Articles
Wayang Bondres Dalam Pertunjukan Wayang Kulit Inovatif Cenk Blonk Kajian Bentuk, Fungsi, dan Makna
Danaswara, I Putu Gede Budhi;
Purnamawati, Ni Diah;
Sudiana, I Ketut
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/dmr.v2i2.1859
Penelitian ini mengangkat tiga pokok masalah yaitu : 1) Bagaimana bentuk wayang - Bondres dalam pertunjukan wayang kulit inovatif Cenk Blonk ? 2) Bagaimana fungsi wayang Bondres dalam pertunjukan wayang kulit inovatif Cenk Blonk ? 3) Bagaimana makna wayang Bondres dalam pertunjukan wayang kulit inovatif Cenk Blonk ? Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang wayang Bondres dalam pertunjukan Wayang Kulit Cenk Blonk yang merupakan suatu inovasi yang dilakukan oleh seniman dalang Cenk Blonk dengan memunculkan terobosan baru yaitu wayang Bondres yang merupakan salah satu pembaharuan dalam dunia seni pertunjukan wayang kulit khususnya wayang kulit inovatif sehingga wayang kulit inovatif sebagai seni yang popular. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif dengan menggunakan teori estetika. Metode-metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Seluruh data diolah menggunakan teknik deskriptif.
Wayang Klupak “Manik Angkeran”
Ermawan, I Gede Juli;
Sedana, I Nyoman;
Sudiana, I Ketut
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol 3 No 1 (2023): April
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/dmr.v3i1.2291
Laporan akhir projek independen pada Sanggar Paripurna selama satu semester berintikan skrip karya seni Wayang Klupak dengan lakon yang diangkat adalah cerita Manik Angkeran. Terinspirasi dari ritual ngulapin dalam pemujaan ibu pertiwi dengan sarana Wayang Klupak di Batubulan, penciptaan Wayang Klupak ini dideskripsikan berlandasan grand teori kawi dalang yang diformulasikan dan disempurnakan terus oleh I Nyoman Sedana sejak 2002 dalam disertasinya di University Of Georgean, USA. Merujuk tiga rumusan masalah : (1) Tahapan pembuatan wayang ini berlandaskan pada sub teori Catur Datu Kawya (empat sumber kreativitas seni). (2) kebaharuan dan keunikan daya pikat Wayang Klupak. (3) upaya pemanfaatan serta pemasaran Wayang Klupak dengan judul garapan Manik Angkeran.
Lakon Arjuna Tapa Dalam Perspektif Filsafat Wayang
Sudiana, I Ketut
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol 3 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/dmr.v3i2.2852
Pertunjukkan wayang bukan hanya tontonan seperti yang sering disebut dengan “shadow play”. Melainkan dibalik tontonan itu mengandung tuntunan yang mengarah pada pendidikan moral sebagai mutu seni dan kandungan isi yang disajikan. Kandungan isi dari wayang ditampilkan lewat simbol-simbol. Melalui “bahasa” simbol dapat ditafsirkan nilai-nilai apa yang akan menjadi unsur tuntunan dari pertunjukkan wayang. Karya ilmiah ini membahas filsafat wayang yang didukung dengan penghayatan sastra Kekawin Arjuna Wiwaha serta implementasinya dalam lakon wayang Arjuna Tapa. Penelitian ini menggunakan teori hermeneutika dan semiotika untuk menafsirkan dan mengkaji simbol yang ada dalam sastra lakon wayang, Karena asal mula adanya wayang adalah sebuah simbol.Melalui metode kepustakaan, listening dan heuristika, akan diidentifikasi dan diteliti simbol-simbol yang mendasari filsafat wayang. Tujuannya adalah menggali dan menyusun aspek filsafat wayang sebagai sebuah ilmu akademik, yang bermanfaat untuk pengembangan pengetahuan dalam bidang filsafat wayang. Berdasarkan analisis data primier melalui informasi kepustakaan dapat dihasilkan bahwa jika ditinjau dari kefilsafatan secara umum menyangkut bidang ontologi, epistemologi dan aksiologi, wayang adalah “lawat hidup” yang mengandung pengertian “cermin kehidupan” manusia dengan segala permasalahan yang dihadapinya.
