Articles
Effective Multicultural Education Strategies to Enhance Tolerance in Indonesian Schools
Amarullah, Risal Qori;
Ruslandi, Ruslandi;
Fadilah, Raden Muhamad Yasin;
Ruswandi, Uus;
Erihadiana, Mohamad
Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Vol. 9 No. 1 (2024): Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal
Publisher : Laboratory of Islamic Religious Education Faculty of Tarbiyah and Teacher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/ath.v9i1.28123
The main problem of this research is the low awareness and understanding of the importance of multicultural education among Indonesian educators and students. The aim of this research is to identify effective multicultural education development strategies that can be implemented in Indonesian schools to increase tolerance and cultural diversity among students. This research uses a qualitative method with a literature review approach which includes in-depth analysis of literature and previous research regarding multicultural education. Data was collected by studying various journals, books and official documents that discuss the concept, implementation and impact of multicultural education. Research shows that effective strategies include integrating multicultural values into the curriculum, teacher training and development, and active participation in school community. The research concluded that implementing multicultural education in a planned and systematic manner can increase understanding and appreciation of cultural diversity, so that it can strengthen the unity and integrity of a multicultural society. Permasalahan utama penelitian ini adalah rendahnya kesadaran dan pemahaman akan pentingnya pendidikan multikultural di kalangan pendidik dan siswa Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi pengembangan pendidikan multikultural yang efektif yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah Indonesia untuk meningkatkan toleransi dan keragaman budaya di kalangan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka yang mencakup analisis mendalam terhadap literatur dan penelitian terdahulu mengenai pendidikan multikultural. Data dikumpulkan dengan mempelajari berbagai jurnal, buku, dan dokumen resmi yang membahas tentang konsep, implementasi, dan dampak pendidikan multikultural. Penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif antara lain mengintegrasikan nilai-nilai multikultural ke dalam kurikulum, pelatihan dan pengembangan guru, dan partisipasi aktif dalam komunitas sekolah. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa penyelenggaraan pendidikan multikultural secara terencana dan sistematis dapat meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap keberagaman budaya, sehingga dapat memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat multikultural.
Penguatan Moderasi Beragama Melalui Kajian Riset Disipliner Dan Interdisipliner Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Isu-Isu Nasional Dan Global
Enoh, Enoh;
Kertayasa, Herdian;
Amrullah, Fiqih;
Ruswandi, Uus;
Erihadiana, Mohamad
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30868/ei.v12i001.5223
Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi dan peran kajian riset disipliner dan interdisipliner pendidikan Islam dalam menghadapi isu-isu nasional dan global. Kajian riset disipliner dan interdsipliner pendidikan Islam merupakan bagian dari upaya penguatan sekaligus pengembangan pendidikan Islam dalam partisipasi dan kontekstualisai perannya dalam memecahkan persoalan-persoalan nasional dan globalyangsemakin kompleks dan multidimensi.Melalui kajian tersebut diharapkan dapat membangun pendidikan Islam yang responsif, adaptif, inovatif dan efektif. Penguatan moderasi beragama secara konseptual maupun antual dalam pendidikna Islam merupakan jawaban atas isu nasional dan global tentang radikalisme, terosime, multikultural dan pluralisme di era globalisai ini.Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi dan peran kajian riset disipliner dan interdisipliner pendidikan Islam dalam menghadapi isu-isu nasional dan global. Kajian riset disipliner dan interdsipliner pendidikan Islam merupakan bagian dari upaya penguatan sekaligus pengembangan pendidikan Islam dalam partisipasi dan kontekstualisai perannya dalam memecahkan persoalan-persoalan nasional dan globalyangsemakin kompleks dan multidimensi.Melalui kajian tersebut diharapkan dapat membangun pendidikan Islam yang responsif, adaptif, inovatif dan efektif. Penguatan moderasi beragama secara konseptual maupun antual dalam pendidikna Islam merupakan jawaban atas isu nasional dan global tentang radikalisme, terosime, multikultural dan pluralisme di era globalisai ini.Â
Strategy for Implementing Religious Moderation in Islamic Education Management
Shalahuddin, M.;
Arromy, Muhammad Miqdad;
Mahmud, Mahmud;
Erihadiana, Mohamad
Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature Vol. 4 No. 1 (2024): August
Publisher : CV. Tripe Konsultan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54012/jcell.v4i1.311
The strategy for implementing religious moderation is the systematic steps and approaches used to integrate the values of religious moderation among today's diversity. This research aims to determine strategies for implementing religious moderation and supporting factors and inhibiting factors for its implementation in Islamic education management. This research uses qualitative method under case study. The findings of the research show that there are various programs of an Islamic Religious Education Curriculum which is full of moderation values, a program to habituate the values of moderation in daily life, a religious moderation training program for teachers, and the Strengthening Pancasila Student Profile Project activities as strategies for implementing religious moderation. Apart from that, the existence of a clear vision and mission, a strong commitment from the leadership and teaching staff, as well as active support from parents and the community are supporting factors for the implementation of religious moderation. However, limited resources and the influence of students' social environment outside of school which does not always support the values of moderation are factors inhibiting the implementation of religious moderation. In conclusion, the strategy for implementing religious moderation can be carried out with various programs and activities in intracurricular, extracurricular, co-curricular and school culture as well as optimizing supporting factors and innovating solutions to overcome factors that obstruct its implementation.
