Claim Missing Document
Check
Articles

Sejarah Pendidikan Islam: Perkembangan Pendidikan Islam Pada Masa Bani Umayyah Wenty Septria DS; Syamsuddin; Usman; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.482

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan pendidikan Islam pada masa bani Umayyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan data pustaka (library research) dengan metode dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis penelitian, maka dapat diketahui bahwa sistem pendidikan Islam masa Dinasti Umayyah tidak jauh berbeda dengan sistem pendidikan masa Khulafaurrasyidin. Salah satu faktor yang menyebabkan kurang pesatnya perkembangan ilmu pada zaman ini adalah pemerintahan bani Umayyah lebih membangun kekuatan pemerintahan/politik yang cenderung otoriter. Adapun ilmu – ilmu yang berkembang hanya ilmu naqliyah dan aqliah. Bentuk kelembagaan pendidikan meneruskan bentuk yang telah dikenal pada masa sebelumnya, serta istilah madrasah telah dikenal pada masa ini. Pemerintah tidak terlalu memberikan pengaruh yang besar dalam pendidikan. Hal ini terlihat dari watak pendidikan yang masih bersifat alami dan kultural. Namun tujuan pendidikan tidak terlepas dari membentuk dan mengembangkan manusia insan Kamil
Pendidikan Perempuan Perspektif Hadits Muhammad Ruslan; M Ilham Firdaus; Rahma Sinta; Ika Ramadhani; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.484

Abstract

Dalam al-Qur’an dan Hadis tidak terdapat larangan menuntut ilmu untuk kaum wanita. Bahkan sebaliknya, Islam mewajibkan umat muslim untuk menuntut ilmu pengetahuan baik laki-laki maupun wanita. Agama Islam memberikan hak yang sama bagi laki-laki dan wanita untuk menuntut ilmu pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan untuk kaum wanita telah ditemukan seperti dalam hadis Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam telah mengizinkan kaum wanita untuk keluar memenuhi keperluannya dalam menuntut ilmu, tetapi hendaklah memakai hijab. Kepedulian Rasulullah saw, terhadap pendidikan wanita tidak hanya karena wanita adalah bagian dari masyarakat, tetapi juga dikarenakan ia mempunyai pengaruh yang penting dalam lika-liku kehidupan masyarakat.
Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha terhadap Pembentukan Perilaku Disiplin Siswa Kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang Hafidz Rifqi; Achmad Junaedi Sitika; Nurhasan; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.485

Abstract

Shalat dhuha adalah shalat yang dikerjakan pada saat matahari mulai meninggi seukuran tombak sampai sebelum zawwal, sekitar pukul 08 sampai dengan sebelum shalat dzuhur tiba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan shalat dhuha siswa kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad, untuk mengetahui perilaku disiplin siswa kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad, untuk mengetahui pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap pembentukan perilaku disiplin siswa kelas VIII di SMIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 95 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deksriptif daninfrensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif pembiasaan shalat dhuha peserta didik kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang berada pada kategori sedang sebesar 64%. Berdasarkan hasil analisis deskriptif pembentukan perilaku disiplin siswa kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang berada pada kategori sedang sebesar 63%. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana dengan menggunakan aplikasi SPSS, uji persamaan regresi Ŷ = 21,617 + 0,954 X. Dan hasil uji signifikansi regresi diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 karena nilai signifikan lebih kecil dari atau (0,000 < 0.05), yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap pembentukan perilaku displin siswa. Dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,475 yang mengandung arti bahwa persentase sumbangan pembiasaan shalat dhuha terhadap pembentukan perilaku disiplin siswa sebesar 47,5%.22:43.
