasi bangsa yang baik diperlukan pembelajaran dengan cara dan metode yang efektif dan menarik dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran yang dapat digunakan adalah metode pembelajaran role playing (bermain peran). Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan yaitu melalui literature review dan kuesioner. Hasil dari penelitian ini siswa sekolah dasar akan menjadi lebih bersemangat untuk mempelajari hak dan kewajiban dalam mata pelajaran PKn ini. Dengan diterapkannya hak dan kewajiban pada generasi bangsa tujuan Negara Indonesia untuk menumbuhkan kehidupan demokrasi akan terlaksana.
Efektivitas Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Secara Daring
Annisa, Renata Nur;
Wulandari, Amelia Putri;
Rahmawati, Linda Cibya;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Hamid, Solihin Ichas
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v4i3.164
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektifkah pembelajaran PKn pada masa pandemi Covid-19 saat ini, yang dimana bisa kita ketahui bahwa semua proses pembelajaran dilakukan secara daring. Metode penelitaian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan membuat kuesioner berupa Google Form yang dibagikan kepada orang tua siswa dengan metode pengumpulan data menggunakan cara pengumpulan informasi yang ada di internet, seperti jurnal, artikel, dan makalah, serta melakukan penelitian secara langsung di Sekolah Dasar. Hasil yang didapt dari penelitian ini adalah dari 49 responden terdapat 65% orang tua siswa menjawab tidak efektif dan 35% orang tua menjawab efektif. Mereka mengaku bahwa para siswa kurang memahami pembelajaran secara daring. Saat dilakukan uji coba pembelajaran Pkn secara langsung di sekolah, terbukti bahwa siswa lebih mudah untuk memahami materi yang disampaikan guru. Dengan penelitian ini diharapkan para guru bisa menerapkan beberapa model pengajaran seperti, penggunaan model pembelajaran Blended Learning, Home Visit, dan menggunakan metode secara Resitasi, penggunaan Quizziz dan latihan/penugasan agar pembelajaran daring lebih efektif.
Pembelajaran Hidup Rukun di Kelas Dua Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS
Egwu, Nurva Miliano;
Cahyani, Sekar Ayu;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 3 (2021): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v4i3.165
Upaya mengembangkan sikap hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari terutama di Indonesia memanglah tidak mudah karena banyak sekali keberagaman didalamnya. Karenanya sikap hidup rukun harus ditanamkan sejak dini supaya terbiasa melakukannya dan teringat sampai akhir hayat nanti. Tujuan penelitian ini adalah memberi tahu pembaca bahwa model pembelajaran Think Pair Share (TPS) merupakan model pembelajaran yang mampu menguatkan karakter anak dalam pembelajaran hidup rukun. Kajian penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dimana dasar pembahasan serta teori-teori yang ada didalamnya dihasilkan dari studi pustaka yang berasal dari berbagai sumber contohnya seperti buku, jurnal, artikel, koran, dan majalah. Hasil dari kajian penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran hidup rukun melalui model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) sangatlah efisien dan juga efektif untuk siswa sekolah dasar. Model serta tipe pembelajaran yang dipilih dalam penelitian ini juga didukung dengan kurikulum yang paling terbaru yaitu Kurikulum 2013 yang mana memfokuskan pembelajaran kepada siswa serta pembentukan karakter siswa. Hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari sangatlah dirasa krusial. Karena pembelajaran hidup rukun ini dimaksudkan untuk menyiapkan serta membentuk karakter siswa untuk terjun langsung dalam kehidupan yang sesungguhnya. Sejalan dengan kebaruan penelitian ini, perlu adanya pengkolaborasian antara pembelajaran hidup rukun di kelas dua sekolah dasar dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) sehingga pembelajaran akan lebih bermakna bagi siswa.
Pemahaman Pendidikan menurut Buya Hamka dengan Mengimplementasikan Lambang Bangsa Indonesia
Andri Mauliddina, Shela;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Furnamasari, Yayang Furi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 5 No. 1 (2022): Special Issue: Education (General)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v5i1.166
Laporan postingan riset penelitian ini bertujuan untuk mengenal serta menganalisis pemikiran ataupun gagasan Haji Abdul Malik Karim Amrullah maupun yang lebih banyak dikenal Buya Hamka, khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai pembelajaran yang tercantum dalam ajaran Islam baik secara eksplisit maupun implisit dengan mengimplementasikan sila-sila Pancasila. Riset ini memakai tata cara kualitatif lalu memakai pendekatan deskriptif. Tata cara ini dicoba dengan metode menganalisis informasi ataupun bahan diperoleh dari berbagai referensi seperti buku, jurnal, dan/atau artikel. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pemikiran Buya Hamka tentang pendidikan yang diperoleh dari nilai-nilai ajaran Islam sangat relevan dengan kondisi terkini dan dapat diterapkan dalam dunia pendidikan mutkahir dalam hal ini pun adanya sila-sila Pancasila. Pemikiran-pemikiran Buya Hamka tersebut jika diterapkan dengan tepat dapat mewujudkan manusia yang bermoral atau berakhlak mulia, berkarakter, cerdas, serta berwawasan luas. Lambang bangsa Indonesia yaitu Garuda Pancasila dimana terdapat sila-sila Pancasila. Kebaruan dan dampak dari hasil penelitian ini kita dapat membandingkan dan mengetahui apa saja implementasi dalam pandangan buya hamka dalam sila-sila Pancasila