Claim Missing Document
Check
Articles

LATAR BELAKANG FILOSOFIS DAN SOSIOLOGIS INTEGRASI AGAMA DAN SAINS Harahap, Adek Saputra; Amril M, Amril M; Dewi, Eva; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.868

Abstract

This research describes the backgroundPhilosophical, Sociological Integration of Religion and Science. The aim of this research is tounderstand aboutbackgroundPhilosophical, Sociological Integration of Religion and Science,.The study method used is literature study or library research by collecting various information from related journals/literaturebackgroundPhilosophical, Sociological Integration of Religion and Science.Data collection with the results of previous research which supports the data in this research.The result is The philosophical aspect is one way of expressing the wisdom that lies behind the teachings of the Islamic religion, for example, Islamic teachings teach to carry out congregational prayers with the aim, among other things, that a person can experience the wisdom of living side by side with other people, and so on. As for the sociological aspect, there are many religious teachings related to social problems. The great attention of religion to social problems further encourages religious people to understand social sciences as a tool for understanding their religion.
PENGARUH METODE KOOPERATIF TEKNIK THINK PAIR SHARE TERHADA HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMPN 03 PURWOHARJO Marini, Niken Seviana; Setiawan, Bahar Agus; Badruttamami, Badruttamami; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.869

Abstract

Teknik think pair share ( TPS ) membantu membangun keterampilan berpikir kritis, berkomunikasi efektif, serta berkolaborasi di antara siswa dengan mendorong siswa untuk berpatisipasi aktif dalam diskusi dan berbagi pemikiran, metode ini menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertukaran ide – ide dan pemahaman yang mendalam di antara para siswa. Metode kooperatif ini yang sedang digunakan di SMPN 03 Purwpharjo. Tujuan dari pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode kooperatif teknik think pair share terhadap hasil belajar siswa. Pendekatan kuantitatif yang berjenis kausal komparatif dengan mengumpulkan data dengan membagikan kuisioner pada siswa sebanyak 38. Penelitian ini melewati 4 uji dari uji validitas, reabilitas, linieritas dan normalitas yang mana keempat uji ini diukur dengan aplikasi spss 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode kooperatif teknik think pair berpengaruh pada hasil belajar siswa sebesar 0.433 atau 43,3%. Disimpulkan bahwasanya hasil dari penelitian ini pada pengaruh metode kooperatif teknik think pair terhadap hasil belajar siswa sebesar 43,3% yang berada dalam tingkatakn cukup berpengaruh.
PEMBELAJARAN HADIST DALAM KITAB ARBA’IN AN NAWAWI KARYA IMAM NAWAWI DI MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH DARUTTAQWA SUCI MANYAR GRESIK Musthofa, Abdul Mu’thi; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.870

Abstract

Kitab Arbain An Nawawi merupakan salah satu kitab hadis yang dianggap penting dalam pendidikan Islam karena mencakup hadis-hadis yang fundamental dan bermanfaat. Pembelajaran hadis dalam kitab ini di Madrasah Diniyah Takmiliyah Daruttaqwa Suci Manyar Gresik bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang ajaran Islam melalui hadis-hadis yang terpilih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru hadis dan siswa, serta analisis dokumen seperti silabus dan materi ajar. Penggunaan kitab Arbain An Nawawi dalam pembelajaran hadis di Madrasah Diniyah Takmiliyah Daruttaqwa Suci Manyar Gresik dipilih karena kitab ini dianggap komprehensif dan relevan dalam menyampaikan ajaran Islam secara praktis. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, dan penghafalan hadis. Proses ini melibatkan analisis mendalam terhadap teks hadis, penerapan prinsip-prinsip hadis dalam kehidupan sehari-hari, dan evaluasi pemahaman siswa melalui ujian dan penilaian. Pembelajaran ini terbukti efektif dalam menyampaikan ajaran Islam yang mendalam. Meskipun kitab ini memberikan fondasi yang kuat untuk pemahaman hadis, diperlukan usaha lebih dalam adaptasi metode pengajaran dan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dukungan yang berkelanjutan dan evaluasi dari pihak madrasah akan sangat penting untuk memastikan keberhasilan proses pendidikan ini.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN PAI Iqtianti, Haniefah; Sari, Dwi kurnia; Yunita, Tiara; Wati, Flora Ambar; anisak, Siti darojatun; Rofiq, Ahmad Ainur; Ali, M. Makhrus; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.871

