Claim Missing Document
Check
Articles

Penyelenggaraan Pendidikan Islam pada Masa Pra Kolonialisme Dwianto, Ari; Hidayati Murtafiah, Nurul; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 29 No. 02 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i02.174

Abstract

Sejarah pendidikan Islam di Indonesia tidak lepas dari keterkaitan masuknya kerajaan-kerajaan islam di tanah air. Islam masuk di Indonesia terbilang unik dan berbeda dengan masuknya islam di negara lainnya. Masuknya islam di Indonesia dibawa melalui jalur perdagangan dan dakwah para mubaligh, sedangkan di daerah atau negara lain islam masuk dengan cara penaklukan terlebih dahulu sebagaimana negara Irak, Iran, Mesir, Afrika Utara dan Andalusia. Sejak permulaan perkembangan islam di Indonesia, pendidikan memiliki peranan utama bagi masyarakat disamping karena pentingnya pendidikan, kepentingan penyiaran islam melalui pendidikan dilakukan guna mendorong masyarakat dalam pelaksanaan pengajaran islam meskipun dalam sistem pendidikan yang masih sederhana. Pendidikan saat itu masih dilakukan di masjid, musholla, surau dan rumah-rumah ulama dengan model pengajaran Halaqoh. Artikel ini membahas tentang penyelenggaraan pendidikan islam masa pra kolonialisme yang terbagi dalam beberapa bahasan yaitu; Pendidikan Islam masa kerajaan Islam Aceh, Pendidikan Islam pada masa kerajaan Islam di Jawa, Pendidikan Islam pada Masa Kerajaan Islam di Kalimantan, Pendidikan Islam pada masa kerajaan di Sulawesi dan pendidikan Islam pada masa Organisasi Wali Sembilan (wali songo).
Memahami Pola Pendidikan Islam Masa Rasulullah SAW dan Khulafaur Rosyidin Muthoharoh, Miftakhul; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 29 No. 02 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i02.176

Abstract

Pendidikan Islam merupakan hal yang paling utama bagi warga suatu negara, karena maju dan keterbelakangan suatu negara akan ditentukan oleh tinggi dan rendahnya tingkat pendidikan warga negaranya. Salah satu bentuk pendidikan yang mengacu kepada pembangunan tersebut, yaitu pendidikan agama adalah modal dasar yang merupakan tenaga penggerak yang tidak ternilai harganya bagi pengisian aspirasi bangsa, karena dengan terselanggaranya pendidikan agama secara baik akan membawa dampak terhadap pemahaman dan pengalaman ajaran agama.Pendidikan Islam yang bersumber pada Al-Qur’an dan Hadist untuk membentuk manusia yang seutuhnya, yakni manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Allah SWT, dan untuk memelihara nilai-nilai kehidupan sesama manusia agar dapat menjalankan pendidikan dapat menjalankan seluruh kehidupannya, sebagaimana yang telah ditentukan Allah dan Rasulnya demi kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Pada masa Nabi, pendidikan Islam berpusat di Madinah, setelah Rasulullah wafat kekuasaan pemerintahan Islam di pegang oleh Khulafaurrasyidin. Wilayah Islam telah meluas diluar jazirah Arab para khalifah ini memusatkan perhatiannya pada pendidikan keagamaan syiar agama dan kokohnya pendidikan. Tahun-tahun pemerintahan khulafaurrasyidin merupakan perjuangan terus-menerus antara hak yang mereka bawa dan dakwahkan kebatilan yang mereka perangi dan musuhi. Pada zaman khulafaurrasyidin seakan-akan kehidupan Rasulullah SAW itu terulang kembali. Pendidikan Islam masih tetap memantulkan al-Qur’an dan Sunnah di ibu kota khilafah di Makkah, di Madinah dan di berbagai negeri lain yang ditaklukan oleh orang-orang Islam.
Upaya Lembaga Pendidikan Islam dalam Pengembangan Manajemen Mutu Pendidikan Islam di Madrasah ., Mudiyono; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 29 No. 02 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i02.177

