Dismenore merupakan salah satu keluhan ginekologis yang paling sering dialami perempuan di seluruh dunia, dengan prevalensi lebih dari 50% dan dapat mencapai 90% pada beberapa negara. Di Indonesia, sekitar 55% perempuan mengalami dismenore, Salah satu penanganan non-farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri haid adalah terapi relaksasi Benson. Relaksasi Benson adalah teknik relaksasi pernapasan yang dipadukan dengan pengulangan kata-kata keyakinan sehingga mampu menciptakan ketenangan, menurunkan kecemasan, dan memicu respons relaksasi yang lebih mendalam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswi SMP 48 Pekanbaru mengenai penanganan nyeri dismenore melalui metode nonfarmakologi, khususnya terapi relaksasi Benson. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi edukatif, diskusi interaktif, demonstrasi, serta praktik langsung teknik relaksasi Benson. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswi mengenai penyebab, gejala, dan penatalaksanaan dismenore tanpa obat. Partisipasi peserta sangat aktif, ditandai dengan antusiasme dalam bertanya, mencoba teknik relaksasi, serta keinginan untuk mempraktikkannya secara mandiri. Kegiatan ini juga memperoleh dukungan dari guru pendamping dan menghasilkan usulan pembentukan kegiatan relaksasi berkelanjutan di sekolah. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan kemampuan siswi mengelola nyeri haid secara mandiri melalui teknik relaksasi Benson.