Articles
KEDUDUKAN ANAK LUAR KAWIN: Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010 Tentang Uji Materi Terhadap Pasal 43 Ayat 1 UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
Arifin, Muhammad
Ahkam: Jurnal Hukum Islam Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.794 KB)
|
DOI: 10.21274/ahkam.2017.5.1.117-137
This article discusses the right of children as the result of non marital relationship based on the Indonesian Constitution Court interpretation. The analysis is conducted using normative juridical approach. The finding shows that there are two groups of children. The first, the children still have the rights exactly similar to those who are born in a marital relationship such as the right of living expenditure, the right of marital guardian, the right of breast feeding, and the right of heredity. The second group of children do not receive the rights similar to the first group. They may not claim the right of living expenditure, the right of marital guardian, the right of breast feeding, and the right of heredity from their parents. Their relationship with their biological parents is just the same as the relationship with common people.Keywords: Anak Luar Nikah, Putusan MK, UU No. 1/1974
Politik Konservasi Taman Nasional Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal
SAPUTRA, DONY;
SOETARTO, ENDRIATMO;
ADIWIBOWO, SOERYO
Politeia: Jurnal Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2014): Volume 6 No 2 Juli 2014
Publisher : Universitas Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Conflict is a part of social phenomenon. The conservation policy of Batang Gadis National Park (TNBG) âat Mandailing Natal Regency Sumatera Utara Province- coloured with diverse interests of the actors. These interests had caused a conflict due to the overlap of area of TNBG and area of mining concession owned by PT. Sorikmas Mining (PT. SMM). This research pur-poses to explore and examine the interests behind establishment of conservation policy of TNBG which had emerged conflict from political eclogy perspective. The finding shows that establish-ment policy of TNBG was not purely initiated by environmental preservation motives, but TNBG was an existence of diverse economic interests of many actors. TNBG is also became arena by local elites and the NGO activist for their local political purposes. This study is using political ecology as the approach and the data collection is using field research. Analysis is using qualitative technique.Keywords: Conservation policy, political ecology, conflict.
ANALISIS IMUNOGENISITAS PROTEIN GRA1 DARI HASIL KLONING GEN GRA1 TAKIZOIT Toxoplasma gondii [Immunogenicity Analysis of GRA1 Protein Derived from Clone Bearing GRA1 Genes Collected from Toxoplasma gondii Tachyzoite]
Subekti, Didik T;
Artama, WT;
Poerwanto, SH;
Sulistyaningsih, E;
Sari, Yulia
BERITA BIOLOGI Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.729 KB)
|
DOI: 10.14203/beritabiologi.v11i1.482
The study was aimed to analyze the immunogenicity of GRA1 protein derived from clone bearing GRA1 genes from local isolate of Toxoplasma gondii. Analysis of GRA1 protein translated from cDNA of GRA1 is very essential in prior to expressed the gene. Analysis of GRA1 protein derived from clone bearing GRA1 genes was performed using several bioinformatics software which are available as standalone or online software such as CLC Bio Workbench series, BioEdit, BESTORF, GENSCAN, FGENES, BepiPred 1.0, CTL Epitope Finder and SignalP. Translation coding sequences of GRA1 gene into GRA1 peptide sequences revealed 190 amino acids with molecular mass of GRA1 approximately 20.159 kD and isoelectric point at 4.43. GRA1 protein also identified several antigenic domains with six domains were known as epitopes for CD8+/cytotoxic lymphocyte and seven domain as epitopes for B lymphocyte. However, GRA1 protein was considered as good antigen but less immunogenic.
