Articles
Revoking Of Civil Servants' Voting Rights Violates The Principles Of Democracy And Human Rights In Indonesia
Parlindungan S, Gokma Toni;
Yadewani, Dorris;
Saputra, Ronaldo Jus;
Putri, Selvi Kurnia;
Aisyah, Aisyah
International Journal of Law Policy and Governance Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Ekonomi dan Bisnis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54099/ijlpg.v4i1.1164
The purpose of this study is to assess the impact of revoking State Civil Servants' voting rights (ASN) on the quality of democracy in Indonesia. This study employs a normative research method, drawing on primary legal materials such as the 1945 Constitution, the General Election Law, and the International Convention on the Protection of Human Rights, as well as secondary legal materials such as books, articles, scientific works, or research findings relevant to the subject of study. The findings of this study show that revoking ASN voting rights is an undemocratic action that harms the interests of the entire community because it is fundamentally contrary to democratic principles, violates constitutional provisions, and restricts citizens' political rights. To improve this situation, it is recommended that the government evaluate the policy and consider restoring ASN voting rights, as well as formulating a more effective mechanism to maintain bureaucratic neutrality.
Storytelling with Puzzle Media to Develop Critical Thinking Abilities in Early Childhood
Hasiana, Isabella;
Mufidah, Elia Firda;
Aisyah, Aisyah;
Pamungkas, Aristya Septi
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/alathfal.v4i2.13626
This research aims to determine the critical thinking abilities of young children through telling stories using puzzle media. So far, the storytelling method has only been used to develop abilities in language and cognitive aspects which are limited to knowledge and understanding. Current educational demands encourage students to be able to think more complexly and at a higher level than just understanding and knowledge. These skills are what are called high order thinking skills (HOTS). One of the skills that surrounds HOTS is critical thinking skills. Critical thinking skills can be developed from an early age. This research uses descriptive qualitative methods. Data was collected through observation, interviews and documentation for 5 (five) kindergartens. The research results show that storytelling using puzzle media has promising potential for developing critical thinking skills in early childhood. Telling stories using puzzle media can help children analyze information, evaluate ideas, and draw conclusions. This research provides a new contribution to the field of early childhood education, especially in the development of critical thinking skills. The findings from this research can be used by educators and parents to design more effective and enjoyable learning activities for young children.
Promoting the Consumption of Fish-Based Processed Products as A Strategy to Improve Children's Nutrition in Majakerta Village, Majalaya District, Bandung Regency
Aisyah, Aisyah;
Maulina, Ine;
Mulyani, Yuniar
International Journal of Research in Community Services Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Research Collaboration Community (Rescollacom)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46336/ijrcs.v6i1.843
Efforts to increase fish consumption offer numerous benefits, not only enhancing intelligence but also boosting the fisheries industry. Currently, stunting remains a concerning issue, and data indicates that fish consumption is not evenly distributed across Indonesia. This represents one of the health problems that serves as an indicator of the health and well-being of a community. One of the themes of this community service program (or also known as PPM in Indonesia) is raising awareness about improving children's nutrition among the residents of Majakerta Village, Majalaya District, Bandung Regency. The implementation of the program is conducted in collaboration with student community service (or also known as KKN in Indonesia) activities. The primary objective of this program is to improve children's nutrition through the promotion of fish-based processed food consumption and to educate mothers in Majalaya District about recognizing stunting symptoms and addressing them. The main target of this program is children aged 612 years. The method used in this awareness campaign includes educational games about fish and fish-based processed food to make the material easier for elementary school children to understand. Additionally, one type of fish-based processed food is distributed for children to taste directly, aiming to increase their interest in fish consumption. The results achieved include improved knowledge about the importance of eating fish due to its many health benefits.
Literasi Digital dan Persepsi Kemudahan Pada Cashless Society: Keputusan Adopsi Pembayaran Cashless Pada UMKM di Pontianak
Hidayat, Nur;
Aisyah, Aisyah;
Hendharsa, Angga;
Veronika, Gloria
Equator Journal of Management and Entrepreneurship (EJME) Vol 12, No 1 (2024): Equator Journal of Management and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/ejme.v12i1.75917
Pembayaran tanpa uang tunai telah menjadi tren di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Ini didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan efisiensi dalam melakukan transaksi. Namun, penerapan pembayaran cashless di Indonesia masih belum merata, terutama di kalangan UMKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana literasi digital dan persepsi kemudahan berdampak pada keputusan untuk menggunakan pembayaran cashless pada UMKM di Pontianak. Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif digunakan bersama dengan penyebaran kuesioner dengan metode purposive sampling. Sampel penelitian terdiri dari 271 UMKM di Pontianak. Teknik analisis data menggunakan SEM-PLS dengan WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa literasi digital dan persepsi kemudahan berpengaruh positif terhadap keputusan penggunaan cashless pada UMKM di kota Pontianak. Nilai koefisien determinasi keputusan penggunaan adalah sebesar 44,9%.