Pengaruh Pembelajaran Metode Snowball Throwing terhadap Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan Puput Meilanis; Muhammad Nur Hadi; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.486

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan yakni rendahnya prestasi belajar siswa mata pelajaran PAI. Kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya penggunaan metode pembelajaran yang klasikal yaitu lebih banyak didominasi oleh guru, minimnya pemahaman siswa terhadap materi, jika hal ini dibiarkan terus menerus maka akan mengakibatkan tidak tercapainya tujuan pembelajaran yang telah diharapkan. Dari adanya permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk mengkaji dan melakukan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembelajaran Snowball Throwing serta mengathui pengaruh metode pembelajaran Snowball Throwing terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran PAI di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan. Metode penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif, karena data yang terkumpul dalam penelitian ini dapat dianalisis dengan menggunakan analisis statistik, baik analisis inferensial. Alat pengumpulan data menggunakan angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan pembuktian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran Snowball Thowing berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa kelas XI TKJ di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan.Hal ini ditunjukkan pada perbedaan rata-rata nilai siswa sebelum menggunakan metode pembelajaran Snowball Throwing adalah 58,1, sedangkan setelah menggunakan metode pembelajaran Snowball Throwing adalah 75,8 pada jumlah siswa 30 orang. Hal tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment dengan hasil rxy= 0,781 harga tersebut > dari harga rtabel 0,361 pada taraf signifikan 5% yang menyatakan korelasi antara variabel X dan variabel Y memiliki pengaruh kuat. Dapat dikatakan bahwa metode pembelajaran snowball throwing memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar siswa mapel Pendidikan Agama Islam di SMK Ar-Roudhoh Beji Pasuruan.
Pengaruh Prokrastinasi Akademik terhadap Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Ilma Fauziah; Amirudin; Iqbal Amar Muzaki; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.487

Abstract

Perilaku menunda-nunda yang biasa dilakukan itu merupakan suatu tindakan prokrastinasi, dan penundaan dalam menyelesaikan tugas sekolah termasuk kepada prokrastinasi akademik yang mana dilakukan secara berulang-ulang. Orang yang melakukan prokrastinasi dapat disebut sebagai prokrastinator. Perilaku tersebut dapat dilihat pada siswa yang menunda-nunda untuk memulai atau menyelesaikan tugas atau pekerjaan rumah, menyerahkan tugas lewat dari batas waktu, menunda untuk membaca bahan pelajaran dan segala hal yang berkaitan dengan penundaan dalam mnyelesaikan tugas akademik. Prokrastinasi akademik dapat berefek pada pembelajaran dan hasil belajar peserta didik karena mempengaruhi efikasi diri, kontrol diri, dan perilaku pengorganisasian peserta didik. Hasil belajar adalah perubahan perilaku siswa akibat belajar. Pencapaian ini didasarkan pada tujuan pengajaran yang telah ditetapkan. Hasil itu dapat berupa perubahan dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Cara mengukur hasil belajar dapat dilakukan dengan menggunakan tes maupun non-tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran gambar teknik termasuk ke dalam kategori baik. Baik atau tidaknya hasil belajar yang diperoleh peserta didik tidak luput dari faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil observasi awal peneliti pada peserta didik kelas VII di SMPN 6 Karawang Barat, Peneliti juga menemukan bahwa masih terdapat beberapa peserta didik yang cenderung melakukan Prokrastinasi Akademik, dengan beberapa alasan salah satunya mengerjakan tugas sesuai mood saja. Fakta tentang hasil belajar tergambar pada nilai raport peserta didik yang variatif, terdapat peserta didik yang memperoleh skor dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) namun terdapat juga peserta didik yang memperoleh nilai skor di atas KKM. Hal tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Untuk mengetahui Tingkat Prokrastinasi Akademik dan Pengaruh Prokrastinasi Akademik Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti di kelas VII SMPN 6 Karawang Barat. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 38 orang, untuk mengumpulkan data menggunakan instrument skala likert dan format dokumentasi yang dianalisis menggunakan statistic deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif Prokrastinasi Akademik peserta didik kelas VII di SMPN 6 Karawang Barat berada pada kategori sedang sebesar 60,53%, berdasakan hasil analisis deskriptif hasil belajar Pendidikan agama islam peserta didik kelas VII di SMPN 6 Karawang Barat berada pada kategori tinggi sebesar 52,63%. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana dengan menggunakan aplikasi SPSS, persamaan regresinya yaitu:Ŷ = 39,252 + 0.518 X. dari hasil uji signifikansi regresi diperoleh nilai signifikan sebesar 0.000, maka nilai sig. 0.000 < 0.05 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,959 yang mengandung arti bahwa pengaruh variabel bebas (Prokrastinasi Akademik) terhadap variabel terikat (Hasil Belajar) adalah sebesar 95,5%
Peran Guru PAI dalam meningkatkan Karakter Peserta Didik Sopyan; Kasja; Undang; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan karakter peserta didik di SD Plawad 4. Karakter merupakan elemen kunci dalam perkembangan holistik peserta didik, termasuk aspek moral, etika, dan perilaku yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendapatkan wawasan yang mendalam tentang pengalaman guru PAI dan persepsi peserta didik mengenai peran penting guru PAI dalam pembentukan karakter mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi kelas, dan analisis dokumen terkait pengajaran PAI. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan karakter di sekolah-sekolah, terutama yang berbasis agama.
