Articles
Istilah Etika, Pengertian Etika Komunikasi, dan Etika Komunikasi Persuasif
Naingolan, Annisa Erina;
Kartini, Kartini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13157
Artikel ini mengkaji informasi, perilaku komunikasi dan komunikasi persuasif. Perilaku komunikasi sangat penting bagi manusia karena dapat menjadi cara mengendalikan perilaku atau sikap dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran Etis: Komunikasi yang terbuka dan jujur mendorong masyarakat untuk berperilaku jujur, menghormati semua orang, dan mengutarakan pendapat tanpa merugikan kelompok mayoritas. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan yang didasarkan pada berbagai kegiatan yang berkaitan dengan metode pengumpulan data, perpustakaan, catatan tertulis, bahan penelitian serta buku cetak dan informasi digital.
Empowering Tomorrow: A Seminar on Narcotics Awareness for Primary School Students at SD Negeri Simpang Kiri
Kartini, Kartini;
Hasibuan, Asnita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13407
Program pengabdian masyarakat ini berupaya untuk mengatasi permasalahan mendesak mengenai pengetahuan narkotika di kalangan siswa sekolah dasar SD Negeri Simpang Kiri. Melalui seminar sehari penuh dan ceramah interaktif, proyek ini bertujuan untuk mengkomunikasikan pengetahuan penting tentang bahaya penggunaan narkoba, mendorong lingkungan pembelajaran yang lebih aman dan bebas narkoba. Teknik program ini mencakup upaya kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat luas untuk membangun strategi yang komprehensif dan berkelanjutan. Keberhasilan proyek ini ditunjukkan oleh hasil-hasil baik yang diperoleh selama dan setelah pelaksanaannya. Pencapaian yang patut dicatat mencakup peningkatan dramatis dalam suasana sekolah secara umum, peningkatan kesadaran di kalangan siswa, dan perubahan perilaku yang positif. Keterlibatan aktif orang tua dan masyarakat luas memainkan peran penting dalam pencapaian inisiatif ini, yang menggambarkan potensi upaya kolaboratif dalam membangun lingkungan bebas narkoba. Dampak jangka panjangnya diperkirakan tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tetapi juga berdampak pada perilaku siswa dalam keluarga dan masyarakat luas. Inisiatif ini telah menciptakan kerangka kerja untuk keberhasilan berkelanjutan dengan mendorong evaluasi rutin untuk beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Oleh karena itu, upaya pengabdian masyarakat ini merupakan langkah penting dalam membangun front persatuan melawan narkotika, memupuk kerja sama tim, dan mendorong perubahan positif dalam sikap demi masyarakat yang lebih aman dan sadar.
Enhancing Student Learning Outcomes through Cooperative Learning: A Case Study of the Course Review Horay Model in Environmental Education
Kartini, Kartini;
Hasibuan, Asnita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13409
Kajian ini memberikan penelusuran rinci mengenai dampak Pembelajaran Kooperatif, khususnya model Course Review Horay (CRH), terhadap hasil belajar siswa dalam konteks upaya menyeimbangkan dan memelihara sumber daya lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pendekatan campuran, yaitu memadukan metode pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif. Fokus utama adalah menganalisis keefektifan model CRH melalui siklus pre-test, post-test pada Siklus I, dan post-test pada Siklus II. Data tersebut menunjukkan adanya hubungan positif yang besar antara penerapan paradigma CRH dan hasil belajar siswa. Bermula dari rendahnya persentase siswa yang memperoleh kemahiran pada tahap pre-test, terjadi peningkatan yang berkesinambungan, yang berpuncak pada peningkatan yang besar pada Siklus II. Tingkat penguasaan klasik juga menunjukkan peningkatan yang patut dicatat, menunjukkan peningkatan kolektif dalam kinerja seluruh kelas. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menegaskan kegunaan model Cooperative Learning CRH dalam meningkatkan pemahaman dan kolaborasi siswa. Pedoman praktis memungkinkan pendidik untuk mengintegrasikan pendekatan kolaboratif ini ke dalam metode pengajaran sehari-hari, mendorong lingkungan pembelajaran yang interaktif dan kooperatif. Hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya dukungan dan pelatihan berkelanjutan bagi para pendidik untuk memanfaatkan potensi model Pembelajaran Kooperatif. Kesimpulannya, penelitian ini meningkatkan pemahaman kita tentang praktik Pembelajaran Kooperatif dan pengaruh positifnya terhadap prestasi siswa. Seiring dengan kemajuan pendidikan, menerima dan menerapkan teknik pengajaran efektif yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa menjadi penting dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas.
