Articles
Efektivitas Modul Elektronik terhadap Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Tingkat Sekolah Menengah Atas Kelas X
Ummu Ashyfah;
Jamaluddin;
Dewa Ayu Citra Rasmi;
Mahrus
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jcar.v5i1.3423
Pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran sangatlah penting, salah satu contohnya adalah dalam penggunaan bahan ajar. Bentuk penyajian bahan ajar dilengkapi komponen multimedia yang memudahkan peserta didik dalam memahami materi biologi adalah modul elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas modul elektronik terhadap hasil belajar biologi peserta didik tingkat Sekolah Menengah Atas kelas X. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X SMAN 1 Mataram, dengan sampel kelas X-1, X-4, X-5, dan X-6 yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi modul elektronik oleh ahli dan tes hasil belajar kognitif peserta didik dalam bentuk soal pilihan ganda. Rata-rata persentase hasil validasi modul elektronik oleh ahli media 92,7% dan ahli materi 91,45% dengan kesimpulan valid dan layak digunakan. Hasil analisis data menggunakan uji ANCOVA menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar peserta didik antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol (p= 0,022 < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan modul elektronik efektif meningkatkan hasil belajar biologi peserta didik.
Pendampingan Pengurusan Perizinan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) di Desa Gunungsari Lombok Barat
M. Yamin;
Jamaluddin;
A. Wahab Jufri;
Khairuddin;
Didik Santoso
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4119
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor ekonomi nasional strategis dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Pemerintah sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangannya dengan mempermudah perizinannya. Legalitas usaha merupakan identitas usaha dan salah bentuk perlindungan yang diberikan oleh pemerintah untuk pelaku UMKM. Manfaat lain dari kepemilikan legalitas usaha adalah untuk perluasan akses pembiayaan UMKM yang diberikan oleh pemerintah maupun akses pembiayaan dari perbankan. Oleh karena itu, legalitas usaha bagi UMKM adalah kebutuhan bagi para pelakunya. Namun, banyak pelaku UMKM yang mengabaikan hal tersebut karena dianggap rumit dan sulit, banyak pelaku UMKM yang belum memahami pentingnya memiliki legalitas usaha tersebut. Permasalahan lainnya, UMKM kesulitan dalam pemasaran produk, tampilan produk kurang menarik, dan pemasarannya terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi terkait dengan urgensi legalitas usaha bagi UMKM. Kegiatannya dilakaukan melalui sosialisasi, tanya jawab mengenai urgensi dan manfaat izin usaha, kedua melakukan pendampingan permohonan ijin usaha UMKM Sanikan Food. Lokasi kegiatan ini dilakukan di Desa Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Hasil kegiatan ini terlihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan sosialisasi, yanya jawab dan meningkatnya pengetahuan, pemahaman dan kemauan pelaku UMKM di Desa lokasi untuk mengurus legalitas usahanya. Hasil lainnya, UMKM Sanikan Food memperoleh Nomor Induk Berusaha 803220003518 dan SPP-IRT dengan Nomor PB-KU:080322000351800000001.
Hubungan Kesadaran Metakognitif dengan Hasil Belajar IPA Biologi
Gita Ismarani;
Jamaluddin;
I Putu Artayasa;
Kusmiyati
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.4081
The purpose of this study was to determine the relationship between metacognitive awareness and Biology Science learning outcomes at MTs Negeri 2 Jonggat and how much the ability of metacognitive skills contributes to Biology Science learning outcomes for high school students. This research is a correlational research. Measuring students' metacognitive awareness was carried out using the Metacognitive Awareness Inventory questionnaire. Student learning outcomes seen from the results of multiple choice test questions. Data analysis in this study used descriptive analysis and statistical analysis through product moment correlation tests and simple regression tests. The results of the data analysis showed that 47 students (47.4%) had metacognitive awareness in the very good category, 44 students (44.4%) had metacognitive awareness in the good category and 8 students (8.0%) had metacognitive awareness in the medium category. Analysis of learning outcomes data showed that 84 students (84.8%) were in the very low category, 13 students (13.1%) were in the less category and 2 students (2.0%) were in the very high category. Product moment correlation test results obtained a correlation coefficient (r) of 0.146 and a coefficient of determination (r2) of 2.1%. These results indicate that there is a correlation between metacognitive awareness and Biology science learning outcomes.