Abstract

Islamic Religious Education is oriented towards forming students who have an Islamic personality and are devoted to Allah SWT, therefore Islamic Religious Education facilitates students to learn and actualize all their physical and spiritual potential. The learning in the independent curriculum is carried out flexibly so that students and educators can be independent, where educators can adapt the materials, methods and learning strategies to the needs of students and school characteristics. This learning is carried out with Intracurricular learning and also Co-curricular learning. In implementing PAI learning in the independent curriculum, there are two duties of PAI Teachers, namely PAI Teachers who teach PAI lessons in intracurricular learning and PAI Teachers as accompanying teachers in project-based co-curricular learning. This research aims to analyze the application of PAI learning in the Independent Curriculum
KONSEP INSAN KAMIL DALAM KURIKULUM PAI Ghozali, Solchan; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.872

Abstract

The Islamic Religious Education (PAI) curriculum for Senior High Schools (SMU) was designed with the primary goal of enabling students to understand Islamic teachings comprehensively, encompassing aspects of faith (‘aqidah), ethics (akhlaq), and Islamic law (shari’ah). Upon further analysis, the objectives of this curriculum reveal both similarities and differences with the concept of insān kāmil as articulated by Al-Ghazali. According to Al-Ghazali, insān kāmil refers to an individual who possesses noble character, upholds moral values, refrains from sinful acts, and actively engages in promoting good and preventing evil (amar ma'ruf nahi munkar). Essentially, the objectives of the 2006 PAI curriculum align with Al-Ghazali’s vision of insān kāmil, aiming to shape students into morally and spiritually excellent individuals. The key difference lies in the concepts of al-muḥtasib and mu’min al-ḥisbah, in which Al-Ghazali emphasizes individual awareness as an active moral overseer within society. Based on this background, the main research problems can be formulated as follows: 1) What is the concept of insān kāmil according to Al-Ghazali? 2) How do the objectives of the 2006 SMU PAI curriculum align with the concept of insān kāmil as defined by Al-Ghazali? This study falls under the category of qualitative research, an approach aimed at producing descriptive data in the form of written or spoken narratives from individuals and observed behaviors. The study was conducted through a library research approach. Data collection was carried out using documentation techniques, involving the examination and recording of various written sources relevant to the research focus. The analysis technique employed was content analysis, aimed at deriving meaning and drawing conclusions from the literature and documents used as data sources. Based on the researcher’s findings, the 2006 PAI curriculum remains closely related to Al-Ghazali’s thought. This is evident in its emphasis on encouraging students to worship Allah sincerely and to avoid reprehensible traits such as hypocrisy (riya’), arrogance, breach of promises, and dishonesty. Through this educational process, students are expected to develop akhlaq karimah (noble character) as the foundational basis for shaping a holistic Muslim personality.
SINTESIS NILAI HUMANISME, EKSISTENSIALISME, DAN FUTURISME DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Ubaidillah , Ubaidillah; Rohman, M. Imdadur; Angraeini, Naal Hira; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tasyri.v32i01.1002

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi tantangan besar untuk tetap relevan di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika masyarakat modern. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi nilai-nilai dari aliran filsafat pendidikan Barat, khususnya humanisme, eksistensialisme, dan futurisme, dan mengaitkannya secara kritis dengan pengembangan Pendidikan Agama Islam. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai ketiga aliran tersebut memiliki titik temu dengan prinsip-prinsip dasar PAI, seperti penghargaan terhadap martabat manusia, tanggung jawab personal, dan kesiapan menghadapi perubahan zaman. Artikel ini menawarkan sintesis konseptual untuk membentuk kurikulum PAI yang lebih kontekstual, reflektif, dan transformatif.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Amaliya Nasucha, Juli; Rina; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 3 No 02 (2021): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v3i02.144

