Articles
Pendaftaran Hak Pakai dengan Jangka Waktu Atas Nama Pemerintah Desa di Atas Tanah Hak Milik Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Paku Alaman
Rahmadan, Latif Surya;
Erlina, Erlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pertentangan peraturan terkait pendaftaran hak pakai dengan jangka waktu atas nama pemerintah desa di atas tanah hak milik Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Paku Alaman serta menganalisis akibat hukum pendaftaran hak pakai dengan jangka waktu atas nama pemerintah desa di atas tanah hak milik Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Paku Alaman. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan tipe penelitian doctrinal, pendekatan yang di gunakan adalah pendekatan undang-undang, pendekatan konseptual dan pendekatan sejarah, sifat penelitianya adalah prespektif, dengan mengunakan bahan hukum primer dan skunder, tehnik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan teknis analisis bahan hukum silogisme deduktif. Hasil penelitian Pertama: terdapat pertentangan peraturan secara vertikal terkait teknis pendaftaran hak pakai dengan jangka waktu di atas tanah milik Kasultanah dan/atau Kadipaten. Dapat dilihat dari tata urutan peraturan perundang-undangan menurut Pasal 7 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 20ll tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan teori jenjang norma dimana peraturan derah provinsi berada di bawah peraturan pemerintah. Kedua: akibat hukum yang akan timbul dengan diterbitkannya hak pakai dengan jangka waktu di atas tanah hak milik Kasultanan dan Kadipaten adalah akan mengakibatkan hapusnya hak pakai dengan jangka waktu atas nama pemerintah desa yang di terbitkan di atas hak milik Kasultanan dan Kadipaten karena subjek hak atas hak pakai dengan jangka waktu tidak lagi memenuhi syarat serta akta PPAT sebagai dasar pemberian hak pakai kepada pemerintah desa tidak dapat didaftarkan karena subyek hak yang akan diberikan hak pakai dengan jangka waktu di atas tanah milik Kasultanan dan Kadipaten tidak sesuai aturan teknis pendaftaran tanah.
Penguatan Fungsi Partai Politik dalam Kewajibannya Memberikan Pendidikan Politik Kepada Masyarakat
Wardani, Eka Rangga;
Erlina, Erlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis Bagaimanakah bentuk pertanggungjawaban serta evaluasi partai politik dalam memberikan Pendidikan politik kepada Masyarakat dan mengkaji serta menganalisis Bagaimanakah sistem Pendidikan politik yang ideal serta sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bersama terutama mencerdaskan kehidupan bangsa. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum normatif. Lalu pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Konseptual (Conceptual Approach) dan Pendekatan Undang-Undang (Statue Approach). Dari hasil penelitian terdapat Kesimpulan yaitu. Pertama. Partai politik memiliki fungsi dalam melaksanakan pendidikan politik terhadap masyarakat, sehingga dapat membantu masyarakat yang cerdas dalam partisipatif politik. Pendidikan politik tidak hanya diberikan kepada kader partai politik itu sendiri melainkan kepada seluruh elemen masyarakat, karena pada hakekatnya partai politik mendapatkan bantuan keuangan dari APBN/APBD untuk diprioritaskan dalam melaksanakan pendidikan politik. Partai poltik yang menerima bantuan keuangan yang bersumber dari APBN/APBD yang digunakan sebagai dana penunjang pendidikan politik dan operasional sekretariat. Partai politik juga diwajibkan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban bantuan keuangan tersebut kepada Pemerintah setelah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Kedua. Belum adanya suatu produk hukum yang mengakomodir bagaimana seharusnya partai politik dalam melaksanakan kewajibannya dalam memberikan pendidikan politik khususnya kepada Masyarakat. Pendidikan politik yang dipaparkan oleh partai politik pada saat ini umumnya berkisar di antara yaitu pada saat kampanye, reses, dan ketika bertemu dengan konstituen. Adapun pedoman pelaksanaannya kembali ke aturan partai masing masing.
