Articles
“Instagramable” : Simulation, Simulacra And Hyperreality on Instagram Post
Maria Febiana Christanti;
Puri Bestari Mardani;
Intan Putri Cahyani;
Windhiadi Yoga Sembada
International Journal of Social Service and Research Vol. 1 No. 4 (2021): International Journal of Social Service and Research (IJSSR)
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/ijssr.v1i4.59
The relationship between social media and individuals is complex. Like how humans flock to form an 'instagramable' culture on Instagram. The author examines this complexity using the lens of Jean Baudrillard in writings on simulation and simulacra. Baudrillard's main argument is that nothing in our culture is "real" in any sense. "Simulacrum", consider as something that is real, which is a depiction or copy of something that does not exist. Instagram is a social media that makes humans addicted to signs and symbols through "instagramable" photos and videos. This research provides knowledge about the potential reality of reality from polished photos or videos uploaded to Instagram. This study uses qualitative research with a phenomenological approach and uses dramaturgy theory (front and backstage) to reveal the reality and falsehood of "instagramable" images. This study analyzes using four stages, namely reflection of the deep reality, covering and denaturing the deep reality, covering the absence of deep reality, having nothing to do with any reality; it is its pure simulacrum. The result of this research is that simulacra are more than a process. Each stage carried out by Instagram users characterizes a level of simulation. Research gives insight to us that "instagramable" simulations are imaginations that are not entirely true or not true
Deteksi Dini Karies Gigi dan Penyuluhan Menyikat Gigi pada Anak Usia Sekolah di Desa Durin Simbelang
Helinida Saragih;
Jagentar Parlindungan Pane;
Amnita Anda Ginting;
Samfriati Sinurat;
Mestiana Br. Karo;
Mardiati Barus
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i3.535
Kegiatan pengabdian masyarakat mengenai kesehatan gigi serta mulut dan cara menyikat gigi yang baik dan benar pada anak usia sekolah penting dilakukan untuk mencegah masalah pada mulut dan gigi, kebiasaan menyikat gigi yang baik merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah karies gigi. Karies gigi merupakan salah satu masalah gigi yang banyak terjadi pada anak usia sekolah, upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya karies gigi diantaranya adalah dengan mendeteksi secara dini terjadinya karies gigi dan menyikat gigi dengan benar. (Dental caries is one of the most common dental problems in school-age children. Efforts that can be made to prevent dental caries include early detection of dental caries and proper brushing. Tujuan dari pengabdian ini adalah melakukan deteksi dini karies gigi dan penyuluhan sikat gigi pada anak usia sekolah. Metode dalam pengabdian masyarakat adalah metode deskriptif untuk menggambarkan pencegahan karies gigi melalui deteksi dini karies gigi dan penyuluhan cara menyikat gigi yang baik dan benar pada anak usia sekolah. Sasaran dari pelaksanaan pengabdian ini adalah anak usia sekolah di desa Durin Simbelang sejumlah 84 orang, teknik pengambilan sampling dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Hasil dari pengabdian menemukan bahwa terdapat karies gigi 63,1 % dan dilakukan penerapan kebiasaan menyikat gigi dengan cara menyikat gigi yang baik dan benar.
ANALISIS DNA MITOKONDRIA BADAK SUMATERA DALAM KONSERVASI GENETIK
Handayani Handayani;
Dedy Duryadi Solihin;
Hadi S Alikodra
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 8, No 1 (2011): Prosiding Seminar Nasional VIII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Populasi badak Sumatera dewasa ini semakin terancam keberadaannya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah semakin maraknya perburuan liar, rusaknya habitat alamnya yang disebabkan oleh konversi hutan yang cenderung tidak terkendali. Populasi kecil lebih rentan pada penurunan keragaman genetik karena efek inbreeding serta terfiksasinya beberapa alela tertentu dalam populasi sehingga hewan tersebut menjadi monomorf dan mengalami penurunan kemampuan berevolusi atau adaptasinya pada lingkungan yang berubah. Selain itu berkurangnya populasi, faktor lain adalah terjadinya fragmentasi suatu habitat yang akan mendorong putusnya aliran gen (gen flow) dan meningkatnya genetic drift. Keragaman