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pembelajaran PAI dalam pembentukan karakter religius siswa di Madrasah Ibitidaiyah Sabilul Huda Laban Menganti Gresik. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan (1) wawancara mendalam,(2) observasi partisipatif,(3) dokumentasi. Proses analisa data dilakukan mulai dari pengumpulan data, editing (pemilahan), dan pengecekan keabsahan data. Untuk pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan metode triangulasi data. Artikel ini menghasilkan 1) Karakter religius Siswa di MI Sabilul Huda Laban Mengani Gresik: Para siswa-siswi mempunyai keimanan kuat, ketaqwaan kepada Allah SWT, Memiliki Akidah yang kuat, berpegang teguh pada syariat islam, Para siswa-siswi mempunyai akhlak yang mulia dan memiliki karakter yang baik. 2) Implementasi pembelajaran PAI dalam pembentukan karakter religiussiswa di MI Sabilul Huda Laban Menganti Gresik,perencanaan berupa silabus, sosialisasi, RPP, pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter religius siswa di MI Sabilul Huda Laban Menganti Gresik melalui 2 cara yaitu intrakurikuler dan ekstrakurikuler.
Tanggung Jawab Pendidik Perspektif Abdullah Nashih ‘Ulwan Ristianah, Niken; Ma’sum , Toha; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 3 No 02 (2021): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v3i02.146

Abstract

Educators are people who have responsibility in the process of internalizing religious values and strive to create individuals who will have a scientific mindset and will have perfect personalities. Educators also play a strategic role in efforts to shape the character of the nation’s generation through the process of developing the desired personality and values. Eduvators also play role in developing intellectualintelligence, emotional intelligence, spiritual intelligence, and other intelligence. Educators are also trying to develop the interest, talents, abilities, and potential of students. In addition, educators in Islamic education are people who have responsibility for the development of students by seeking all the potential and tendencies that exist in students, both covering the cognitive (knowledge), affective (attitude) domains, and the psychomotor domain (skills). According Abdullah Nashih ‘Ulwan there are several responsibilities that must be carried out by educators for children’s education, namely the responsibility for faith eduction, moral education, physical education, intellectual education, psychological education, social education, and sex education.
Mengukur Integritas Kurilumum Pendidikan Indonesia dalam Menghadapi Era Society 5.0 Nurdiana, Whan; Harsoyo, Roni; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 3 No 02 (2021): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v3i02.148

Abstract

The curriculum is the 'key factor' of education and therefore has an important role in facilitating the process of optimal learning. In addition, the curriculum is also a major component in the success of achieving educational goals. The 2013 curriculum is a renewal curriculum from the previous curriculum and has been implemented in Indonesia since 2013. This article explains how the readiness and reliability of the Indonesian education curriculum in preparing students to be able to read various opportunities and be ready to face the challenges of the era of society 5.0. There is great hope that the substance of the curriculum owned by Indonesia can be relevant to the development of science, technology and social so that educational values ​​can be instilled in students in social life in society in the era of society 5.0 which is conditional on the concept of a human-centered and technology-based society.
Pengembangan Media Pembelajaran Pai-BP di SD Bright Kiddie Berbasis Aplikasi Pixellab ., Ihya’ Ulumuddin; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 01 (2022): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i01.165