Peran Rumah Yatim dan Tahfiz Ulul Al-Bab dalam Pendidikan Islam pada Anak-Anak dan Remaja Kirana; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.489

Abstract

The Role of Orphanages and Tahfiz Ulul Al-Bab in Islamic Education for Children and Youth in Mentibar Village, which is in Paloh District, Sambas Regency. This research departs from the phenomenon of child and adolescent delinquency in general, one of the challenges of educational institutions for families and schools in Mentibar has also established educational institutions for orphans or for children who cannot afford the purpose of which is to improve or foster morals, behavior children andyouth and also to provide provision of religious knowledge. The focus of this research are: 1) How is the Orphanage House and Tahfiz Ulul Al-Bab education program in Islamic education for children and adolescents in Mentibar Village, Paloh District? 2) What is the view of the people of Mentibar Village on the establishment of the Orphanage and Tahfiz Ulul Al-Bab House in Mentibar Village, Paloh District? 3) Why do parents include their orphans and Tahfiz Ulul Al-Bab in Mentibar Village, Paloh District?This study uses a qualitative approach and the method used is descriptive method, meaning that research is intended to describe, describe, or describe the condition of the object under study as it is, in accordance with the circumstances when the research was carried out. Based on the results of research on the Role of Orphanages and Tahfiz Ulul Al- Bab in Islamic Education for Children and Youth in Mentibar Village, Paloh District, in general they include: 1) Orphanage Home Education Program and Tahfiz Ulul Al-Bab in Islamic Education in Mentibar Village Paloh sub-district: Al-Qur'an memorization program, echo (Qur'an reading movement), tadarusan at the nearest mosque and surau, I'tikaf, Friday safari, visits or comparative studies to other institutions, there are also gardening and raising goats. 2) Views of the Mentibar Village Community on the Establishment of Orphanages and Tahfiz Ulul Al-Bab in Mentibar Village, Paloh District: Parents really feel helped in guiding and fostering their children so that they are not influenced by the outside world which has many negative impacts with the existence of this institution. parents are not worried because they do more useful activities as long as they are at the Orphan and Tahfiz Ulul Al-Bab institution in Mentibar Village. 3) Reasons for Parents Sending Their Children to Orphan Houses and Tahfiz Ulul Al-Bab in Mentibar Village, Paloh District: The reason for sending their children is so that their children learn more about Islam, increase their memorization of the Qur'an, change their morals children so that they are better, and train children to be independent and reduce children's activities in playing mobile phones.