Pelestarian Seni Pertunjukan Wayang Kulit Tradisi di Desa Adat Batur
Pramana, I Komang Agus;
Marhaeni, Ni Komang Sekar;
Hendro, Dru;
Sudiana, I Ketut
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol 4 No 1 (2024): April
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/dmr.v4i1.3743
Desa Adat Batur merupakan salah satu desa adat tua di Bali, dimana desa ini memiliki banyak sekali potensi dalam bidang seni yang ada, seperti Wayang Kulit, Tari Baris, dan Seni Kerawitan, seluruh potensi kesenian yang ada di Desa Adat Batur sangat erat kaitanya dengan tradisi dan upacara adat, oleh karena itu, upaya pelestarian dari kesenian ini mestinya harus tetap dijaga. Dengan adanya perubahan Era globalisasi sekarang ini dapat menimbulkan perubahan pola hidup masyarakat yang lebih modern, akibatnya masyarakat cendrung untuk memilih kebudayan baru yang dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal, permasalahan ini dapat ditemukan di Desa Adat Batur. Dimana dengan adanya pola hidup modern salah satu kesenian yaitu Seni Pedalangan/Wayang Kulit mulai mengalami kemunduran dan hampir saja punah. Faktor yang menyebabkan seni tradisi dan budaya lokal di Desa Adat Batur mulai dilupakan dimasa sekarang adalah; kurangnya generasi penerus yang memiliki minat untuk belajar dan mewarisi kebudayaanya sendiri. Oleh karena itu, dalam mewujudkan upaya pelestarian Seni Pertunjukan Wayang Kulit Tradisi di Desa Adat Batur penulis melakukan kegiatan dengan metoda Culture Expericence dengan pelaksanaan secara langsung di lapangan dan melibatkan masyarakat lokal dalam pelatihan Seni Pedalangan. Serta menggunakan metode penulisan secara kualitatif dengan teknik studi pustaka dalam mengumpulkan data.
Penciptaan Karya Pertunjukan “Teater Pakeliran Kalakama”
Manuaba, Ida Bagus Dwilingga Darpita;
Marajaya, I Made;
I Ketut, Sudiana
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol 4 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59997/dmr.v4i2.4388
Pergaulan bebas marak terjadi pada jaman seperti sekarang ini. Pelaku utama dari pergaulan bebas ini adalah kebanyakan anak-anak yang masih belia atau remaja. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya ilmu orang tua dan guru dalam memberikan edukasi tentang pergaulan bebas khususnya Pendidikan Seks. Anak-anak remaja yang seharusnya menjadi penerus bangsa terpaksa harus kehilangan masa depannya akibat dari pergaulan bebas. Mereka tidak mengetahui akan bahayanya jika melakukan pergaulan bebas. Judul dari karya ini adalah Teater Pakeliran Kalakama yang menggunakan metode Catur Datu kawya. Kalakama berasal dari kata Kala yang artinya ruang dan waktu yang menyeramkan, sedangkan Kama artinya hawa nafsu yang berasal dari Sad Ripu dan harus bisa kita kendalikan. Salah satu contoh akibat dari pergaulan bebas yaitu terjadinya kasus bunuh diri yang dilakukan oleh seorang siswi karena hamil dan tidak mendapatkan pertanggungjawaban dari laki-laki yang menghamilinya. Saat ini negara kita sangat membutuhkan Pendidikan Seks yang lebih baik demi menyelamatkan generasi penerus bangsa.
