Articles
Sosialisasi Wabah Pmk (Penyakit Mulut Dan Kuku) Pada Ternak Di Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng
adelia, adelia;
Azis, Abdul
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 3, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70124/abditechno.v3i2.995
Sehubungan dengan merebaknya wabah PMK pada hewan ternak berkuku genap di Indonesia, masyarakat diharuskan mengetahui gejala, cara penyebaran dan penanganannya guna menekan penyebaran. Berdasarkan masalah bahwa sebagian besar masyarakat Campaga belum mengetahui informasi mengenai PMK. Maka terciptalah gagasan sosialisasi wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan ternak di Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Tujuan dari program kerja ini adalah untuk memberikan edukasi kepada peternak dan masyarakat mengenai peta sebaran, gejala, cara penularan dan pengendalian wabah PMK pada ternak. Adapun manfaatnya adalah peternak maupun masyarakat yang hadir dapat teredukasi mengenai gejala, cara penyebaran dan penanganan ternak yang terjangkit PMK maupun ternak sehat sehingga dapat menekan penyebaran wabah PMK di Indonesia. Waktu pelaksanaan program kerja yakni hari kamis, 04 agustus 2022 di Kantor Kelurahan Campaga. Proses pelaksanaan sosialisasi dimulai dengan pemaparan materi dan pemutaran video terkait PMK. Khalayak sasaran sosialisasi adalah peternak dan masyakat Campaga dengan metode evaluasi berupa antusias khalayak pada sesi diskusi. Berdasarkan observasi yang diperoleh mulai dari persiapan hingga selesainya sosialisasi dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar serta masyarakat di Kelurahan Campaga yang hadir di kegiatan sosialisasi telah teredukasi mengenai gejala, cara penularan dan pengendalian wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada ternak.
Edukasi Pemanfaatan Rebung Dan Buah Maja Sebagai Bahan Dasar Mol (Mikroorganisme Lokal) Di Kel. Campaga, Kec. Tompobulu, Kab. Bantaeng
Intan, Nur;
Azis, Abdul
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 4, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70124/abditechno.v4i1.1044
Kabupaten Bantaeng terdapat salah satu Kelurahan yaitu Kelurahan Campaga yang terletak di Kecamatan Tompobulu. Masyarakat Campaga umumnya bermata pencaharian sebagai petani. Umumnya masyavakat tani menggunakan pupuk kimia untuk tanaman di lahan pertanian. Dari permasalah penggunaan pupuk kimia tersebut, terciptalah program kerja dengan memanfaatkan limbah sekitar atau menggunakan rebung dan buah maja sebagai bahan dasar untuk pembuatan pupuk organik cair (MOL). Tujuan dari program kerja ini adalah memberi edukasi kepada masyarakat tentang MOL dan cara pembuatan MOL dengan memanfaatkan limbah sekitar seperti rebung dan buah maja. Adapun manfaat dari program kerja ini adalah Kelompok tani yang hadir dapat mendapat pengetahuan mengenai MOL dan cara pembuatan MOL dengan memanfaatkan limbah sekitar seperti rebung dan buah maja yang mudah didapatkan di lingkungan sekitar. Waktu pelaksanaan progaram kerja ini adalah hari kamis, pada tanggal 21 Juli 2022 di Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Proses pelaksanaan sosialisasi dimulai dengan pemaparan materi tentang pengertian MOL, dampak pupuk kimia, manfaat MOL, dan juga bahan dasar yang bisa digunakan dalam pembuatan MOL yang salah satunya adalah menggunang rebung dan buah maja. khalayak sasaran sosialisasi MOL adalah kelompok tani dan masyakat Campaga. Program kerja ini melalui dua tahap yaitu pemaparan materi kemudian praktik bagaimana cara pembuatan MOL dari rebung dan buah maja. Hasil dari program kerja ini adalah produk MOL yang akan diaplikasikan pada lahan pertanian masyarakat di kelurahan Campaga.
