Articles
NIAT MEMBELI GREEN PRODUCT PADA GENERASI MILLENIAL DI INDONESIA
Ikhsan, Muhammad;
Salim, Muhartini;
Hayu, Rina Suthia
Creative Research Management Journal Vol 6 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin SH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32663/hvgdcd94
This study focuses on millennials' intentions to buy green products in Indonesia. The Theory of Planned Behavior (TPB) was applied in this study. The purpose of this study is to investigate the impact of environmental awareness, environmental knowledge, attitudes, behavioral control perceptions, and subjective norms on purchase intent. The quantitative research approach was applied, and primary data were gathered using an online questionnaire. This research included 230 respondents who planned to buy ecologically friendly items. The analysis approach used in this work is Structural Equation Modeling (SEM). AMOS 20.0 for Windows was utilized as the testing software. The data reveal that the higher the level of environmental concern, attitude, and perceived behavioral control, the greater the desire to buy green items among Indonesian millennials. While there is a negative relationship between environmental knowledge characteristics and subjective standards and the propensity to buy green items. Practical advice in this study is that it is hoped that providers of environmentally friendly products (green products) can provide a more detailed explanation of the benefits of green products to the millennial generation in order to create an attitude of care for the environment and provide information that environmentally friendly products are easily obtained in order to encourage consumers to have the intention to buy environmentally friendly products.
Bisnis UMKM di Era Digital: Pentingnya Literasi Keuangan
Pranogyo, Antaiwan Bowo;
Tarsono, Ono;
Elliyana, Ela;
Hendro, Junaidi;
Sumampouw, Ruland Willy Jack;
Ikhsan, Muhammad;
Elvira, Elvira
PROGRESIF: Jurnal Pengabdian Komunitas Pendidikan Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Bagian Pengelolaan Jurnal dan Penerbitan - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta (BPJP - STEI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36406/progresif.v4i1.1322
The development of digital technology is changing the business paradigm of MSMEs. Digital financial literacy is key to optimizing the potential of technology, managing finances effectively, and protecting oneself from the risks of online transactions. In fierce competition, digital financial literacy supports increased customer trust and builds loyalty through a safe and efficient transaction experience. On this basis, counseling is needed for MSME players as a contribution to community service, especially in overcoming the low level of digital financial literacy among MSME players. To overcome this problem, online soft skills training on entrepreneurship development with a focus on digital financial literacy was conducted. This program improves the digital financial literacy of MSME players, optimizes financial management, improves operational efficiency, and builds business sustainability in the digital era.
Pelaksanaan Komunikasi Kebijakan Dalam Pencegahan Stunting Di Kota Padang
Ikhsan, Muhammad;
Yusran, Rahmadani
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jisip.v7i1.4117
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat Komunikasi Kebijakan dalam cegah stunting di Kota Padang berdasarkan Peraturan Presiden Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 Mengenai percepatan penurunan Stunting, Komunikasi kebijakan dalam pencegahan stunting berdasarkan atas 5 pilar yang berisikan percepatan penurunan stunting dalam rangka mencapai pembangunan yang berkelanjutan di ukur pada saat anak berusia dibwah 5 tahun, dalam pencegahan stunting peningkatan pada konvergensi intervensi sensitive pada Kementerian/Lembaga, Pemerintah provinsi dan Kabupaten atau Kota serta pemerintahan Desa, Metode pada penelitian ini yaitu Kualitatif deskriptif, penelitian ini memilih lokasi penelitian pada Organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam pencegahan stunting yang berada dalam lingkup pemerintahan Kota Padang dan sekeligus penjadi informan Penelitian, Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa Pemerintah Kota Padang melaksanakan Komunikasi Kebijakan dalam pencegahan stunting, dilaksanakan dalam beberapa bentuk yaitu melakukan koordinasi dengan organisasi pemerintahan derah terkait, memberikan sosialisasi kepada masyarakat, dan pemanfaatan media sebagai sarana komunikasi, di dalam pelaksanaan belum dapat dilaksanakan sesuai dengan yang diharapkan karena keterbatasan ketersediaan anggaran, perbedaan pola fikir dan perbedaan pandangan bahwa stunting hanya menjadi pelaksanaan pada bidang kesehatan saja, belum adanya program khusus serta keterbatasan ketersediaan data yang dimiliki.