The Potency of Aling Aling Sambangan Village as The Sport Tourism Icon In Buleleng, Bali
Sudiana, I Ketut;
Yoda, I Ketut;
Kusuma, Ketut Chandra Adinata;
Ockta, Yovhandra
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No SpecialIssue (2024): Science Education, Ecotourism, Health Science
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v10iSpecialIssue.9106
The study objective to be achieved in this research is the formation of several tourism sports potentials that are worth selling in Sambangan village that are environmentally friendly without prejudice to local customary rules. This type of research is descriptive research. The methods that will be used to achieve the objectives of this research are observation, interviews and documentation methods. The data analysis will be carried out using a Qualitative SWOT Analysis model which is expected to also reveal possible alternative strategies for developing sports tourism in the Sambangan Tourism Village. The results obtained are as follows, several tourist sports that are worthy of being developed, such as trekking, jumping, swimming, climbing, and tubing. Constraints on the development of tourism sports are very limited to sports budgets and human resources. Management is handed over to each tourist attraction management group under Pokdarwis which is coordinated by BUMDES Sambangan village. So far there has been no maximum cooperation between village government and regional government. The people of Sambangan village hope that the regional government can publicize and promote the existence of tourist sports objects to relevant agencies both nationally and internationally so that tourist sports activities can run optimally and smoothly
Amelogenin and alkaline phosphatase expression in ameloblast after saltwater fish consumption in pregnant mice (Mus musculus)
Christiono, Sandy;
Pradopo, Seno;
Sudiana, I Ketut;
Hutami, Islamy Rahma;
Mayangsari, Regilia Shinta;
Rochmah, Yayun Siti;
Ibrahim, Zurairah
Dental Journal (Majalah Kedokteran Gigi) Vol. 56 No. 3 (2023): September
Publisher : Faculty of Dental Medicine, Universitas Airlangga https://fkg.unair.ac.id/en
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20473/j.djmkg.v56.i3.p166-171
Background: The intricate process of tooth formation during embryonic development ensures sufficient nutrition for the growth of healthy dental tissues. Amelogenin and alkaline phosphatase (ALP) are serine proteinases secreted by the ameloblast during the transition and maturation phases of the amelogenesis process. Consumption of saltwater fish is predicted to increase the expression of amelogenin and ALP in ameloblast cells during tooth formation. Only now have the function of each gene, tooth-forming cells, and the proteins they produce in the biomolecular amelogenesis of tooth enamel, which began during prenatal development, been clarified. Purpose: This study aims to determine how saltwater fish powder affects the ability of mother mice to increase the expression of amelogenin and ALP in cell ameloblast. Methods: Using a completely randomized design, this study was experimental and aimed to examine the effects of sardine (Sardinella fimbriata), splendid ponyfish (Leiognathus splendens), and tuna (Euthynnus affinis) powder. As samples, twenty-four female mice (Mus musculus) were used. Two groups of mice were created: group 1 (2.14 mg/0.5 ml) and the control group. The expression of amelogenin and ALP was determined using immunohistochemistry (IHC) and t-test (p0.05). Results: Expression of ameloblast was significantly different between the treatment and control groups (p0.05). Conclusion: The consumption of saltwater fish reduces the amelogenin and ALP expressions of mouse fetal ameloblast cells during tooth development in vivo.
Effects of Dexamethasone on Contralateral Testicular Immune Response in Wistar Strain Rats with Unilateral Testicular Torsion
Kustono, Andri;
Sudiana, I Ketut;
Rizaldi, Fikri;
Tarmono, Tarmono
Folia Medica Indonesiana Vol. 54, No. 1
Publisher : Folia Medica Indonesiana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The aim of this study was to prove the effects of dexamethasone on immune responses in rats with testicular torsion. This was an experimental study with post test only control group design. In this study, 27 rats were randomly divided into 3 groups. In normal or sham group (CN) orchidectomy was performed on the right testis on day 14. The positive control group (CP) had testicular torsion for 10 h, then manual detorsion was performed after 4 h, and on day 14 orchidectomy was performed on ipsilateral and contralateral testes. The treatment group (N) had testicular torsion for 10 h and received 10 mg/kgBW dexamethasone subcutaneously 30 minutes before manual detorsion 4 hours later, and on day 14 orchidectomy was performed to ipsilateral and contralateral testes. The spermatogonium count was calculated based on the average number of intratubular seminiferous tubule section observed in contralateral testicular incision with Haematoxiliyn Eosin (HE) staining. IgG count was calculated based on the average number of extratubular seminiferous tubules observed at 5 contralateral testicular incision with immunohistochemical staining (IHC). The number of spermatogonia was significantly different between CN and CP, CN and N, and CP and N (p<0.05). IgG production also showed significant differences between CN and CP, CN and N, as well as CP and N (p<0.05). In conclusion, administration of dexamethasone provides a protective effect on spermatogonium count and IgG production on a 10-hour testicular torsion.
