Articles
MEMBANGUN KEMAMPUAN SISWA/I SMKN 1 MUNTOK DALAM MENCIPTAKAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT YANG EFEKTIF UNTUK MENGHADAPI UJI KOMPETENSI KEAHLIAN
alkodri, Ari Amir;
Yulita, Yulita;
Fitriyani, Fitriyani;
Adiwinoto, Bambang;
Isnanto, Burham
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Vol 5 No 1 (2024): Volume 5, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : ISB Atma Luhur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32736/abdimastek.v5i1.2107
Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik yang setara dengan kualifikasi jenjang 2 (dua) atau 3 (tiga) pada KKNI. Uji kompetensi kejurusan merupakan salah satu upaya pemerintah bagian intervensi pemerintah menjamin mutu. Diharapkan melalui program ini, SMK bisa menghasilkan lulusan yang berkompeten. UKK berperan penting dalam kelulusan peserta didik karena hasil UKK akan menjadi indikator pencapaian standar kompetensi kelulusan dan nilai yang berkompetensi. Selain ilmu yang didapatkan seoarang siswa dari sekolah yang diajarkan guru dibidang multimedia diharapkan ada tambahan atau pengembangan ilmu bagi siswa sebelum yang tidak didapatkan oleh siswa dengan melakukan Uji Kompetensi Keahlian Multimedia dalam membangun kemampuan siswa/I SMKN 1 Muntok dalam menciptakan iklan layanan masyarakat yang efektif untuk menghadapi uji kompetensi keahlian. Pelatihan ini dilaksanakan oleh pihak eksternal ISB Atma Luhur Pangkalpinang bekerjasama dengan SMKN 1 Muntok selama 3 hari dimana pelaksanaan sebelum dilaksanakan Uji Kompetensi Keahlian Multimedia tema produksi film iklan layanan masyarakat (ILM). Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membangun kemampuan siswa/i dalam menghadapi Uji Kompetensi Keahlian Multimedia berdasarkan keahlian yang dimiliki terukur dari adanya penilaian bagi siswa untuk bisa lulus Uji Kompetensi Keahlian Multimedia. Kata kunci: Kesiapan Uji Kompetensi Keahlian, Iklan Layanan Masyarakat, Multimedia
IMPLEMENTASI DESAIN GRAFIS UNTUK MEDIA PROMOSI UMKM DI PANGKALPINANG
Fitriyani, Fitriyani;
alkodri, Ari Amir;
Isnanto, Burham;
Kirana, Chandra;
Adiwinoto, Bambang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Vol 5 No 2 (2024): Volume 5, Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : ISB Atma Luhur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32736/abdimastek.v5i2.2240
Dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia sangat pesat terkait sektor perdagangan, UMKM di Pangkalpinang Bangka Belitung seperti banyak UMKM di wilayah lain menghadapi tantangan dalam memanfaatkan desain grafis untuk meningkatkan daya tarik produk mereka. Sebagian besar pelaku UMKM, khususnya penjual belum memahami cara membuat brosur dan spanduk yang menarik untuk promosi. berbagai masalah dalam memanfaatkan ilmu desain untuk bisnis mereka. Banyak dari mereka yang tidak memiliki pemahaman yang baik tentang cara membuat desain grafis yang menarik dan efektif untuk promosi produk. Hal ini menyebabkan brosur dan spanduk yang mereka buat kurang menarik dan tidak mampu menarik perhatian konsumen potensial. Selain itu, desain kemasan produk yang tidak optimal juga menjadi kendala dalam meningkatkan daya tarik produk dan brand awareness. Pelaksanaa kegiatan ini dilaksanakan melibatkan mahasiswa ISB Atma Luhur Pangkalpinang bekerjasama dengan UMKM di seputaran Pangkalpinang selama 3 hari mulai dari proses pembelajaran desain ke mahasiswa, proses cetak dan implemantasi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat dalam proses digitalisasi UMKM melalui pembuatan desain digital dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi untuk meningkatkan penghasilan bagi UMKM.Kata kunci: UMKM, Desain Digital, Media Sosial.
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan Dan Kemudahan Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Kantor Samsat Palembang
Fitriyani, Fitriyani;
Keristin, Usnia Wati
PUBLIKASI RISETMAHASISWA AKUNTANSI Vol 1 No 2 (2020): Publikasi Riset Mahasiswa Akuntansi (PRIMA)
Publisher : Universitas Multi Data Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35957/prima.v1i2.11458
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak kendaraan bermotor di Kantor SAMSAT Palembang II dan kemudahan membayar pajak kendaraan bermotor terhadap kepatuhan Wajib Pajak kendaraan bermotor di Kantor SAMSAT Palembang II. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori atribusi dan teori kepatuhan. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di Kantor SAMSAT Palembang II. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 100 responden dengan metode accidental sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat asosiatif.Data pada penelitian ini diperoleh secara primer melalui kuesioner, dan secarasekunder yang diperoleh dari Kantor SAMSAT Palembang II.Teknik analisis data yang digunakan merupakananalisis regresi linear berganda dengan program Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 23.Hasil daripenelitian ini menunjukan bahwa Pengetahuan Perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhanWajib Pajak kendaraan bermotor di Kantor SAMSAT Palembang II.Kemudahan membayar pajak kendaraan bermotorberpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak kendaraan bermotor.
