Articles
Inspirational Principal: Building A Culture of Organization and Spiritual Communication
Suryahim, Iim;
Mabruroh, Mabruroh;
Supriadi, Supriadi
JURNAL AL-TANZIM Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33650/al-tanzim.v7i4.6135
Organizational culture is understood as a shared perception adopted by members of an organization, namely a system of shared meaning. A developing organizational culture is critical to support their growth and development in early childhood education. This research aims to understand the role of inspirational school principals in shaping organizational culture and spiritual communication among students. The research was conducted at an early childhood education institution, RA Al-Azhar Pandean Paiton Probolinggo. The research design used was qualitative, with steps involving observation, requesting permission, collecting data from schools, and interviews. The primary data source is field research through interviews with school principals and teachers. Meanwhile, secondary data comes from literature relevant to the identified problems. Data collection methods include interviews, observation, and documentation. The research results show inspirational school principals are essential in shaping organizational culture and spiritual communication. This is achieved through several steps, such as forming teamwork, routine spiritual activities, environmental participation, and program evaluation. Implementing this program implies that an organizational culture that is instilled from an early age can shape the character of students into good individuals with spiritual nuances.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN UNTUK MAHASISWA TUNANETRA MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DENGAN AUDIO DI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR
Erniati, Erniati;
Supriadi, Supriadi;
Jumriati, Jumriati;
Syukriady, Dwi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24943
Pengembangan Pembelajaran untuk Mahasiswa Tunanetra Melalui Model Project Based Learning (PjBL) dengan Audio di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Makassar Selama ini orang berkebutuhan khusus (difable) atau orang yang menyandang ketunaan (impairment) cenderung diperlakukan masyarakat sebagai “objek” perlindungan, perlakuan, dan bantuan daripada sebagai subjek pemegang hak. Perlakuan seperti ini mengakibatkan para penyandang ketunaan dipisahkan dari masyarakat umum dan disediakan tempat dan fasilitas tersendiri. Dalam bidang pendidikan, pemikiran seperti ini melahirkan praktek pendidikan segregasi yang memisahkan penyandang ketunaan dari orang pada umumnya. Mereka ditempatkan di sekolah-sekolah khusus yang dikenal dengan istilah sekolah luar biasa (SLB) dan tidak diperbolehkan belajar di sekolah biasa/reguler. Akibatnya, mereka cenderung diperlakukan sebagai orang asing di dalam masyarakatnya sendiri. Praktek pendidikan seperti ini menimbulkan diskriminasi terhadap para penyandang ketunaan khususnya tunanetra. Tujuan dalam gagasan ini adalah program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar dapat: 1) Memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa tunanetra; 2) Meningkatkan mutu layanan pembelajaran untuk mahasiswa tunanetra; 3) Meningkatkan akses, partisipasi, dan kemandirian mahasiswa tunanetra menjalankan perannya di masyarakat; 4) Berkolaborasi bersama Unit Layanan Disabilitas (ULD) Universitas Islam Makassar mengelola pendidikan bagi mahasiswa tunanetra Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode workshop. Workshop tersebut pada dasarnya dilakukan dengan pendekatan partisipatif karena melibatkan partisipasi dosen dan mahasiswa. Lokasi dalam kegiatan ini adalah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar. Subjek dalam kegiatan ini adalah dosen dan mahasiswa tunanetra Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar. Waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah 3 (tiga) bulan Juli sampai Oktober tahun 2023 atau pada semester ganjil pada tahun ajaran 2023-2024. Hasil yang diperoleh dari kegiatan workshop tersebut, yaitu: 1) Telah mengembangkan RPS model Project Based Learning (PjBL) berbasis audio bagi para mahasiswa disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra; 2) Telah mengembangkan materi ajar berbasis audio bagi para mahasiswa disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra; 3) Telah mengembangkan media pembelajaran berbasis audio untuk para mahasiswa disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra; 4) Telah mengembangkan evaluasi pembelajaran berbasis audio bagi para mahasiswa disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra, dan 5) Telah mengembangkan pelaporan hasil evaluasi pembelajaran berbasis audio bagi para mahasiswa disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra
PEMBUATAN SLIDE EVALUASI PEMBELAJARAN MULTIPE CHOICE MENGGUNAKAN MICROSOFT POWER POINT BERBANTUAN VBA (VISUAL BASIC APPLICATION) DI SMA NEGERI 1 JUNJUNG SIRIH
Putri, Paramitha Diana;
Supriadi, Supriadi;
Khairuddin, Khairuddin;
Efriyanti, Liza
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25745
Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan menghasilkan media Slide Evaluasi Pembelajaran Multipe Choice, praktis dan efektif agar dapat diterapkan sebagai media Slide Evaluasi Pembelajaran Multipe Choice pada mata pelajaran fisika kelas X. Penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE, yaitu Analisys, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Junjung Sirih tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 35 siswa. Jenis data pada penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen penelitian yang dipakai adalah angket validasi, lembar uji praktikalitas dan lembar uji efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan media Slide Evaluasi Pembelajaran Multipe Choice sebesar 0,7 dengan kategori valid. Kepraktisan media Slide Evaluasi Pembelajaran Multipe Choice dari lembar uji praktikalitas sebesar 0,824 dengan kategori sangat tinggi dan lembar uji efektivitas sebesar 0,739241 dengan kategori efektivitas tinggi.
