Articles
Optimal Control of a Mathematical Model for Monkeypox Transmission in Indonesia Using the Pontryagin Maximum Principle
Musfira, Musfira;
Side, Syafruddin;
Abdy, Muhammad;
Ridho, Andi Muhammad;
Supriadi, Supriadi
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/sainsmat142763342025
Abstract: The re-emergence of Monkeypox poses significant public health challenges in Indonesia. This disease continues to spread due to its zoonotic nature and the high frequency of human-animal interactions. This study aims to model the transmission dynamics of Monkeypox using the SIQR (Susceptible, Infectious, Quarantined, Recovered) framework and apply optimal control strategies through the Pantryagin Maximum Principle (PMP). Data from the Indonesian Ministry of Health were utilised for model parameterisation, with numerical simulations conducted using the fourth-order Runge-Kutta method. Control strategies included quarantine, tecovirimat, and public education. The simulation results revealed that implementing optimal control reduced the infected population by up to 75% within the first 10 months compared to scenarios without control. The basic reproduction number () was successfully reduced from 2.5 to below 1, indicating that the outbreak was controlled. Additionally, the recovery rate increased by 30%, with the susceptible population achieving a disease-free equilibrium by the eighth month. These findings highlight that mathematically-driven interventions can provide effective solutions for managing infectious diseases. It is recommended that these strategies be integrated into public health policies to optimise resource allocation. Further research is necessary to evaluate the scalability of this approach for other zoonotic diseases.
Design of Android-Based PAI Learning Media Using Mit App Inventor in Class X SMAN 1 Pasaman Regency
Efprianti, Nera;
Supriadi, Supriadi;
Zakir, Supratman;
Efriyanti, Liza
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/ce.v5i2.2052
This research focuses on the problem of limited use of technology in Islamic religious education media which was previously used at SMAN 1 Panti. The aim of using Mit App Inventor in the learning media for the Android-based Islamic Religious Education program is to help teachers maximize the use of Mit App Inventor in teaching media and increase student motivation in taking Islamic Education lessons. This research uses any recognized research and development methodology. In this research, the author uses the 4D design paradigm, Define, Design, Develop, and Disseminate. The results of this study use the Aikens V hypothesis for assessing validity, the Moment Kappa hypothesis for assessing practice, and the R.Hake hypothesis (G-Score) for assessing effectiveness. Validity test results with a minimum score of 0.87 indicate the test is valid. Effectiveness testing which is said to be "Very Effective" is valid with a value of 0.83, is said to be "High" and product practicality testing is obtained with a value of 0.90. This research shows that using Mit App Inventor as an Android-based Islamic Religious Education platform is very effective.
Pendampingan Penyusunan Tes Ujian Sekolah di SDN 156 Wonosari
Zahir, Abdul;
Jusrianto, Jusrianto;
Supriadi, Supriadi
Jurnal IPMAS Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54065/ipmas.2.1.2022.108
Kegiatan Pendampingan Penyusunan Tes Ujian Sekolah di SDN 156 Wonosari” dilakukan bertujuan agar guru peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan kemampuan menyusun tes ujian sekolah dengan baik dan mampu melakukan analisis terhadap tes yang sudah disusun tersebut. Kegiatan pelatihan ini dibagi ke dalam empat sesi yaitu sesi persiapan, sesi teori, studi kasus dan sesi pengolahan data. Dalam sesi persiapan, guru diberikan software Anates untuk di-install dalam laptop masing-masing (bagi guru yang membawa laptop). Selanjutnya pemaparan materi tentang evaluasi pembelajaran, penilaian autentik, teori tes, penyusunan tes, analisis tes, dan pengenalan software Anates. Hasil pelaksanaan pengabdian secara umum sudah berjalan dengan baik. Pelatihan diikuti aktif oleh 11 orang guru. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan aspek kognitif dan psikomotorik guru dalam menyusun dan menganalisis tes.
Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD Kabupaten Luwu Timur
Zahir, Abdul;
Nasser, Rahmawati;
Supriadi, Supriadi;
Jusrianto, Jusrianto
Jurnal IPMAS Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54065/ipmas.2.2.2022.228
Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di empat tempat di kabupaten Luwu Timur bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, kepala sekolah, dan pengawas jenjang SD terkait dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Pembagian tempat ini didasarkan kondisi geografis dan jumlah peserta. Berdasarkan keputusan dari K3S SD kabupaten Luwu Timur sebagai Mitra Utama kegiatan ini, maka ditetapkan 4 (empat) tempat kegiatan. Tempat pertama dipusatkan di Gedung Serba Guna Kecamata Wasuponda dengan peserta yang berasal dari kecamatan Wasuponda, Towuti, dan Nuha. Tempat kedua dipusatkan di UPT SDN 220 Cerekang Kecamatan Malili dengan peserta berasal dari Kecamatan Malili dan Angkona. UPT SDN 148 Tawibaru kecamatan Mangkutana dengan peserta berasal dari Kecamatan Mangkutana, Tomoni Timur, dan Kalaena. UPT SDN 122 Dauloloe Kecamatan Wotu dengan peserta berasal dari Kecamatan Wotu, Tomoni, dan Burau. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengalami peningkatan terkait implementasi kurikulum merdeka
Training on the Use of the Independent Teaching Platform for Elementary School Teachers
Erni, Erni;
Supriadi, Supriadi;
Usman, Usman;
Rusti, Rusti
Jurnal IPMAS Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Pustaka Digital Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54065/ipmas.3.2.2023.299
Platform Merdeka Mengajar (PMM) is a form of work technology advancement that makes it easier for internal teachers to teach, learn and be creative. Teachers can get references, inspiration and understanding in implementing the Independent Teaching Curriculum. This morning app is very useful for driving teachers. In fact, there are many teachers who still can't even access the application even though they already have an ID (special teacher ID). The aim of this service is to provide socialization and training on the use of the Merdeka Mengajar Platform as well as providing socialization and understanding of the Pancasila P5 Profile to PSP 3 Elementary School Teachers, Sidrap Regency. The methods of devotion are gaze, face and presentation. The target of the activity is the teachers of the Sidrap Regency Education Service. After the activity, the teachers understood and recognized the benefits of using the Merdeka Mengajar Platform and felt the benefits of the P5 Pancasila knowledge material
Pengenalan Aplikasi Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa di SMA 9 Luwu
Akramunnisa, Akramunnisa;
Supriadi, Supriadi;
Patmaniar, Patmaniar
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54065/ipmas.5.1.2025.549
Permasalahan utama dihadapi SMA Negeri 9 Luwu dalam Pengintegrasian teknologi dalam proses pembelajaran yaitu (1) Kemajuan teknologi belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh siswa dan guru di SMAN 9 Luwu sehingga pemahaman dan keterampilan dalam mengakses platform digital yang mendukung pembelajaran masih kurang, (2) Belum adanya pengenalan teknologi ini di lingkungan sekolah menyebabkan siswa dan guru tidak dapat mengeksplorasi budaya Luwu secara lebih mendalam, dan (3) Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa masih perlu ditingkatkan sehingga hasil belajar siswa dapat maksimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi berbagai kendala dalam pembelajaran di SMAN 9 Luwu melalui penerapan teknologi Augmented Reality (AR). Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SMAN 9 Luwu, dengan sasaran utama sebanyak 35 guru dan siswa kelas XII IPA yang terdiri dari dua kelas. Tiga kegiatan utama yang disepakti bersama mitra yaitu pelatihan akses sumber dan bahan ajar digital, pengenalan aplikasi AR berbasis budaya Luwu, dan penguatan literasi serta numerasi siswa. Pelatihan akses digital berhasil meningkatkan keterampilan guru dan siswa dalam memanfaatkan sumber belajar interaktif. Pengenalan AR memberikan pengalaman belajar budaya lokal yang menarik, pemahaman siswa budaya yang lebih baik. Sementara itu, kegiatan literasi dan numerasi berbasis teknologi meningkatkan skor literasi hingga 20% dan numerasi hingga 15%. Kendala utama berupa keterbatasan perangkat teknologi diatasi melalui strategi berbagi perangkat dan pendampingan intensif. Hasil program menunjukkan bahwa AR dapat menjadi alat pembelajaran inovatif yang relevan dan efektif, terutama untuk memperkenalkan budaya lokal dan meningkatkan motivasi siswa