Sosialisasi Dan Edukasi Kompos Dan Mol Organik Pada Kelompok Tani Di Kelurahan Campaga
azis, abdul;
Hasyim, Muhammad
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 4, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70124/abditechno.v4i1.1073
Sektor pertanian masih menjadi salah satu sektor yang diandalkan oleh warga di Kelurahan Campaga, salah satu komoditi tanaman di Kelurahan Campaga ialah cengkeh. Akan tetapi, pertanaman cengkeh yang ada di wilayah Kelurahan Campaga sudah tidak berbuah dan berbunga selama selama 2 tahun terakhir, diduga hal ini dikarenakan faktor kualitas tanah. Kualitas tanah menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan, pembungaan, maupun produktivitas pada tanaman cengkeh. Permasalahan ini tentunya perlu diperhatikan dengan serius dan perlu diberikan solusi untuk mengatasinya, maka pemberian pupuk organik menjadi solusi yang tepat untuk permasalahan ini. Pentingnya pemberian pupuk organik dapat meningkatkan kualitas tanah serta mengurangi residu kimia. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pembuatan kompos dan mol dengan sasaran khsusus ialah kelompok tani di kelurahan Campaga. hasil dari wawancara diketahui bahwa sebagian peserta telah memahami materi sosialiasi dan antusias terhadap hasil produk yang dihasilkan. Setelah kegiatan sosialisasi dan edukasi, masyarakat diharapkan telah memahami materi dengan baik
Edukasi Mengenai Khasiat Dan Cara Pengelolaan Tanaman Herbal Di Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng
Zakiah Derajat Sam, Noer;
Azis, Abdul
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 3, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70124/abditechno.v3i2.1077
Mayoritas masyarakat Kelurahan Campaga bermata pencaharian sebagai petani ladang dengan memanfaatkan lahan hutan yang telah dibuka untuk membuat ladang ataupun sawah. Sebagai desa wisata, petani di Kelurahan Campaga juga menanam berbagai jenis tanaman bunga. Beberapa tanaman yaitu pepohonan cengkeh, kopi, coklat dan lainnya ditanami oleh warga-warga di Kelurahan Campaga. Salah satu metode yang dapat dilakukan oleh masyarakat desa untuk mengisi lahan/pekarangan yang kosong dengan cara memfungsikannya sebagai apotek hidup dengan koleksi berbagai jenis tanaman obat yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga untuk pengobatan berbagai penyakit. sekaligus fungsi penghijauan bagi lingkungan sekitarnya. Problematika lain yang dijumpai adalah pemanfaatan tanaman obat oleh masyarakat yang dirasa belum optimal dan masih sebatas pengalaman empiris tanpa disertai informasi ilmiah terkait khasiat, keamanan, dan pemanfaatan tanaman obat yang baik. Tujuan dari program kerja ini berupa penyebaran informasi melalui media cetak (brosur) mengenai khasiat serta cara pengelolaan tanaman herbal di Kelurahan Campaga, Kecematan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Manfaat dari program kerja yang dilaksanakan adalah dapat meningkatkan keterampilan, pengetahuan serta sikap masyarakat dalam menggunakan tanaman obat secara tepat dan rasional. Waktu pelaksanaan dilakukan pada tanggal 28 Juli hingga 2 Agustus. Proses pelaksanan dimulai dengan penyebaran media cetak berupa brosur kepada warga setempat. Program kerja ini dilakukan dalam dua tahap yaitu persiapan dan penyebaran brosur. Hasil dari program kerja ini ialah brosur yang berisi tentang edukasi tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan oleh warga Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.
Sosialisasi Penggunaan Lampu Perangkap (Light Trap) Dalam Pengendalian Hama Pada Pertanaman Padi Di Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng
Yeremia Patasik, William;
Azis, Abdul
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 4, Nomor 2, Juli 2024
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70124/abditechno.v4i2.1347
Padi (Oryza sativa L.) telah lama menjadi makanan pokok dan tentunya menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Seiring berjalannya hal ini, tentunya produktivitas padi menjadi perhatian bagi kalangan petani dan demi tercapainya swasembada pangan. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan produktivitas padi yang tentunya stabil dan tidak terjadi naik turunnya produktivitas. Salah satu faktor yang dapat menurunkan produktivitas pertanaman padi tentunya serangan hama-hama pada pertanaman padi. petani yang ada di Kelurahan Campaga mengatakan bahwa terdapat beberapa hama seperti Hama Putih Palsu (Cnaphalocrocis medinalis) yang biasa disingkat dengan HPP, Penggerek Batang Padi Putih (Scirpophaga innotata), Penggerek Batang Padi Kuning (Sciporphaga incertulas), dan beberapa hama alternatif padi lainnya. Adanya kasus serangan hama pada Kelurahan Campaga perlu dipertimbangkan dengan seksama, maka dari itu dibutuhkan lampu perangkap sebagai metode untuk mencegah dan mengatasi serangan hama. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan melakukan sosialisasi mengenai penggunaan lampu perangkap (light trap) dengan sasaran khusus kelompok tani di Kelurahan Campaga.
