Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan potensi seni santri melalui pelatihan kaligrafi yang terstruktur di Pondok Pesantren Al-Jauhar, Duri, Kabupaten Bengkalis. Kaligrafi Islam tidak hanya merupakan bentuk ekspresi artistik, tetapi juga media spiritual yang memperkuat kedekatan santri dengan Al-Qur’an sekaligus melestarikan warisan budaya Islam. Program ini diikuti oleh 10 peserta dan dilaksanakan selama 7 hari, dari tanggal 12 hingga 18 Januari 2026. Kegiatan meliputi pengenalan sejarah dan filosofi kaligrafi Islam, teknik dasar penulisan, sesi praktik terbimbing, serta evaluasi hasil karya santri. Metode pelatihan yang digunakan bersifat partisipatif dan berorientasi pada praktik, sehingga mendorong keterlibatan aktif, kreativitas, dan kerja sama antar santri. Hasil program menunjukkan bahwa 6 dari 10 peserta (60%) mengalami peningkatan keterampilan artistik, kreativitas, kedisiplinan, dan apresiasi terhadap estetika Islam. Selain itu, program menghasilkan luaran nyata berupa karya kaligrafi peserta dan pembentukan ekstrakurikuler kaligrafi di pesantren. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti menjadi media efektif untuk menumbuhkan bakat seni, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendukung pengembangan holistik santri di lingkungan pesantren.