ABSTRAK Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat “Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Pembuatan Permen Jelly dari Bahan Dasar Rimpang Kecombrang untuk Kesehatan Lansia di Desa Sempalwadak Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang” diawali dengan pengkajian awal terhadap keadaan di lapangan. Pengkajian awal didapatkan permasalahan bahwa di Desa Sempalwadak membutuhkan pengetahuan terkait manfaat, khasiat dan kandungan dari rimpang kecombrang bagi kesehatan, serta pelatihan keterampilan dalam membuat sediaan permen Jelly yang berbahan dasar rimpang kecombrang. Kegiatan pemberdayaan kader kesehatan sejumlah 40 orang ini di desa Sempalwadak ini diawali dengan pemberian pengetahuan terkait rimpang kecombrang baik dari segi manfaat, khasiat, kandungan, serta formula untuk kesehatan, serta pemberian pelatihan keterampilan terkait formula dan cara pembuatan Permen Jelly berbahan dasar rimpang kecombrang. Bentuk kegiatan meliputi 3 kegiatan antara lain: Tahap persiapan: melakukan pendekatan, persiapan bahan dan alat yang digunakan untuk pembuatan sediaan permen Jelly; Tahap pelaksanaan: memberikan edukasi Pengelolaan dan Pemanfaatan bahan dasar rimpang kecombrang sebagai permen Jelly yang aman bagi kesehatan. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan dengan menggunakan kuesioner pre-post dan keterampilan kader Kesehatan dengan menggunakan ceklist. Hasil evaluasi untuk pengetahuan pretest sebesar 62,78, sedangakan untuk hasil posttest sebesar 95,0; serta peningkatan pengetahuan sebesar 51,32% (Baik), serta hasil untuk peningkatan keterampilan memberikan skor sebesar 3,38 (Terampil). Kesimpulan bahwa tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam kegiatan PkM telah tercapai dengan baik didalam aspek tingkat kehadiran, peningkatan pengetahuan dan keterampilan para kader kesehatan desa Sempalwadak. Kata Kunci: Rimpang, Kecombrang, Permen Jelly. ABSTRACT The Community Partnership Program activity “Empowering Health Cadres in Making Jelly Candy from Torch Ginger Rhizome for Elderly Health in Sempalwadak Village, Bululawang District, Malang Regency” began with an initial assessment of the situation in the field. The initial assessment found that the problem in Sempalwadak Village needed knowledge related to the benefits, properties and content of torch ginger rhizome for health, as well as skills training in making Jelly candy preparations made from torch ginger rhizome. This empowerment activity for 40 health cadres in Sempalwadak Village began with providing knowledge related to torch ginger rhizome in terms of benefits, properties, content, and formulas for health, as well as providing skills training related to formulas and methods for making Jelly Candy from torch ginger rhizome. The form of activity includes 3 activities, namely: Preparation stage: conducting an approach, preparing materials and tools used to make Jelly candy preparations; Implementation stage: providing education on the Management and Utilization of torch ginger rhizome as a Jelly candy that is safe for health. The evaluation stage was conducted to determine the increase in knowledge using a pre-post questionnaire and the skills of Health cadres using a checklist. The evaluation results for pretest knowledge were 62.78, while for posttest results were 95.0; and an increase in knowledge of 51.32% (Good), and the results for skill improvement gave a score of 3.38 (Skilled). The conclusion is that the goal of increasing knowledge in PkM activities has been achieved well in the aspects of attendance levels, increasing knowledge and skills of Sempalwadak village health cadres. Keywords: Rhizome, Torch Ginger, Jelly Candy.