Articles
Efektivitas Pemberian Probiotik Bifidobacterium longum Terhadap Pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa Pada Mencit (Mus musculus)
Adrian, Adrian;
Wiriansya, Edward Pandu;
Ikram, Dzul;
Muchtar, Amrizal;
Anshary, Suci Noviyanah;
Karim, Marzelina;
Fazdlurrahman, Fazdlurrahman;
Ahmad, Izhar Fitrah;
Faisal, M. Fathir;
Usman, Muh. Muflih;
Ilham, Muhammad
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18051/JBiomedKes.2025.v8.64-72
Background Pseudomonas aeruginosa is an opportunistic, Gram-negative bacterium that can cause infections both acutely and chronically. Antibiotics are essential for treating acute bacterial infections. The use of probiotics is one effort to reduce the number of resistant antibiotics. One of the probiotics derived from microorganisms is Bifidobacterium longum. This study was conducted to determine the effectiveness of Bifidobacterium longum on the growth of Pseudomonas aeruginosa in mice (Mus musculus). Methods This study was conducted using the True Experimental Post-test method. The population used was 3- to 4-month-old mice, with a body weight of 20 to 40 grams, as determined by the Federer formula. The mice were fed standard food and given sterile distilled water. A total of 30 mice were tested and divided into five treatment groups. The test carried out is a test of the distribution of the number of colonies. Results Of the five groups studied, the administration of Bifidobacterium longum combined with the antibiotic ceftriaxone in the probiotic intervention group yielded an effective result (p < 0.05), as did the group that received only Bifidobacterium longum probiotics (p < 0.05). at the same time, the other group did not show an effective result (p >0.05). Conclusions Based on the study, it was explained that the administration of Bifidobacterium longum was effective as a supportive and curative group, but not as a preventive measure against the growth of Pseudomonas aeruginosa in mice.
Root Formation Response of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) to Naphthaleneacetic acid (NAA) and Indole-3-butyric acid (IBA) under In Vitro Condition
Ilham, Muhammad;
Ernayunita, Ernayunita;
Rahmadi, Hernawan Yuli
Tropical Plantation Journal Vol 4, No 2 (2025): TROPICAL PLANTATION JOURNAL
Publisher : Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56125/tpj.v4i2.51
The root system of oil palm (Elaeis guineensis Jacq.) is a critical component for plant growth. Roots play essential roles in water and mineral absorption, providing structural support, storing energy, and facilitating interactions between plants and microorganisms. In tissue culture, root initiation is one of the key parameters for the successful formation of plantlets. This study aims to analyze the response of growth regulators in inducing roots and increasing the percentage of root formation in oil palm plantlets in vitro using 1-naphthaleneacetic acid (NAA) and indole-3-butyric acid (IBA). The methods included plant material preparation, root growth medium preparation, treatment media preparation, inoculation and incubation, and data analysis. The experimental design employed a Completely Randomized Design (CRD) with nine treatments and one control, each repeated seven times, resulting in 70 experimental units. The data were analyzed using ANOVA, followed by further testing with DMRT at a 5% significance level. The results showed that NAA and IBA positively influenced root formation in oil palm plantlets. A single NAA treatment effectively stimulated root elongation and reduced the time required for root emergence. The combination treatment of 1 mg/L NAA + 2 mg/L IBA produced a higher number of roots in the plantlets.
Peran Exposure to Influencer dalam Mempengaruhi Niat Konsumen untuk Membeli Makanan Sehat
Syachroni, Arif;
Ilham, Muhammad;
Sembiring, Emmerisa br;
layman, Chrisanty
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58344/locus.v4i5.4031
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi niat konsumen dalam membeli makanan sehat, dengan menitikberatkan pada peran media sosial dan influencer digital. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 339 responden dari generasi Milenial dan Gen Z di Indonesia yang mengikuti influencer makanan sehat. Model yang digunakan mengadopsi dan memperluas Theory of Planned Behavior (TPB), dengan variabel independen meliputi Attitude Toward Behaviour, Perceived Behavioral Control, Subjective Norms, dan Exposure to Influencer. Hasil analisis menunjukkan bahwa tiga variabel—Attitude Toward Behaviour, Perceived Behavioral Control, dan Exposure to Influencer—berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian makanan sehat, sementara Subjective Norms tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menyoroti pentingnya peran influencer dan sikap pribadi dalam membentuk niat beli konsumen terhadap produk makanan sehat. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku industri makanan sehat untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif di era digital.