Abstract

Pendidikan Islam harus mampu membangun generasi Muslim yang tangguhmelalui pendidikan Islam yang bermutu dan berkualitas, pendidikan yang mampu menguasai bukan dikuasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu hal penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan adalah pengembangan manajemen pendidikan. Lembaga pendidikan adalah pelaksana pendidikan terdepan sekaligus juga merupakan salah satu tolok ukur akan keberhasilan pendidikan terhadap sebuah bangsa, di samping itu juga output pendidikan dan hal-hal yang lainnya. Berangkat dari urgensi keberadaan lembaga pendidikan bagi keberhasilan pendidikan bangsa ini, maka sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian yang maksimal kepada seluruh lembaga pendidikan yang ada, termasuk pendidikan Islam di madrasah.
Perkembangan Bahasa-Seni Siswa Usia Dasar (Studi Kasus di SD Negeri Nanggulan Maguwoharjo Sleman Yogyakarya) Nawawi, Muhammad Ruston; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 29 No. 02 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i02.178

Abstract

Bahasa pada hakikatnya adalah ucapan pikiran dan perasan manusia secarateratur, yang mempergunakan bunyi sebagai alatnya.[1]Sementara itu bahasamerupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yangmenyimpulkan suatu tujuan. Sedangkan bahasa menurut kamus besar BahasaIndonesia, bahasa berarti sistem lambang bunyi yangarbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untukbekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapanyang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik. Seni dan bahasa memainkan peranan yang besar dan signifikan dalam perkembangan satu sama lain. Bahkan kedua bidang itu saling mempengaruhi dan menyumbang terhadap perkembangan satu sama lain. Atas dasar itu, tidak terlalu berlebihan jika mengatakan bahwa kemunduran salah satu bidang tersebut akan berpengaruh pada bidang yang lain. Kendati begitu, terdapat kecenderungan bagi masyarakat secara umumnya untuk mengaitkan hubungan antara seni dan bahasa.Tanggapan tersebut biarpun benar, sebenarnya kurang tepat.Secara umum, seni sebagai hasil pantulan adab, adat dan budaya mengguakan bahasa sebagai wadah menyampaikan gagasan, teknik serta falsafah seni.
Sholat Dhuha Dalam Peningkatan Akhlak di MI Al-Urwatul Wutsqo Jombang : (Studi Analisis Pemuliaan Akhlak Dampak Pandemi) Indana, Nurul; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 29 No. 02 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i02.179

Abstract

Salah satu manfaat dari sholat dhuha yaitu perbaikan akhlak seseorang. Seorang siswa jika melakukan sholat dhuha berjamaah tiap hari di madrasahs maka akhlaknya akan baik yaitu anak akan berperilaku disiplin di sekolahnya. Melihat betapa pentingnya akhlak siswa-siswi, maka dibutuhkan seorang pendidik untuk membina dan meningkatkan akhlak siswa. Dengan penanaman akhlak siswa yang baik, siswa dapat melakukan kegiataan sholat dhuha dengan istiqomah, sehingga pelaksanaan sholat dhuha berjalan dengan lancar dan tanpa paksaan. Tujuan penelitian ini Untuk mendiskripsikan peningkatan akhlakul karimah siswa di MI Al Urwatul Wutsqo Jombang, Untuk mendeskripsikan pelaksanaan sholat dhuha siswa di MI Al Urwatul Wutsqo Jombang. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak siswa di MI Al Urwatul Wutsqo Jombang ini dikatakan baik karena siswa selalu bersikap sopan, santun, menghormati, mendengarkan. Namun masih ada sebagian siswa yang masih kurang dikarenakan masih menjumpai siswa yang terlambat. Hal ini juga karena lamanya pandemi yang membawa efek samping pada sisitem tatap muka sekolah. Siswa yang datang terlambat diberi hukuman agar siswa tersebut tidak melakukan kesalahan lagi, hukumannya seperti berjemur dan menghafal surah-surah pendek. dengan memberi hukuman siswa lebih disiplin lagi. Dengan disiplin dalam melaksanakan sholat dhuha maka akhlak kita akan menjadi lebih baik. Sehingga guru memberi nasehat pada siswa agar mereka selalu barakhlak yang baik dengan pelaksanaan sholat dhuha tersebut melatih siswa agar berperilaku yang baik terhadap orang tua, guru dan lain-lain. Mengingatkan siswa selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan menggunakan metode keteladanan, pembiasaan, dan pengetahuan, yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan siswa.
Pemikiran KH. Abdurrahman Wahid tentang Kurikulum Pesantren ., Ubaidillah; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 29 No. 02 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i02.181