Pembinaan Guru Pembimbing Olimpiade Sains Nasional Bidang Matematika SMA/MA Kecamatan Siak
Heleni, Susda;
Armis, Armis;
Kartini, Kartini;
Andriani, Suci
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengabdian ini berupa pembinaan guru pembimbing Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika di Sekolah Menengah se Kecamatan Siak. Pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru dalam memahami materi OSN Matematika yang lebih mendalam dan kompleks, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam membimbing siswa. Program pembinaan mencakup pretest, penyajian materi, diskusi, dan latihan soal-soal olimpiade yang mencakup bidang Aljabar, Geometri, Teori bilangan dan Kombinatorik. Selain itu, pembinaan ini juga menekankan pada penguasaan teknik problem solving dan pengajaran berorientasi pada pemikiran kritis serta analisis matematis yang tinggi. Hasil dari kegiatan ini diperoleh kesimpulan bahwa Pembinaan Guru Pembimbing OSN bidang Matematika SMA/MA Kecamatan Siak dapat memberdayakan guru bidang studi Matematika di Kecamatan Siak dalam menyelesaikan soal-soal Olimpiade, memotivasi guru pendamping dan pemangku kebijakan untuk mengikutsertakan siswa dalam ajang OSN bidang Matematika, baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun pihak lainnya. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, guru pembimbing dapat lebih siap dalam mendukung siswa untuk bersaing secara kompetitif dan inovatif di bidang Matematika.
Pemantauan Efek Samping Obat Kombinasi Antidiabetes dan Fitofarmaka “X” Pada Pasien DM Tipe-2 di Komunitas
Yulianto;
Aditama, Lisa;
Kartini, Kartini;
Pranoto, Agung
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Farmasi Galenika Volume 6 No. 3
Publisher : Universitas Bhakti Kencana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pedoman penatalaksanaan DM merekomendasikan kepatuhan keteraturan gaya hidup dan pengobatan utuk mencapai kontrol glikemik yang baik untuk meminimalkan resiko komplikasi jangka pendek dan jangka panjang. Obat fitofarmaka “X” yang sedang berkembang sebagai penunjang terapi DM perlu adanya monitoring terkait keamanan terapi kombinasi obat. Penelitian ini menggunakan metode Prospective Cohort Study untuk menilai kausalitas pengaruh terapi kombinasi fitofarmaka “X” pada kejadian Adverse Drug Reactions (ADR)/ efek samping Obat (ESO) pada pasien DM tipe-2 di Rumah Diabetes UBAYA selama 1 bulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi obat antidiabetes konvensional + fitofarmaka “X” mengalami kejadian ESO berupa gejala hipoglikemik (pusing, gemetaran), mual, diare dan dan abdominal discomfort pada pre-post treatment. Efek samping obat yang muncul terkadang tidak dikenali dan dipahami oleh pasien. Untuk itu perlu manajemen yang baik dalam mengelola terapi obat antidiabetes konvensional maupun kombinasi dengan fitofarmaka “X” pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di komunitas
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA DIGITAL FINANCE MELALUI APLIKASI JAMSOSTEK MOBILE (JMO) DALAM PROSES KLAIM JAMINAN HARI TUA (JHT) PADA PESERTA BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR CABANG YOGYAKARTA
Kumala Putri, Zahra Dyah;
Kartini, Kartini
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 3 (2024): Edisi September - Desember 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31955/mea.v8i3.4595
BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) sebagai inovasi terbaru untuk mempermudah akses layanan bagi peserta tanpa perlu datang ke kantor cabang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menilai pengaruh lima faktor (konten, keakuratan, format, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu) terhadap kepuasan pengguna melalui aplikasi JMO pada peserta BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 responden dan dianalisis menggunakan analisis kuantitatif serta regresi linier berganda dengan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Hasil penelitian melalui uji F dan uji t menunjukkan bahwa konten, format, dan ketepatan waktu berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna, sedangkan keakuratan dan kemudahan penggunaan tidak berpengaruh. Saran dari penelitian ini mencakup upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk mengurangi tingkat kesalahan yang terjadi pada aplikasi dan meningkatkan kenyamanan penggunaan aplikasi.
