Anak dalam Islam merupakan rahmat dari Allah yang diberikan kepada orang tua, dan merupakan titipan Allah kepada orang tuanya. Sesungguhnya Allah mempunyai wewenang menciptakan kerajaan langit dan bumi. Setiap orang tua muslim mendambakan anak yang sholeh, dengan iman yang teguh, taat beribadah, dan akhlak terpuji. Tetapi untuk mewujudkan hal tersebut bukan lah semudah kita bayangkan seperti membalikkan telapak tangan, melainkan harus melalui proses yang cukup panjang dan membutuhkan perjuangan. Oleh karena itu, meskipun dalam keadaan kepayahan, kesusahan, sebagai orang tua dalam mengasuh anaknya, tidak akan dapat mengikis kasih sayangnya kepada mereka. Harapan untuk memiliki anak yang sholeh, akan tetap tertanam dalam hati kedua orang tua. Adapun jenisnya penelitian ini adalah penelitian studi kasus (Case Study), yaitu suatu penelitian yang dilakukan secara intensif, terinci dan mendalam terhadap suatu organisasi, lembaga atau gejala tertentu. Adapun metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode observasi adalah suatu metode pengumpulan data dengan jalan melalui pengamatan secara sistematis terhadap obyek yang diteliti. Metode Interview (wawancara) Interview yang sering juga disebut dengan wawancara atau kuesioner lisan adalah sebuah dialog yang dilakukan oleh pewawancara (interviewer) untuk memperoleh informasi dari terwawancara. Hasil penelian ini Pertama, Bahwa keluarga Bapak Muslim dalam melaksanakan pendidikan agama pada anak dalam keluarga menggunakan strategi keteladanan. Adapun materi pokok pendidikan agama yang diberikan kepada keluarganya (anaknya) meliputi pendidikan aqidah, ibadah dan akhlaq. Kedua, Faktor penunjang pelaksanaan pendidikan agama dalam keluarga meliputi : kesadaran orang tua dalam melaksanakan pendidikan agama pada anaknya, adanya hubungan yag harmonis antra kedua orang tua meraka, lingkungan masyarakat yang agamis, serta terdapat lembaga pendidikan agam yang lain selain sekolah (TPQ). Adapun upaya yang dilkukan dalam mengatasi hambatan pelaksanaan pendidikan agama pada anak dalam keluarga adalah dengan cara menyeleksi acara TV yang sesuai dengan anak-anak, mendampingi anaknya ketika nonton TV dan mengganti stasion TV lain apabila acaranya tidak baik