Sosialisasi Pentingnya Fermentasi Biji Kakao Dalam Rangka Meningkatkan Mutu Biji Kakao Sesuai SNI 2323:2008 Melalui Media Cetak (Brosur) Di Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng
Nurwahida, Nurwahida;
Azis, Abdul
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 4, Nomor 2, Juli 2024
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70124/abditechno.v4i2.1348
Program kerja ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat kelurahan Campaga tentang pentingnya fermentasi dan metode dalam fermentasi biji kakao dalam meningkatkan kualitas dan mutu biji kakao yang sesuai dengan SNI 2323:2008. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan beberapa metode yaitu observasi awal, identifikasi masalah, dan pelaksanaan program kerja. Kegiatan ini dilaksanakan dalam kurun waktu 4 hari yang mencakup 2 rangkaian kegiatan yaitu persiapan dan pelaksanaan. Persiapan kegiatan mencakup persiapan materi sosialisasi dan pembuatan/pendesainan brosur yang dilaksanakan pada tanggal 26-27 Juli 2022. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan pada tanggal 28-29 Juli 2022 yang dilakukan dengan cara melakukan sosialisasi ke rumah-rumah warga di Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Hasil dari pelaksanaan program kerja “Sosialisasi fermentasi biji kakao dalam meningkatkan kualitas dan mutu biji kakao yang sesuai dengan SNI 2323:2008 melalui media cetak (brosur) di Kelurahan Campaga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng”, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program kerja berjalan dengan baik dengan melihat antusias dan partisipasi masyarakat serta dengan adanya umpan balik masyarakat terkait informasi yang diberikan selama kegiatan ini berlangsung.
Penerapan Mesin Pemotong Padi (Power rice cutter) pada Kelompok Tani Padi Di Kelurahan Banyorang Kabupaten Bantaeng
Salim, Iqbal;
Rizal, Muhammad;
Azis, Abdul;
Achmad, Mahmud;
Gemala Hardinasinta;
Husnul Mubarak;
Mursalim;
Junaedi Muhidong;
Salengke;
Ahmad Munir;
Sitti Nur Faridah;
Abdul Waris;
Daniel Useng;
Suhardi;
Diyah Yumeina;
Olly Sanny Hutabarat;
Haerani;
Muhammad Tahir Sapsal;
Intan Febriana;
Hartono;
Anugrah Feri Hermanto;
Dedianto Pasomba
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 4, Nomor 2, Juli 2024
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70124/abditechno.v4i2.1361
Pemotongan padi saat panen secara manual dengan sabit menyebab tingkat kehilangan mendekati 5%. Sekitar 1000 ha persawahan yang ada di kecamatan Tompobulu berada pada ketinggian 500 meter dari permukaan laut (mdpl) dengan petakan-petakan kecil (<0,15 ha) dan berpola sawah terassering. Masalah utama yang dihadapi petani di kecamatan Tompobulu kabupaten Bantaeng dalam penanganan panen padi adalah tingginya susut (losses) baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Permasalahan tersebut berakibat adanya kecenderungan tidak memberikan insentif kepada petani untuk memperbaiki tingkat pendapatannya. Padi atau gabah yang kadar airnya tinggi mempunyai sifat mudah rusak dan akan mengalami susut pada saat penanganan panen. Menurut BPS (2021) angka produksi gabah sebesar 75 juta ton GKG (Gabah Kering Giling) sesungguhnya dapat lebih tinggi lagi apabila dilakukan penanganan yang baik pada saat panen (2). Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS, 2021) menunjukkan bahwa susut hasil panen padi di Indonesia saat ini masih cukup tinggi, yaitu 9,5% yang terjadi pada saat panen dan 4,8% saat perontokan (2). Penanganan panen yang baik dan tepat dapat menekan susut dan menghasilkan kualitas gabah/beras yang tinggi sehingga dapat meningkatkan harga jual gabah/beras petani. Teknologi penekanan kehilangan hasil yang dipilih untuk diterapkan harus teknologi yang sesuai dengan spesifik lokasi. Secara umum metode atau teknologi untuk menekan kehilangan hasil panen dapat ditempuh dengan sistem panen beregu, yang dilengkapi dengan unit alat pemotong dan perontok dengan penerapan proses yang baik. Pada daerah dengan pemilikan lahan sempit, penerapan teknologi yang dapat dilakukan yaitu dengan cara pengembangan sistem panen yang dilengkapi dengan mesin pemotong padi (power rice cutter) dan perontok padi atau Power Thresher.