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua yang ada di nusantara. Kitab kuning merupakan sumber belajar belajar utama pesantren. Hal ini menjadikan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang selalu mempertahankan khazanah keilmuan klasik par excellent.. Perkembangan dunia menuntut pesantren untuk mengkaji ulang terhadap kurikulum yang dimilikinya. Kaji ulang kurikulum bertujuan supaya pesantren lebih mampu memenuhi perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan masyarakat. Kajian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini ialah data tertulis. Data tertulis tersebut berupa tulisan-tulisan KH. Abdurrahaman Wahid, yang mencerminkan pemikiran tentang kurikulum pesantren. Pemikiran KH. Abdurrahman Wahid tentang kurikulum pesantren menjelaskan tentang perlunya pesantren melakukan perubahan kurikulum untuk dapat menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan tunutan masyarakat. Perubahan kurikulum tersebut yaitu mengintegrasikan antara materi agama dengan materi non agama (umum), dengan tetap mempertahankan nilai dasar yang selama dipegang pesantren, yaitu, pertma, sikap memandang kehidupan sebagai kerja peribadatan; kedua, kecintaan pada ilmu-ilmu agama yang sangat kuat pada diri santri; dan ketiga, keikhlasan bekerja atau ketulusan bekerja untuk tujuan bersama.
Profil Academic Psychological Capital Peserta Didik MTs. Negeri 1 Probolinggo dan Relevansinya dengan Nilai-Nilai Akhlak Terpuji dalam Pendidikan Islam Yuni Alfiyah , Hanik; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 30 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v30i1.213

Abstract

Profil academic psychological capital peserta didik merupakan hal yang penting untuk dikaji, karena academic psychological capital merupakan salah satu aspek yang dapat mendukung keberhasilan pendidikan. Komponen academic psychological capital diantaranya self efficacy, hope, optimism dan resilience memiliki relevansi dengan nilai-nilai akhlak terpuji dalam pendidikan Islam, diantaranya yaqin, roja’, sabar, percaya diri, syukur, tawakkal, dan husnudzan. Keempat nilai tersebut sangat penting untuk dimiliki peserta didik Madrasah Tsanawiyah sederajat yang sedang berada pada fase remaja pertengahan, yaitu fase yang sangat penting untuk mempersiapkan diri memasuki peran sebagai orang dewasa guna mempersiapkan remaja menjadi generasi yang berkualitas, berdaya saing dan tangguh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil academic psychological capital peserta didik MTs. Negeri 1 Probolinggo. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 152 peserta didik. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik sampling acak sederhana (Simple Random Sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang dikembangkan oleh Setyandari dan diadaptasi dari Academic Psychological Capital Questionnaire (A-PCQ) yang dikembangkan oleh Fred Luthans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic psychological capital peserta didik MTs. Negeri 1 Probolinggo mendapatkan skor 73% dan berada dalam kategori cukup. Hasil tersebut berdasarkan skor yang diperoleh masing-masing komponen psychological capital, yaitu self efficacy dengan skor 70% berada dalam kategori cukup, hope mendapatkan skor 75% dengan kategori cukup, resilience mendapatkan skor 69% dengan kategori cukup, dan optimism mendapatkan skor 79% dengan kategori baik. Hasil penelitian dapat menjadi landasan dalam upaya peningkatan academic psychological capital peserta didik MTs. Negeri 1 Probolinggo melalui intervensi yang relevan dengan situasi dan kondisi peserta didik. Hal tersebut karena academic psychological capital merupakan instrument penting dalam Pendidikan Islam dan kesuksesan akademik peserta didik.
Implementasi Pendidikan Spiritual Keagamaan dalam Mengembangkan Karakter Religius di SMA Islam Nusantara A'yun, Qurroti; Istiqomah, Fida Ulil; Nafisa, Nadia Zayyanan; Devina Kuncoro, Rhaudhatuljannati; Rahayu, Windi Ovi Sri; ., Zainab; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 30 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v30i1.214