PENERAPAN SISTEM ADMINISTRASI ONLINE PADA MASYARAKAT DESA PACALAN BERBASIS APLIKASI GOOGLE
Setiajit, Sahid Bayu;
Permana, Indra;
Ikhsan, Muhammad;
Pratama, Riza Arif
Abdi Masya Vol 4 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52561/abma.v4i2.278
Pemerintah desa Pacalan masih menggunakan sistem manual, masyarakat perlu datang ke kantor desa untuk mengurus pengajuan dokumen. Penggunaan teknologi dalam mendukung distribusi persuratan yang baik akan meningkatkan pelayanan publik yang baik. Masyarakat tidak perlu ke kantor kelurahan untuk mengisi biodata diri dan keperluan pengajuan. Sosialisasi tersebut bermanfaat bagi masyarakat desa Pacalan dalam menjelaskan alur mengisi formulir Google Form yang telah disediakan oleh perangkat desa. Penggunaan administrasi secara online membantu masyarakat dalam pengajuan dokumen yang dibutuhkan dimanapun dan kapanpun. Masyarakat memberikan tanggapan yang bagus dengan pengaplikasian teknologi secara online untuk pengajuan persuratan yang dibutuhkan. Pembaharuan perumusan Google Sheet akan menjadikan nomor dokumen menyesuaikan dengan yang baru. Antusias masyarakat dalam menggunakan sistem administrasi online diharapkan semakin meningkat setelah mendapatkan sosialisasi penggunaan. Manfaat yang terjadi pada penggunaan sistem online dalam pelayanan publik lebih memudahkan dan fleksibel dengan masyrakat dalam pengajuan dokumen yang dibutuhkan dan menambah wawasan mengenai teknologi yang diterapkan pada administrasi desa.
RANCANG BANGUN INFANTOMETER DIGITAL BERBASIS SENSOR MIKROKONTROLER
Ikhsan, Muhammad;
Ismail, Rifky;
Setiyana, Budi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pertumbuhan dan perkembangan bayi merupakan proses fisiologis yang kompleks, yang dipengaruhi oleh faktor genetik, nutrisi, dan lingkungan. Faktor-faktor ini memengaruhi tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala bayi selama periode pertumbuhan awal mereka, jika perkembangannya tidak normal makan anak tersebut dapat diklasifikasikan terkena stunting. Stunting merupakan merupakan kondisi gagal tumbuh secara normal yang ditandai dengan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia anak. Stunting dapat diukur salah satunya berdasarkan tingginya yang dapat diukur dengan infantometer. Infantometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur panjang atau tinggi badan bayi. Metode pertama dari penelitian ini yaitu tahap identifikasi kebutuhan, pada tahap ini didapat data kebutuhan untuk digitalisasi alat supaya memudahkan pengukuran, fitur untuk menklasifikasikan stunting dan fitur untuk mengukur tinggi, berat dan lingkar kepala dalam satu alat. Dari kebutuhan tersebut didapat sembilan respon teknis yang akan digunakan untuk menentukan spesifikasi. Spesifikasi yang dibuat yaitu fitur untuk pengukuran tinggi,berat dan lingkar kepala, kemudian menggunakan sensor load cell untuk berat dan potentiometer multiturn untuk pengukuran panjang setelah itu memiliki klasifikasi stunting, memiliki panjang alat yang dapat disesuaikan. Dilakukan juga perbandingan dengan produk yang sudah ada untuk mengetahui dimensi rata-rata dan fitur yang sudah ada. Produksi prototype alat dilakukan setelah memilih desain dari beberapa konsep desain yang dibuat. Prototype ini sudah dapat mengklasifikasikan stunting dengan nilai -3/-2/-1/0/1/2/3, memiliki panjang yang dapat disesuaikan 45 cm sampai 100 cm dan dapat mengukur tinggi, berat dan lingkar kepala. Kelemahan alat ini ada pada pengukuran lingkar kepala yang berada setelah stopper kepala, ketika mengukur harus melepas stopper kepala dahulu.