LAPORAN KASUS : STROKE NON HEMORAGIK
Fitriyani, Fitriyani;
Purnama, Betseba Natalia;
Natalia , Nyoman;
Rahayu, Lutfi Indah;
Damayanti, Alfina Risma;
Aisyah, Ainayya Dinari;
Sariwulan, Ratri;
Alim, Wafa;
Yolivia, Shera;
Maharany, Ridha Ayu;
amin, Fauzurrahman Al
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26028
Stroke non hemoragik didefinisikan sebagai sekumpulan tanda klinik yang muncul akibat sebab vaskular. Gejala ini berlangsung 24 jam atau lebih yang pada umumnya terjadi akibat berkurangnya aliran darah ke otak menyebabkan cacat atau kematian. i Indonesia, dari 2.065 pasien stroke akut, dijumpai rata-rata usiaa dalah 58,8 tahun (range 18-95 tahun) dengan kasus pada pria lebih banyak dari pada wanita. Pasien Laki-laki 56 Tahun datang ke IGD RSPBA diantar dengan keluarganya keluhan kelemahan anggota gerak kiri. Pada pemeriksaan neurologis didapatkan neurologi ditemukan kelainan N. VII: menyeringai dengan sudut mulut deviasi ke arah kiri, test patologis (-). Pada pemeriksaan motorik didapatkan gerakan fasif pada ekstremitas kiri dan gerakan aktif pada ekstremitas kanan. Kekuatan tonus untuk ekstremitas superior adalah 5/3 dan ekstremitas inferior adalah 5/3. Keluhan dirasakan secara tiba tiba Pasien memiliki Riwayat hipertensi (+). Hipertensi merupakan factor resiko untuk terjadinya stroke. Kontrol fakto rresiko dapat mencegah terjadinya stroke dan rekurensi dari stroke. Prognosis ditentukan dari NIHSS saat pasien masuk.
Implementasi kecakapan hidup Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik
Balkis, Syarifah;
Arismunandar, Arismunandar;
Tarrapa, Setrianto;
Muhajir, Muhammad Al;
Fitriyani, Fitriyani
Jurnal Kependidikan Media Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jkm.v13i1.14269
Pentingnya kecakapan hidup yang diperoleh peserta didik dapat membuat anak mandiri. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kecakapan hidup memberikan pengaruh terhadap kemandirian anak. Jadi, anak dapat hidup mandiri, jika anak dapat memperoleh kecakapan hidup dalam dirinya. Peserta didik yang dibekali dengan kecakapan hidup dapat membuat hidupnya mandiri melalui kemampuannya dalam berinteraksi di lingkungan sekitar. Maka dari itu, kecakapan hidup penting untuk dipelajari dan dijadikan bekal bagi para peserta didik. Hal ini dapat dilihat bahwa peserta didik yang memiliki kecakapan hidup akan mampu menghadapi berbagai masalah dengan mengembangkan potensi pada dirinya dengan sebuah keputusan yang diambil. Setiap permasalahan yang terjadi akan segera teratasi dengan baik jika peserta didik memiliki kecakapan hidup pada dirinya. Peserta didik yang memiliki kecakapan hidup akan menjadi lebih dewasa, lebih bertanggung jawab dan lebih mampu mengendalikan dirinya sendiri. Oleh karena itu, tujuan kecakapan hidup adalah membentuk manusia yang mampu berpikir divergen, manusia yang dewasa, bertanggung jawab serta mampu mengendalikan dirinya. Pemberian kecakapan hidup dapat berpengaruh pada pembentukan sifat kedewasaan peserta didik kelak.
Pembelajaran Digital Pasca Pandemi
Muhajir, Muhammad Al;
Arismunandar, Arismunandar;
Balkis, Syarifah;
Tarrapa, Setrianto;
Fitriyani, Fitriyani
Jurnal Kependidikan Media Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jkm.v13i1.14270
Transformasi digital pada pendidikan tinggi mengalami perubahan budaya, mental, dan teknologi sebagai suatu proses secara keseluruhan. Artikel ini mewakili korelasi literatur terkini yang menyoroti aspek pilar utama transformasi digital pendidikan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan model strategi transformasi digital yang dapat diterapkan di lingkungan akademik. Kontribusi asli dari penelitian ini terletak pada penetapan elemen pilar utama dan tahapan yang diperlukan untuk implementasi strategi transformasi digital untuk pendidikan tinggi yang harus difokuskan pada siswa dan dampaknya. Pada artikel ini, peneliti menggukan metode studi literatur dengan cara mengumpulkan literatur (bahan-bahan materi) yang bersumber dari buku, jurnal, ataupun sumber lainnya.