Penerapan Program Tahfidz Alquran di Ma’had Tahfidz Alquran Ihyaul Ulum Gresik Muhammad Ikhwanuddin; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 3 No 01 (2021): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v3i01.491

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisa penerapan program tahfidz Alquran di Ma’had Tahfidz Alquran Ihyaul Ulum Gresik di mana santri juga menempuh pendidikan di lembaga formal sekolah menengah pertama dan sekolah menengah kedua. Penelitian kualitatif ini menggunakan instrumen penelitian dengan metode wawancara dan observasi kepada Murabbi (Guru) dan santri (siswa). Berdasharkan hasil temuan dari analisis data, kesimpulan dari penelitian ini adalah: Pertama, penerapan program Tahfidz Alquran di Ma’had Tahfidz Alquran Ihyaul Ulum Gresik mengimplementasikan dua metode, yaitu metode Ziyadah (penambahan hafalan baru), dan metode Muraja’ah (mengulang hafalan). Kedua, Faktor pendukung penerapan program Tahfidz Alquran di Ma’had Tahfidz Alquran Ihyaul Ulum Gresik adalah: 1. Murabbi memiliki kompetensi yang baik dalam bidang Tahfidz, 2. Santri dikelompokkan pada kelas sesuai dengan kemampuan masing-masing, 3. Santri dikelompokkan pada bidang lembaga yang telah dipilih di pondok pesantren sehingga memiliki waktu yang cukup, 4. Kelas malam sebagai tambahan untuk menambah hafalan baru, 5. Kelas muraja’ah (pengulangan hafalan) Jum’at pada setiap pekan, 6. Ujian hafalan 1 juz sekali duduk sebelum santri melanjutkan hafalan baru atau berikutnya, dan 7. Ujian per 5 juz sekali duduk sebelum santri melanjutkan hafalan baru atau berikutnya. Sedangkan faktor penghambatnya adalah: 1. Santri kurang aktif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, 2. Santri kurang memiliki kompetensi bacaan yang baik sebelum masuk di lembaga, 3. Santri kurang memiliki niat kuat untuk menjadi seorang Hafidz, dan 4. Padatnya kegiatan dalam pondok dan sekolah. Ketiga, Solusi dalam mengatasi penghambat penerapan program Tahfidz Alquran di Ma’had Tahfidz Alquran Ihyaul Ulum Gresik adalah: 1. Memberikan amanah kepada pengurus pondok pesantren untuk mendisiplinkan santri dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, 2. Lembaga membuat kelas khusus untuk santri yang belum cukup memiliki kompetensi dalam bacaan Alquran, 3. Murobbi memberikan ruang diskusi tentang problematika yang dihadapi masing-masing santri, juga Murabbi senantiasa memberikan motivasi pada setiap KBM serta tausiyah khusus motivasi pada setiap kegiatan Jum’at muraja’ah, dan 4. Lembaga memberikan tambahan kelas malam untuk membuat hafalan baru.
Integrasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran PAI Berbasis Pesantren Muhammad Ikhwanuddin; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 2 No 1 (2020): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v2i1.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga persoalan, yaitu bagaimana penerapan integrasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI berbasis pesantren, apa saja faktor pendukung dan penghambat integrasi kurikulum merdeka pada Mata Pelajaran PAI berbasis pesantren, dan bagaimana solusi mengatasi hambatan dalam integrasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI berbasis pesantren. Penelitian skripsi ini berjenis kualitatif yang mengambil data deskriptif berupa kata-kata atau wawancara langsung dengan Guru, Staff, dan Siswa kelas X SMK Ihyaul Ulum yang mencakup proses penerapan integrasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI berbasis pesantren, hal-hal yang mendukung dan menghambat proses tersebut dan solusi dalam mengatasi hambatan-hambatan penerapan Integrasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI berbasis pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Siswa-siswi diharapkan mampu mengimbangi antara ilmu umum dan ilmu agamanya, karena SMK Ihyaul Ulum juga suatu lembaga yang berdiri dalam naungan pondok pesantren, kurikulum merdeka juga menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila, jadi sangat dibutuhkan kolaborasi kurikulum merdeka dengan pesantren untuk mencetak generasi muda saat ini yang disibukkan dengan dunia sosial media harus bisa mencapai profil pelajar pancasila dan mendalami ilmu agamanya agar generasi penerus bangsa lebih maju dan lebih kokoh. 2) Faktor yang mendukung integrasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI berbasis pesantren di SMK Ihyaul Ulum Dukun adalah mata pelajaran PAI yang penjabarannya terbatas terdorong dari pelajaran kepesantrenan menjadi penjabaran yang lebih luas, diskusi antar guru mata pelajaran PAI dan guru kepesantrenan, dan motivasi dari diri sendiri. Sedangkan faktor penghambatnya adalah bertambahnya jam belajar siswa untuk mata pelajaran PAI, adanya perbedaan antara PAI dan kepesantrenan, dan kurang kondusifnya pembelajaran di dalam kelas. 3) Solusi mengatasi hambatan-hambatan tersebut adalah guru sebisa mungkin mengondisikan kelas supaya pembelajaran menjadi kondusif dan menggunakan suatu media pembelajaran yang menarik sehingga siswa tidak jenuh ketika menghadapi jam terakhir.
