Articles
Relationship between self awareness and self adjustment of students with single parent
Fernanda, Suci Dwi;
Taufik, Taufik
Counseling and Humanities Review Vol 2, No 2 (2022): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/000665chr2023
This research is motivated by the presence of students who have single parent parents, tend to experience difficulties in learning and social relations, and show alienating behavior. This study aims to: (1) describe the self awareness of students who have single parent parents, (2) describe the adjustment of students who have single parent parents, and (3) examine the significance of the relationship between self awareness and self adjustment of students who have single parent parents. This research uses a quantitative approach with a descriptive research type. The population of this study were students with single parents at SMAN 1 Pasaman. The instruments used were the self-awareness questionnaire and the self-adjustment questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistical techniques and Pearson Product Moment techniques to determine the relationship between self awareness and self-adjustment through the SPSS 25 statistical program. The results of the study revealed that most (62.3%) students who came from single parents had a low level of self-awareness. Furthermore, most (58.4%) students with single parents also have a low level of adjustment. There is a significant positive relationship between self-awareness and self-adjustment of students who have single parents of 0.986 with a significance level of 99%. Thus it means that the lower the level of self-awareness, the lower the self-adjustment of students will be and vice versa. Based on the research findings, guidance efforts are needed by school counselors to increase the self-awareness of students from single parents in order to improve their adjustment to learning at school. Guidance and counseling services can be carried out through information services, orientation and group guidance services.
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY AKADEMIK DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA
Depia, Dea;
Taufik, Taufik
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0001125chr2024
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan rendahnya kemandirian belajar siswa. Salah satufaktor yang mempengaruhi hal ini adalah rendahnya self-efficacy akademik siswa, yaitu keyakinansiswa terhadap kemampuan dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1)Tingkat self-efficacy akademik siswa, (2) Tingkat kemandirian belajar siswa, dan (3) hubunganantara self-efficacy akademik dengan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswaSMK Taruna Padang dan sampelnya berjumlah 137 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalahinstrumen kemandirian belajar siswa dan instrumen self-efficacy akademik. Data diolah denganteknik statistik menentukan nilai persentase yang diolah dalam program Microsof excel, untukmencari hubungan antara kedua variabel digunakan teknik Pearson Product Momen. Hasilpenelitian menunjukan bahwa (1) rata-rata skor capaian self-efficacy akademik siswa SMK TarunaPadang mencapai 77,64 (47,06%) termasuk kategori rendah, (2) rata-rata skor capaian kemandirianbelajar siswa 50,22 (45,66%) berada pada kategori rendah, dan (3) terdapat hubungan yang positifsignifikan antara self-efficacy akademik dengan kemandirian belajar siswa SMK Taruna Padang,dengan nilai korelasi 0,751. Disarankan guru BK SMK Taruna Padang dapat memberikan bantuankepada siswa untuk meningkatkan self-efficacy akademik dengan memberikan bimbingankonseling dalam bidang belajar menggunakan layanan informasi dengan materi pentingnyamengerjakan tugas dengan baik dan membutuhkan rasa percaya diri dalam mengerjakan tugasdengan baik dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam mengerjakan tugas sekolah dikarenakanmasih adanya siswa yang memiliki ketidak mandirian dalam belajar yang baik yang disebabkankurangnya self-efficacy akademik.
Analisis kecemasan akademik mahasiswa bimbingan dan konseling
Soma, Yona Mita;
Daharnis, Daharnis;
Taufik, Taufik;
Handayani, Puji Gusri
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 1 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0001025chr2024
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena mahasiswa yang mengalami kecemasan akademik pada saat menjalani proses perkuliahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kecemasan akademik mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah 458 mahasiswa yang terdaftar di angkatan 2020, 2021, dan 2022 Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) FIP UNP pada semester Juli-Desember 2023 dengan sampel penelitian sebanyak 246 mahasiswa yang dipilih dengan teknik Proportional Random Sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen kecemasan akademik mahasiswa dengan skala model Likert. Data diolah menggunakan analisis deskriptif dan uji Anava dua arah dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menggambarkan kecemasan akademik mahasiswa BK ditinjau dari aspek pengerjaan tugas, mengikuti perkuliahan, dan menghadapi ujian berada pada kategori sedang. Implikasi hasil penelitian terhadap BK yaitu dengan memberikan layanan konseling individual, layanan konseling kelompok, dan layanan bimbingan kelompok.
