Articles
Strategi dan Teknik Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi di Wilayah Kampus IV UINSU
Irwansyah, Irwansyah;
Kemit, Adinda Tosifa;
Shanel, Belinga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan karya ilmiah yang baik membutuhkan strategi dan teknik yang tepat. Pemilihan topik yang relevan, penggunaan metodologi yang sesuai, dan kemampuan dalam menyusun tulisan yang sistematis adalah beberapa faktor yang dapat menentukan kualitas karya ilmiah.Penulisan jurnal ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi serta teknik penulisan karya ilmiah yang efektif di lingkungan KampusiIV iUniversitas IslamiNegeri SumateraiUtarai(UINSU). Metode Penelitian menggunakan metode tinjauan literatur untuk menganalisis mengidentifikasi dan menganalisis kebijakan kesehatan utama di Indonesia, serta mengevaluasi keberhasilan dan tantangan dalam implementasinya. Hasil Penelitian menyoroti pentingnya strategi dan teknik penulisan karya ilmiah yang efektif di lingkungan akademik. Dengan demikian, jurnal ini memberikan panduan yang berharga bagi mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah serta mendukung peningkatan visibilitas dan dampak Penelitian melalui publikasi yang efektif. Kesimpulan jurnal ini mengidentifikasi tantangan dalam penulisan dan publikasi karya ilmiah serta memberikan solusi seperti peningkatan akses sumber daya, pelatihan penulisan, dukungan institusional, dan peningkatan praktik penulisan etis.
Pengaruh Etika Membaca terhadap Karakter dan Sikap Belajar Pelajar
Irwansyah, Irwansyah;
Alhaq, Nadia;
Pulungan, Fadila Susanri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana etika pembelajaran mempengaruhi hasil belajar siswa. Siswa harus mampu menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang menjijikkan atau dilarang. Mengembangkan potensi setiap peserta didik pada tingkat emosi, kognitif, dan psikomotorik merupakan tanggung jawab pendidik. Untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal, proses pembelajaran harus dilaksanakan dengan kesadaran, tujuan, dan pengorganisasian. Guna membentuk kepribadian peserta didik menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertakwa, dan santun dalam berinteraksi dengan dunia luar. Sesuai dengan uraian di atas, memperoleh informasi tentang etika melibatkan seseorang dalam melakukan kegiatan pencarian ilmu pengetahuan yang disertai dengan memperhatikan tata krama, tata krama, dan tata krama dalam proses belajar mengajar.
Disiplin Diri dan Tanggung Jawab Mahasiswa dalam Proses Akademik
Irwansyah, Irwansyah;
Azkia, Anisa Fitrah;
Triharta, Annisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara disiplin diri dan tanggung jawab mahasiswa dalam proses akademik. Disiplin diri dan tanggung jawab merupakan faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan akademik mahasiswa. Studi ini dilakukan di UIN Sumatera Utara dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi sebagai responden. Metode penelitian yang digunakan adalah kuesioner, yang dirancang untuk mengumpulkan informasi terkait sikap dan perilaku mahasiswa dalam menjalankan tanggung jawab akademik mereka. Kuesioner mencakup aspek-aspek seperti pengelolaan waktu, keteraturan dalam mengerjakan tugas, kehadiran dalam perkuliahan, dan partisipasi aktif dalam kegiatan akademik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial untuk mengidentifikasi korelasi antara tingkat disiplin diri dan tanggung jawab mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin diri dan tanggung jawab akademik. Mahasiswa dengan disiplin diri yang tinggi cenderung memiliki tanggung jawab yang lebih baik dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik dan menghadiri perkuliahan secara teratur. Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan disiplin diri sebagai upaya untuk meningkatkan tanggung jawab akademik dan keberhasilan mahasiswa dalam proses pendidikan.
Kebebasan dan Pelanggaran Etika Akademik dalam Budaya Mahasiswa
Irwansyah, Irwansyah;
Revaldo, Revaldo;
Rizki, Rizki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Etika akademik adalah nilai-nilai sosial dan budaya yang disepakati oleh masyarakat pendidikan sebagai norma bersama, meskipun norma ini tidak selalu sama di setiap komunitas pembelajaran. Etika akademik seharusnya diterapkan secara spesifik dalam berbagai kegiatan akademis dan elemen terkait dunia kampus. Tindakan yang melanggar etika akademik adalah tindakan yang tidak semestinya dilakukan. Beberapa aktivitas yang termasuk dalam pelanggaran akademik antara lain adalah plagiarisme, menyontek, menggunakan joki, pemalsuan ijazah, penyuapan, tindakan diskriminatif, dan sebagainya. Pelanggaran etika akademik mencoreng dunia pendidikan dan harus dianalisis untuk menemukan penyebab dan solusinya. Tindakan yang melanggar etika akademik harus ditanggapi dengan serius melalui solusi dan upaya pencegahan. Selain itu, kecurangan akademik adalah salah satu tindakan yang bertentangan dengan etika, yang dapat terjadi ketika mahasiswa menggunakan cara-cara tidak etis untuk mencapai tujuan dan keberhasilan, terutama dalam proses pembelajaran.