Implementasi Internet of Things pada Panel Surya nntuk Penggunaan Kompor Induksi
Ilham, Muhammad;
Fithry , Normaliaty
Jurnal Ampere Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Ampere
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/ampere.v9i1.12936
Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring dan manajemen daya menggunakan teknologi IoT pada PLTS untuk mengoperasikan kompor induksi. Mikrokontroller ESP32 digunakan sebagai pengendali utama karena keandalannya, memungkinkan monitoring real-time melalui aplikasi Blynk. Sensor arus ACS712, sensor tegangan, dan sensor suhu MAX7576 digunakan untuk mengukur parameter penting dengan akurat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa panel surya mampu mengonversi sinar matahari menjadi listrik yang cukup untuk mengoperasikan kompor induksi 100 watt dan 300 watt, dengan tegangan yang dihasilkan berkisar antara 12,7-11,3 volt. Sistem ini meningkatkan efisiensi penggunaan energi terbarukan dan memberikan kontrol lebih kepada pengguna. Implementasi IoT pada PLTS ini mendukung keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta menawarkan kemudahan dan kontrol yang lebih baik bagi pengguna, menjadikannya solusi praktis dan efisien yang dapat diadopsi secara luas
SUBJECT TEST IN BANUA LANGUAGE CLAUSE CONSTRUCTIONS: A TYPOLOGICAL APPROACH
Wijiati, Iva Ani;
Ilham, Muhammad;
Romadhan, Achmad Dicky
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 2 (2025): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/konfiks.v12i2.18410
Banua Language is one of the languages originating from the province of East Kalimantan. Banua Language is part of the Austronesian language family. This research on Banua Language uses a syntactic typology approach. The aim of this study is to explain the behavior of subjects in clause construction within Banua Language. As a regional language in East Kalimantan, Banua Language has a unique syntactic structure. Not much research has been done on the function and position of subjects in this language. Therefore, this study examines subjecthood through canonical position, relativization, and control, the three main tools according to Keenan and Comrie (1983). The distributional method was used to analyze data collected from native speakers through elicitation and uninvolved observation techniques. The study shows that in Banua Language, the subject always precedes the verb in both intransitive and transitive clauses. Additionally, the subject can be relativized exclusively using the form "anu". Furthermore, the subject can be controlled in serial verb constructions, but arguments without subjects do not exhibit the same characteristics. The findings indicate that Banua Language has subjecthood properties that align with universal syntactic principles and contribute to the typological mapping of Indonesian languages. The theoretical implication of this research is expected to strengthen the theory of subjecthood from a syntactic typology perspective and provide a global linguistic database. In addition, the practical implication expected from this research is to serve as a means for preserving the regional language and a foundation for developing the Banua Language grammar.
Manajemen Komunikasi Dinas Pendidikan Kabupaten Barru Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Asnita, Asnita;
Majid , Abd;
Ilham, Muhammad
RESPON JURNAL ILMIAH MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/respon.v6i3.305
penelitian ini membahas Peningkatan kualitas layanan publik di sektor pendidikan menuntut pengelolaan sumber daya manusia (SDM ) yang efektif dan profesional. Dinas Pendidikan Kabupaten Barru memegang peran penting dalam upaya ini melalui penerapan manajemen komunikasi yang baik. Komunikasi yang terarah dan terbuka menjadi kunci dalam mendukung pengembangan SDM yang selaras dengan prinsip good governance, seperti transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen komunikasi yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Barru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM ) berbasis good governance guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya peran komunikasi organisasi dalam membentuk sistem kerja yang transparan, partisipatif, dan akuntabel sebagai dasar pengelolaan SDM yang efektif di sektor pemerintahan, khususnya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pemilihan informan dilakukan melalui Teknik wawancara dan turun langsung kelapang an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Barru telah mengadopsi prinsip-prinsip good governance seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan efektivitas dalam pola komunikasi internal dan eksternal organisasi. Hal ini tercermin dari adanya sisterm komunikasi terbuka, pelatihan SDM secara berkala, serta forum evaluasi dan koordinasi rutin. Implementasi manajemen komunikasi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kapasitas pegawai serta mutu pelayanan publik yang lebih profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat
ANALISIS PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAK BOLA MAHASISWA PENJASKESREK UNIVERSITAS ABULYATAMA
Kurniawan, Erizal;
Juwanda, Rawi;
Musran, Musran;
Syahrianursaifi, Syahrianursaifi;
Ilham, Muhammad
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 9, No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30601/dedikasi.v9i2.6643
This study aims to examine the impact of physical training on the skills of playing soccer Penjaskesrek students, Abulyatama University. The study used a quantitative approach, and an experimental method with a one-group pretest-posttest design. Population and research samples of students undergoing physical exercise programs as many as 22 people. Data collection is done by measuring the skills of playing soccer before (pretest) and after (posttest) given treatment in the form of physical exercise. The results of hypothesis analysis using SPSS; Paired Sample T-Test shows that there is a significant difference between pretest and posttest values. The statistical test results obtained a sig (2-tailed) value = 0.000, which is smaller than the significance level α = 0.05 (0.000 ≤ 0.05), so H₀ is rejected and Hₐ is accepted. This finding indicates that physical training significantly contributes to the improvement of students' soccer playing skills. The conclusion of this study is that systematic and directed physical training can improve students' performance in playing soccer. The results of this study are expected to be the basis for designing a more effective training program to support the improvement of football playing skills of Penjaskesrek students at Abulyatama University.