Hubungan Self Control Dengan Kecenderungan Perilaku Bullying Siswa SMA N 1 Pasaman
Zahara, Anita;
Taufik, Taufik
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0001123chr2024
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self control dengan kecenderungan perilaku bullying siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan korelasional. Sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling dan didapatkan sebanyak 241 orang siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Data diolah dengan menggunakan rumus product moment correlation dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil Penelitian memperlihatkan (1) rata-rata skor capaian self control adalah 62,74 atau 73,81%. Mayoritas (37,3%) siswa memiliki tingkat self control pada kategori sedang; (2) rata-rata skor capaian kecenderungan perilaku bullying adalah 152,10 atau 70,75%. Mayoritas (61,0%) siswa memiliki kecenderungan melakukan perilaku bullying pada kategori tinggi; dan (3) terdapat hubungan negatif dan signifikan antara self control dengan kecenderungan perilaku bullying siswa dengan koefisien korelasi sebesar -0,405% dengan taraf signifikan 0,000. Berdasarkan pedoman interpretasi koefisien korelasi, dengan sebesar -0,405% memiliki tingkat hubungan sedang. Artinya semakin rendah self control maka semakin tinggi kecenderungan perilaku bullying dan sebaliknya semakin tinggi self control maka semakin rendah kecenderungan perilaku bullying siswa.
Hubungan self-efficacy akademik dengan kegiatan belajar siswa
Khairani, Layla;
Daharnis, Daharnis;
Nirwana, Herman;
Taufik, Taufik
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/0001101chr2024
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan belajar siswa yang berada pada kategori sedang. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya self-efficacy akademik. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan self-efficacy akademik siswa, 2) mendeskripsikan kegiatan belajar siswa, dan 3) menguji seberapa besar hubungan self-efficacy akademik dengan kegiatan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 267 siswa SMA N 1 Sitiung yang dipilih dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Data diperoleh dengan instrumen penelitian berupa angket self-efficacy akademik dan angket kegiatan belajar yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif, dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) tingkat self-efficacy akademik berada pada kategori tinggi, (2) kegiatan belajar siswa berada pada kategori baik, dan (3) terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara self-efficacy akademik dengan kegiatan belajar siswa dengan rxy=0,711 dan taraf signifikansi sebesar 0,000.
Power Deficit Analysis of Multiple Hydrokinetic Power Plants in an Open-Channel System
Ikhsan, Muhammad;
Zufrizal, Zufrizal;
Taufik, Taufik
Circuit: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : PTE FTK UIN Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/crc.v8i2.22091
The electricity generation capacity of hydrokinetic power plants can be enhanced by paralleling multiple plants simultaneously. This study focuses on the longitudinal configuration of multiple hydrokinetic turbines installed in a water channel. The energy production rate of downstream turbines is lower than that of upstream turbines when placed close to each other. This observed phenomenon, related to the wake effect, has resulted in reduced flow velocity. In this research, a power deficit technique is employed as an alternative to the velocity deficit strategy. By estimating the open flow characteristic, or k*, this method aims to predict the downstream power input at any given time. Without directly measuring water velocity, power can be predicted using the power deficit model. A hybrid model combining the Bastankhah Porté-Agel model and the Geometry-Based model has been utilized in this study. The analysis results indicate that the power deficit and velocity deficit values differ by an average of 1.3% and 0.15%, respectively.
Kedudukan Guru sebagai Pendidik Menurut Pandangan Islam
Taufik, Taufik;
Faliani, Eli;
Ulya, Hanum Kholidiya;
Sari, Nurul Vita
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 18, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/mpp.v18i1.14123
The knowledge and skills acquired by teachers are knowledge related to the development of professional tasks, as well as social and humanitarian work. In the National Education System law, Article 27 paragraph 3 stipulates three roles of teachers, namely: 1) As a teacher, 2) as a guide, 3) As a class administrator; Communicate the role and position of the teacher in a prophetic treatise for humanity, basically carrying out the mission of Rahmatan li al 'alamin, which is a mission to call on humans to submit and worship Allah SWT.