Analisa Etika Akademik tentang Kepedulian terhadap Kesehatan di Wilayah Kampus
Hasibuan, Nurul Sakinah;
Irwansyah, Irwansyah;
Larasati, Tengku Aida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kesehatan merupakan aspek vital yang memengaruhi aktivitas sehari-hari manusia, baik secara ekonomi maupun pendidikan. Kesehatan dianggap sebagai hak asasi manusia yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Di sisi lain, Islam juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari kewajiban moral. Etika akademik memainkan peran krusial dalam memastikan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan di wilayah kampus. Mahasiswa, sebagai agen perubahan dan penerus bangsa, memiliki tanggung jawab untuk mematuhi aturan kesehatan kampus, berpartisipasi dalam program kesehatan, serta menjunjung tinggi etika dalam pendidikan dan penelitian kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk mengeksplorasi tingkat kesadaran, sikap proaktif, dan kebijakan yang mempengaruhi respons mahasiswa terhadap kesehatan di kampus. Temuan menunjukkan perlunya penerapan etika akademik yang kuat dalam membangun lingkungan belajar yang sehat dan produktif bagi semua anggota komunitas kampus.
Presiden dan Prangkatnya Melakukan Kampanye pada Pilpres Ditinjau dari UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu
Simamora, Muhammad Rizky;
Irwansyah, Irwansyah;
Safitri, Dela;
Khumaira, Jihan Oka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengeksplorasi keterlibatan Presiden dan perangkatnya dalam kampanye pemilihan presiden (Pilpres) berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Melalui pendekatan penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan normatif hukum, penelitian ini menganalisis regulasi dan implementasi hukum terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat negara dalam kampanye politik. Data primer yang digunakan adalah Undang-Undang No. 7 Tahun 2017, sementara data sekunder berasal dari pemberitaan media, situs web, dan jurnal terkait. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap teks Undang-Undang No. 7 Tahun 2017, mengidentifikasi tantangan dan polemik yang muncul terkait dugaan keterlibatan pejabat negara dalam kampanye. Tulisan ini menegaskan bahwa keterlibatan kampanye jelas diatur dalam pasal-pasal UU No. 7 Tahun 2017 yang mengatur tentang aturan-aturan kampanye, maupun aturan keterlibatan kampanye yang dilakukan oleh Presiden dan perangkatnya. Sehingga aturan tersebut harus dipatuhi secara tegas, jika tidak mematuhinya akan dikenakan sanksi administratif, tertulis, denda, bahkan pidana. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang pelaksanaan aturan kampanye dan peran pejabat negara, termasuk Presiden, dalam menjaga integritas proses pemilu di Indonesia.
Nilai Moral dalam Naskah Monolog ”Aeng” Karya Putu Wijaya
Ardelia, Ailsa;
Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan tujuan penulis berupa mengambil nilai moral dalam sebuah naskah monolog yang berjudul “Aeng” karya Putu Wijaya lalu penulis mengeksplorasi bagaimana dampak nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra dengan metode penelitiannya ialah kualitatif deksriptif. Pendekatan sosiologi yang digunakan mengacu pada teori dari Burhan Nurgiyantoro, yang dianggap sesuai untuk menganalisis wujud nilai moral dalam karya sastra ini. Data berupa kata-kata dari tokoh Alimin yaitu karakter utama monolog Aeng. Data ditemukan berupa wujud nilai moral : 1)hubungan antara manusia dan diri sendiri, 2) manusia dengan lingkungan (sosial dan alam), 3) manusia dengan Tuhan, serta dampak yang muncul pada kutipan teks naskah monolog “ Aeng ” dengan total sebanyak 30 data nilai moral. Penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana karya sastra dapat berfungsi sebagai cerminan dan panduan moral dalam kehidupan masyarakat.