Analisis Nilai Kapasitas Daya Dukung Tiang Pondasi Bored Pile pada Proyek Pembangunan Jembatan Gantung Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Deli Serdang
Ilham, Muhammad;
Tanjung, Darlina;
Sarifah, Jupriah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6762
Bagian terpenting dalam struktur jembatan adalah pondasi sebagai pendukung struktur atas, maka pemilihan jenis pondasi dan analisis daya dukungnya harus dilakukan dengan teliti. Dalam menghitung daya dukung tiang pancang dari hasil Cone Penetration Test ( CPT ), Standar Penetrasi Test (SPT). Pada perhitungan daya dukung tiang tunggal dilakukan dengan menggunakan metode Meyerhoff variasi dimensi 20cm dan 25cm bedasarkan data CPT dan dimensi 25 cm berdasarkan data SPT, dan menghitung daya dukung izin tiang pancang kelompok dimensi 20cm berdasarkan data CPT dan 25cm berdasarkan data SPT menggunakan metode Converse-Labarre. Hasil dan pembahasan analisis perhitungan diperoleh kesimpulan yaitu untuk daya dukung izin (Qi) pada pondasi tiang pancang tunggal dari data CPT S-1 dengan kedalaman 17,60 meter menggunakan metode Meyerhoff diperoleh untuk dimensi 20cm = 36,39 Ton, 25cm = 53,82 Ton dan dari data SPT BH-1 kedalam 75,45 meter untuk dimensi 25cm = 158,632 Ton, hasil analisis perhitungan daya dukung izin (Qi) untuk pondasi tiang pancang kelompok dimensi 20cm dari data CPT menggunakan metode Converse – Labarre = 145,414 Ton dengan jumlah tiang sebanyak = 4 tiang dan hasil analisis daya dukung izin (Qi) pondasi tiang pancang kelompok dimensi 25cm dari data SPT = 505,084 Ton dengan jumlah tiang sebanyak = 4 tiang.
PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 62 KENDARI
Sumiati, Sumiati;
Aliwar, Aliwar;
Ilham, Muhammad
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/jpi.v5i2.8471
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji potret karakter religius siswa dan upaya yang dilakukan oleh guru dalam membentuk karakter religius siswa di sekolah. Studi ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 62 Kendari. Informan penelitian adalah Kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam dan dua siswa kelas IV. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu data reduksi, data display dan data konklusion/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potret karakter religius siswa yang ada di SD Negeri 62 Kendari yakni siswa mengucap salam sebelum dan sesudah pembelajaran, membaca doa sebelum dan sesudah pembelajaran, mencium tangan guru. Selanjutnya upaya dalam membentuk karakter religius yang dilakukan yakni pertama, baca tulis Al-Qur’an serta hafalan surah-surah pendek hal ini dilakukan sebelum jam pulang sekolah atau setelah jam pembelajaran telah selesai. Kedua, menunaikan sholat Dhuha setiap hari Jumat di sekolah pada pagi hari sebelum jam pembelajaran pertama dimulai. Penelitian ini mengindikasikan bahwa perlu adanya penguatan dan pembiasaan kegiatan keagamaan kepada peserta didik sehingga mampu membentuk siswa yang berkarakter religius, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Kata kunci: pembentukan karakter religius, Pendidikan Agama Islam, siswa.
The Effectiveness of Project-Based Learning in Improving Students' Critical Thinking Skills
Dewi, Dewi;
Mukaromah, Ayu;
Ilham, Muhammad;
Arifin, Zaenal
Journal of English Language and Education Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jele.v10i4.1292
This study aims to analyze the effectiveness of project-based learning (PjBL) in improving students' critical thinking skills. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through participant observation, in-depth interviews with students and teachers, and analysis of learning documents. The results showed that PjBL significantly contributed to improving students' critical thinking skills, particularly in the aspects of information analysis, argument evaluation, and knowledge synthesis. Key findings revealed that the contextual and inquiry-oriented characteristics of PjBL were able to create learning experiences that encouraged students to actively engage in the process of inquiry, critical discussion, and authentic problem solving. Key factors for successful implementation included: (1) project design relevant to real life, (2) the role of teachers as effective facilitators, and (3) a collaborative learning environment. Identified obstacles were primarily related to students' readiness to manage independent projects and the need for appropriate scaffolding. Theoretically, these findings strengthen the constructivist basis of learning and emphasize the importance of a student-centered approach for the development of higher-order thinking skills. This study recommends the integration of PjBL into the curriculum by considering teacher training needs and adjusting implementation strategies according to the learning context. The research implications highlight the potential of PjBL as an innovative learning model to prepare students to face complex 21st century challenges.