Peran Orang Tua dalam Menanamkan Nilai-Nilai Taqwa kepada Anak: dari Penyapihan Hingga Akhil Baligh
Baher, Maylia Khairunnisa;
Fatoni, Ilham;
Imron, Muhammad Al;
Erlina, Erlina;
Hijriyah, Umi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak serta orangtua mempunyai kewajiban untuk mendidik, mengasuh serta membimbing anak berdasarkan ajaran agamanya. Saat ini anak-anak hidup di tengah lingkungan yang dipengaruhi oleh budaya global, termasuk media sosial dan akses informasi yang luas. Pengaruh ini dapat bertentangan dengan nilai-nilai taqwa yang ingin ditanamkan oleh orang tua. Artikel ini mengkaji peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai taqwa kepada anak sejak masa penyapihan hingga akil baligh ditengah tantangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitiif deskriptif dengan pendekatan studi literatur terkait parenting dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran aktif orang tua dalam membentuk karakter taqwa pada anak melalui pendekatan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan nilai-nilai agama yang konsisten dari orang tua dapat membentuk fondasi taqwa yang kuat pada anak, seperti melalui keteladanan, pembiasaan ibadah, dan pengendalian diri. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi orang tua dalam menanamkan nilai taqwa sejak dini, sebagai bekal bagi anak dalam kehidupan bermasyarakat.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: APPLICATION OF THE PBL MODEL TO SCIENCE LEARNING IN PRIMARY SCHOOLS
Rahmaniati, Rita;
Erlina, Erlina;
Rahmadini, Novia
Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 10 No. 1 (2025): Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/bitnet.v10i1.9109
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan dan menganalisis hasil beberapa studi primer tentang pengaruh model PBL terhadap keterampilan berpikir kreatif dalam sains. Systematic literature review (SLR) digunakan sebagai metode dalam penelitian ini, melalui pencarian di database Google Scholar dari tahun 2019 hingga 2023 dan buku, menghasilkan 16 artikel jurnal dan 3 buku utama yang memenuhi kriteria inklusi yang ditentukan. Setiap artikel dicatat kemudian diklasifikasikan berdasarkan judul, tahun studi, tingkat pendidikan, dan jenis penelitian untuk dianalisis satu per satu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA, membangun kemampuan analisis, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Dari artikel-artikel tersebut menyatakan bahwa penerapan model Problem Based Learning memberikan hasil/pengaruh yang baik serta positif dan baik bagi pembelajaran IPA di sekolah dasar. Model Probem Based Learning juga membantu siswa mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam tim. Hal ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar. Selain itu, model Problem Based Learning juga membantu guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif.
PELATIHAN PEMBUATAN DODOL ALPUKAT DI DESA LENEK DUREN
M. Afyadi Perwira;
Nisak, Sri Hidayatun;
Febrianti, Amaliah;
Julita, Delisa;
Akbar, Zulfikar Ibnu Ali;
Mujahid, Imam;
Fitrianiningsih, Fitrianiningsih;
Safitri, Novita;
Erlina, Erlina;
Hamid, Ahyar;
Merta , I Wayan
Jurnal Wicara Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/wicara.v3i3.6752
Lenek Duren Village, located in East Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, has rich natural potential, especially in avocado production. Although alpuka is known for its antioxidant content and distinctive taste, the utilization of this fruit is still limited as fresh consumption. To address this issue, a training on avocado dodol making was conducted on January 23, 2025, aiming to improve the community's understanding of avocado processing. The training involved three stages: selection of ripe avocados, trial dodol making, and hands-on training. The results of the training showed that avocado dodol has a unique flavor that combines sweetness and bitterness, and was enthusiastically received by the community.
Evaluasi Pelaksanaan Pemberdayaan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas di Kawasan Bantaran Sungai Kota Yogyakarta
Nurokhman, Nurokhman;
Suharyanto, Indra;
Kristiyanto, Hery;
Erlina, Erlina;
Subagyo, Singgih;
Suryanto, Suryanto;
Sukarno, Sukarno;
Santoso, Fattah Setiawan;
Surifah, Surifah
Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Dakwah dan Pembangunan Masyarakat Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (LDPM UCY)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47200/jnajpm.v8i1.1535
The banks of the Gajahwong River in Yogyakarta City are part of the slum area based on a decree from the Mayor of Yogyakarta in 2016. Various Community-Based Environmental Empowerment Programs (PLPBK) have been implemented until 2022. For this reason, it is necessary to carry out a qualitative evaluation of the success of its implementation in overcoming slums in a sustainable manner, including involvement the parties in it. The condition of the Warungboto Slum Area is a mild slum with an average sectoral slum of 23.7% in certain RTs. The existence of the Kotaku program with the handling of increasing settlements in terms of road infrastructure, drainage, infiltration wells has had an impact on the non-slum parameter score but the handling of house buildings and riverbank inspection roads is still problematic. Thus the involvement and commitment of all parties, the government, local communities as well as NGOs and universities need to be strengthened so that slum reduction can be optimally realized.
Tax Payment Revenue Ratio as Tax Risk Analysis for Manufacture Industry in Indonesia after Tax Amnesty Policy
Santoso, Muhammad Rifky;
Erlina, Erlina
International Journal of Applied Business and International Management Vol 5, No 2 (2020): August 2020
Publisher : AIBPM Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32535/ijabim.v5i2.855
Indonesia’s Tax Amnesty potentially will increase state tax revenues in rupiah; however, it cannot increase tax compliance as measured by the tax ratio value. Tax audit as a law enforcement needs to be carried out on taxpayers with high risk in utilizing tax amnesty policies for tax avoidance. By comparing the ratio of tax payment revenue (TPR) in manufacturing companies listed on IDX, this study finds that most of the samples are indicated to have a high risk of tax avoidance, since the value of TPR is significantly lower when the tax amnesty is enacted, compared to that prior to the enactment. To determine which taxpayers are doing illegal tax avoidance and need to be audited, further analysis is necessary for those with significant TPR reduction, one of which is by analyzing the financial ratios. This method is possibly used for each industry due to its different characteristics. It facilitates both the tax authority to increase taxpayer compliance and the taxpayer to make tax planning.