Peran Organisasi Santri Husada (Sanhus) terhadap Efektivitas Pembelajaran di Lingkungan Pesantren Putri Tebuireng Fitria Mauilida; Khoirul Anwar; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.494

Abstract

To maintain the cleanliness of the Islamic boarding school environment, the role of students/students in it is needed to achieve a clean and healthy environment, but most students still don't want to play a role in it, such as sometimes throwing rubbish in their rooms, not carrying out room pickets and not maintaining and caring for the environment properly. Therefore, to ensure a clean and healthy learning environment, the Tebuireng Islamic Boarding School created the Santri Husada Organization (SANHUS). Within this organization, of course, many programs are designed. This research wants to find out the duties and roles of Santri Husada regarding the effectiveness of learning in the Putri Tebuireng Islamic Boarding School environment. This research is qualitative research that focuses on the phenomenon of the Santri Husada Organization (SANHUS), such as the behavior and motivation of members. Carried out using field research methods with researchers working directly at the Tebuireng Islamic Boarding School, Jombang. Descriptive methods were used to comprehensively describe the SANHUS situation. The results of this research are that the Santri Husada Organization (SANHUS) plays a significant role in helping condition and train santri hygiene and health habits. With the existence of the Santri Husada Organization (SANHUS) at the Tebuireng Islamic Boarding School for Girls, learning is felt to be quite effective. Because it can help maintain cleanliness and health in Islamic boarding schools so that learning runs effectively.
Co-Authors , Masykur H. Mansyur ., Fahrudin ., Ihya’ Ulumuddin ., Jeprianto ., Khoirunnisaa’ ., Mudiyono ., Rumina ., Zainab A'yun, Qurroti Abd. Latif Abdillah Dimas Pratama Abdul Gani Jamora Nasution Abdul Ghofur Abdul Kosim, Abdul Abdurrohim Abdurrohim Abdurrohim, Abdurrohim Abidin , Jaenal Abidin, Jaenal Ach. Husaini Achadah, Alif Achmad Junaedi Sitika Achmad Muhajir SAM Achmad Muhibin Zuhri Achmat Mubarok Ade Indriany Afriani, Risa Agusten Agustin, Cindy Ahmad Faisal Ahmad Marzuki Ahmad Ma’ruf Ahmad Muzakki Al Mahbubi Ahmad Zuhdi AHMADI Aini Farida, Nur Ainurrofiq, Machbub Ali muhajir, Ali Ali Mustofa Ali, M. Makhrus Alya Navida Nurita Amaliya Nasucha, Juli Amalya, Kanaya Amelia, Vernelysa Amirudin Amril M, Amril M Amrillah, Rizki Anaya, Alvi Angraeini, Naal Hira Anisah, Rafiqatul Anisak, Siti Darojatun Anugrah, Vivian