Articles
SIFAT-SIFAT PEMETAAN TERDIFERENSIAL PADA PERMUKAAN REGULAR
Abrar Zulkamar;
Haripamyu Haripamyu;
Jenizon Jenizon
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.8.2.1-6.2019
Permukaan di R3 adalah bagian dari R3 yang terlihat seperti potongan R2 di sekitar titik tertentu. Jika untuk setiap titik p di suatu permukaan, terdapat suatu homeomorfisma antara lingkungan di R3 yang memuat p dan suatu himpunan buka di R2 serta turunannya di suatu titik bersifat satu-satu, maka permukaan tersebut adalah permukaan regular. Jika terdapat dua permukaan regular atau lebih, maka dapat dikonstruksi suatu pemetaan antara kedua permukaan regular tersebut. Pemetaan yang dimaksud adalah pemetaan terdiferensial.Untuk lebih memahami apa itu permukaan terdiferensial pada permukaan regular, pada makalah ini akan dijelaskan definisi dan beberapa sifat pemetaan terdiferensial pada permukaan regular di R3 beserta contoh.Kata Kunci: Terdiferensial, Pemetaan, Permukaan Regular
SIFAT-SIFAT FUNGSI JARAK PADA MANIFOLD RIEMANNIAN
Riri Alfakhriati;
Jenizon .;
Haripamyu .
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.7.2.140-148.2018
Abstrak. Manifold Riemannian merupakan manifold smooth yang dilengkapi denganmetrik Riemannian. Metrik Riemannian pada suatu manifold smooth M adalah hasilkalidalam yang bersifat simetri, bilinier, dan denit positif pada setiap ruang singgungTpM. Salah satu hal yang menarik dari manifold Riemannian adalah bahwa sebarangmanifold Riemannian dapat ditinjau sebagai suatu ruang metrik dengan fungsi jarakyang didenisikan pada manifold Riemannian. Pada penelitian ini, akan dikaji metrikRiemannian dan sifat-sifat fungsi jarak pada manifold Riemannian.Kata Kunci: Manifold smooth, metrik Riemannian, manifold Riemannian, ruang metrik
SIFAT-SIFAT TRANSFORMASI PROYEKTIF
Putri Fauziahtul Asri;
Haripamyu Haripamyu;
Zulakmal Zulakmal
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.7.3.127-135.2018
Transformasi yang memetakan P 2 ke P 2 disebut dengan transformasi proyektif. Pada transformasi ini, koordinat homogen sangat diperlukan dalam pembentukan matriks standar transformasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat-sifat yang dimiliki oleh transformasi proyektif berdasarkan matriks standar transformasi yang terbentuk.Kata Kunci: Bidang P 2 , transformasi proyektif, P GL(2)
EUCLIDIS LOKAL PADA RUANG PROYEKTIF RIIL RP2
Eliza Yulistya;
Haripamyu .;
Jenizon .
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.6.4.51-55.2017
Abstrak. Ruang topologi dengan sifat-sifat tertentu yang menggambarkan bahwa ruangtersebut secara lokal terlihat seperti suatu ruang Euclidis disebut manifold topologi.Suatu ruang topologi X dikatakan Euclidis lokal berdimensi-n apabila setiap titik dariX mempunyai suatu lingkungan dalam X yang homeomork terhadap suatu himpunanbagian buka dari Rn. Salah satu contoh dari manifold topologi yaitu Ruang proyektifriil (RP2). Pada makalah ini akan dibahas sifat Euclidis lokal pada ruang proyektif riil(RP2).Kata Kunci: Ruang topologi, Euclidis lokal, homeomork, manifold topologi, ruangproyektif riil
KARAKTERISTIK PERMUKAAN REGULAR DI R n
Ardhian Maghfirah;
Haripamyu .;
Efendi .
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.7.3.9-15.2018
Secara umum, permukaan dapat dikatakan sebagai bagian dari R3 , dimana untuk setiap titik p di suatu lingkungan tertentu di R3 yang dimisalkan dengan S, terdapat suatu himpunan buka di R2 yang dimisalkan dengan U dan suatu himpunan buka di R3 yang dimisalkan dengan W yang memuat p sedemikian sehingga S ∩W homeomorfik pada U. Selanjutnya, suatu permukaan disebut sebagai permukaan regular apabila terdapat suatu pemetaan x dari U ∈ R2 ke S ∩ W ∈ R3 yang terdiferensial dan pemetaan tersebut memiliki turunan (dx) yang satu-satu untuk setiap titik di U. Untuk lebih memahami apa itu permukaan regular, pada makalah ini akan dijelaskan definisi dari permukaan regular dan apa saja karakteristik dari permukaan regular tersebut khususnya karakteristik dari suatu permukaan regular di R3 .Kata Kunci: Lingkungan, terdiferensial, himpunan buka, pemetaan, homeomorfik, permukaan, permukaan regular
RUANG PROYEKTIF KOMPLEKS SEBAGAI MANIFOLD KOMPLEKS BERDIMENSI 1
Silvia Oktarini;
Haripamyu .;
Shelvi Ekariani
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.7.2.187-195.2018
Abstrak. Manifold kompleks adalah suatu manifold smooth yang dilengkapi oleh struk-tur kompleks yang dapat ditentukan oleh suatu atlas holomork. Salah satu contoh darimanifold smooth adalah ruang proyektif kompleks CP. Ruang CP didenisikan sebagaihimpunan dari semua kelas ekuivalen [z] dengan z 2 C2 n f0g. Penelitian ini bertu-juan untuk mengkaji bahwa ruang proyektif kompleks CP merupakan manifold smoothdengan struktur smooth yang analog dengan yang ada pada RP3. Selanjutnya, akanditunjukkan bahwa terdapat struktur kompleks pada CP sehingga CP adalah manifoldkompleks berdimensi 1.Kata Kunci: Manifold Smooth, Manifold Kompleks, Struktur Kompleks, Ruang Proyek-tif Kompleks (CP)
UKURAN LUAR LEBESGUE DI R n
NURUL FATIHAH;
HARIPAMYU HARIPAMYU;
SHELVI EKARIANI
Jurnal Matematika UNAND Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/jmu.9.2.76-83.2020
