Articles
Syibhul ‘Iddah Bagi Suami dalam Perspektif Maqashid Al-Syariah
Asiyah;
Hidayati, Rahmi;
Zufriani;
Nur, Syamsiah
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 10 No. 1 (2023): (April 2023)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51311/nuris.v10i1.491
Pembahasan tentang iddah sudah ada dan dikenal sejak zaman pra Islam. Kemudian setelah masuk Islam, iddah dilanjutkan karena bermanfaat bagi kelangsungan hidup istri dan suami. Kemudian secara perlahan ajaran Islam datang melakukan perubahan yang cukup mendasar, Islam datang dengan mencari adanya hak-hak perempuan terkait Iddah. Iddah bagi laki-laki (syibhul 'iddah) menjadi fokus utama dalam pembahasan tulisan ini. Sedangkan dalam konsep maqashid al-syariah, penulis berpendapat bahwa penerapan syibhul 'iddah merupakan kewajiban yang harus dijaga keberadaannya, berdasarkan kemaslahatan yang melatarbelakangi penetapannya dalam konsep kesetaraan dan perlindungan gender. hak perempuan. Penerapan iddah bagi laki-laki tidak berarti melanggar dan menciptakan hukum Islam yang baru. Padahal, pelaksanaan iddah bagi laki-laki ditujukan pada semangat pelaksanaan syariat Islam yang mempertimbangkan aspek kemaslahatan, khususnya dalam rangka memelihara keturunan (hifzh al nasl).
KONTRIBUSI SYEIKH HUDZAIFAH DALAM PENYEBARAN TASAWUF DI MADURA
Miftahul Arifin
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55210/wdd75m30
Artikel ini membahas tentang tokoh-tokoh tasawuf yang mempunyai peranan penting dalam penyebaran tasawuf di Madura, namun selama ini mereka belum banyak disebutkan dalam diskusi akademis baik di Madura maupun di luar Madura. Beliau adalah Syekh Abdul Wahid Hudzaifah al Furjani (w. 1990) sebagai Mursyid Tarekat Gersempal Naqsabandiyah yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Sampang. Dengan menggunakan pendekatan sosio-historis dengan analisis deskriptif-interpretatif, artikel ini menjawab kontribusi Syekh Abdul Wahid dalam bidang tasawuf. Oleh karena itu, Kiai Wahid mempunyai peranan penting dalam penyebaran tasawuf di Madura yang dapat dilihat dari dua aspek: 1) kedudukannya sebagai mursyid tarekat mempunyai pengaruh yang besar terhadap perkembangan tarekatnya. 2) Karya tasawuf Kiai Wahid menjadi sumbangsih berharga bagi keilmuan tasawuf di Madura.
TELAAH TASAWUF JALALUDDIN RUMI DALAM KITAB FIHI MA FIHI
Miftahul Arifin;
Zainal Abidin
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 1 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55210/6zwjtz45
Karya Fihi Ma Fihi Jalaluddin Rumi yang penyampaiannya berbentuk prosa. Kebanyakan pembahasan dalam setiap pasal-pasalnya merupakan jawaban dan tanggapan atas macam pertanyaan dalam konteks dan kesempatan yang berbeda-beda. Sebagian dari isi pembahasan buku ini berisi percakapan antara Rumi dan Mu’inuddin Sulaiman Barunah, seorang lelaki yang memiliki kedudukan tinggi di birokrasi pemerintahan Seljuk Romawi. Rumusan Masalah ini adalah pemikiran tasawuf Jalaluddin Rumi, dan apa yang khas dalam pemikiran tasawuf Rumi dan mempertegas karakteristik pemikiran tasawuf Rumi dalam karya fihi ma fihi. Jenis Penelitian ini adalah penelitian studi tokoh dengan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data berupa argumen-argumen mengenai tasawuf dengan cara deskriptif dengan tokoh yang bersangkutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep tasawuf menurut Jalaluddin Rumi (analisis terhadap karya fihi ma fihi) adalah Buku ini berisi 71 pasal, hasil terjemahan dari buku aslinya dalam bahasa arab yang berjudul “Kitab Fihi Ma Fihi”. Dalam memahami isi karya beliau kita harus menggunakan intuisi, dalam syairnya pun terdapat penjelasan tentang alam semesta. Alam semesta merupakan manifestasi dari ilahi, sehingga apapun yang ada di dunia ini berasal dari-Nya. Lewat buku ini Rumi mengantarkan kita pada kebijaksanaan untuk menerima segala kehendak Tuhan di dunia ini dengan sudut pandang yang luas. Tasawuf merupakan salah satu unsur panting dalam kehidupan umat Islam.