Apriani, Ellita Ardhilani, Arivia Ardiningrum, Aufaa Dzakiy Ardiyansyah, Nanda Ari Dwianto, Ari Arief Azizi Arief Wirawan Arif Rahman Arlina Arlina, Arlina Arnadi Arnadi Arnadi, Arnadi Arrumaisha Fasya Nuriy Aryanti, Dewi Asmuri, Asmuri Astuti Darmiyanti Asyikin, Nurul Asyrof Syafi'i Atiqah Qudsiyah Aulia Rahman, Nadila Aulia, Salsabila Ayuni, Audy Aziz, Nurul Azmi Azzahra, Amalia Azzara, Anggi Putri A’yun, Qurroti Badriyah, Laila Badrun Taman Badrus Zaman Badruttamami, Badruttamami Baehaqi Bariah, Oyoh Bella Sukma, Adriana Hanny Betti Megawati Bisri Mustofa Budi Sudrajat choir, miftachul damanhuri , Damanhuri Darim, Abdu Darmayanti, Hj. Astuti Daud, Fauzi Ahmad Daulay, Afrahul Fadhila Debibik Nabilatul Fauziah Dedek Ardiansyah Deshi Karunia Hajarwati Desra Reifka Rhaudia Devina Kuncoro, Rhaudhatuljannati Devita Aulia Putri Devita Yanti, Kartika Dewi Nur Fariida Dewi Pertamasari Dewi, Eva Dhitami, Dhitami Dian Farda Al Hasani Dodi Edy Purwanto Eka Rahma, Annisa Salsabila Aprilia Eka susanti Eka Yusnaldi Eki Waluyo, Kasja Elisya Laesya Tasya Elsa Nurfadiyah Endang Retnowati Erna Widyastuti Fadillah Putri Adeana Fadiya, Nasyia Alifa Fadriati Fadriati Fahira mutia kirana Faizin, Nurul Farida, Nur Aini Faruuq Trifauzi Fatiatun Fatimatuzzahro, Rima Fauzi Tamami, Hanif Fauziah , Adinda Nur Fauziah, Debibik Nabilatul Fauziyah, Lana Febrianti, Putri Silvia Ferawati, Dewi Fihris Filkhoiriya, Afifah Findah Nur Hamidah Firda Al-Vina Firdausih Firdausih, Firdausih Fitra Audina Fitri Selviah Fitria Mauilida Frezzi Ramadhan Syah Furdianto, Muafan Gatot Marwoko Chahya Ansyani Gatot Sujono, Gatot Ghozali, Solchan Habibie Ramadhan, Habibie Hadi, M Nur Hafidz Rifqi Hafiidh, Muhammad Hakim, Robiah Umi Halimah Halimah Hanif Maulaniam Sholah, Hanif Maulaniam Hanifuddin Mahadun Hanik Yuni Alfiyah Hanik Yuni Alfiyah, Hanik Yuni Hanum OK, Azizah Haq, Zulfikar Emir Harahap, Adek Saputra Harsoyo, Roni Hartono, Febri Hasibuan, Hafnan Aziz Hasibuan, Najwa Naumira Hasibuan, Salsa Bila Hasima Harahap Henny Saraswati Henny Saraswati Herin Supardi Herrian, Aulia Dwi Putri Herwani . Hidayati Murtafiah, Nurul Hidayatullah, Rendra Nur Iman Hinggil Permana Holis, Khoirul Hosna, Roifatul Humairah, Nabila Husaini, Muhammad Zahdi Husnah, Asmaul Ibrahim, M. Maulana Idi Warsah Ifan Ali Alfatani Ihya` Ulumuddin Ihya` Ulumuddin, Ihya` Ihya` Ulumuddin, Ihya` Ulumuddin Iin Wahyu Mahmuda Ika Ramadhani Ikhlasul Amalia, Riza Ikhwanuddin, Muhammad Ilma Fauziah ilmaknuna, Lulu Ilun Mualifah, Ilun Imam Fauji, Imam Imam Sukardi Imron Arifin Inayatur Rosyidah Indana, Nurul Indriana Dewi Mawarni Marpaung Indriana Pitaloka