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan Implementasi Pendidikan Spiritual Dalam Mengembangkan Karakter Peserta Didik SMA Islam Nusantara Unisma. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif. Dalam penelitian ini instrumen utama dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Untuk subjek penelitian ini adalah peserta didik SMA Islam Nusantara dan objek dalam penelitian ini adalah Implementasi Pendidikan Spiritual Dalam Mengembangkan Karakter. Keabsahan data di dukung dengan teknik analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik peserta didik SMA Islam Nusantara dilaksanakan melalui serangkaian program yang terintegrasi melalui proses pembelajaran peserta didik. Pendidikan Spiritual adalah pendidikan yang menekankan pada hal agama dimana mengaitkan hubungan diri kita dengan Tuhan Yang Maha Esa. Pendidikan spirtual menjadi bagian penting dalam hidup manusia.Pengembangan karakter peserta didik di SMA Islam Nusantara dengan melakukan kegiatan keruhanian antara lain : Sholat Dhuha, Keputrian, Kelas Tahfidz, Pembacaan Istighosah dan Sholat Dhuhu Berjama’ah. Kegiatan keruhanian bertujuan untuk meningkatkan karekter spiritual siswa. Pengembangan karakter ini menjadikan siswa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif
Lingkungan Pendidikan Perspektif Hadits Sinaga, Devi Yusnila; Jannah, Eni Miftahul; Anaya, Alvi; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 30 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v30i1.215

Abstract

Lingkungan pendidikan sangat diperlukan dalam proses pendidikan karena lingkungan pendidikan menjalankan fungsi penunjang proses belajar mengajar, lingkungan yang nyaman dan mendukung untuk menempuh pendidikan sangatlah banyak diperlukan. Lingkungan dibagi menjadi lingkungan alam biologis, lingkungan alam non hayati, lingkungan binaan, dan lingkungan sosial. Pendidikan adalah satu tugas pertama orang tua. Orang yang paling bertanggung jawab dalam Islam dalam mendidik anak adalah orang tua. Keluarga adalah "kelompok terkecil" yang ada pemimpin dan anggota, memiliki pembagian tugas dan pekerjaan, serta hak dan tanggung jawab untuk setiap anggota. Pendidikan teladan terbaik untuk anak-anak adalah jika kedua orang tua mampu mendekatkan anaknya dengan keteladanan Nabi SAW,sebagai uswah seluruh umat manusia. Lingkungan sekolah yang positif adalah lingkungan sekolah yang memberikan dukungan dan motivasi untuk melanjutkan pendidikan agama. Dalam tulisan ini akan dibahas secara khusus tentang lingkungan Pendidikan Islam dari sudut pandang hadits nabi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tinjauan pustaka. Data yang dikumpulkan berasal dari referensi yang akurat dan relevan dengan pembahasan yang dipelajari.
Identifikasi Activity Based Management Untuk Meningkatkan Efisiensi Pada Hotel Viona Gresik Muhajir , Ali; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 30 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v30i1.218