Effect of cayratia trifolia l (domin) extract on reduced expression of matrix metalloproteinase-9 (mmp–9) and vascular endothelial growth factor –a (vegf-a) in white rats with breast cancer
Dewi, Devi Cynthia;
Sudiana, I Ketut
Folia Medica Indonesiana Vol. 52, No. 1
Publisher : Folia Medica Indonesiana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The number of cancer cases in every year has increased. One effort in reducing breast cancer cases is by using anti-angiogenesis which could prevent the growth and metastasis of cancer cells. Xxx the process of angiogenesis and metastasis in cancer cells are associated with the expression of Matrixmetalloproteinase- 9 (MMP-9) and Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF). To reduce metastasis in cancer cells, it can be performed by giving plant extracts Cayratiatrifolia L (Domin), containing the active compound Resveratrol, delphinidin/malvidin and Quercetin. The content of the chemical compound of these herbs has immunomodulatory effects, which could potentially prevent angiopoitin, FGF and decrease angiogenesis and neovascularization. So, the metastatic cancer cells can be inhibited. Objective to analyze the effect of the ethanol plant extract Cayratiatrifolia L (Domin) toward the reduction of Matrixmetalloproteinase Expression.-9 (MMP-9) and Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) on white rat of breast cancer models. This study used pure experiment laboratory (True Experimental) with Randomized design study. Post Test was only applied on Control Group Design. This research used experimental female animal Sprague Dawley Rattus which consisted of 30 individuals divided into three groups, from aged 30-40 days. In this research the number of K0 consisted of 5 individual, 6 Kl and 8 KP. KP is a group of experimental animals with breast cancer who were given Cayratiatrifolia extract as much as 300 mg/kg for four weeks. To create animal cancer models, the researcher used DMBA a dose of 10 mg/kg given orally. The measured variables were cells expressing Matrixmetalloproteinase-9 (MMP-9) and Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF), differential test applied in this study is Manova. Results based on the statistical analysis of MMP-9 and VEGF-A, between the KI to KP showed a significant difference (p <0.05). Cayratiatrifolia plant extract orally can decrease the number of cells that express MMP-9 and the number of cells that express VEGF-A. The ethanol extract of plants Cayratiatrifolia L (Domain) can reduce the expression Matrixmetalloproteinase-9 (MMP-9) and Vascular endothelial growth factor (VEGF) on white rat of breast cancer models.
Literature review: hyperbaric oxygen therapy on mucormycosis infection in oral cavity
Laihad, Fanny Margaretha;
Sudiana, I Ketut;
S, M Guritno
Folia Medica Indonesiana Vol. 53, No. 2
Publisher : Folia Medica Indonesiana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mucormycosis infection is an invasive, acute and rapidly progressing fungal infection with high mortality rate unless it was identified promptly. Oral manifestations of these infections, some times appeared as palatal ulcer and can be triggered by tooth extraction on maxilla or mandibula in which the organ is not cured but even damage the gingival and alveolar bone. Hyperbaric oxygen (HBO) therapy is the administration of 100% pure oxygen in a pressurized room more than 1 atmophere that can be used for therapy of mucormycosis infection in oral cavity. The aim of this study is to analyze the use of hyperbaric oxygen therapy on mucormycosis infections in oral cavity in 30 journals and 1journal of suspected case of mucormycosis infection post dental extraction from 1980 until 2016. Hyperbaric oxygen therapy was used as the last and adjunctive therapy after antifungal and surgery in 30 jounals but in 1 suspected case, hyperbaric oxygen therapy was given earlier. The need for consideration to provide early HBO therapy in case of mucormycosis infection in oral cavity will improve prognosis and survival rate of the patient.