KONSEP ZUHUD SYAIKHONA KHOLIL DAN RELEVANSINYA DENGAN KEHIDUPAN MODERN
Miftahul Arifin
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55210/y0tz7d23
Syaikhona Kholil Bangkalan adalah seorang ulama yang berpengaruh. Pengetahuan dan pemahamannya tentang agama sangat berpengaruh dan berhasil mencetak ulama-ulama besar di Indonesia. Beliau dapat dikatakan sebagai ulama sufi yang dibuktikan dengan keikutsertaannya dalam organisasi tarekat. Artikel ini secara khusus akan menjelaskan konsep zuhud Syaikhona Kholil Bangkalan dan relevansinya dengan kehidupan modern. Konsep Zuhud Syaikhona Konsep zuhud Syaikhona Kholil, apakah relevan dengan kehidupan modern, akan dikaji secara khusus dalam artikel ini. Dari hasil kajian yang cermat dan disandingkan dengan teori-teori yang relevan, konsep zuhud Syaikhona Kholil sama dengan konsep zuhud di era modern. Dengan demikian, konsep zuhud beliau masih relevan jika diterapkan pada masa sekarang dan dapat menjadi acuan bagi masyarakat untuk meneladani beliau dalam menjalankan laku zuhud.
PELATIHAN PEMBUATAN MARKETPLACE (SHOPEE DAN LAZADA) PADA UD. DIANA DI DESA KERTASADA KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP
Miftahul Arifin;
Dwi Yulistiana Dewi;
Tegar Dwi Yanto;
Dwi Noviyanti;
Ach. Hanif;
Nora Listiana;
Mohammad Rofik Ariyanto;
Mila Amilia
Jurnal Abdimas Sosek (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Sosial Ekonomi) Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Departemen Pengabdian Masyarakat Perkumpulan Dosen Manajemen Indonesia (PDMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya strategi pemasaran digital bagi usaha mikro,kecil, dan menengah ( UMKM ) di kertasada,kabupaten sumenep. Metode yang digunakan dalam artikel ini meliputi:1. Metode ceramah : peserta pelatihan menerima materi mengenai pentingnya strategi pemasaran baik secara konvensional maupun secara online bagi pengelolah dan keberhasilan bisnis mereka. 2. metode diskusi dan Tanya jawab : peserta pelatihan mendapat kesempatan untuk berdiskusi danmenyampaikan permasalahan pemasaran bisnis yang dihadapi selama ini. artikel ini memiliki aplikasi yang signifikan bagi pelaku usaha mikro,kecik,dan menengah (UMKM) di desa Kertasada, Kabupaten Sumenep. Melalui pelatihan digital marketing, para karyawan dapat memperoleh pemahaman yang mendalam tentang strategi pemasaran digital dan manfaatnya bagi bisnis UMKM. Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa strategi pemasaran digital sangat penting bagi (UMKM) di desa kertasada kabupaten sumenep. Melalui pelatihan pembuatan marketplace, para pelaku UMKM dapat memperoleh pemahaman yang mendalam tentang strategi pemasaran digital dan manfaatnya bagi bisnis mereka, dengan memanfaatkan teknologi digital,pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan produk mereka dan memperluas jangkauan pasar.
AN URGENCY TO ARRANGE THE MEETING OF FOUNDATION FOUNDERS THROUGH TELECONFERENCE MEDIA?
Andi Suci Wahyuni;
Mukaromah;
Amina Rahma Ahmad;
Imam Hidayat;
Afif Athaullah
Awang Long Law Review Vol. 5 No. 1 (2022): Awang Long Law Review
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.57 KB)
|
DOI: 10.56301/awl.v5i1.558
Each legal entity has distinctive characteristics for each of its organizations. Not all legal entities make members’ meetings one of the organizational tools. The same applies to Foundations and their organs. This is different from the position of the GMS and the Cooperative Member Meeting. Digital transformation in community and organizational activities has been increasingly massive since the Covid-19 pandemic. This study examined organizing the meeting of the Foundation's supervisors through virtual meetings. This research was normative research using a conceptual approach, a statutory approach, and a comparative approach. The results indicate that there is a need for strict regulation in the legislation related to the mechanism of the Foundation's supervisory meeting which is carried out through teleconference. Due to the anticipation of the law that is in line with the development of the reality of the interaction of legal subjects who are no longer affected by territorial boundaries.