Abstract

This study aims to analyze the role of Activity Based Management in controlling costs in the room division of the Viola Gresik hotel, and to determine the application of Activity Based Management in the room division of the Viona Gresik Hotel to make it more efficient. The method used is descriptive qualitative using data reduction analysis. The results show that the application of the activity based management method is very feasible to use, because with this method there is cost efficiency at Hotel Viola Gresik in the hotel room division, so that from these results it will provide benefits for hotel management by minimizing activity costs and without reducing services. already received by customers.
Co-Authors , Masykur H. Mansyur ., Fahrudin ., Ihya’ Ulumuddin ., Jeprianto ., Khoirunnisaa’ ., Mudiyono ., Rumina ., Zainab A'yun, Qurroti Abd. Latif Abdillah Dimas Pratama Abdul Gani Jamora Nasution Abdul Ghofur Abdul Kosim, Abdul Abdurrohim Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Abidin , Jaenal Abidin, Jaenal Ach. Husaini Achadah, Alif Achmad Junaedi Sitika Achmad Muhajir SAM Achmad Muhibin Zuhri Achmat Mubarok Ade Indriany Afriani, Risa Agusten Agustin, Cindy Ahmad Faisal Ahmad Marzuki Ahmad Ma’ruf Ahmad Muzakki Al Mahbubi Ahmad Zuhdi AHMADI Aini Farida, Nur Ainurrofiq, Machbub Ali muhajir, Ali Ali Mustofa Ali, M. Makhrus Alya Navida Nurita Amaliya Nasucha, Juli Amalya, Kanaya Amelia, Vernelysa Amirudin Amril M, Amril M Amrillah, Rizki Anaya, Alvi Angraeini, Naal Hira Anisah, Rafiqatul Anisak, Siti Darojatun Anugrah, Vivian Apriani, Ellita Ardhilani, Arivia Ardiningrum, Aufaa Dzakiy Ardiyansyah, Nanda Ari Dwianto, Ari Arief Azizi Arief Wirawan Arif Rahman Arlina Arlina, Arlina Arnadi Arnadi Arnadi, Arnadi Arrumaisha Fasya Nuriy Aryanti, Dewi Asmuri, Asmuri Astuti Darmiyanti Asyikin, Nurul Asyrof Syafi'i Atiqah Qudsiyah Aulia Rahman, Nadila Aulia, Salsabila Ayuni, Audy Aziz, Nurul Azmi Azzahra, Amalia Azzara, Anggi Putri A’yun, Qurroti Badriyah, Laila Badrun Taman Badrus Zaman Badruttamami, Badruttamami Bariah, Oyoh Bella Sukma, Adriana Hanny Betti Megawati Bisri Mustofa Budi Sudrajat choir, miftachul damanhuri , Damanhuri Darim, Abdu Darmayanti, Hj. Astuti Daud, Fauzi Ahmad Daulay, Afrahul Fadhila Debibik Nabilatul Fauziah Dedek Ardiansyah Deshi Karunia Hajarwati Desra Reifka Rhaudia Devina Kuncoro, Rhaudhatuljannati Devita Aulia Putri Devita Yanti, Kartika Dewi Nur Fariida Dewi Pertamasari Dewi, Eva Dhitami, Dhitami Dian Farda Al Hasani Dodi Edy Purwanto Eka Rahma, Annisa Salsabila Aprilia Eka susanti Eka Yusnaldi Eki Waluyo, Kasja Elisya Laesya Tasya Elsa Nurfadiyah Endang Retnowati Erna Widyastuti Fadillah Putri Adeana Fadiya, Nasyia Alifa Fadriati Fadriati Fahira mutia kirana Faizin, Nurul Farida, Nur Aini Faruuq Trifauzi Fatiatun Fatimatuzzahro, Rima Fauzi Tamami, Hanif Fauziah , Adinda Nur Fauziah, Debibik Nabilatul Fauziyah, Lana Febrianti, Putri Silvia Ferawati, Dewi Fihris Filkhoiriya, Afifah Findah Nur Hamidah Firda Al-Vina Firdausih Firdausih, Firdausih Fitra Audina Fitri Selviah Fitria Mauilida Frezzi Ramadhan Syah Furdianto, Muafan Gatot