Transformasi kurikulum dan metodologi pengajaran menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan global yang ditandai oleh perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta tuntutan kompetensi abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk transformasi kurikulum dan inovasi metodologi pengajaran yang relevan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis berbagai literatur ilmiah, kebijakan pendidikan, serta hasil penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi kurikulum perlu mengarah pada penguatan kompetensi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, serta integrasi nilai karakter dan literasi digital. Sementara itu, metodologi pengajaran dituntut untuk lebih inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik melalui pemanfaatan teknologi, pembelajaran berbasis proyek, serta pendekatan kontekstual. Transformasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang responsif terhadap dinamika global tanpa mengabaikan nilai-nilai lokal dan kultural. Dengan demikian, sinergi antara kurikulum dan metodologi pengajaran menjadi kunci dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompetitif dan berkarakter.