Efektivitas Modul Pembelajaran Biologi Cacing Nyale Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Erdiana Larasati;
Jamaluddin;
Syamsul Bahri
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.4082
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan modul pembelajaran biologi cacing nyale dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Analisis data dilakukan dengan uji normalized gain dan uji hipotesis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. yaitu pada kelas X IPA 5 memiliki skor normalized gain sebesar 61% yang termasuk dalam kategori cukup efektif sedangkan kelas X IPA 4 memiliki skor normalized gain sebesar 40% yang termasuk dalam kategori kurang efektif. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan independent sample t-test menyatakan bahwa Sig. (2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05 yang berarti ada perbedaan efektifitas yang signifikan dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan modul pembelajaran biologi cacing nyale efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPA SMA Negeri 7 Mataram.
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN KABUPATEN BIREUEN
Ismaturrahmi;
Jamaluddin
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 2 (2021): Lentera, Mei 2021
Publisher : LPPM Universitas Almuslim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Kabupaten Bireuen, untuk mengetahui dan Menguji Kompetensi Sumber Daya Manusia Kabupaten Bireuen dan untuk mengetahui serta menguji Kualitas Laporan Keuangan Kabupaten Bireuen. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) kabupaten Bireuen yang berjumlah 120 pegawai dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 55 pegawai. Penelitian ini tergolong penelitian survei dengan menggunakan pendekatan metode kuantitif. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintah (X1) terhadap kualitas laporan keuangan (Y) pada Dinas Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bireuen dengan hasil uji thitung (3,566) > ttabel (1,675) dengan nilai signifikan dibawah 0,05 yaitu 0,001. Terdapat pengaruh kompetensi sumber daya manusia (X2) terhadap kualitas laporan keuangan Kabupaten Bireuen dengan hasil uji thitung (4,196 > ttabel (1,675) dengan nilai singnifikan sebesar di bawah 0,05 yaitu 0,000.Terdapat pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintah (X1) dan kompetensi sumber daya manusia (X2) terhadap kualitas laporan keuangan (Y) pada Dinas Badan Pengelolalaan Keuangan Daerah Kabupaten Bireuen dengan hasil uji Fhitung(63,156) > Ftabel (3,18) dengan nilai signifikan sebesar 0,000.
Pengaruh Model Project Based Learning Terintegrasi Biopreneurship Terhadap Penguasaan Konsep dan Kreativitas Siswa
Arisya Widyadhari;
A. Wahab Jufri;
Jamaluddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jcar.v5i4.6508
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based learning terintegrasi biopreneurship terhadap penguasaan konsep dan kreativitas siswa kelas X SMAN 1 Masbagik. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMAN 1 Masbagik. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purpossive sampling, dan terpilih kelas X MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, tes, lembar penilaian kreativitas, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik uji T untuk penguasaan konsep dan statistik deskriptif untuk kreativitas siswa. Uji prasyarat terdiri dari uji normalitas, dan uji homogenitas. Oleh karena data tidak memenuhi syarat normal untuk uji T maka hipotesis penelitian diuji menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig. 0,001<0,05. Hal ini menunjukkan bahwa model project based learning terintegrasi biopreneurship berpengaruh signifikan terhadap penguasaan konsep biologi siswa. Hasil analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata kreativitas siswa adalah 75 untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol rata-rata 63. Dari nilai rata-rata tersebut dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan kreativitas antara siswa yang belajar dengan model project based learning terintegrasi biopreneurship dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung di kelas X MIPA SMAN 1 Masbagik.
Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa
Wahyuningsih, Sri;
Jamaluddin;
Rasmi, Dewa Ayu Citra
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jcar.v6i2.7722
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap hasil belajar biologi siswa di SMAN 4 Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X yang berjumlah 309 Siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, dengan pertimbangan kemampuan rata-rata siswa, dan saran dari guru biologi. Sampel penelitian yang terpilih yaitu siswa kelas X1, X2 sebagai kelas eksperimen. Jumlah sampel penelitian 68 siswa. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi pembelajaran dan tes hasil belajar biologi pada konsep keanekaragaman hayati. Hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal maka Uji hipotesis menggunakan analisis statistik non-parametrik yaitu uji Wilcoxon. Sebelum dilakukan uji hipotesis terlebih dahulu diuji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,00< 0,05. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar biologi pada konsep keanekaragaman hayati siswa kelas X di SMAN 4 Mataram.