FABRIKASI AWAL PENUMBUHAN LAPISAN TIPIS CARBON NANOTUBES DENGAN METODE VHF-PECVD
Kurniasih, Sri Cicih;
Sari, Yulia
Jurnal Riset Industri Vol 2, No 2 (2008):
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4780.146 KB)
Saat ini carbon nanotubes merupakan  salah satu topik nanoteknologi yang  menarik  di  dunia  karena memiliki sifat elektronik dan mekanik yang sangat unik dan menarik banyak perhatian untuk diaplikasikan. Fabrikasi awal  penumbuhan  lapisan tipis  carbon  nanotube  telah  dilakukan dengan  metode  Very High Frequency  Plasma  Enhanced  Chemical Vapour Deposition (VHF-PECVD) pada frekwensi  70 MHz. Sumber karbon yang digunakan adalah gas metan (CH4) sedangkan sumber hidrogen adalah silan (SiH4)   Perbandingan antara  laju aliran metan dan silan  10:  1 dan tekanan 400 mTorr. Laju deposisi optimum akan diperoleh dengan menvariasikan daya rf dari 20 watt -  50 watt yang berperan sebagai sumber pembangkit plasma. Penumbuhan dilakukan pada suhu 250 DC dengan waktu deposisi selama 80 menit. Identifikasi lapisan tipis dilakukan menggunakan SEM dan EDX. Butiran-butiran dengan diameter sekitar 0,1 µm.-0,5 µm.(100 nm -  500 nm), telah tumbuh  diatas permukaan substrat meskipun belum terbentuk tube tube yang mengindikasikan carbon nanotube. Komposisi lapisan tipis dengan karbon terbesar dan silikon yang seminimal mungkin terjadi pada daya rf 40 watt yaitu atom carbon 56,25 %, atom silikon 37,22 %  Kata kunci  : Carbon nanotube , VHFPECVD,  daya rf,   SEM-EDX.
TANGGUNG JAWAB DIREKSI DALAM KEPAILITAN PERSEROAN TERBATAS
Suryadi, Asep
Jurnal Wawasan Yuridika Vol 26, No 1 (2012)
Publisher : Sekolah Tinggi Hukum Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (555.365 KB)
|
DOI: 10.25072/jwy.v26i1.29
Management is an organ which represents a companys interest as an independent legal subject. The management authority of a company is based on the of fiduciary duties principle, that is to say a principle which comes out as job and position are given to the management by the company. Pertaining to representative relationship between management and company, the performance of management in the framework of fiduciary duties principle shall bind the company and shall not bind the management personally. Nevertheless, when the management commits a violation against its principle, the management can be asked for personal responsibility. Members of management are not responsible for company bankruptcy if they can prove that it is not their failure or negligence as long as they are able to manage the company carefully, have full responsibility in behalf of the companys interest and go along with the companys goal, and they do not have any clash of interest directly or indirectly of what they have performed. But, the members of management can be asked for responsibility personally, when the company bankrupts as the result of their failure or negligence in running the management and their capacity as the representative of the company limited causing the companys bankruptcy.Keywords: management, responsibility, company.
FABRIKASI AWAL PENUMBUHAN LAPISAN TIPIS CARBON NANOTUBES DENGAN METODE VHF-PECVD
Kurniasih, Sri Cicih;
Sari, Yulia
Jurnal Riset Industri Vol 2, No 2 (2008):
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Industri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4780.146 KB)
Saat ini carbon nanotubes merupakan  salah satu topik nanoteknologi yang  menarik  di  dunia  karena memiliki sifat elektronik dan mekanik yang sangat unik dan menarik banyak perhatian untuk diaplikasikan. Fabrikasi awal  penumbuhan  lapisan tipis  carbon  nanotube  telah  dilakukan dengan  metode  Very High Frequency  Plasma  Enhanced  Chemical Vapour Deposition (VHF-PECVD) pada frekwensi  70 MHz. Sumber karbon yang digunakan adalah gas metan (CH4) sedangkan sumber hidrogen adalah silan (SiH4)   Perbandingan antara  laju aliran metan dan silan  10:  1 dan tekanan 400 mTorr. Laju deposisi optimum akan diperoleh dengan menvariasikan daya rf dari 20 watt -  50 watt yang berperan sebagai sumber pembangkit plasma. Penumbuhan dilakukan pada suhu 250 DC dengan waktu deposisi selama 80 menit. Identifikasi lapisan tipis dilakukan menggunakan SEM dan EDX. Butiran-butiran dengan diameter sekitar 0,1 µm.-0,5 µm.(100 nm -  500 nm), telah tumbuh  diatas permukaan substrat meskipun belum terbentuk tube tube yang mengindikasikan carbon nanotube. Komposisi lapisan tipis dengan karbon terbesar dan silikon yang seminimal mungkin terjadi pada daya rf 40 watt yaitu atom carbon 56,25 %, atom silikon 37,22 %  Kata kunci  : Carbon nanotube , VHFPECVD,  daya rf,   SEM-EDX.