Marwoko Chahya Ansyani Gatot Sujono, Gatot Ghozali, Solchan Habibie Ramadhan, Habibie Hadi, M Nur Hafidz Rifqi Hafiidh, Muhammad Hakim, Robiah Umi Halimah Halimah Hanif Maulaniam Sholah, Hanif Maulaniam Hanifuddin Mahadun Hanik Yuni Alfiyah Hanik Yuni Alfiyah, Hanik Yuni Hanum OK, Azizah Haq, Zulfikar Emir Harahap, Adek Saputra Harsoyo, Roni Hartono, Febri Hasibuan, Hafnan Aziz Hasibuan, Najwa Naumira Hasibuan, Salsa Bila Hasima Harahap Henny Saraswati Henny Saraswati Herin Supardi Herrian, Aulia Dwi Putri Herwani . Hidayati Murtafiah, Nurul Hidayatullah, Rendra Nur Iman Hinggil Permana Holis, Khoirul Hosna, Roifatul Humairah, Nabila Husaini, Muhammad Zahdi Husnah, Asmaul Ibrahim, M. Maulana Idi Warsah Ifan Ali Alfatani Ihya` Ulumuddin Ihya` Ulumuddin, Ihya` Ihya` Ulumuddin, Ihya` Ulumuddin Iin Wahyu Mahmuda Ika Ramadhani Ikhlasul Amalia, Riza Ikhwanuddin, Muhammad Ilma Fauziah ilmaknuna, Lulu Ilun Mualifah, Ilun Imam Fauji, Imam Imam Sukardi Imron Arifin Inayatur Rosyidah Indana, Nurul Indriana Dewi Mawarni Marpaung Indriana Pitaloka Indriani,, Sinar Mahardika Iqtianti, Haniefah Irfa Waldi Irma Soraya Isa Anshori, Mochammad Ismail Istiqomah, Fida Ulil Iswari Maghfiroh, Dana Iwan Hermawan Jaelani Jaenal Abidin Jahro Muniro Jailani Syahputra Siregar Jannah, Eni Miftahul Jayid, Ruwaidan Karnia, Nia Karyawati, Lilis Kasidi, Reyhandika Kusnul Kasja Katra Pramadeka Khairunnisa Khoir, Muhammad Ikhsanul Khoiri, Muhammad Mirzaq KHOIRUL ANWAR kholilurahman, Muhammad fadil Khoridatunnida Khoridatunnida, Khoridatunnida Khotimah, Maulidy Putri Khusnul khusnul khotimah Kirana Kurniawati , Lilis Laila Badriyah Laili Agustinaning Galuh Muninggar Landy Arief Syaputra Larasati, Septri Layli Musyfiroh Liansyah Lidya Febrianty Lubis, M Ridho Lucky Damara Yusuf Luhlu Zahara M Ilham Firdaus M Jamhuri, M Jamhuri M, Amril M. Anang Sholikudin M. Daud, M. Daud M. Jamhuri, M. Jamhuri M. Makbul M. Mudlofar M. Rofik Fitrotulloh Ma'ruf, Ahmad Maghfirah, Dewi Nazilatul Maha, Mhd. Zulfadi Mahadun , Hanifuddin Mahmuda, Muhammad Manshur, Masykur Mansyur, Masykur Mansyur, Masykur H. Marini, Niken Seviana Masfufah Mas’udah Mas’udah, Mas’udah Mathlaul Pajri Matondang, Muhammad Alfaridzi Maulida, Najmi Maulidya, Farah Nida Ma’ruf, Ahmad Ma’sum , Toha Meuthia Putri Meutiah Khairani Harahap Miftahir Rizqa Mimin Maryati Moh. Ali Moh. Isbir Mohamad Rosid Mohammad Amin Mohtarom, Ali Muadzah, Alya Muawanatul Hasanah, Siti Mubarok, Achmat Mubarok, Wildan Nur Muchamad Ifan Maulana Mudlofar, M. Mufaizah Muhamad Afandi MUHAMMAD FAHMI Muhammad Fiqri Alwi Muhammad Heru Hresnawanza Muhammad Ikhwanuddin Muhammad Iqbal Hafiz Muhammad Miftah, Muhammad Muhammad Nur Hadi Muhammad Nur Hadi Muhammad Ruslan Muhammad Syaifuddin Muhammad Yusron Maulana El – Yunusi Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Muhammada Muhammada, Muhammada Muhtarom, H.Ali Muji Munawir Munawir Munawir Murdianto Murdianto, Murdianto Musthofa, Abdul Mu’thi Mustofa, Taufik Muthoharoh, Miftakhul Mutiara Fajriatu Aprilia Muzdalifah Nabila, Putri Nabila, Tri Yunita Nadia Nura Salma, Nafisa Zahira, Alma Nafisa, Nadia Zayyanan Naili Tsamrotul Mufidah