PENERAPAN BUDAYA ORGANISASI OLEH KECAMATAN BEBESEN TERHADAP KINERJA PEMERINTAHAN KAMPUNG
Supriadi, Supriadi;
Efendi, Muhsin;
Fakhrurraji, Alzikri
Saraq Opat: Jurnal Administrasi Publik Vol 4 No 1 (2022): Januari : Saraq Opat: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Gajah Putih
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (350.363 KB)
|
DOI: 10.55542/saraqopat.v4i1.117
Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Budaya Organisasi yang diterapkan terhadap kinerja Pemerintahan Kampung di kecamatan Bebesen dan menjelaskan Faktor apa saja yang melandasi berjalannya Budaya Organisasi pada kinerja Pemerintahan Kampung di kecamatan Bebesen Adapaun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, studi pustaka dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Budaya Organisasi yang diterapkan terhadap kinerja Pemerintahan Kampung di kecamatan Bebesen: antara lainnya faktor kearifan lokal dan faktor kebijakan penguasa ada yang memperkuatbudaya organisasi dan ada yang justeru melemahkan budaya organisasi terhadap kinerja Pemerintah Kampung. Budaya organisasi yang dianut oleh kecamatan memiliki ciri-ciri sebagai berikut: (1) lemah pada karakter inovasi dan keberanian mengambil resiko (innovation andrisktaking), (2) lemah pada karakter perhatian terhadap detail (attentiontodetail, (3) lemah pada karakter berorientasi kepada hasil (outcome orientation), (4) kuat pada karakter berorientasi kepada manusia (peopleorientation), (5)kuat pada karakter berorientasi tim (teamorientation), (6) lemah pada karakter agresif (aggressiveness), dan (7) kuat pada karakter stabil (stability). Adapun kesimpulan yaitu Tipe budaya organisasi terhadap kinerja pementahan Kampung adalah kombinasi Caring-Apathetic Culture dengan ciri-ciri: (1) penghargaan diberikan terutama berdasarkan permainan politik dan pemanipulasian orang-orang lain. Output berupa pencapaian tupoksi pada masing-masing pegawai telah terlaksana dengan baik, (3)outcomes berupa hasil (4)benefit berupa pelayanan prima yang diberikan kepada masyarakat publik, dan (5) impact berupa terwujudnya visi dan misi organisasi secara optimal. Kata Kunci: Penerapan, Budaya Organisasi, Pemerintah Kampung.
SOCIALIZATION GOOD VIRTUAL COMMUNICATION IN USE OF DIGITAL MEDIA FOR PREVENT VIOLENCE AGAINST WOMEN AND CHILDREN
Safarwati, Meri;
Supriadi, Supriadi;
Haniza, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 1 No. 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/berkarya.v1i03.267
Based on data released by KOMNAS HAM Perempuan, it is stated that : that during the violent covid-19 pandemic to woman show very sharp increase . Likewise with _ based violence _ cyber show significant increase . This show that mass violence good in realm public nor based on cyber is problem to be get attention from various party . Knowledge and understanding about shapes violence especially for women and children good in space public nor based on cyber is very necessary , for avoid happening violence good by direct nor virtually. Team of Lecturers and Students at Sahid University Jakarta in the SAPA forum ( Friends of Women and Children) carries out activity community service _ for Public around Sahid University Jakarta campus , in particular Public around RPTRA ( Public Space Integrated Child Friendly) which is located in Kelurahan Menteng In , District Tebet , South Jakarta. Activity held on January 17 , 2022. Because during the PPKM period, activities implemented online. Purpose activity devotion this is for give knowledge and understanding about shapes violence to women and children . With the knowledge he has expected could prevent happening violence . Activity devotion implemented in shape gift Theory online . who became partner is inhabitant around at a time RPTRA managers in general is people mother . In session first given Theory about shapes violence good by direct nor virtually , session second given given tips good virtual communication and avoid happening violence . Session third be delivered Theory about procedure reporting and complaints if acts of violence occur. After implementation measurement with done pretest and posttest show that activity devotion succeed add knowledge and understanding about shapes violence good in family , in public and violence cyber. This thing showed with there is difference Among score results posttest with results score pretest , score more posttest big compared with score results prestest .