Beberapa kekurangan dari konsep jumlah Riemann diatasi dengan cara memperumum konsep tersebut. Dalam perumuman ini digunakan konsep mengenai ukuran dan himpunan terukur ; pada himpunan-himpunan tak kosong di Rn, dikenal ukuran khusus yang disebut dengan ukuran Lebesgue, yang diperoleh dari pembatasan ukuran luar Lebesgue pada koleksi dari semua himpunan (terukur) Lebesgue. Ukuran luar Lebesgue juga digunakan dalam pemverifikasian apakah suatu subhimpunan di Rn merupakan himpunan Lebesgue. Dalam tulisan ini diperkenalkan dan dijelaskan tentang sebuah metode yang dapat digunakan untuk mengonstruksi suatu ukuran luar, bentuk pendefinisian ukuran luar Lebesgue, beserta sifat-sifat dari ukuran luar Lebesgue, yang didasarkan kepada definisi ukuran luar dan sebuah teorema tentang pengonstruksian suatu ukuran luar. Kata Kunci: ukuran luar Lebesgue, himpunan Lebesgue, ukuran Lebesgue
THE ROLE OF INFAQ IN BASIC EDUCATION DEVELOPMENT IN THE ACEH COMMUNITY
Maemonah Maemonah;
Fitri Yuliawati;
Azizah Uswatun Hasanah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 13, No 1 (2021): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/al-bidayah.v13i1.633
After the tsunami disaster and Aceh political reconciliation, awareness of education’s importance began spreading to the villages. The awareness creation process is preferable because the prominent supporters of this effort are the people only. At the same time, the Indonesian government’s role is also active in gaining a positive image in the province. Therefore, this paper investigated the level of community awareness in setting aside a portion of the members’ income to build elementary schools, pay teacher salaries, and meet other educational needs. The result showed that the community movements were not positively correlated with management and awareness-raising and the general donation movement in Aceh. Besides, community education empowerment has been fast considering various possible future challenges to be encountered. Nevertheless, the targeted awareness has not been accompanied by public attention towards building higher-quality educational facilities and infrastructure.
Implementasi Pendidikan Karakter di Madrasah/Sekolah
Maemonah Maemonah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 7, No 1 (2015): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/al-bidayah.v7i1.151
Implementasi pendidikan karakter di madrasah atau sekolah "include" denganmata pelajaran lain perlu diimplementasikan dengan materi-materi pembelajaranyang relevan, baik evaluasi atupun metode pendekatan pembelajarannya. Selainpendidikan formal, pendidikan karakter dibangun secara terus menerus sepanjanghayat masih ada (long live education). Sebab, karakter sesungguhnya menjadibagian dari ruh kehidupan itu sendiri. Jadi, hidup tanpa karakter bagaikan hiduptanpa ruh. Implementasi pendidikan karakter di sekolah selama ini baru terbataspada tingkatan pengenalan norma atau nilai-nilai, belum sampai pada tingkataninternalisasi dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakterdibangun oleh tiga pihak secara sinergis, yaitu pertama, orang tua, kedua satuanlembaga pendidikan dan ketiga, masyarakat. Pendekatan yang digunakan hendaknya komprehenshif.
The Influence of OrganicFertilizer and Dosage of NPK Multiple Fertilizer on Growth and Yield of Cucumber (Cucumis sativus L.
Sri Rustianti;
Sunarti Sunarti;
Khairil Anwar
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32663/ja.v19i2.2224
The administration of organic fertilizer to provide nutrients for plants is insufficient. It is because organic fertilizers contain low nutrients. Thus, plants need more nutrients that are obtainable from the administration of inorganic fertilizers. This research aimed to find: the effects of the best types of organic fertilizers on the growth and yields of cucumbers; the effects of the dose of NPK compound fertilizers on the growth and yields of cucumber; and the effects of interaction between the various types of organic fertilizer and the dose of NOK compound fertilizers on the growth and yields of cucumber. This research used Factorial Randomized Block Design with three replications. The first factor was the Various Types of Organic Fertilizers consisting of Without Organic Fertilizers, Goat Manure, and Petrogranik Organic Fertilizers. The second factor was the dose of NPK compound fertilizers of 200, 250, and 300 kg/ha. Analysis of variance was then performed and followed by Duncan Multiple Range Test (DMRT). Research results indicated that the treatment with various types of organic fertilizers provided significant effects on all observed variables; in the treatment with the Dose of NPK compound fertilizers provided significant effects on the plant and fruit weights and did not provide significant effects on other variables; interaction of various types of organic fertilizers and the dose of NPK compound fertilizers did not provide significant effects on all observed variables; Various types of organic fertilizer, such as goat manure provided the best growth and yields; the Dose of NPK compound fertilizers of 250kg/ha provided the best growth and yields of cucumbers.