Dampak Keberadaan Teknologi Bisnis dan Kecerdasan Buatan Terhadap Performa UMKM (Studi Kasus Kabupaten Sidenreng Rappang)
Abuhasmy, Zulfahry;
Aisyah, Aisyah;
Saputra, Aan Ardian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17320
Perkembangan teknologi menjadikannya sebagai aspek penting dalam kehidupan tidak terkecuali sektor ekonomi, UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian memiliki peran penting di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Sidenreng Rappang. Melihat peran fundamental teknologi di era digital, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis dan mengeksplorasi dampak keberadaan teknologi bisnis dan kecerdasan buatan terhadap performa UMKM di Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan wawancara terstruktur, adapun sampel yang dikumpulkan dengan menggunakan random purposive sampling adalah sebanyak 30 yang merupakan pemilik UMKM yang telah menggunakan teknologi dalam bentuk apapun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemilik UMKM memiliki kesiapan yang baik dalam menggunakan teknologi dalam kegiatan operasional mereka, dibuktikan dengan penyediaan teknologi, pengetahuan atau literasi digital, serta kesediaan untuk belajar dan mengalokasikan sumber daya untuk mendalami fungsi teknologi. Sementara hambatan yang dihadapi berkaitan dengan kurangnya peran pemerintah dalam penyediaan akses pendidikan dan pelatihan, serta kemudahan akses terhadap modal usaha.
Kerangka Hukum Kesetaraan dan Pengelolaan Keberagaman dalam Organisasi Kerja
Aisyah, Aisyah;
Risma, Risma;
Ayu Parmitasari, Rika Dwi;
Syariati, Alim
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19368
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerangka hukum kesetaraan kesempatan kerja (Equal Employment Opportunity/EEO) dan pengelolaan keberagaman dalam organisasi kerja dari perspektif hukum nasional, internasional, dan syariah. Kajian ini berdasarkan pendekatan kualitatif yang bersumber pada analisis data literatur untuk memahami regulasi serta praktik manajerial yang mendukung inklusivitas dan keadilan di tempat kerja. Temuan menunjukkan bahwa prinsip EEO telah memiliki legitimasi hukum yang kuat melalui berbagai regulasi internasional seperti konvensi ILO, serta undang-undang nasional seperti UUD 1945 dan UU Ketenagakerjaan. Selain itu, perspektif Islam juga menekankan pentingnya kesetaraan dan larangan diskriminasi, baik berdasarkan gender, ras, maupun latar belakang sosial. Pengelolaan keberagaman yang efektif terbukti meningkatkan kreativitas, kepuasan kerja, dan produktivitas organisasi. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan holistik yang menggabungkan regulasi, budaya organisasi inklusif, dan prinsip-prinsip keadilan untuk membangun lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.
KONSTRUKSI IJMA’ DALAM PERSPEKTIF MUHAMMADIYAH
Aisyah, Aisyah;
Lisnawati, Lisnawati;
Reza, Muhammad;
Oktorisa, Tanti
Mitsaqan Ghalizan Vol. 4 No. 1 (2024): Mitsaqan Ghalizan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/mg.v4i1.7345
Ijma' is one of the complementary sources of law, in addition to the Quran and Hadith. Because, the two main sources of Islamic teaching, namely the Quran and Hadith alone are not enough to answer all the problems that exist in society, and are also supported by many differences of opinion among the mujtahid. In general ahkam, what is meant by nash here is only the Quran and Hadith. Ijma' is not part of the nash (ghair al-nash). This is based on the opinion that Ijma' is more of a process rather than a product. Muhammadiyah believes that Ijma' cannot be used as a primary source in religious teachings. This research is a qualitative writing, which refers to the library research method, with sources from other Islamic books and journals. Thus, the result of the analysis obtained is that Muhammadiyah does not make Ijma' as a source of basic law, but only positions it as a paractextual source
PENGOLAHAN KULIT KAKAU DENGAN KAPANG UNTUK PAKAN
Haetami, Kiki;
Abun, Abun;
Aisyah, Aisyah
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/jr.v13i1.7521
Pakan merupakan elemen yang sangat penting, berfungsi sebagai sumber utama energi dan nutrisi, namun juga menjadi komponen dengan biaya terbesar dalam pakan. Tingginya harga pakan komersial mendorong upaya alternatif pemanfaatan limbah industri perkebunan, salah satunya kulit kakao. Metode fermentasi dengan menggunakan mikroorganisme strain Aspergillus niger, berpotensi dapat meningkatkan kandungan gizi limbah kulit kakao dengan memecah senyawa kompleks pada bahan asal tanaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa fermentasi kulit kakao dengan dapat mengubah substrat serat kasar, dan dapat memperbaiki nilai gizi sehingga meningkatkan efektivitas penggunaannya sebagai pakan. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji potensi pemanfaatan limbah kulit kakao yang telah difermentasi potensinya sebagai bahan pakan ternak dan ikan, dengan menyoroti manfaatnya dalam mendukung keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.