Measuring meaningful learning through the experience of chemistry education students' in the basics of analytical chemistry practicum
Cahyani, Melur Regista;
Erlina, Erlina;
Lestari, Ira;
Masriani, Masriani;
Ulfah, Maria
Jurnal Pendidikan Kimia Vol. 16 No. 2 (2024): August
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkim.v16i2.57849
Chemistry Education students often engage in laboratory practicums to develop scientific process skills and enhance the meaning of chemistry learning, as seen in the course basic analytical chemistry. Previous research indicates that the basics of analytical chemistry practicum frequently focus solely on confirming basic knowledge, thus only leading to an improvement in basic experimental skills. This study aims to measure the level of meaningful learning achieved through the experiences of chemistry education students in in the basics of analytical chemistry practicum as evidence to improve the practicum curriculum in order to create more meaningful learning. The research method involves both quantitative and qualitative descriptive approaches, with quantitative data collected using the Meaningful Learning in the Laboratory Instrument (MLLI), which has been modified to measure students' affective and cognitive experiences after learning in the chemistry laboratory. The study involved 60 third semester students who had completed the basics of analytical chemistry practicum course. The results indicate that all aspects were rated as good, with percentage scores of 67% for affective aspects, 74% for cognitive aspects, and 69% for affective-cognitive aspects, yielding an overall average percentage score of 70%. These findings suggest that chemistry education students have achieved significant meaningful learning through their experiences in the basics of analytical chemistry practicum.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN KECERDASAN SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Erlina, Erlina
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2016): JPD - Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (175.832 KB)
The research aims to abtain facts about the influence of learning method and social intelligence to the learning outcomes of civics in fifth grade of Amaliah Elementary school. The method usedwasexperimentalstudydesignusingtreatment bylevel2x2 with analysis testing ANAVA.The study show that: (1) Study groups learning with Project Based Learning method gives a better effect than the method of Problem Based Learning learning outcomes civics. (2) There is an interaction between learning and social intelligence toward Civics outcomesin fifth garde. (3) Students who have a high social intelligence, Project Based Learning method gives a better effect than the group learned than using Problem Based Learning. (4) For students who have a low social intelligence, Problem Based Learning method give a better effect civics learning outcomes Civics fifth grader than the group with Project Based Learning.The implicationsofthis study indicatethat thelearningmethods andsocial intelligenceinfluence onstudentlearning outcomesCivic. Keyword : civic education, learning, Arah penelitian ke fakta abtain sekitar pengaruh terpelajar kiat dan inteligen kemasyarakatan ke hasil belajar dari kewarganegaraan di susun ke-lima dari Sekolah Dasar Amaliah. Cara yang dipergunakan adalah pembahasan percobaan mendisain perlakuan penggunaan oleh meningkat 2 x 2 dengan test analisa ANAVA.The mempelajari pertunjukan tersebut: (1) belajar group Pembahasan dengan Belajar Berdasar Proyek kiat memberikan satu lebih baik akibat dibandingkan cara dari Masalah Mendasari hasil belajar kewarganegaraan. (2) Di Situ adalah satu interaksi di antara mempelajari dan inteligen kemasyarakatan ke arah Kewarganegaraan outcomesin ke-lima garde. (3) Murid siapa punya ketinggian kemasyarakatan kecerdasan, Proyeksikan Belajar Berdasar kiat memberikan satu lebih baik akibat dibandingkan belajar group dibandingkan Masalah penggunaan Mendasari Belajar. (4 ) Untuk murid yang punya satu inteligen kemasyarakatan rendah, Masalah Mendasari Belajar kiat memberikan satu lebih baik akibat kewarganegaraan hasil belajar alat pengukur ke-lima dibandingkan group dengan Belajar Berdasar Proyek. Implikasi dari pembahasan ini menandai bahwa cara belajar dan pengaruh inteligen kemasyarakatan pada hasil belajar murid Tata Negara. Kata Kunci : Pendidikan Kewarganegaraan
Integration of Prismatic Science and Development of Arabic Education Master Curriculum
Erlina, Erlina;
Khalid, Idham;
Muslim, Ahmad Bukhari
Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab Vol. 6 No. 2 November (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29240/jba.v6i2.5024
This article described the curriculum development of the Arabic Education (AE) Master’s program in accordance with the university's vision through research and development of the Borg and Gall’s model with a qualitative approach, data collection through documentation, literature review, and questionnaires for expert validation. The performance of education personnel’s who are less adaptive to the advancement of science and technology is one of the problems faced by the world of education. The cause of this problem is that the education curriculum for education personnel’s is not relevant to the users’ changing needs. Hence, the higher education curriculum needs to be developed according to the demands of social change and the progress of today's science to realize a relevant curriculum. Data analysis was done through the stages of data reduction, data display, and conclusion. The results of the study resulted in a curriculum model which refers to the Indonesian National Qualifications Framework (IQF) based on prismatic science integration. This curriculum model is expected to produce master's graduates who are able to act as Arabic language teachers at the undergraduate level who are professional, innovative, and creative in developing Arabic language education through research and scientific publications and have Ulul Albab, Ulil Abshor, and Ulin Nuha characters that radiate in thought and activity.