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT : KESETARAAN GENDER
Kurniawati, Wa Ode Intan;
Yakub, L.M. Yakdatamare;
Yusuf, Niken Yulian;
Muhram, La Ode;
Supriadi, Supriadi;
Munawir, La Ode;
Ismail, La Ode;
Midani, Midani;
Muthalib, Dzulfikri Azis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 2 No. 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/berkarya.v2i05.584
Kondisi sekarang banyak isu sosial yang terbengkalai karena kondisi yang memaksa. Salah satunya adalah kesetaraan gender. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berjudul Kesetaraan Gender. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah mahasiswa paralegal dari Fakultas Syariah Institut Agama Islam Kendari (IAIN) melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan paralegal yang diselenggarakan bersama Komite Advokasi dan Studi Hukum (Kasasi) Sultra. Tujuannya adalah: 1) meningkatkan pemahaman terkait kesetaraan gender dalam melaksanakan peran gendernya dan dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari. 2) mendorong para perempuan untuk melakukan hal-hal positif. 3) membantu mengatasi tantangan yang dihadapi perempuan karena peran gendernya, seperti kekerasan dan diskriminasi. 4) membangun jaringan dan kolaborasi antara tim pengabdian. Metodenya adalah Melaksanakan Dialog terkait kesetaraan gender untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap mahasiswa dalam isu-isu yang relevan dengan kesetaraan gender. Hasil Pengabdian Menunjukan bahwa Kemampuan mengidentifikasi dan memahami kasus kekerasan kepada perempuan berbasis gender ini menjadi kebutuhan yang penting. maka, diperlukan adanya pelatihan dan pemberdayaan kepada sukarelawan supaya memiliki pengetahuan, pemahaman tentang kekerasan perempuan berbasis gender dan selanjutnya mampu mengidentifikasi dan membedakan kasus kekerasan kepada perempuan secara umum dan kasus kekerasan kepada perempuan yang khusus berlatar belakang persoalan gender. Dari diskusi yang dilakukan disimpulkan beberapa hal yang penting dan bisa menjadi pijakan dalam langkah ke depan yaitu : kekerasan perempuan sangat erat kaitannya dengan relasi gender yang tidak adil, ketidak adilan relasi gender adalah hasil dari konstruksi norma sejak kecil, menciptakan kesetaraan relasi gender menjadi tidak mudah ketika berhadapan dengan norma, yang bisa dilakukan adalah dengan tetap menerima norma yang ada dengan batasan norma tersebut tidak menghalangi kesempatan keberdayaan perempuan sehingga perempuan memiliki posisi tawar dan tidak tergantung pada laki-laki, sehingga menghindarkan pada potensi tindakan kekerasan terhadap Perempuan
PENERAPAN KEBIJAKAN KONSERVASI PELESTARIAN HEWAN PETERNAKAN TERHADAP KESEHATAN HEWAN DAN PAKAN DI KABUPATEN KONAWE SELATAN
Muhram, La Ode;
Dewi, Ayu Lestari;
Yusuf, Niken Yulian;
Kurniati, Wa ode intan;
Yusuf, M.;
Supriadi, Supriadi;
Muthalib, Dzulfikri Azis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 2 No. 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/berkarya.v2i05.790
Industri dalam bidang pengolahan produk pangan yang berasal dari hewan, yang tumbuh dan berkembang pada masa ini, membuat banyak berbagai jenis produk pangan yang berasal dari hewan yang beredar di masyarakat. Produk pangan yang berasal dari hewan atau biasa disebut produk pangan asal hewan, merupakan bagian dari produk hewan untuk kebutuhan konsumsi manusia. Produk pangan yang berasal dari hewan tersebut, diproduksi dan/atau dimasukkan ke wilayah Indonesia untuk diedarkan, banyak yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh Undang-Undang. Produk pangan yang berasal dari hewan, yang tidak sesuai dengan syarat yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan, adalah yang diproduksi dan/atau dimasukkan ke wialayah Indonesia untuk diedarkan, tidak disertai dengan sertifikat veteriner dan sertifikat halal. Perbuatan pelaku usaha produk pangan yang berasal dari hewan tersebut, dapat merugikan konsumen dan bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Berdasarkan latar belakang diatas, sehingga penulis mengangkat permasalahan menjadi sebuah karya ilmiah dalam bentuk skripsi dengan judul “Perlidungan Hukum Bagi Konsumen Terhadap Produk Pangan yang Berasal dari Hewan, yang tidak Disertai Sertifikat Veteriner dan Sertifikat Halal