Indriani,, Sinar Mahardika Iqtianti, Haniefah Irfa Waldi Irma Soraya Isa Anshori, Mochammad Ismail Istiqomah, Fida Ulil Iswari Maghfiroh, Dana Iwan Hermawan Jaelani Jaenal Abidin Jahro Muniro Jailani Syahputra Siregar Jannah, Eni Miftahul Jayid, Ruwaidan Karnia, Nia Karyawati, Lilis Kasidi, Reyhandika Kusnul Kasja Katra Pramadeka Khairunnisa Khoir, Muhammad Ikhsanul Khoiri, Muhammad Mirzaq KHOIRUL ANWAR kholilurahman, Muhammad fadil Khoridatunnida Khoridatunnida, Khoridatunnida Khotimah, Maulidy Putri Khusnul khusnul khotimah Kirana Kurniawati , Lilis Laila Badriyah Laili Agustinaning Galuh Muninggar Landy Arief Syaputra Larasati, Septri Layli Musyfiroh Liansyah Lidya Febrianty Lubis, M Ridho Lucky Damara Yusuf Luhlu Zahara M Ilham Firdaus M Jamhuri, M Jamhuri M, Amril M. Anang Sholikudin M. Daud, M. Daud M. Jamhuri, M. Jamhuri M. Makbul M. Mudlofar M. Rofik Fitrotulloh Ma'ruf, Ahmad Maghfirah, Dewi Nazilatul Maha, Mhd. Zulfadi Mahadun , Hanifuddin Mahmuda, Muhammad Manshur, Masykur Mansyur, Masykur Mansyur, Masykur H. Marini, Niken Seviana Masfufah Mas’udah Mas’udah, Mas’udah Mathlaul Pajri Matondang, Muhammad Alfaridzi Maulida, Najmi Maulidya, Farah Nida Ma’ruf, Ahmad Ma’sum , Toha Meuthia Putri Meutiah Khairani Harahap Miftahir Rizqa Mimin Maryati Moh. Ali Moh. Isbir Mohamad Rosid Mohammad Amin Mohtarom, Ali Muadzah, Alya Muawanatul Hasanah, Siti Mubarok, Achmat Mubarok, Wildan Nur Muchamad Ifan Maulana Mudlofar, M. Mufaizah Muhamad Afandi MUHAMMAD FAHMI Muhammad Fiqri Alwi Muhammad Heru Hresnawanza Muhammad Ikhwanuddin Muhammad Iqbal Hafiz Muhammad Miftah, Muhammad Muhammad Nur Hadi Muhammad Nur Hadi Muhammad Ruslan Muhammad Syaifuddin Muhammad Yusron Maulana El – Yunusi Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Muhammada Muhammada, Muhammada Muhtarom, H.Ali Muji Munawir Munawir Munawir Murdianto Murdianto, Murdianto Musthofa, Abdul Mu’thi Mustofa, Taufik Muthoharoh, Miftakhul Mutiara Fajriatu Aprilia Muzdalifah Nabila, Putri Nabila, Tri Yunita Nadia Nura Salma, Nafisa Zahira, Alma Nafisa, Nadia Zayyanan Naili Tsamrotul Mufidah Nainggolan, Hendra Najwa, Ari Sabila nasikhin Naufal, Muhammad Fatur Rafi Nawawi, Muhammad Ruston Neng Ulya Nia Kurnia Nirzal Sunardi Nugraha, Danyu Nur Azizah Nur Azizah, S. Fitriyah Nur Imama Jamil Nur Maghfiroh, Alyadita Nur ‘Azah, Nur ‘Azah Nurabiyah, Nurabiyah Nuraini Nurasia Nurdiana, Whan Nurfadillah, Nuke Nurfauziah, Nabilla NURHASAN Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nuriya Maslahah Nurjanah, Nike Nurlaeli, Acep Nurma Yunita Nurman Nursalimah Nursayidah, Didah Nurseha, Raflie Nursikin Nursikin , Mukh Nursikin, Mukh. Nurul Fadhilah Ramadhani Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Indana Nurwijayanti Nuryati Nuryupa okhman, Mauhibur Parulian Sibuea Parwanto Pasaribu, Sriwahyuni Pasmah Candra Pebri, Mitta Prastiwi, Anida Elika Pratama, Aufar Rifqi Pratama, Hidayatullah Akbar Pratama, Muhammad Rusfiansyah Puput Meilanis Puspa Rahayu, Puspa Putri nur aisyah Putri, Rika Amalia Qirsy Halimatus Sa’diyah Qomariyah Ulfa Qudus Nofiandri Eko Dwi Sucipto Qurroti A’yun Rachmah Khairunnisa Rahayu, Indah Rahayu, Windi Ovi Sri Rahma Sinta Rahmadani , Dini Ramadhan , Habibie Ramdani, Muhammad Rasuli Riansyah, Riansyah Ridha, Zaifatur Ridho Akbar Ridwan Akbar Ramadhan Rina Rirqa, Miftahir Risa Risnawati Risnawati Risnawati Ristianah, Niken RIZKI DWI LESTARI Rizki Nazlia Robianna Harahap Rodia Tammardia Siregar Rofiq, Ahmad Ainur Rofi’ah, Erma Athiyatur Rohma, Cholifatur Rohman , Rofiq Nur Rohman, M. Imdadur Romadhon, Nisfi Rosdiana Rumina Ruslan Wahyudi, Undang Rusmaida, Cici Rusydi Ruwaidah Saefullah Azhari Safitri, Anita Saida Hashina Saini , Mukhamat Salmah, Nur Salsabila Nurfitria Salsabila, Firdausi Maulidiyah Salsabila, Maya Sari, Delvina Sari, Dwi Kurnia Sayyid Ahmad Haqqin Nazil Selviza, Dinda Senata Adi Prasetia Setiawan, Bahar Agus Setiono, Agus Sholikhudin, Anang Sholikhudin, M Anang Sholikhudin, M. Anang Silvia, Atik Sinaga, Devi Yusnila Sinorowati, Citra Wulan Siregar, Muthomainnah Siti Ainurrohmah Siti Aisyah Nurjannah, Siti Aisyah Siti Khairani SIti Kholida Siti Kholidatur Rodiyah Siti Kulsum Siti Norhasanah, Siti Siun Rohan Siun Ruhan Solchan Ghozali Solikhudin, Anang Sopian, Novi Fadhilah Sopyan Sri Rahmayanti Berutu Sriwahyuni Pasaribu sugeng Sejati Sulfatun Naimah Supatmi Suriadi Suriadi Suriadi Suwatah Suwistiyonengsih Syafina Maulani Syahputri, Leli Syahri ., Syahri Syaifuddin Syaifuddin , Syaifuddin Syaifullah Syamsuddin Syarif Hidayat Tajuddin Nur Tajudin Nur Tatik Safiqo Tegar Difa Alhaqi, Muhamad Tehedi, Tehedi Thoha, Muhammad Akbar Triana Rosalina Noor, Triana Rosalina Ubabuddin Ubabuddin, Ubabuddin Ubaidillah Ubaidillah , Ubaidillah Ubaidillah ., Ubaidillah Ulumuddin, Ihya’ Undang Undang Usman Vaula Putri Dwi Kurnia Wahyu Hidayat Wahyudi . Wati, Flora Ambar Wenty Septria DS Widiyastuti, Ananda Vibra Widura, Salsabila Weka Wijono, Hani Adi Winda Amelia Putri Wiwin Fachrudin Yusuf Wulandari, Riya Tri YM, Khairuddin YULIANI Yuliastutik Yuni Alfiyah , Hanik Yunita, Tiara Yusniaini, Alisah Yusuf, Achmad Yusuf, Lucky Damara Zahra Azzura Jaffa Zahro, Umniiatuz Zainab, Nurul Zainal Abidin Zainudin Zainudin Zamroni, Afif Zuairiyah, Zuairiyah