genetik turut menentukan keberhasilan konservasi populasi. Oleh karena itu penelitian keragaman genetik dari populasi Badak Sumatera merupakan langkah penting yang harus dilakukan, dan keberhasilan penelitian ini merupakan langkah dalam konservasi badak Sumatera. Pengumpulan sampel darah berasal dari SRS (Suaka Rhino Sumatera) TN Way Kambas Lampung. Sample berupa darah dari 2 ekor badak sumatera berjenis kelamin betina (Rosa & Bina) dan 2 ekor badak jantan (Torgamba & Andalas). Isolasi dan purifikasi DNA Total dilakukan menggunakan metode Duryadi. Amplifikasi daerah CO I pada badak Sumatera dilakukan dengan PCR menggunakan pasangan primer RHCOIF dan RHCOIR. Amplifikasi daerah CO I pada badak Sumatera dilakukan dengan menggunakan pasangan primer RHCOIF dan RHCOIR menghasilkan fragmen DNA berukuran 711 bp. Jarak genetik digunakan untuk melihat kedekatan hubungan genetik antar individu badak Sumatera dan spesies badak lain melalui penggunaan analisis perhitungan Pairwie Distance dengan p-distance dapat ditunjukkan matriks perbedaan genetik antara badak Sumatera dan badak outgroup (badak India dan badak Afrika), hasil perhitungan berdasarkan daerah CO I parsial menunjukkan nilai jarak genetik berkisar antara 0.016 sampai 0.147. Jarak genetik pada Bina (♀) terlihat dekat dengan Torgamba (♂) sebesar 0.007. Hubungan kekerabatan CO I menggunakan Neighbor-Joining dengan pengolahan bootstrap 1000 terlihat bahwa badak putih Afrika berbeda kelompok dengan badak Asia. Di dalam kelompok badak Asia terlihat bahwa badak India sama dengan kelompok dengan badak Sumatera (Indonesia). Di dalam badak Sumatera (Indonesia) sendiri terjadi keragaman. Berdasarkan hasil sekuen gen CO I terdapat situs-situs spesifik pada badak Sumatera sebesar adalah 67% hasil tersebut dapat digunakan sebagai data base dalam penelitian-penelitian selanjutnya. Kata kunci: badak Sumatera, DNA, mitokondria, konservasi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM RUJUK BALIK PESERTA JKN PADA RUMAH SAKIT PTPN VIII SUBANG
Jajat Sudrajat
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 2 (2020): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/dinamika.v7i2.3118
This research generally aims to determine how the Hospital Reconcile Program Policy Implementation at Hospital PTPN VIII Subang. While in particular is to determine whether the Hospital Reconcile Program Policy Implementation is successful in its implementation.In this study the author uses descriptive method, the research conducted to describe the problems that were ongoing at the time the research was conducted, whereas the approach used in this study is a qualitative approach.Thus the hypothesis of this study the Hospital Reconcile Program Policy Implementation At Hospital PTPN VIII Subang that succesfully determined by The Content Policy, Implementer (Executor)Policy and Enviorenmental Policy, and may be said that the implementation has not been successful.Based on research result relating to the above there factors, it can be obtained conclusion that basically the above three factors have not effect on the successs of the Hospital Reconcile Program Policy Implementation at Hospital PTPN VIII Subang.
Eksistensi Kebudayaan Jawa dalam Penafsiran KH. Bisri Mustafa
Idrus al Hamid
Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Vol. 9 No. 1 (2019): JUNI
Publisher : Jurusan Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (612.425 KB)
|
DOI: 10.15642/mutawatir.2019.9.1.1-23
Culture has a significant influence on the interpretation of the Qur’an. The influence has somehow integrated into the process of interpretation, which often colors the patterns of it. One of the Qur’anic exegeses which identity lies in Javanese culture is tafsir Al-Ibri?z. Besides a vernacular attempt, which signifies its main characteristic of interpretation, the color of Javanese culture is also an interesting topic to study. It is because the content of Javanese culture has been inherent in every single verse explained in various forms and ways. This study argues that Al-Ibri?z accommodates the values of Javanese culture as a mode of interpretation of the Qur’an. Those values lay in the basic principles of harmony and respect, which are part of the local Javanese ethics, the value of the concept of kerajawian (tradition applied in Jawa) about kawula pangeran (relationship between human and god) relation, and the imaginative-projective nature of Javanese thought.