Nainggolan, Hendra Najwa, Ari Sabila nasikhin Naufal, Muhammad Fatur Rafi Nawawi, Muhammad Ruston Neng Ulya Nia Kurnia Nirzal Sunardi Nugraha, Danyu Nur Azizah Nur Azizah, S. Fitriyah Nur Imama Jamil Nur Maghfiroh, Alyadita Nur ‘Azah, Nur ‘Azah Nurabiyah, Nurabiyah Nuraini Nurasia Nurdiana, Whan Nurfadillah, Nuke Nurfauziah, Nabilla NURHASAN Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nuriya Maslahah Nurjanah, Nike Nurlaeli, Acep Nurma Yunita Nurman Nursalimah Nursayidah, Didah Nurseha, Raflie Nursikin Nursikin , Mukh Nursikin, Mukh. Nurul Fadhilah Ramadhani Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Indana Nurwijayanti Nuryati Nuryupa okhman, Mauhibur Parulian Sibuea Parwanto Pasaribu, Sriwahyuni Pasmah Candra Pebri, Mitta Prastiwi, Anida Elika Pratama, Aufar Rifqi Pratama, Hidayatullah Akbar Pratama, Muhammad Rusfiansyah Puput Meilanis Puspa Rahayu, Puspa Putri nur aisyah Putri, Rika Amalia Qirsy Halimatus Sa’diyah Qomariyah Ulfa Qudus Nofiandri Eko Dwi Sucipto Qurroti A’yun Rachmah Khairunnisa Rahayu, Indah Rahayu, Windi Ovi Sri Rahma Sinta Rahmadani , Dini Ramadhan , Habibie Ramdani, Muhammad Rasuli Riansyah, Riansyah Ridha, Zaifatur Ridho Akbar Ridwan Akbar Ramadhan Rina Rirqa, Miftahir Risa Risnawati Risnawati Risnawati Ristianah, Niken RIZKI DWI LESTARI Rizki Nazlia Robianna Harahap Rodia Tammardia Siregar Rofiq, Ahmad Ainur Rofi’ah, Erma Athiyatur Rohma, Cholifatur Rohman , Rofiq Nur Rohman, M. Imdadur Romadhon, Nisfi Rosdiana Rumina Ruslan Wahyudi, Undang Rusmaida, Cici Rusydi Ruwaidah Saefullah Azhari Safitri, Anita Saida Hashina Saini , Mukhamat Salmah, Nur Salsabila Nurfitria Salsabila, Firdausi Maulidiyah Salsabila, Maya Sari, Delvina Sari, Dwi Kurnia Sayyid Ahmad Haqqin Nazil Selviza, Dinda Senata Adi Prasetia Setiawan, Bahar Agus Setiono, Agus Sholikhudin, Anang Sholikhudin, M Anang Sholikhudin, M. Anang Silvia, Atik Sinaga, Devi Yusnila Sinorowati, Citra Wulan Siregar, Muthomainnah Siti Ainurrohmah Siti Aisyah Nurjannah, Siti Aisyah Siti Khairani SIti Kholida Siti Kholidatur Rodiyah Siti Kulsum Siti Norhasanah, Siti Siun Rohan Siun Ruhan Solchan Ghozali Solikhudin, Anang Sopian, Novi Fadhilah Sopyan Sri Rahmayanti Berutu Sriwahyuni Pasaribu sugeng Sejati Sulfatun Naimah Supatmi Suriadi Suriadi Suriadi Suwatah Suwistiyonengsih Syafina Maulani Syahputri, Leli Syahri ., Syahri Syaifuddin Syaifuddin , Syaifuddin Syaifullah Syamsuddin Syarif Hidayat Tajuddin Nur Tajudin Nur Tatik Safiqo Tegar Difa Alhaqi, Muhamad Tehedi, Tehedi Thoha, Muhammad Akbar Triana Rosalina Noor, Triana Rosalina Ubabuddin Ubabuddin, Ubabuddin Ubaidillah Ubaidillah , Ubaidillah Ubaidillah ., Ubaidillah Ulumuddin, Ihya’ Undang Undang Usman Vaula Putri Dwi Kurnia Wahyu Hidayat Wahyudi . Wati, Flora Ambar Wenty Septria DS Widiyastuti, Ananda Vibra Widura, Salsabila Weka Wijono, Hani Adi Winda Amelia Putri Wiwin Fachrudin Yusuf Wulandari, Riya Tri YM, Khairuddin YULIANI Yuliastutik Yuni Alfiyah , Hanik Yunita, Tiara Yusniaini, Alisah Yusuf, Achmad Yusuf, Lucky Damara Zahra Azzura Jaffa Zahro, Umniiatuz Zainab, Nurul Zainal Abidin Zainudin Zainudin Zamroni, Afif Zuairiyah, Zuairiyah