RELEVANSI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK MULIA PESERTA DIDIK
Cucu Komariah;
Chintia Nabilah;
Asep Nurshobah;
Erihadiana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21661
This research is using a qualitative method. Data collection through literature studies using observation guidelines, interview guidelines and documentary recording, accompanied by research indicators. Then descriptive data analysis and analysis are carried out by following the steps of data reduction, data display to drawing conclusions. This research was conducted at SDN Permata Biru, Cinunuk, Bandung. Looking at the facts on the ground, the challenges in forming students' noble morals are increasingly complex, especially in the midst of globalization. The PAI curriculum in Indonesia has also undergone various changes and received criticism, whether the current PAI curriculum is really suitable for the formation of students' morals.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KURIKULUM NASIONAL
Asep Nursobah;
Mohammad Erihadiana;
Deden Sofwan Ismail;
Atang Suharna
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21739
This study examines the implementation of Islamic Religious Education (IRE) within the national curriculum at SDN Pasirpari, Pacet Subdistrict, Bandung Regency. The curriculum serves as a guideline that organizes the objectives, content, and teaching methods to achieve quality education. IRE plays a vital role in shaping students' character and morals but faces challenges such as teachers' limited understanding of effective teaching methods and resource constraints. This research employs a qualitative approach with a case study design to identify challenges in implementing IRE and propose solutions. Data were collected through in-depth interviews with IRE teachers and classroom observations. The findings reveal that inclusive and interactive teaching approaches can enhance students' understanding of religious teachings. The study recommends reforms in teaching methods and the integration of technology to improve the effectiveness of IRE. By addressing existing challenges, Islamic religious education is expected to optimally contribute to shaping the character of Indonesia's younger generation. This research contributes to the development of better national education policies and offers recommendations for creating a more relevant and contextual IRE curriculum.
LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM
Asep Nursobah;
Mohamad Erihadiana;
Andi Surya Abdi;
Deden Sofwan Ismail
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21746
Curriculum is the core of education where the curriculum can be interpreted as a set of plans and arrangements regarding objectives, content and learning materials as well as the methods used as guidelines for implementing learning activities to achieve certain educational goals. The basis for curriculum development can be interpreted as an idea, assumption or principle on which to rely. or starting point in developing a curriculum. The foundations for developing a curriculum include: religious foundations, philosophical foundations (perennialism, essentialism, existentialism, progressivism, reconstructivism), juridical foundations, psychological foundations, sociological or socio-cultural foundations and organizational foundations.
Peran kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui suvervisi akademik
Munasir, Munasir;
Ilyas, R Marpu Muhidin;
Erihadiana, Mohamad
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/1202423501
Supervisi akademik merupakan salah satu strategi yang efektif untuk memastikan kualitas pembelajaran di madrasah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kepala madrasah dalam mengelola dan melaksanakan supervisi akademik untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ditemukan bahwa kepala sekolah di MA Miftahul Huda Subang sudah menjalankan perannya dengan baik sesuai dengan program yang telah disusun untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Secara terperinci peran kepala madrasah dalam melaksanakan supervisi akademik yaitu melaksanakan perencana, pelaksanaan dan melakukan evaluasi supervisi. Pada tahap perencaan kepala madrasah menentukan tujuan supervisi, menyusun progra, supervisi dan menentukan instrumen supervisi. Adapun pada tahap pelaksanaan supervisi kepala madrasah mengamati proses belajar mengajar di kelas untuk melihat bagaimana guru mengajar dan bagaimana siswa belajar, kepala madrasah mengadakan pertemuan dengan guru untuk membahas hasil observasi kelas dan memberikan umpan balik dan pemberian umpan balik secara konstruktif dan objektif. Sedangkan kegiatan evaluasi supervisi yaitu kepala madrasah mengevaluasi hasil supervisi untuk melihat apakah tujuan supervisi telah tercapai dan kepala madrasah menyusun laporan supervisi yang memuat hasil observasi, masukan yang diberikan, dan tindak lanjut yang dilakukan.