Implementasi Pendidikan Pelestarian Lingkungan Menurut Islam di SMP Musda Perbaungan
Manja, OK Leyla;
Lubis, Khairuddin;
Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini adalah penelitian kulitatif. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi: 1. Pendidikan pelestarian lingkungan menurut Islam di SMP Musda Perbaungan. 2. Implementasi pendidikan pelestarian lingkungan menurut Islam di SMP Musda Perbaungan. 3. Faktor pendukung dan penghambat implementasi pendidikan pelestarian lingkungan menurut Islam di SMP Musda Perbaungan. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa: 1. Pendidikan pelestarian lingkungan menurut Islam di SMP MUSDA Perbaungan telah diterapkan melalui integrasi nilai-nilai agama dalam kurikulum serta berbagai program dan kegiatan sekolah berupa gotong royong setiap Hari Jum’at serta penanaman pohon yang dilaksanakan setiap akhir bulan. Kegiatan ini menghidupkan semangat pelestarian lingkungan di SMP MUSDA Perbaungan. 2. Implementasi pendidikan pelestarian lingkungan menurut Islam di SMP Musda Perbaungan dilakukan dengan mengintegrasikan ajaran agama dengan pendidikan formal untuk menciptakan kesadaran lingkungan yang kuat di kalangan siswa. Dengan menggabungkan nilai-nilai Islam, seperti tanggung jawab sebagai khalifah dan menjaga keseimbangan alam, sekolah ini berhasil menanamkan pentingnya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari kewajiban agama. 3. Faktor pendukung implementasi pendidikan pelestarian lingkungan menurut Islam di SMP Musda Perbaungan diantaranya adalah komitmen dari pihak sekolah, integrasi kurikulum berbasis nilai-nilai agama, keterlibatan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler, dan dukungan dari pihak eksternal. Sedangkan penghambatnya diantaranya keterbatasan fasilitas, kurangnya kesadaran masyarakat, dan konsistensi perilaku siswa, yang perlu diatasi untuk meningkatkan efektivitas program
Implementasi Pendidikan Islamic Entrepreneurship dalam Membentuk Kemandirian Siswa di MTs Adolina Perbaungan
Adelia, Wilda Lia;
Nirmalasari, Susanti;
Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi: 1. Untuk mengidentifikasi implementasi pendidikan Islamic entrepreneurship siswa di MTs Adolina Perbaungan.2. Untuk mengidentifikasi kemandirian siswa di MTs Adolina Perbaungan. 3. Untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan Islamic entrepreneurship dalam membentuk kemandirian siswa di MTs Adolina Perbaungan. Jenis penelitian ini adalah kulitatif. Data penelitian diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1. Implementasi pendidikan Islamic entrepreneurship siswa di MTs Adolina Perbaungan sudah berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari berbagai pihak. Program ini tidak hanya menekankan pada keterampilan bisnis, tetapi juga pada penanaman nilai-nilai Islam yang menjadi landasan utama dalam menjalankan usaha. Kepala sekolah dan guru berperan aktif dalam membimbing siswa, sementara siswa menunjukkan antusiasme untuk belajar dan menerapkan ilmu yang mereka dapatkan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk perencanaan masa depan mereka. 2. Kemandirian siswa di MTs Adolina Perbaungan MTs Adolina Perbaungan telah berhasil menanamkan nilai-nilai kemandirian pada siswa melalui berbagai program dan kegiatan. Kemandirian siswa tidak hanya dibentuk dalam aspek akademik, tetapi juga dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kehidupan sehari-hari. Program-program seperti kewirausahaan, pramuka dan pelatihan kepemimpinan sangat membantu dalam membentuk karakter mandiri siswa. 3. Faktor pendukung implementasi pendidikan Islamic entrepreneurship dalam membentuk kemandirian siswa di MTs Adolina Perbaungan diantaranya komitmen pihak sekolah, dukungan orang tua, fasilitas yang memadai, dan pelatihan dari praktisi. Sedangkan faktor penghambat seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pengalaman praktis, kesiapan mental siswa, dan kendala integrasi kurikulum juga mempengaruhi efektivitas program ini
MODEL PREDIKSI CURAH HUJAN HARIAN MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION
afsari dewi, komang nonik;
Bahri, Syamsul;
Irwansyah, Irwansyah
Indonesian Physical Review Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (587.61 KB)
|
DOI: 10.29303/ipr.v2i1.17
Weather is an atmospheric condition that occurs in a narrow area with a short space of time. Observations of weather elements are needed in everyday life. for it can affect the safety of air transportation. The weather element that is often predicted is rainfall. Rainfall in tropical regions such as Indonesia is one of the parameters that can describe weather conditions in general. The method used to predict rainfall was artificial neural network with backpropagation algorithm. The purpose of this paper is to apply the model of artificial neural networks with backpropagation algorithm to predict daily rainfall and to determine prediction accuracy based on Mean Square Error (MSE). The network used has 3 layers namely input layer. hidden layer. and output layer with 7 input neurons, 12 hidden neurons, and 1 output neuron. The activation function used were bipolar sigmoid function and linear function. Based on data analysis carried out using network architecture and parameters that had been determined with 578 data at the training stage. MSE values of 25,0639 was obtained and based on the results of the network training process. the prediction was quite well. In the testing stage. the model developed using data as much as 145. MSE value of 405,1994 was obtained. MSE obtained during the testing stage was greater than that of obtained during the training process due to several factors. one of them is because the weather is volatile so the weather conditions vary every year and global warming causes weather conditions to be unpredictable.