Pengaruh Media Komik Online Terhadap Hasil Belajar PPKn Peserta Didik Kelas III UPT SPF SDN Minasa Upa
Syarif, Mukhlisa;
Azis, Abdul;
Rismawati, Rismawati
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 12, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/civicus.v12i1.22879
permasalahan dalam penelitian ini yaitu media yang digunakan guru masih terbatas dan mereka hanya menggunakan media gambar yang berada pada buku sumber pegangan peserta didik, hal ini terjadi karena guru belum dapat membuat media yang inovatif untuk memfasilitasi pembelajaran PPKn. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media komik online terhadap hasil belajar PPKn peserta didik kelas III UPT SPF SDN Minasa Upa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian adalah penelitian true eksperimental. Populasi dalam ini yaitu seluruh peserta didik di UPT SPF SDN Minasa Upa tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 471 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 peserta didik, yang terdiri dari 25 kelas IIIB sebagai kelas eksperimen dan 25 kelas IIIC sebagai kelas kontrol. Instrument dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes, dan lembar angket respon peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik pada kelompok eksperimen dengan menggunakan media komik online didapatkan pada pretest nilai rata-rata sebesar 55,2 sedangkan pada posttest nilai rata-rata sebesar 82,6 dan nilai KKM tuntas pada pretest yaitu 5 peserta didik dengan persentase 20% sedangkan nilai KKM tuntas yaitu frekuensi 25 peserta didik dengan persentase 100% peserta didik kelas III UPT SPF SDN Minasa Upa. Perolehan tersebut diperkuat berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji- T menunjukkan syarat hasil t hitung > t tabel yaitu 3,338 > 2,016 dengan hasil hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Media komik online berpengaruh terhadap hasil belajar PPKn pada peserta didik kelas III UPT SPF SDN Minasa Upa.
Analisis Variasi Suhu Terhadap Variasi Cahaya Pada Rancang Bangun Solar Test Simulator Menggunakan Peltier
., Cholish;
Rusdi, Muhammad;
Rahmawaty, Rahmawaty;
Pulungan, M Anhar;
Azis, Abdul;
abdullah, abdullah;
Irawan, Shahril;
Othman, Zulkifli
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 7, No 1: Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMSU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/rmme.v7i1.17038
The implementation of the Solar Panel Test Simulator design is carried out for testing in accordance with environmental temperature conditions. The difficulty of carrying out tests in actual conditions is the background for designing this tool. The intensity of heat from sunlight and also the variable ambient temperature influence the voltage released by solar panels. To obtain a solar panel voltage measurement data sheet like the situation above, it is necessary to design a simulation tool that is capable of being a reference to the actual situation. Peltier is useful for controlling temperature variations ranging from normal temperatures to below normal temperatures. Peltier is able to maintain temperature conditions until it is stable at 32 degrees Celsius by receiving light intensity. For light variations, researchers use halogen lamps which will function as heat providers. Solar light is capable of providing lighting intensity ranging from 0 - 100%. However, in this test we only use 3 conditions, namely light intensity of 30%, 60% and 100%. This test also aims to determine the effect of the voltage produced by solar panels on changes in light and also to determine the effect of the voltage produced by solar panels on changes in temperature and to determine the effect of changes in temperature on changes in light intensity. This tool is expected to be able to provide test results that can be used as a reference in measuring solar panels in real conditions.
Analisis Pengaturan Jarak Cahaya Lampu Halogen Pada Rancang Bangun Solar Test Simulator
., Cholish;
Faza, Sharfina;
Hajar, Ibnu;
., zumhari;
Azis, Abdul;
., abdullah
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 6, No 2: September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMSU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/rmme.v6i2.16899
This study focuses on the use of halogen lamps in the design of a Solar Test Simulator to simulate sunlight conditions in testing solar panels. Halogen lamps are chosen as the light source due to their ability to approximate the solar spectrum, enabling testing of solar cells in a controlled laboratory environment. However, precise adjustment of halogen lamp light is crucial to ensure the accuracy and consistency of test results. The design of the Solar Test Simulator for Solar Panels involves configuring the placement of solar panels so that the designed tool can provide simulation based on actual solar panel measurements. The performance of solar panels is displayed through a monitor placed in the design, providing comprehensive information about the solar panels. Limitations in the placement of solar panels do not provide reference regarding measurement conditions based on the angle of incoming sunlight. Therefore, further design is needed concerning the positioning of solar panels during measurements. The development in this tool's design includes adjustments to the height of the halogen lamp from the solar panel, specifically at heights of 0.328m, 0.366m, and 0.405m.