Effect of Food Safety Education on Knowledge, Attitude, and Behavior of School Community and Retail Community in Ampibabo Sub-district
Mutiawati, Nur;
Jamaluddin;
Mallisa, Samaal
Tadulako Science and Technology Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Tadulako Science and Technology Journal
Publisher : LPPM Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/sciencetech.v5i1.17179
Food safety is a condition to prevent food from possible biological, chemical, and other contaminants that can harm and endanger human health. This study was conducted to determine the effect of food safety education on the knowledge, attitudes, and behavior of the school community and retail community before and after the intervention. This type of research is an experimental study with a total sample of 60 people from the school community and 54 people from the retail community. This research began in March-October 2021. The analysis used in this study was the Wilcoxon analysis with the SPSS application. The results of the effect of food safety education on the school community in aspects of knowledge, attitudes, and behavior with the value of Sig. (2 tailed) < 0.05 consecutively 0.030 < 0.05; 0.000 < 0.05 and 0.000 < 0.05. H0 is rejected so that there is an effect of food safety education on food safety knowledge, attitudes, and behavior. The effect of food safety education on the retail community on the knowledge aspect with a value of 0.000 < 0.05, which means that there is an effect of food safety education on the knowledge aspect of the retail community. While on the aspect of attitude and behavior aspect with the value of Sig. (2-tailed) < 0.05 0.106 > 0.05 and 0.363 > 0.05, which means that H0 is accepted, so there is no effect of food safety education on aspects of attitude and behavior in the retail community. The conclusion obtained is that there is an effect of food safety education on the knowledge of attitudes and behavior of the school community, there is an influence towards a better direction after food safety education is carried out on aspects of knowledge of the retail community and there is no effect of conducting food safety education on aspects of attitudes and behavior of the retail community.
THE ACTUALIZATION OF RELIGIOUS AND CULTURAL VALUES AS A CONTROLLING FACTOR FOR THE SOCIAL EFFECTS OF TERRORISM: Case Terrorized Murder in Lembantongoa Village Palolo sub-district, Sigi district.
Nisbah;
Jamaluddin;
Abdul Hakim
Tadulako Social Science and Humaniora Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Tadulako Social Science and Humaniora Journal
Publisher : LPPM Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/sochum.v4i1.16323
This study aims to determine the extent to which religious and cultural values in the Lembantongoa Village community strengthen their social group identity, as well as the source of ideas, thoughts, ways, which are useful as a barrier and inhibiting factor for the creation of destructive social turmoil effects due to the terrorist movement. The results of this study reveal facts that explain 1) the influence of religion and culture is still quite strong, manifested in community behavior in the form of adherence to customary norms; life cycle ceremonies, customary laws, social organizations, always strengthen their structural and cultural identity, 2) the real act of murder terror in Lembantongoa Village is an attempt to manipulate the power of religion and culture as a means of justifying social turmoil, 3) the perpetrators of terror are the continuity of terrorist actors " MIT Theorist Group in Poso" , trying to create " Social Turmoil" in Sigi Regency streotype of conflict and social unrest in Poso, 4) overcoming the consequences and problems of murder terror, should critically address the failure of terrorist groups to utilize religion and custom as a trigger for Social Turmoil.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar IPA Berbasis Inkuiri Terintegrasi Kearifan Lokal Sebagai Sumber Belajar Guru Madrasah Tsanawiyah Qamarul Huda Bagu
Ramdani, Agus;
Jamaluddin;
Artayasa, I Putu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6610
Bahan ajar terintegrasi kearifan lokal yang inovatif mempunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan dunia pendidikan. Proses pembelajaran di kelas menggunakan bahan ajar yang inovatif menjadi lebih mudah dalam mencari informasi, manipulasi, pengelolaan dan transfer ilmu antara yang ada pada lingkungan dengan materi pembelajaran. Dengan bahan ajar terintegrasi kearifan lokal yang inovatif dapat mengembangkan kemampuan berpikir siswa dan meningkatkan kemampuan guru secara profesional. Kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar terintegrasi kearifan lokal perlu ditingkatkan.Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan pelatihan pengembangan bahan ajar terintegrasi kearifan lokal. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar terintegrasi kearifan lokal. Peserta diberikan pelatihan dan pendampingan secara intensif mulai dari pembuatan draft bahan ajar hingga menjadi media berbasis teknologi yang siap digunakan dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu 1) Koordinasi dengan semua pihak terkait; 2) Pelatihan tentang pengembangan bahan ajar terintegrasi kearifan lokal; 3) Pendampingan dalam pembuatan bahan ajar terintegrasi kearifan lokal oleh guru; 4) Focus group discussion pada beberapa masalah yang terjadi, solusi dan rencana tindak lanjutnya. Hasil yang diperoleh dari pengolahan data keseluruhan indikator adalah peserta setuju bahwa pelaksanaanpelatihan telah berjalan dengan baik, dimana sebagian besar peserta berpandangan bahwa pelaksanaan pelatihan telah memberikan manfaat yang mendalam dan sangat membantu dalam peningkatan kualitas diri peserta.