Estimated Flood Discharge in Downstream Krueng Meureubo of Pasi Pinang Section West Aceh Regency
Ikhsan, Muhammad;
Rinaldy, Rinaldy
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Department of Information Technology, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (708.816 KB)
|
DOI: 10.52088/ijesty.v1i1.41
The phenomenon of floods in Indonesia has become a routine thing that happens every year, almost all areas that are lowlands often flood when the rainy season arrives. Flooding is caused by high rainfall where the ability of the soil to absorb water decreases along with the rapid development of land that was once a rainwater catchment area, consequently surface runoff becomes high. Pasi Pinang Village can be categorized as a very flood prone village in Meureubo Subdistrict, due to the low condition of this village and directly borders the Meureubo river. Many adverse effects caused by floods and cause losses to the local community. The phenomenon of floods in Indonesia has become a routine thing that happens every year, almost all areas that are lowlands often flood when the rainy season arrives. Flooding is caused by high rainfall where the ability of the soil to absorb water decreases along with the rapid development of land that was once an area. In this case a study on flood discharge analysis needs to be done in order to reduce the incidence of flooding in the village of Pasi Pinang. The method used in this study is the Nakayasu HSS method, aim of this study is to determine the amount of flood discharge that occurred in the Krueng Meureubo River Basin in Pasi Pinang Village. Total hydrograph discharge calculated using the Nakayasu HSS method is the watershed area (A) = 1961.53 km, length of main river (L) = 157.02 km, time delay (tg) = 9.507 hours, duration of rain (Tr) = 7 , 13 hours, the time from the beginning of the flood to the peak of the flood hydrograph (tp) = 15.21 hours, the time of discharge 0.3 times the peak flood discharge (t0.3) = 19.01 hours and the peak flood discharge (Qp) = 23.109 m3 / sec then the total hydrograph discharge obtained by the Nakayasu method is equal to = 2040.26 m3/sec.
Determinant Analysis Of Conflict On Project Results In Aceh Province
Rinaldy, Rinaldy;
Ikhsan, Muhammad
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Department of Information Technology, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (748.326 KB)
|
DOI: 10.52088/ijesty.v1i1.37
The project is an activity with a target that must be completed within a certain period, where in its implementation often obstacles arise between the elements involved in it. Problems that arise must be immediately handled properly and appropriately so that the achievement of results is as expected.. Conflict is a condition of the oc-currence of discrepancies between values or goals to be achieved, both existing in individuals and in relationships with others. The purpose of this research is to find out one of the main factors causing conflict in project implementation. The method used in this study is a combined method, namely quantitative and qualitative methods through the distribution of questionnaires with the limitation of project observations from 2009-2011 that have been completed, with funding coming from the Aceh Budget (APBA). Designation of respondents for all classifications of construction services, from medium classification (M) to large classification (B). Population Construction executing services from the data obtained were 502 contractors, using the Slovin formula found a sample of 84 contractors. The independent variables reviewed are the owner factor and the project condition factor, while the dependent variable is the success of the project. To analyze data using multiple linear regression with the help of Product Solutions and Statistical Services (SPSS) version 22, while the statistical analysis performed in data processing is to test the validity and reliability. Based on research shows that the owner factor is one of the maint factors that cause conflict in project implementation in Aceh Province.
TINJAUAN YURIDIS PEREDARAN KOSMETIKA DI INDONESIA
ikhsan, muhammad;
kustanto, anto;
Prakoso, Adityo Putro
Qistie Jurnal Ilmu Hukum Vol 16 No 2 (2023): Qistie : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31942/jqi.v16i2.9959