BERBAGAI TEKNIK PENGERINGAN CHLORELLA sp. SEBAGAI SUMBER PROTEIN PAKAN IKAN
Andriani, Yuli;
Yusmar, Fathan Ahmad;
Ilhampradja, Habibi;
Aldiansyah, Kevin;
Aisyah, Aisyah
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29406/jr.v13i1.7525
Chlorella sp. merupakan salah satu pakan alami ikan yang sangat berpotensi sebagai sumber gizi pakan ikan karena memiliki kandungan nutrisi tinggi. Biomassa Chlorella basah mengandung sekitar 80-90% air, yang membuatnya memerlukan ruang yang luas untuk penyimpanan dan sulit untuk diproses lebih lanjut menjadi pakan ikan. Salah satu upaya preservasi Chlorella adalah pengeringan. Pengeringan dapat dilakukan dengan beberapa metode, yaitu pengeringan matahari, pengeringan oven, pengeringan drum, liofilisasi (pengeringan beku) dan pengeringan semprot. Pengeringan oven merupakan metode terbaik dalam preservasi Chlorella sebagai bahan pakan ikan karena menghasilkan kadar air paling rendah dan mampu menjaga kandungan nutrisi. Aplikasi Chlorella kering sebagai sumber protein sebanyak 25%, substitusi pakan komersil 100%, substitusi tepung ikan 40-50 g/kg dan substitusi tepung ikan 20-40% memberikan hasil positif pada aspek pertumbuhan dan kesehatan beberapa jenis komoditas budidaya.
A Review of Islamic Law on Community Traditions on the Prohibition of Marriage in the Month of Muharram (Case Study in North Galesong District, Takalar Regency)
Aisyah, Aisyah;
Abbas, Abbas;
Muntadzar, Ahmad
Journal of Family Law and Islamic Court Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Family Law and Islamic Court
Publisher : Family Law Study Program (Ahwal Syakhshiyah), Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jflic.v2i3.16863
In North Galesong sub-district, Takalar regency, there is a custom that although some people have abandoned it, there are still some who follow this traditional custom. Tradition in North Galesong sub-district of Takalar district links the time of the month of Muharram with the time of marriage. According to the words of the previous parents, the month of Muharram is a bad month for marriage, known as bulang bambang. Whereas in Islamic law there is nothing that explains the existence of bad times in the implementation of marriage. This type of research is qualitative research. It can be concluded that: 1). The impermissibility of holding a wedding in the month of Muharram in North Galesong sub-district of Takalar regency is a custom left by previous parents. The impermissibility of holding a wedding in the month of Muharram is still followed by some people. The month of Muharram is commonly referred to as bulang bambang by people in North Galesong sub-district, Takalar regency, because this month, according to previous parents, there were many bad events that occurred so that previous parents attributed it was not good to hold a wedding in the month of Muharram. 2). The tradition of not being allowed to hold a wedding in the month of Muharram in North Galesong sub-district of Takalar district in Islamic law can be said that choosing a good time to hold a contract / marriage is okay because in the case of muamalah including cultural traditions the law changes as long as there are no deviations, but considers that the month of Muharram is a bad month for holding a marriage including bad deeds to Allah Almighty. In this case Islam came to strengthen tawhid our belief that everything happens by the will of Allah Almighty. In Islamic law, a person may enter into marriage if the pillars and conditions have been fulfilled and do not violate the provisions of marriage.