Abstract

Wabah Covid-19 yang sempat melanda dunia faktanya berdampak –hampir- di segala aspek kehidupan, tidak terkecuali pada aspek pendidikan. Pelaksaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi solusi yang tidak bisa ditawar, dan hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para guru untuk terus berinovasi, dan kreatif dalam melaksanakan pembelajaran. Pendidikan bukan sekedar mentranfer pengetahuan semata. Pendidikan direalisasikan dalam bentuk amaliah segaligus praktek bagi peserta didik. Pelaksanaan proses pembelajaran PAI dan BP di tingkat sekolah dasar (SD) membutuhkan lingkugan pembelajaran yang menarik, menyenangkan dan tidak membosankan. Penelitian ini bertujuan mengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi PixelLab saat kondisi pandemi. Untuk mengetahui efektivitas dan kelayakan media pembelajaran PAI-BP pada tema “Gerakan dan Bacaan dalam Shalat” berbasis aplikasi PixelLab sehingga meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik di SD Bright Kiddie Surabaya. Penelitian ini menggunakan penelitian Research and Development (R&D) dan model yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE. Produk ini divalidasi oleh 1 ahli media, dan diuji coba oleh 25 peserta didik. Hasil validasi menunjukan ahli media memperoleh rata-rata 78,75% yang termasuk kategori “Valid”. Implementasi media PixelLab menghasilkan respon peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran meningkat rata- rata 86,37%, hal tersebut menujukan produk layak digunakan. Hasil pretes dan posttes menunjukan keefektivan media pengembangan berbasis aplikasi PixelLab dengan hasil 100 % nilai meningkat walaupun 13,6% belum tuntas. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan media berbasis aplikasi PixelLab dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik serta dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Co-Authors , Masykur H. Mansyur ., Fahrudin ., Ihya’ Ulumuddin ., Jeprianto ., Khoirunnisaa’ ., Mudiyono ., Rumina ., Zainab A'yun, Qurroti Abd. Latif Abdillah Dimas Pratama Abdul Gani Jamora Nasution Abdul Ghofur Abdul Kosim, Abdul Abdurrohim Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Abidin , Jaenal Abidin, Jaenal Ach. Husaini Achadah, Alif Achmad Junaedi Sitika Achmad Muhajir SAM Achmad Muhibin Zuhri Achmat Mubarok Ade Indriany Afriani, Risa Agusten Agustin, Cindy Ahmad Faisal Ahmad Marzuki Ahmad Ma’ruf Ahmad Muzakki Al Mahbubi Ahmad Zuhdi AHMADI Aini Farida, Nur Ainurrofiq, Machbub Ali muhajir, Ali Ali Mustofa Ali, M. Makhrus Alya Navida Nurita Amaliya Nasucha, Juli Amalya, Kanaya Amelia, Vernelysa Amirudin Amril M, Amril M Amrillah, Rizki Anaya, Alvi Angraeini, Naal Hira Anisah, Rafiqatul Anisak, Siti Darojatun Anugrah, Vivian Apriani, Ellita Ardhilani, Arivia Ardiningrum, Aufaa Dzakiy Ardiyansyah, Nanda Ari Dwianto, Ari Arief Azizi Arief Wirawan Arif Rahman Arlina Arlina, Arlina Arnadi Arnadi Arnadi, Arnadi Arrumaisha Fasya Nuriy Aryanti, Dewi Asmuri, Asmuri Astuti Darmiyanti Asyikin, Nurul Asyrof Syafi'i Atiqah Qudsiyah Aulia Rahman, Nadila Aulia, Salsabila Ayuni, Audy Aziz, Nurul Azmi Azzahra, Amalia Azzara, Anggi Putri A’yun, Qurroti Badriyah, Laila Badrun Taman Badrus Zaman Badruttamami, Badruttamami Baehaqi Bariah, Oyoh Bella Sukma, Adriana Hanny Betti Megawati Bisri Mustofa Budi Sudrajat choir, miftachul damanhuri , Damanhuri Darim, Abdu Darmayanti, Hj. Astuti Daud, Fauzi Ahmad Daulay, Afrahul Fadhila Debibik Nabilatul Fauziah Dedek Ardiansyah Deshi Karunia Hajarwati Desra Reifka Rhaudia