Literasi dan numerasi merupakan keterampilan dasar yang masih menjadi tantangan bagi sebagian guru dan siswa di sekolah dasar, khususnya di daerah 3T yang memiliki keterbatasan fasilitas dan akses pendidikan. Kondisi ini menghambat kualitas pembelajaran dan berdampak pada rendahnya minat baca serta kesulitan siswa dalam memahami konsep numerasi dasar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan literasi dan numerasi ke dalam kegiatan pembelajaran melalui program I-MES Jawa Barat Bidang Pengembangan Guru SD di Kabupaten Pangandaran. Kegiatan dilaksanakan di SDN 4 Mekarsari dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan pengawas sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan singkat berbasis presentasi interaktif mengenai strategi literasi dan numerasi, serta program donasi buku untuk memperkuat gerakan literasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh inspirasi baru dalam merancang pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif, siswa mendapatkan tambahan sumber bacaan, serta terbangun sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar. Kesimpulannya, program pengabdian ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru, motivasi belajar siswa, serta memperlihatkan potensi pengembangan model pelatihan guru berbasis kebutuhan nyata di lapangan.