SISTEM INFORMASI SARANA DAN PRASARANA SESUAI STANDAR BAN-PT TERINTEGRASI SISFOKAMPUS 4.1
Yaqin, Muhammad Ainul
MATICS Vol 7, No 1 (2015): Matics
Publisher : Department of Informatics Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (492.848 KB)
|
DOI: 10.18860/mat.v7i1.2872
Abstrak- Standar sarana dan prasarana adalah salah satu standar yang dinilai dalam instrumen BAN-PT, yaitu pada standar 6.2. Pengelolaan sarana dan prasarana sebuah perguruan tinggi harus memenuhi standar tersebut. Untuk dapat mengetahui seberapa besar tingkat pemenuhan standar diperlukan penilaian. Sistem informasi sarana dan prasarana yang dikembangkan dalam penelitian ini digunakan untuk memasukkan data-data usulan pengadaan, penerimaan, distribusi, penggunaan, pemeliharaan, dan pemusnahan. Laporan-laporan yang disajikan berbentuk tabel dan grafik yang menyatakan kinerja keuangan dan diukur sesuai dengan standar 6.2. BAN-PT. Sistem informasi sarana dan prasarana ini, juga terintegrasi dengan SISFOKAMPUS 4.1 yang merupakan sistem informasi akademik open source yang berbasis web. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi sarana dan prasarana dengan fungsi khusus yaitu menilai kinerja keuangan yang sesuai dengan standar 6.1. BAN-PT yang dapat digunakan untuk melakukan audit internal. Â Kata kunci : standar 6.2. BAN-PT, Sistem Informasi Sarana dan Prasarana, SISFOKAMPUS 4.1.
SISTEM INFORMASI PENILAIAN KINERJA (Studi Kasus di SMK Ibrahimy Sukorejo-Situbondo)
Yaqin, Muhammad Ainul
MATICS Vol 1, No 1 (2014): Matics
Publisher : Department of Informatics Engineering
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (802.563 KB)
|
DOI: 10.18860/mat.v1i1.2647
Berdasarkan UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, menyatakan bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan. Berkaitan dengan hal tersebut, kepala sekolah SMK merasa sulit untuk memonitoring kegiatan tersebut secara detail dengan cara manual Untuk itu, perlu adanya suatu aplikasi yang dapat memudahkan kepala sekolah SMK dalam memonitoring penilaian kinerja guru, karyawan serta kegiatan pembelajaran yang terjadi. Sistem Penilaian Kinerja ini mampu menghasilkan informasi berupa tabel dan grafik serta detail dari nilai untuk masing-masing indikator per tahun untuk tiap-tiap jurusan keahliannya. Â Kata Kunci: Sistem Penilaian Kinerja, SMK
ISLAM DAN TRADISI KULTURAL DI ACEH
Mohd Khambali, Khadijah Binti;
Arifin, Muhammad
At-Tafkir Vol 9 No 1 (2016): Vol. 9 No 1 Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak
Tulisan ini bertujuan menjelaskan persoalan akulturasi Islam dan budaya lokal pra Islam di Aceh. Pemikiran ini mengacu pada kerangka sosiologi budaya. Kendati akulturasi ini dimenangkan oleh budaya Islam yang lebih dominan, namun terdapat beberapa budaya dan ritual yang merupakan hasil dialektik dengan budaya lokal tersebut, baik yang bersifat menyerap maupun diologis. Hasil yang diperoleh bahwa akulturasi Islam dan budaya lokal di Aceh terjadi karena terdapat beberapa sebab di antaranya adalah bahwa sebelum Islam datang ke Nusantara, budaya lokal yang dipengaruhi Hinduisme maupun Buddhaisme sudah membudaya dalam masyarakat Aceh sehingga datangnya Islam yang di bawa oleh Daâi sufi tidak serta merta mengikis habis budaya tersebut. Dalam hal ini, adanya sikap akomodatif Daâi sufi pendai juga berpengaruh terhadap eksisnya budaya lokal tersebut.
PENGARUH RETURN ON INVESTMENT (ROI) DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Pada Indeks Saham Syariah Indonesia Periode 2012-2016)
Maulita, Dian;
Arifin, Muhammad
Jurnal Manajemen Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Manajemen
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (945.987 KB)
|
DOI: 10.30656/jm.v8i1.659
This study was conducted to analyze the influence of Return On Investment (ROI) and Earning Per Share (EPS) on Return of Sharia Stocks in Cases in Manufacturing Companies of Food and Beverage Sub Sector Listed on Indonesia Sharia Stock Index Period 2012-2016. The research method used is an associative quantitative method. This research uses multiple linear regression analysis technique with SPSS VS 20.00. The Sampling technique used is Purposive Sampling and the number of samples used as many as 9 companies. The results of this study indicate that the partial or simultaneous ROI and EPS have no significant effect on stock return sharia.Key word : Stock Return, Return On Investment and Earning Per Share