Devina Kuncoro, Rhaudhatuljannati Devita Aulia Putri Devita Yanti, Kartika Dewi Nur Fariida Dewi Pertamasari Dewi, Eva Dhitami, Dhitami Dian Farda Al Hasani Dodi Edy Purwanto Eka Rahma, Annisa Salsabila Aprilia Eka susanti Eka Yusnaldi Eki Waluyo, Kasja Elisya Laesya Tasya Elsa Nurfadiyah Endang Retnowati Erna Widyastuti Fadillah Putri Adeana Fadiya, Nasyia Alifa Fadriati Fadriati Fahira mutia kirana Faizin, Nurul Farida, Nur Aini Faruuq Trifauzi Fatiatun Fatimatuzzahro, Rima Fauzi Tamami, Hanif Fauziah , Adinda Nur Fauziah, Debibik Nabilatul Fauziyah, Lana Febrianti, Putri Silvia Ferawati, Dewi Fihris Filkhoiriya, Afifah Findah Nur Hamidah Firda Al-Vina Firdausih Firdausih, Firdausih Fitra Audina Fitri Selviah Fitria Mauilida Frezzi Ramadhan Syah Furdianto, Muafan Gatot Marwoko Chahya Ansyani Gatot Sujono, Gatot Ghozali, Solchan Habibie Ramadhan, Habibie Hadi, M Nur Hafidz Rifqi Hafiidh, Muhammad Hakim, Robiah Umi Halimah Halimah Hanif Maulaniam Sholah, Hanif Maulaniam Hanifuddin Mahadun Hanik Yuni Alfiyah Hanik Yuni Alfiyah, Hanik Yuni Hanum OK, Azizah Haq, Zulfikar Emir Harahap, Adek Saputra Harsoyo, Roni Hartono, Febri Hasibuan, Hafnan Aziz Hasibuan, Najwa Naumira Hasibuan, Salsa Bila Hasima Harahap Henny Saraswati Henny Saraswati Herin Supardi Herrian, Aulia Dwi Putri Herwani . Hidayati Murtafiah, Nurul Hidayatullah, Rendra Nur Iman Hinggil Permana Holis, Khoirul Hosna, Roifatul Humairah, Nabila Husaini, Muhammad Zahdi Husnah, Asmaul Ibrahim, M. Maulana Idi Warsah Ifan Ali Alfatani Ihya` Ulumuddin Ihya` Ulumuddin, Ihya` Ihya` Ulumuddin, Ihya` Ulumuddin Iin Wahyu Mahmuda Ika Ramadhani Ikhlasul Amalia, Riza Ikhwanuddin, Muhammad Ilma Fauziah ilmaknuna, Lulu Ilun Mualifah, Ilun Imam Fauji, Imam Imam Sukardi Imron Arifin Inayatur Rosyidah Indana, Nurul Indriana Dewi Mawarni Marpaung Indriana Pitaloka Indriani,, Sinar Mahardika Iqtianti, Haniefah Irfa Waldi Irma Soraya Isa Anshori, Mochammad Ismail Istiqomah, Fida Ulil Iswari Maghfiroh, Dana Iwan Hermawan Jaelani Jaenal Abidin Jahro Muniro Jailani Syahputra Siregar Jannah, Eni Miftahul Jayid, Ruwaidan Karnia, Nia Karyawati, Lilis Kasidi, Reyhandika Kusnul Kasja Katra Pramadeka Khairunnisa Khoir, Muhammad Ikhsanul Khoiri, Muhammad Mirzaq KHOIRUL ANWAR kholilurahman, Muhammad fadil Khoridatunnida Khoridatunnida, Khoridatunnida Khotimah, Maulidy Putri Khusnul khusnul khotimah Kirana Kurniawati , Lilis Laila Badriyah Laili Agustinaning Galuh Muninggar Landy Arief Syaputra Larasati, Septri Layli Musyfiroh Liansyah Lidya Febrianty Lubis, M Ridho Lucky Damara Yusuf Luhlu Zahara M Ilham Firdaus M Jamhuri, M Jamhuri M, Amril M. Anang Sholikudin M. Daud, M. Daud M. Jamhuri, M. Jamhuri M. Makbul M. Mudlofar M. Rofik Fitrotulloh Ma'ruf, Ahmad Maghfirah, Dewi Nazilatul Maha, Mhd. Zulfadi Mahadun , Hanifuddin Mahmuda, Muhammad Manshur, Masykur Mansyur, Masykur Mansyur, Masykur H. Marini, Niken Seviana Masfufah Mas’udah Mas’udah, Mas’udah Mathlaul Pajri Matondang, Muhammad Alfaridzi Maulida, Najmi Maulidya, Farah Nida Ma’ruf, Ahmad Ma’sum , Toha Meuthia Putri Meutiah Khairani Harahap Miftahir Rizqa Mimin Maryati Moh. Ali Moh. Isbir Mohamad Rosid Mohammad Amin Mohtarom, Ali Muadzah, Alya Muawanatul Hasanah, Siti Mubarok, Achmat Mubarok, Wildan Nur Muchamad Ifan Maulana Mudlofar, M. Mufaizah Muhamad Afandi MUHAMMAD FAHMI Muhammad Fiqri Alwi Muhammad Heru Hresnawanza Muhammad Ikhwanuddin Muhammad Iqbal Hafiz Muhammad Miftah, Muhammad Muhammad Nur Hadi Muhammad Nur Hadi Muhammad Ruslan Muhammad Syaifuddin Muhammad Yusron Maulana