Worm Infections (Soil-Transmitted Helminthiasis) in Elementary School Students
Nur, Nur Hamdani;
Kartini, Kartini;
Arda, Zul Adhayani
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/jik.v17i3.3158
Environmental sanitation factors and human behavior factors are factors that greatly influence the occurrence of worm disease. The high incidence of worms is caused by environmental factors or demographic conditions in an area and is also influenced by community behavior. This study aims to determine the factors associated with the incidence of worms in elementary school students in Manggala District, Makassar City. This type of research is observational analytic with a cross-sectional study design. The population in this study were elementary school children in grades IV, V, and VI who attended SD Komplek Inpres, SD Perumnas Antang II, Manggala District, Makassar City, with a total sample of 61 samples. Sampling used the Systematic Random Sampling technique. This research found that 29.5% of elementary school students were positively infected, where Ascaris lumbricoides and Tricuris trichiura were the main infections. The results of the analysis showed that hand washing behavior (p=0.003), nail cleanliness (p=0.031), and clean water facilities (p=0.001) were significantly related to the incidence of worm infections in elementary school students, and the variable clean water facilities were the variable that most dominant in the incidence of worms in elementary school students.
From Picky Eaters to Nourished Explorers: Unveiling the Power of Responsive Feeding in Enhancing Young Children’s Nutrition
Winahyu, Karina Megasari;
Perdani, Zulia Putri;
Kartini, Kartini;
Astuti, Astuti
Faletehan Health Journal Vol 10 No 03 (2023): Faletehan Health Journal, November 2023
Publisher : Universitas Faletehan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33746/fhj.v10i03.588
Implementing responsive feeding is essential for modifying the nutritional status and overall well-being of young children. The aim of this narrative review is to provide a thorough synthesis of the current evidence on responsive feeding and its impact on the nutritional status of young children. Searches were conducted in PubMed and Medline with keywords "Responsive feeding," AND “young children”. The inclusion and exclusion criteria were defined to choose the most pertinent studies. The initial search yielded 106 articles, with a total of 22 full-text articles examined, 12 of which were appropriate for inclusion. The review emphasizes the function of responsive feeding in maintaining healthy eating habits, reducing childhood obesity, and promoting optimal growth and development in young children. The study highlights the significance of early nutrition treatments that prioritize responsive feeding to enhance nutritional quality and foster healthy eating habits during early childhood. It also discusses the difficulties that caregivers experience when implementing responsive feeding methods, such as competing societal norms and external influences. Furthermore, the review identifies data gaps and recommends additional studies to investigate the long-term impacts of responsive feeding on children's nutrition, and health outcomes. In conclusion, the narrative review underlines the significance of responsive feeding in supporting optimal nutrition and healthy eating habits in young children.
Development of Discovery Learning-Based Teaching Modules to Facilitate Mathematical Connection Skills of Phase-F Students in Function Composition and Function Inverse Content
Aprillia, Dea;
Maimunah, Maimunah;
Kartini, Kartini
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jes.9.6.p.5384-5396
This research aims to produce a learning tool with a discovery learning model on function composition and inverse function content that meets valid and practical requirements to facilitate the mathematical connection abilities of F-phase students. This type of research is development research with a 4-D research design. The development that the researchers carried out consisted of four stages, namely: (1) define; (2) design; (3) develop; (4) disseminate. This research produced learning tools in the form of learning tools (Teaching Modules). The results of the research show that the learning tools met the criteria for validity and practicality. The validity of the development product is determined by expert validation with an average percentage of 97.22% in the very valid category. The practicality of the development product was determined by teachers with an average of 96.73%, and students with an average of 91.43% in the very practical category. Thus, the learning tools developed have met valid and practical requirements to facilitate students' mathematical connection abilities.
Pelatihan Pembelajaran Sains untuk Anak Usia Dini
Musafira, Musafira;
Ekawati, Darma;
Fardinah, Fardinah;
Sari, Alni;
Kartini, Kartini
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Desember 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36590/jagri.v4i2.640
Pembelajaran sains pada anak usia dini dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan salah satu diantaranya yaitu dengan eksperimen sains. Eksperimen sains sangat penting dan mempengaruhi perkembangan anak usia dini terlebih kemampuan anak dalam berpikir kritis dan menstimulasi pada perkembangan sosial emosional. Hasil survei menunjukkan bahwa guru membutuhkan solusi untuk merancang dan melaksanakan proses belajar mengajar anak usia dini yang menyenangkan, menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik terutama dalam pengenalan pembelajaran sains bagi anak usia dini. Solusi atas permasalahan tersebut berupa pemberian program pelatihan pembelajaran. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu: tahap persiapan dengan komunikasi dengan mitra terkait permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran anak usia dini, tahap pelaksanaan dengan memberikan penjelasan pembelajaran sains untuk anak usia dini dan melakukan beberapa eksperimen sains yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, serta tahap monitoring dan evaluasi dengan mengukur keberhasilan pelatihan pembelajaran sains. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran sains yang sesuai dengan karakteristik dan perkembangan anak usia dini, serta para siswa sangat tertarik dan antusias dalam melakukan eksperimen sains.