Peningkatan ekonomi yang disertai dengan kemajuan teknologi dan globalisasi menimbulkan berbagai perubahan dalam berbagai bidang kehidupan. Kosmetika menjadi kebutuhan dalam merawat atau mempercantik diri bagi wanita bahkah pria juga membutuhkannya. Dewasa ini, semua orang seakan-akan berhak untuk mempromosikan, menyalurkan dan menjual atau mengedarkan kosmetika tanpa mengetahui ketentuan-ketentuan yang berlaku terhadap peredaran kosmetika.Penelitian in merupakan penelitiaan hukum normatif dengan pendekatan undang-undang (statute approach). Data penelitian merupakan data sekunder dengan pengumpulan data melalui studi pustaka. Analisis data menggunakan analisa kualitatif yang digunakan untuk membahas ketentuan hukum pengaturan peredaran kosmetika dalam peraturan perundang-undangan.Hasil penelitian menujukkan bahwa seluruh kosmetika yang beredar di Indonesia harus diketahui dan terdaftar diinstansi pemerintah. Yang berwenang dalam melakukan peredaran kosmetika yaitu tenaga kefarmasian. Terdapat ketentuan dalam mengiklankan kosmetika seperti obyektif, tidak menyesatkan, lengkap, tidak boleh diiklankan dengan menggunakan rekomendasi dari suatu laboratorium, instansi pemerintah, organisasi profesi kesehatan atau kecantikan dan atau tenaga Kesehatan, Tidak boleh diiklankan dengan penggunakan peragaan tenaga kesehatan atau yang mirip dengan itu, boleh diiklankan seolah-olah sebagai obat, harus mendidik dan sesuai dengan norma kesusilaan yang ada. Bagi seseorang yang tidak mengikuti ketentuan dalam peredaran kosmetika dapat diancam pidana seperti ketentuan yang diatur dalam Pasal 196, 197 dan 198 UU 36/2009 tentang Kesehatan.Kata Kunci: Peredaran, Kosmetika, Kewenangan
Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pelaku UMKM di Kelurahan Kekalik Jaya Kecamatan Sekarbela Kota Mataram
Supriadin, Supriadin;
Ikhsan, Muhammad
Abdi Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/abdi.v4i1.3574
Pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM di Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha pelaku UMKM agar memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penciptaan kesempatan kerja, peningkatan ekspor dan peningkatan daya saing, sementara itu pengembangan usaha skala mikro diarahkan untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat berpendapatan rendah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara tatap muka yang diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM yang masuk di wilayah Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan. Sedangkan metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan melakukan pelatihan dan diskusi yang berkaitan dengan materi pengembangan kewirausahaan bagi pelaku UMKM. Berdasarkan uraian pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, dapat disimpulkan bahwa partisipasi peserta pengabdian sebesar 100%. Peserta aktif bertanya dan mendengarkan berbagai hal tentang materi yang telah diberikan sampai kegiatan pelatihan kewirausahaan dan meningkatkan pengetahuan manajemen pemasaran berakhir. Peserta mengharapkan agar program serupa diadakan kembali dengan program pelatihan kewirausahaan dan meningkatkan pengetahuan manajemen pemasaran tingkat lanjut dan keterampilan memasarkan hasil barang dengan baik dan efektif.
Implementasi Logika Fuzzy Tsukamoto Sebagai Kendali Sistem Ruangan Inkubasi DOC Ayam Kampung
Perdana, Muhammad Agung;
Ikhsan, Muhammad
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 9, No 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/cess.v9i2.61511
Kemajuan teknologi di dunia elektronika dan pengendali sangatlah pesat sehingga manusia dapat meringankan pekerjaannya dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini. Indonesia adalah salah satu negara yang penduduknya banyak berprofesi sebagai peternak, salah satunya adalah beternak ayam. Dalam pemeliharaan anak ayam diperlukan perawatan khusus dikarenakan anak ayam yang baru lahir rentan terkena penyakit sehingga melambat laju pertumbuhan dan stock ayam yang dihasilkan juga sedikit, dikarenakan induk ayam yang melakukan pengeraman mandiri. Maka dari itu diciptakan pemanas atau induk buatan untuk pemeliharaan anak ayam yang terpisah dari induknya, agar induknya dapat bertelur lebih cepat tanpa menunggu proses pengeraman telur. Dalam penelitian ini dibuat suatu sistem otomatisasi dan perancangan dalam menghasilkan sistem Ruangan Inkubasi DOC Ayam Kampung menggunakan metode Logika Fuzzy Tsukamoto, dimana ada salah satu faktor penting untuk mendapatkan kualitas terbaik adalah memperhatikan suhu ideal pada ruang pemanas DOC yaitu sekitar 32-35 C dan dilakukan percobaan selama 30 hari dengan tahap pengerjaan yaitu fuzzifikasi, inferensi, komposisi, dan defuzifikasi. Yang nilai derajat keanggotaannya adalah masukan dari sensor DHT 11 yaitu suhu serta kelembapan dan nilai derajat keanggotaan keluaran yaitu hidup dan mati komponen kipas serta lampu pijar. Serta dilakukan skenario pengujian pada alat sebanyak 10 kali dan alat tersebut mampu mengeluarkan respon yang sesuai dengan nilai keluaran.