Enhancing Dynamic Capabilities through the Implementation of the Electronic Corruption Prevention Program (E-Proksi) in Kendari City
Sartono, Sartono;
Alam, Syamsul;
Yusuf, Muhammad;
Taufik, Taufik;
Afdal, Andi Ahmad Malikul;
Laxmi, Laxmi
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 8, No 1.1 (2024)
Publisher : Universitas Dharma Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29099/ijair.v8i1.1.1188
This study aims to explore the role of information technology innovation, particularly E-Government, in enhancing governance dynamics and efficiency in addressing challenges related to corruption. Employing a qualitative approach with phenomenology, the research focuses on elucidating individual experiences with the implementation of E-Proksi at the Kendari City Inspectorate. Data collection involved interviews and observations, with data validation conducted through triangulation to ensure accuracy and consistency. The findings indicate that the technological innovation introduced by the E-Proksi application in Kendari City has positively influenced both corruption prevention and the enhancement of public services. However, the application encounters challenges such as public preference for traditional methods, insufficient socialization, and suboptimal political and regulatory support. Adaptive organizational culture and dynamic capabilities emerge as crucial factors in ensuring the program's success. Continued efforts to increase public participation and responsiveness to change are essential for achieving governance that is efficient, transparent, and accountable. Through ongoing strategic updates and attentive consideration of community feedback, E-Proksi is anticipated to significantly contribute to fostering a more effective, cleaner, and adaptable government in Kendari City.
Adversity quotient of outstanding students with limited conditions
Hidayati, Isnaya Arina;
Taufik, Taufik
Indigenous Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/indigenous.v5i2.10823
This study aims to explore and explain the dynamics of the striving force namely, the supporting and inhibiting factors of high achieving students striving force with necessitous condition. The informant characteristics of this study are high achieving students with necessitous condition (students who are needy with the broken home family and experiencing violence from their family) who attend junior and senior high school and college students. There are 3 informants and 9 informants complementary, with interview method. The results of this study are; 1) Informants control economic difficulties with frugal behavior and concerned attitudes. Good self-regulation in controlling difficult situations so as not to widen and influence the educational dimension. Resilience behavior is more appear in informants of victims of broken homes and survivors of domestic violence. Gratitude makes the informant more eager to rise from adversity to achieve a better life, accompanied by strong motivation and relational efficacy between mother and informant. 2) Supporting factor is derived from internal factors such as the competitiveness, coping behavior and the ability of improvement (resilience), visionary and strong internal motivation, self-awareness and the ability to think positively with gratitude. While external factors mostly come from social support of family, other students and community. 3) Inhibiting factors namely are the problem of emotion-regulation such as less stable emotional state, poverty, dysfunction of family’s role and the problem of fatherless families. It is concluded that a compensation made by the informant with self-regulation, gratitude in increasing resilience and the relational efficacy of family members in strengthening the struggle for achievement
Meningkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Arab Melalui Strategi Pembelajaran Imla’
Putri, Alifia Selviana Agnie;
Taufik, Taufik
Mahira: Journal of Arabic Studies Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar (IAIRM) Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55380/mahira.v4i1.921
Ketika belajar bahasa Arab dengan strategi imla’, peserta didik perlu berlatih mendengarkan, mengukur daya ingat, dan berlatih menulis. Imla’ merupakan salah satu keterampilan bahasa Arab yang penting untuk dikuasai siswa. Melalui pembelajaran Imla’ yang efektif, siswa dapat meningkatkan kemampuan menulis huruf Arab secara akurat dan lancar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran imla yang diterapkan di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode library research. Data penelitian diperoleh dengan mengumpulkan artikel dari berbagai sumber. Strategi pembelajaran imla’ yang diterapkan dinilai sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis huruf arab secara akurat dan lancar. Hal ini dibuktikan dengan hasil tes imla’ peserta didik yang menunjukkan peningkatan signifikan.