Improving Graduate Quality and Public Satisfaction through Internal Quality Assurance
Habibi, Riki;
Badrudin, Badrudin;
Thoha, Anis Malik;
Arifin, Bambang Samsul;
Erihadiana, Mohamad
JURNAL AL-TANZIM Vol 9, No 4 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33650/al-tanzim.v9i4.12516
This study analyzes the implementation of Internal Quality Assurance Standards (SPMI) in pesantren to identify its impact on graduate quality and community satisfaction. The research design used a mixed-method sequential explanatory approach. The quantitative phase involved 457 respondents and was analyzed using SmartPLS to examine the influence of SPMI on graduate quality and community satisfaction. The qualitative phase was conducted through in-depth interviews with kiai (Islamic scholars), teachers, and alums to interpret the quantitative results and explore the value-based quality practices of pesantren. The quantitative results showed that SPMI had a more substantial influence on graduate quality (β = 0.72; R² = 0.52), while the most dominant influence on community satisfaction was found in pesantren (β = 0.70; R² = 0.51). Qualitative findings confirmed these results by identifying integrative curriculum practices, spiritual-moral guidance (ta'dib), life skills development, and the social contributions of pesantren. These findings confirm that SPMI in pesantren is not merely an administrative instrument but a systemic strategy that integrates academic, spiritual, moral, and social dimensions. This study provides new insights into variations in SPMI implementation in pesantren and offers a quality assurance model that is contextual and aligned with Islamic scientific traditions.
SYNTHESIS OF CHARACTER BUILDING MODELS THROUGH ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION CURRICULUM: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Erihadiana, Mohammad;
Rizky Ramadhani, Annanda Muhamad;
Hasilah, Fauzah Nurul;
Aulia, Nabila Putri
Khatulistiwa Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : The Pontianak State Institute of Islamic Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24260/khatulistiwa.v15i2.3939
This Systematic Literature Review (SLR) investigates PAI curriculum alignment with national character development goals. PAI implementation struggles to adapt to 21st-century digital competence demands, forming the main gap. Utilizing an SLR protocol, articles (2020–2025) were analyzed to synthesize curriculum dynamics and relevance gaps. Findings confirm a critical disjunction between PAI’s spiritual objectives and digital skills necessity. The primary contribution is the Synthesis of a novel Character Building Model, integrating PAI values with competence-based learning frameworks, offering practical guidance for policymakers and educators.
Model Pembelajaran Dan Pengembangan Kurikulum Multikultural Di Sekolah, Madrasah Dan Pesantren
Dandy Sobron Muhyiddin;
Wawan Ridwan;
Uus Ruswandi;
Mohamad Erihadiana
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3548
Penelitian ini menjelaskan tentang model pembelajaran dan pengembangan kurikulum multikultural di Sekolah, Madrasah Dan Pesantren. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemajemukan yang dimiliki Negara Indonesia pada satu sisi merupakan kekuatan sosial apabila bersinergi dan saling bekerjasama untuk membangun bangsa. Disisi lain, kemajemukan tersebut dapat menjadi penyulut konflik yang dapat menggoyahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa. Paradigma pendidikan multikultural perlu dikembangkan untuk membangun kesadaran intelektual peserta didik agar mampu melihat berbagai realitas multikultural sebagai potensi kekuatan yang harus dihargai dan penting dipelihara. Sehingga perlu dicari alternatif model dan desain pembelajaran menuju ketercapaian tujuan pembelajaran multikultural di sekolah/madrasah dan pesantren. Pendidikan multikultural pada tataran lanjutannya harus dikembangkan melalui desain kurikulum pendidikan multikultural yang kemudian diimplementasikan dalam desain instruksional yang berbasis nilai-nilai multikultural. Model kurikulum dan desain pembelajaran integratif menjadi salah satu alternatif yang mungkin dikembangkan pada kelas-kelas pembelajaran multikultural baik di sekolah/madrasah maupun pesantren.