PENGARUH INSENTIF TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN KUTAI BARAT
Rusmawati Rusmawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
RUSMAWATI, NPM : 16.11.1001.3509.158, Masalah dalam penelitian ini adalah insentif sebagai sarana memotivasi dan mendorong para pegawai untuk bekerja dengan kemampuan yang optimal yang dimaksudkan sebagai pendapatan ekstra di luar gaji atau upah yang telah ditentukan. Pemberian insentif ini dimaksudkan agar dapat memenuhi kebutuhan para pegawai dan keluarga mereka di luar gaji pokok.Tujuan penelitian ini adalah mengukur seberapa besar pengaruh insentif Di Kantor Pemerintahan Sekertariat DPRD Kabupaten Kutai Barat. Seberapa besar efektifitas kerja pegawai serta mengetahui seberapa besar hubungan pengaruh insentif yang di berikan terhadap efektifitas kerja pegawai Di Kantor Pemerintahan Sekertariat DPRD Kabupaten Kutai Barat.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan analisis Kuantitatif.yaitu suatu metode penelitian yang bertujuan menggambarkan apa yang terjadi pada objek dengan di dalamnya terdapat upaya-upaya mendiskripsikan, mencatat, dan menganalisis dan menginterprestasikan data yang ada. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang ada Di Kantor Pemerintahan Sekertariat DPRD Kabupaten Kutai Barat yang berjumlah 44 orang, sedangkan yang menjadi responden adalah seluruh populasi. Teknik pengumpulan datanya menggunakan rumus perhitungan product moment, yang bertujuan untuk mencari korelasi antara variabel antara insentif dengan kinerja pegawai.Sedangkan teknik pengumpulan data yang di lakukan adalah pertama dengan penelitian perpustakaan melalui literatur dan kedua melalui penyebaran kuisioner atau angket pada responden yang di jadikan sampel penelitian.Apabila insentif di berikan sesuai diberikan dengan ketentuan yang berlaku akan meningkatkan efektifitas kerja pegawai.Dari hasil penelitian terbukti bahwa prosedur tata kerja berpengaruh secara positif, dimana diperoleh hasil rhitung = 0,304 > 0,297 dalam tabel r product moment dengan n = 44 orang pada taraf signifikan 5 %.
Karang Taruna Enterprise Development DKI Jakarta
Meiryani Meiryani;
Jajat Sudrajat;
Isana Wikrama
Social Economics and Ecology International Journal (SEEIJ) Vol. 4 No. 2 (2020): October
Publisher : Bina Nusantara University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21512/seeij.v4i2.7360
The purpose of this activity is to motivate and inspire the DKI Jakarta Youth Organization through the theme of Entrepreneurship Development for the Jakarta Youth Organization. Participants in this activity were Binus Syahdan Campus Cleaning Service officers and Anggrek representing West Jakarta Youth Organization. This activity shows the enthusiasm of the participants because of their entrepreneurial development potential, because there are already several people who already have products, but are not optimal in their packaging and marketing, currently by optimizing social media networking alone. The results of this activity have several implications, including the following; First, the implications for planning and developing the training curriculum for MSMEs, Candidates for MSMEs and Communities and teaching materials for the EN001 Entrepreneurship course, with the collaboration method of lecturers, students and MSMEs in carrying out community service activities, by optimizing the implementation of the Entrepreneurship Student Activity Program (PKM-K) through Higher Education Grants in the Indonesian Student Business Competition Program (KBMI). Second, the implications for the education and training of lecturers by using an example method of direct practical application. Third, to inspire to increase cooperation with lecturers from different study programs, so that the output can make further proposals for funding other than the Binus grant. Fourth, the implications of choosing the right training / workshop method for participants and the community as well as increasing the synergy in the implementation of the Tridharma of Higher Education.
Hydroponic Website and App to Help Communities in the Pandemic Time
Davy Ronald Hermanus;
Jajat Sudrajat;
Titi Rahardjanti
Social Economics and Ecology International Journal (SEEIJ) Vol. 5 No. 1 (2021): March
Publisher : Bina Nusantara University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21512/seeij.v5i1.7368
Hydroponic marketing app, is one of the solutions to accelerate employment problems for the community. Management of marketing information systems requires advanced technology, because information is one of the things that is very important for a company or institution time by time. Using a website media and its derivative media, namely social media app, that are well managed, delivered by thoughts and concepts of the lecturers from a university can help a community by social working. The problems of Neighbourhood Association (RT07) and Citizens Association (RW02) community members in Sarijadi Urban Village in Bandung can be overcome by increasing the interest of members of Empowerment and Family Welfare (PKK) and supported by Youth Organization (Karang Taruna) to cultivate Hydroponic plants.
Soft Skill Development Strengthening Program Business Entrepreneurship
Nugroho Juli Setiadi;
Agung Hari Sasongko;
Jajat Sudrajat;
Meiryani Meiryani
Social Economics and Ecology International Journal (SEEIJ) Vol. 5 No. 1 (2021): March
Publisher : Bina Nusantara University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21512/seeij.v5i1.7371
The program to strengthen the concept of genetic intelligence as a concept to improve student soft skills was chosen as one of the concepts and methods to be used for student entrepreneurial development using the experiential learning model. Experiential learning approach is a learning approach where knowledge is constructed through experience transformation. In the concept of genetic intelligence or familiar with the term STIFIn Concept, there are 5 parts of the brain, namely Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling and Instinct. The brain turns out to have different parts and chemistry. The results of the STIFIn Concept analysis are knowing the dominance of a person's right or left brain, so that it can be the basis for choosing the right field of entrepreneurship, business partners and business mentors according to their genetic intelligence.