ANALISA KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING UNIVERSITAS PGRI BANYUWANGI
Miftahul Arifin;
Siti Napisah;
Brillyan Gita Abigamika Arimbawa
Jurnal Bina Ilmu Cendekia Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Bina Ilmu Cendekia
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46838/jbic.v2i1.63
Mahasiswa program studi bimbingan konseling di Universitas PGRI Banyuwangi, maka aktivitas mahasiswa yang bersangkutan akan terganggu, baik aktivitas sehari-harinya maupun aktivitasnya sebagai mahasiswa. Jika hal ini terus dibiarkan maka mahasiswa yang bersangkutan tidak bisa menjadi lulusan yang berkompeten di bidang konseling. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitif dengan pendekatan fenomenologi dengan hasil penelitian adalah Aplikasi Whatsapp merupakan media sosial yang paling sering diakses oleh mahasiswa program studi bimbingan konseling Universitas PGRI Banyuwangi, yaitu dari 61 responden mahasiswa, sebanyak 55 mahasiswa (90,2%) paling sering mengakses media sosial ini. Dan Intensitas mahasiswa program studi bimbingan dan konseling Universitas PGRI Banyuwangi dalam mengakses media sosial termasuk kategori sedang. Terbukti dari data yang telah dianalisa menunjukkan dari 61 mahasiswa yang menjadi responden penelitian, sebanyak 12 mahasiswa (19,67%) memiliki intensitas mengakses media sosial dalam kategori rendah, 30 mahasiswa (49,18%) memiliki intensitas mengakses media sosial dalam kategori sedang dan 19 mahasiswa (31,14%) memiliki intensitas mengakses media sosial dalam kategori tinggi
Readability Analysis of Ecology Laboratory Manual: Evaluation and Recommendations
Zulhendri, Zulhendri
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 4 No. 3 (2024): July
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/biocaster.v4i3.294
This study aims to describe or analyze the readability of ecology laboratory manuals, evaluate their effectiveness, and provide recommendations for improvement. This research is descriptive. The data collection technique employed readability tests, while data analysis utilized percentage techniques. The research findings indicate an average readability test score of 74.66%, categorized as valid. These results suggest that the laboratory manual is valid and does not require revision, making it suitable for use by students.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA KERAJINAN CAPING DI DAERAH KABUBATEN KAMPAR
Hidayat, Rizki;
Ediputra, Kasman;
Zulhendri, Zulhendri;
Rizki, Lussy Midani;
Hidayat, Adityawarman
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30601/dedikasi.v8i2.5118
Mathematical concepts are often used in everyday life. The term that refers to mathematical concepts in cultural concepts is ethnomathematics. Ethnomathematics is a science used to understand how mathematics is adapted from a culture. This research discusses the exploration of ethnomathematics contained in the process of making Caping crafts in Kampar Regency. This research aims to explore the ethnomathematics concept found in Caping crafts in Kampar Regency. This type of research is qualitative with data collection obtained from observation, documentation and interviews related to Caping crafts in Kampar Regency. The results of the research show that: The mathematical concept that exists in the Caping making process is the geometry of flat shapes, namely equilateral triangles, circles and rectangles. The geometric shape of a space is a cone. Transformation geometry is reflection.
Peran Self-regulation dalam Memoderasi Pengaruh Communication skill Terhadap Collaboration skill Mahasiswa
Ririen, Deci;
Nurjayanti, Nurjayanti
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30601/dedikasi.v8i2.4840
One of the competencies or skills that human resources must have in order to compete in the global era is collaboration skills. This research aims to analyze the influence of communication skills and self-regulation on student collaboration skills. As well as analyzing the role of self-regulation as a moderating variable. The research subjects were 95 students of the Indragiri Institute of Technology and Business. Data collection instruments used interviews and a list of questions/questionnaires. The data analysis technique used in this research is quantitative data analysis and uses the Moderated Regression Analysis (MRA) model with the help of SmartPLS. The research results obtained are that there is an influence of communication skills on collaboration skills. There is an influence of self-regulation on collaboration skills and self-regulation moderates the influence of communication skills on collaboration skills.