Learning Styles of Students With Intellectual Disabilities
Lisnawati, Devi;
Tanya, Rafa;
Salsabila, Putri Pathia;
Fitriyani, Fitriyani
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 4 No. 1 (2024): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52121/ijessm.v4i1.210
Mental retardation is a child with special needs who has below average intelligence, namely between 50-70. They experience obstacles in carrying out activities. anything, especially in learning (Sefni, 2014). Learning style is the preferred way of carrying out activities of thinking, processing and understanding information. The benefit o f this research is knowing the learning styles of mentally retarded children. Researchers conducted research with the aim of describing the learning styles of students with intellectual disability and knowing the difficulties of mentally retarded children in learning the material. The subjects of this research are mentally retarded children and teachers of mentally retarded children. The learning styles used by mentally retarded children are different. Some tend to be auditory and some tend to be visual depending on the type of mental retardation experienced. However, in determining the learning outcomes achieved by mentally retarded children through their learning styles, teachers experience a little difficulty. The intellectual abilities of mildly mentally retarded children are below average, making them experience learning difficulties and difficulties in receiving lessons, especially mathematics lessons. Teaching mathematics to children with mild mental retardation will be more successful if it uses something concrete, simple examples, language that is easy to understand, and is done in interesting and fun situations so that children with mild mental retardation do not get bored and are motivated to learn.
Role Person Old and Teacher in Guidance Counseling for Talent Children in School Base
Hunaina, Najma;
Septian, Rudi;
Nurkhotimah, Uliyana;
Fitriyani, Fitriyani
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 4 No. 1 (2024): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52121/ijessm.v4i1.211
This research documents the implementation of guidance and counseling services at the Bekasi Jaya Special School (SLBN), Indonesia, in the context of inclusive education. Inclusive education provides equal opportunities for Children with Special Needs (ABK), in accordance with the Minister of National Education Regulation No. 70 year 2009. With method study qualitative, study This focus on the role of consultation, improvement, and communication in guidance and counseling services. Consultations serve as an urgent response to emerging problems, allowing for quick and tailored solutions to student needs. Improvements focused on infrastructure constraints to create an optimal learning environment. Intensive communication with parents is a key element to involve them in their children's education. This service reflects implementation principle democracy education, in where every child recognized have equal rights to quality education. The conclusions of this study support the theory of inclusive education which emphasizes response to the unique needs of each student. Guidance and counseling services at SLBN Bekasi Jaya are not only a response to problems, but also a proactive strategy for optimal learning success. This conclusion provides an in-depth understanding of the implementation of inclusive education at the special school level, with a focus on consultation, improvement and communication as integral elements.
Building an Inclusive Education for Autistic Children
Fitriyani, Fitriyani;
Haryono, Silvester
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 4 No. 3 (2024): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52121/ijessm.v4i3.616
This study aims to find out inclusive education in schools, especially for schools that are not designated as inclusive schools but there is cooperation with teachers or schools and the government's attention to services for children with disabilities, especially for autistic children to improve communication, social interaction of autistic children with the environment at school. The type of research used is qualitative descriptive with the type of case study research. The subjects in this study are teachers who teach and children with autism who attend inclusive schools, precisely at ABBAKIDS Elementary School, Cipondoh Tangerang. The results of the study show that an inclusive educational environment must be supported by collaboration between parents, teachers, the school environment and also the role of the government that can support and be able to provide a sense of affection, understanding, empathy, and patience in communicating with children with autism. This is done as an effort to increase the sense of confidence and desire to blend in with children with autism with the surrounding environment.
The Role of Counselors for Special Needs Children with Attention Hyperactivity Disorder in Inclusion Schools
Fitriyani, Fitriyani;
Sari, Arilda Fitria;
Sari, Elsa Nurmala
ALACRITY : Journal of Education Volume 4 Issue 2 Juni 2024
Publisher : LPPPI Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52121/alacrity.v4i2.394
Children with special needs with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) and autism have unique challenges in their development and learning. Children with ADHD often have difficulty focusing and difficulty communicating, social interaction and difficulty controlling behavior in structured environments such as schools. The benefit of this study is to find out how far away counselors play in inclusion schools. This research method or approach uses observations, interviews with counselors, and accompanying teachers at the Al-Jannah Islamic School of Science. The purpose of this study was to find out how a counselor or a co-teacher who handles the school's crew members and supports the school in developing an inclusive learning program. The result obtained from this study is that the role of a counselor or a companion teacher is very important in helping children with special needs (ABK) adapt in the school environment.