Penelitian ini menganalisis pengaruh signifikan model pembelajaran Talking Stick terhadap minat dan hasil belajar peserta didik kelas IV di UPT SPF SD Inpres Gontang Kota Makassar. Melalui pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi-Experimental (Posttest-Only Control Group Design), sampel terdiri atas 59 peserta didik yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (kelas IV-B, n=29) yang menerapkan model Talking Stick dan kelompok kontrol (kelas IV-A, n=30) yang menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian mencakup angket minat belajar dan tes hasil belajar, dengan data dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada minat belajar, dengan 82,5% peserta didik berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi, sementara kelompok kontrol didominasi kategori rendah (69,4%). Pada hasil belajar, 72,3% peserta didik kelompok eksperimen mencapai kategori tinggi hingga sangat tinggi, dan 100% memenuhi Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP), berbeda signifikan dengan kelompok kontrol (hanya 20,2% tuntas). Uji MANOVA mengonfirmasi pengaruh simultan model Talking Stick terhadap minat (F=149,780; p=0,000; R²=72,4%) dan hasil belajar (F=100,587; p=0,000; R²=63,8%), serta pengaruh multivariat yang signifikan (Wilks' Lambda=0,260; p=0,000). Simpulan penelitian menegaskan bahwa model ini menciptakan lingkungan belajar interaktif yang mendorong partisipasi aktif, kepercayaan diri, dan pemahaman konseptual, sehingga direkomendasikan sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. This study examines the significant influence of the Talking Stick learning model on the interest and learning outcomes of fourth-grade students at UPT SPF SD Inpres Gontang, Makassar City. Employing a quantitative approach with a Quasi-Experimental Design (Posttest-Only Control Group Design), the sample included 59 students divided into an experimental group (class IV-B, n=29) implementing the Talking Stick model and a control group (class IV-A, n=30) using conventional methods. Research instruments comprised learning interest questionnaires and learning outcome tests, with data analyzed through descriptive and inferential statistics (MANOVA). Results indicated a significant increase in learning interest within the experimental group, with 82.5% of students categorized as high to very high, contrasting the control group dominated by low interest (69.4%). For learning outcomes, 72.3% of the experimental group achieved high to very high categories, and 100% met the Learning Objective Mastery Criteria (KKTP), significantly outperforming the control group (only 20.2% met criteria). MANOVA analysis confirmed the model’s simultaneous effect on learning interest (F=149.780; p=0.000; R²=72.4%) and outcomes (F=100.587; p=0.000; R²=63.8%), alongside significant multivariate influence (Wilks' Lambda=0.260; p=0.000). The study concludes that the Talking Stick model fosters an interactive learning environment that enhances active participation, self-confidence, and conceptual understanding, recommending its integration into elementary science (IPAS) education as an innovative pedagogical strategy.