ABSTRACT Weight gain is one of the side effects most worried about by birth control acceptors, especially users of hormonal methods such as progestin injections and implants. This concern is reasonable, because several studies show that the use of hormonal contraception can increase the risk of weight gain. It is known that the effect of hormonal contraception on weight gain in women of childbearing age, Ranap Muncang Health Center, Lebak Regency, Banten Province, 2024. Observational analytical research design, case control design. The data used is primary data obtained from weight scales recorded in wide observations, asking questions regarding the assessment of the independent and dependent variables. The data analysis used was univariate and bivariate analysis using the chi square test of the SPSS version 25 program. Univariate analysis found that 62 respondents were the majority using injectable contraception, 26 people (41.9%), 17 people (27.4%), implant contraception. pills were 13 people (21.0%) and IUD contraception was 6 people (9.7%), the majority of them had an obese BMI of 39 people (62.9%) and a normal BMI of 23 people (37.1%). In this study, no BMI was found to be underweight. the majority used hormonal contraception, 49 people (79%) and 13 people (21%) used non-hormonal contraception. Bivariate analysis showed that there was an influence of hormonal contraception on weight gain in women of childbearing age. The comparison was reviewed using the OR calculation result of 0.2726, which means that birth control acceptors using hormonal contraception are 0.276 times more likely to experience abnormal weight gain (obesity) compared to those using non-hormonal contraception (95% CI 0.077 – 0.984). The results of this research are expected for all health workers to pay attention to informing about the weight of birth control acceptors so that they can be advised to use non-hormonal birth control. Keywords: Hormonal Contraception, Non Hormonal Contraception, Weight Increase ABSTRAK Kenaikan berat badan merupakan salah satu efek samping yang paling dikhawatirkan oleh akseptor KB, terutama pengguna metode hormonal seperti suntik progestin dan implan. Kekhawatiran ini beralasan, karena beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi hormonal dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Diketahui Pengaruh Kontrasepsi Hormonal Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Wanita Usia Subur Puskesmas Ranap Muncang Kabupaten Lebak Provinsi Banten Tahun 2024 Desain penelitian analitik observasional rancangan case control . Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari timbangan berat badan di catatt dalam lebar observasi, menanyakan terkait penilaian variabel independent dan dependen . Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square program SPSS versi 25. Analisis univariat di dapatkan62 responden mayoritas pemakaian kontrasepsi suntik sebanyak 26 orang (41,9%), Kontrasepsi implan sebanyak 17 orang (27,4%), Kontrasepsi pil sebanyak 13 orang (21,0%) dan kontrasepsi AKDR sebanyak 6 orang (9,7%) mayoritas IMT gemuk sebanyak 39 orag (62,9%) dan IMT normal sebanyak 23 orang (37,1%). Pada penelitian ini tidak ditemukan adanya IMT yang mengalami kurus. mayoritas menggunakan kontrasepsi hormonal sebanyak 49 orang (79%) dan menggunakan kontrasepsi non hormonal sebanyak 13 orang (21%). Analisisis bivariat didapatkan adanya Pengaruh Kontrasepsi Hormonal Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Wanita Usia Subur. Di tinjau perbandingan menggunakan hasil perhitungan OR 0,2726 yang artinya akseptor KB pemakaian kontrasepsi hormonal berpeluang 0,276 kali mengalami kenaikan berat badan tidak normal (gemuk) dibandingkan dengan pemakaian kontrasepsi non hormonal (95% CI 0,077 – 0,984). Hasil penelitian ini diharapkan pada seluruh tenaga kesehatan untuk memperhatikan menginformasikan tentang berat badan akseptor KB sehingga dapat di sarankan menggunakan KB non Hormonal. Kata Kunci: Kontrasepsi Hormonal, Kontrasepsi Non Hormonal, Peningkatan Berat Badan