Pemberdayaan Masyarakat melalui perguliran dana mikro merupakan cara pentingsaat ini. Perpaduan antara koperasi dengan perguliran dana mikro menjadi salah satupilihan untuk kegiatan pelaksanaaannya. Pengembangan koperasi berbasis syariahmerupakan tren baru dalam kegiatan pemberdayaan tersebut. KJK PEMK SrengsengSawah merupakan bagian dari kegiatan tersebut. Penelitian ini mencobamengeksplorasi dan menganalisis dari sisi manajerial peluang keberhasilan programtersebut melalui bentuk pengelolaan kelompok anggota berupa rembug sehingga dapatdilakukan perbaikan jika ditemukan kelemahan. Pengambilan data langsung dilapangan digunakan untuk pengumbuplan data, data sekunder juga dimanfaatkansesuai kebutuhan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif. Hasilnya menunjukkanbahwa ada peluang keberhasilan yang baik jika proses penggabungan antara prinsipkoperasi dengan prinsip ekonomi syariah dapat dijalankan secara bersama-sama, akantetapi permasalahan yang menjadi kendala utama yang muncul bagi pencapaiankeberhasilan lembaga koperasi syariah dari sisi ekonomi adalah dalam pembuatanoperasionalisasi koperasi-syariah.