El – Yunusi Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Muhammada Muhammada, Muhammada Muhtarom, H.Ali Muji Munawir Munawir Munawir Murdianto Murdianto, Murdianto Musthofa, Abdul Mu’thi Mustofa, Taufik Muthoharoh, Miftakhul Mutiara Fajriatu Aprilia Muzdalifah Nabila, Putri Nabila, Tri Yunita Nadia Nura Salma, Nafisa Zahira, Alma Nafisa, Nadia Zayyanan Naili Tsamrotul Mufidah Nainggolan, Hendra Najwa, Ari Sabila nasikhin Naufal, Muhammad Fatur Rafi Nawawi, Muhammad Ruston Neng Ulya Nia Kurnia Nirzal Sunardi Nugraha, Danyu Nur Azizah Nur Azizah, S. Fitriyah Nur Imama Jamil Nur Maghfiroh, Alyadita Nur ‘Azah, Nur ‘Azah Nurabiyah, Nurabiyah Nuraini Nurasia Nurdiana, Whan Nurfadillah, Nuke Nurfauziah, Nabilla NURHASAN Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nuriya Maslahah Nurjanah, Nike Nurlaeli, Acep Nurma Yunita Nurman Nursalimah Nursayidah, Didah Nurseha, Raflie Nursikin Nursikin , Mukh Nursikin, Mukh. Nurul Fadhilah Ramadhani Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Indana Nurwijayanti Nuryati Nuryupa okhman, Mauhibur Parulian Sibuea Parwanto Pasaribu, Sriwahyuni Pasmah Candra Pebri, Mitta Prastiwi, Anida Elika Pratama, Aufar Rifqi Pratama, Hidayatullah Akbar Pratama, Muhammad Rusfiansyah Puput Meilanis Puspa Rahayu, Puspa Putri nur aisyah Putri, Rika Amalia Qirsy Halimatus Sa’diyah Qomariyah Ulfa Qudus Nofiandri Eko Dwi Sucipto Qurroti A’yun Rachmah Khairunnisa Rahayu, Indah Rahayu, Windi Ovi Sri Rahma Sinta Rahmadani , Dini Ramadhan , Habibie Ramdani, Muhammad Rasuli Riansyah, Riansyah Ridha, Zaifatur Ridho Akbar Ridwan Akbar Ramadhan Rina Rirqa, Miftahir Risa Risnawati Risnawati Risnawati Ristianah, Niken RIZKI DWI LESTARI Rizki Nazlia Robianna Harahap Rodia Tammardia Siregar Rofiq, Ahmad Ainur Rofi’ah, Erma Athiyatur Rohma, Cholifatur Rohman , Rofiq Nur Rohman, M. Imdadur Romadhon, Nisfi Rosdiana Rumina Ruslan Wahyudi, Undang Rusmaida, Cici Rusydi Ruwaidah Saefullah Azhari Safitri, Anita Saida Hashina Saini , Mukhamat Salmah, Nur Salsabila Nurfitria Salsabila, Firdausi Maulidiyah Salsabila, Maya Sari, Delvina Sari, Dwi Kurnia Sayyid Ahmad Haqqin Nazil Selviza, Dinda Senata Adi Prasetia Setiawan, Bahar Agus Setiono, Agus Sholikhudin, Anang Sholikhudin, M Anang Sholikhudin, M. Anang Silvia, Atik Sinaga, Devi Yusnila Sinorowati, Citra Wulan Siregar, Muthomainnah Siti Ainurrohmah Siti Aisyah Nurjannah, Siti Aisyah Siti Khairani SIti Kholida Siti Kholidatur Rodiyah Siti Kulsum Siti Norhasanah, Siti Siun Rohan Siun Ruhan Solchan Ghozali Solikhudin, Anang Sopian, Novi Fadhilah Sopyan Sri Rahmayanti Berutu Sriwahyuni Pasaribu sugeng Sejati Sulfatun Naimah Supatmi Suriadi Suriadi Suriadi Suwatah Suwistiyonengsih Syafina Maulani Syahputri, Leli Syahri ., Syahri Syaifuddin Syaifuddin , Syaifuddin Syaifullah Syamsuddin Syarif Hidayat Tajuddin Nur Tajudin Nur Tatik Safiqo Tegar Difa Alhaqi, Muhamad Tehedi, Tehedi Thoha, Muhammad Akbar Triana Rosalina Noor, Triana Rosalina Ubabuddin Ubabuddin, Ubabuddin Ubaidillah Ubaidillah , Ubaidillah Ubaidillah ., Ubaidillah Ulumuddin, Ihya’ Undang Undang Usman Vaula Putri Dwi Kurnia Wahyu Hidayat Wahyudi . Wati, Flora Ambar Wenty Septria DS Widiyastuti, Ananda Vibra Widura, Salsabila Weka Wijono, Hani Adi Winda Amelia Putri Wiwin Fachrudin Yusuf Wulandari, Riya Tri YM, Khairuddin YULIANI Yuliastutik Yuni Alfiyah , Hanik Yunita, Tiara Yusniaini, Alisah Yusuf, Achmad Yusuf, Lucky Damara Zahra Azzura Jaffa Zahro, Umniiatuz Zainab, Nurul Zainal Abidin Zainudin Zainudin Zamroni, Afif Zuairiyah, Zuairiyah