Optimal Control of a Mathematical Model for Monkeypox Transmission in Indonesia Using the Pontryagin Maximum Principle
Musfira, Musfira;
Side, Syafruddin;
Abdy, Muhammad;
Ridho, Andi Muhammad;
Supriadi, Supriadi
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/sainsmat142763342025
Abstract: The re-emergence of Monkeypox poses significant public health challenges in Indonesia. This disease continues to spread due to its zoonotic nature and the high frequency of human-animal interactions. This study aims to model the transmission dynamics of Monkeypox using the SIQR (Susceptible, Infectious, Quarantined, Recovered) framework and apply optimal control strategies through the Pantryagin Maximum Principle (PMP). Data from the Indonesian Ministry of Health were utilised for model parameterisation, with numerical simulations conducted using the fourth-order Runge-Kutta method. Control strategies included quarantine, tecovirimat, and public education. The simulation results revealed that implementing optimal control reduced the infected population by up to 75% within the first 10 months compared to scenarios without control. The basic reproduction number () was successfully reduced from 2.5 to below 1, indicating that the outbreak was controlled. Additionally, the recovery rate increased by 30%, with the susceptible population achieving a disease-free equilibrium by the eighth month. These findings highlight that mathematically-driven interventions can provide effective solutions for managing infectious diseases. It is recommended that these strategies be integrated into public health policies to optimise resource allocation. Further research is necessary to evaluate the scalability of this approach for other zoonotic diseases.
Design of Android-Based PAI Learning Media Using Mit App Inventor in Class X SMAN 1 Pasaman Regency
Efprianti, Nera;
Supriadi, Supriadi;
Zakir, Supratman;
Efriyanti, Liza
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/ce.v5i2.2052
This research focuses on the problem of limited use of technology in Islamic religious education media which was previously used at SMAN 1 Panti. The aim of using Mit App Inventor in the learning media for the Android-based Islamic Religious Education program is to help teachers maximize the use of Mit App Inventor in teaching media and increase student motivation in taking Islamic Education lessons. This research uses any recognized research and development methodology. In this research, the author uses the 4D design paradigm, Define, Design, Develop, and Disseminate. The results of this study use the Aikens V hypothesis for assessing validity, the Moment Kappa hypothesis for assessing practice, and the R.Hake hypothesis (G-Score) for assessing effectiveness. Validity test results with a minimum score of 0.87 indicate the test is valid. Effectiveness testing which is said to be "Very Effective" is valid with a value of 0.83, is said to be "High" and product practicality testing is obtained with a value of 0.90. This research shows that using Mit App Inventor as an Android-based Islamic Religious Education platform is very effective.
Pendampingan Penyusunan Tes Ujian Sekolah di SDN 156 Wonosari
Zahir, Abdul;
Jusrianto, Jusrianto;
Supriadi, Supriadi
Jurnal IPMAS Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54065/ipmas.2.1.2022.108
Kegiatan Pendampingan Penyusunan Tes Ujian Sekolah di SDN 156 Wonosari” dilakukan bertujuan agar guru peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan kemampuan menyusun tes ujian sekolah dengan baik dan mampu melakukan analisis terhadap tes yang sudah disusun tersebut. Kegiatan pelatihan ini dibagi ke dalam empat sesi yaitu sesi persiapan, sesi teori, studi kasus dan sesi pengolahan data. Dalam sesi persiapan, guru diberikan software Anates untuk di-install dalam laptop masing-masing (bagi guru yang membawa laptop). Selanjutnya pemaparan materi tentang evaluasi pembelajaran, penilaian autentik, teori tes, penyusunan tes, analisis tes, dan pengenalan software Anates. Hasil pelaksanaan pengabdian secara umum sudah berjalan dengan baik. Pelatihan diikuti aktif oleh 11 orang guru. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan aspek kognitif dan psikomotorik guru dalam menyusun dan menganalisis tes.
Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD Kabupaten Luwu Timur
Zahir, Abdul;
Nasser, Rahmawati;
Supriadi, Supriadi;
Jusrianto, Jusrianto
Jurnal IPMAS Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54065/ipmas.2.2.2022.228
Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di empat tempat di kabupaten Luwu Timur bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, kepala sekolah, dan pengawas jenjang SD terkait dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Pembagian tempat ini didasarkan kondisi geografis dan jumlah peserta. Berdasarkan keputusan dari K3S SD kabupaten Luwu Timur sebagai Mitra Utama kegiatan ini, maka ditetapkan 4 (empat) tempat kegiatan. Tempat pertama dipusatkan di Gedung Serba Guna Kecamata Wasuponda dengan peserta yang berasal dari kecamatan Wasuponda, Towuti, dan Nuha. Tempat kedua dipusatkan di UPT SDN 220 Cerekang Kecamatan Malili dengan peserta berasal dari Kecamatan Malili dan Angkona. UPT SDN 148 Tawibaru kecamatan Mangkutana dengan peserta berasal dari Kecamatan Mangkutana, Tomoni Timur, dan Kalaena. UPT SDN 122 Dauloloe Kecamatan Wotu dengan peserta berasal dari Kecamatan Wotu, Tomoni, dan Burau. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengalami peningkatan terkait implementasi kurikulum merdeka
Training on the Use of the Independent Teaching Platform for Elementary School Teachers
Erni, Erni;
Supriadi, Supriadi;
Usman, Usman;
Rusti, Rusti
Jurnal IPMAS Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Pustaka Digital Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54065/ipmas.3.2.2023.299
Platform Merdeka Mengajar (PMM) is a form of work technology advancement that makes it easier for internal teachers to teach, learn and be creative. Teachers can get references, inspiration and understanding in implementing the Independent Teaching Curriculum. This morning app is very useful for driving teachers. In fact, there are many teachers who still can't even access the application even though they already have an ID (special teacher ID). The aim of this service is to provide socialization and training on the use of the Merdeka Mengajar Platform as well as providing socialization and understanding of the Pancasila P5 Profile to PSP 3 Elementary School Teachers, Sidrap Regency. The methods of devotion are gaze, face and presentation. The target of the activity is the teachers of the Sidrap Regency Education Service. After the activity, the teachers understood and recognized the benefits of using the Merdeka Mengajar Platform and felt the benefits of the P5 Pancasila knowledge material
Pengenalan Aplikasi Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa di SMA 9 Luwu
Akramunnisa, Akramunnisa;
Supriadi, Supriadi;
Patmaniar, Patmaniar
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54065/ipmas.5.1.2025.549
Permasalahan utama dihadapi SMA Negeri 9 Luwu dalam Pengintegrasian teknologi dalam proses pembelajaran yaitu (1) Kemajuan teknologi belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh siswa dan guru di SMAN 9 Luwu sehingga pemahaman dan keterampilan dalam mengakses platform digital yang mendukung pembelajaran masih kurang, (2) Belum adanya pengenalan teknologi ini di lingkungan sekolah menyebabkan siswa dan guru tidak dapat mengeksplorasi budaya Luwu secara lebih mendalam, dan (3) Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa masih perlu ditingkatkan sehingga hasil belajar siswa dapat maksimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi berbagai kendala dalam pembelajaran di SMAN 9 Luwu melalui penerapan teknologi Augmented Reality (AR). Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SMAN 9 Luwu, dengan sasaran utama sebanyak 35 guru dan siswa kelas XII IPA yang terdiri dari dua kelas. Tiga kegiatan utama yang disepakti bersama mitra yaitu pelatihan akses sumber dan bahan ajar digital, pengenalan aplikasi AR berbasis budaya Luwu, dan penguatan literasi serta numerasi siswa. Pelatihan akses digital berhasil meningkatkan keterampilan guru dan siswa dalam memanfaatkan sumber belajar interaktif. Pengenalan AR memberikan pengalaman belajar budaya lokal yang menarik, pemahaman siswa budaya yang lebih baik. Sementara itu, kegiatan literasi dan numerasi berbasis teknologi meningkatkan skor literasi hingga 20% dan numerasi hingga 15%. Kendala utama berupa keterbatasan perangkat teknologi diatasi melalui strategi berbagi perangkat dan pendampingan intensif. Hasil program menunjukkan bahwa AR dapat menjadi alat pembelajaran inovatif yang relevan dan efektif, terutama untuk memperkenalkan budaya lokal dan meningkatkan motivasi siswa
PENERAPAN BUDAYA ORGANISASI OLEH KECAMATAN BEBESEN TERHADAP KINERJA PEMERINTAHAN KAMPUNG
Supriadi, Supriadi;
Efendi, Muhsin;
Fakhrurraji, Alzikri
Saraq Opat: Jurnal Administrasi Publik Vol 4 No 1 (2022): Januari : Saraq Opat: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Gajah Putih
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (350.363 KB)
|
DOI: 10.55542/saraqopat.v4i1.117
Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Budaya Organisasi yang diterapkan terhadap kinerja Pemerintahan Kampung di kecamatan Bebesen dan menjelaskan Faktor apa saja yang melandasi berjalannya Budaya Organisasi pada kinerja Pemerintahan Kampung di kecamatan Bebesen Adapaun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, studi pustaka dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Budaya Organisasi yang diterapkan terhadap kinerja Pemerintahan Kampung di kecamatan Bebesen: antara lainnya faktor kearifan lokal dan faktor kebijakan penguasa ada yang memperkuatbudaya organisasi dan ada yang justeru melemahkan budaya organisasi terhadap kinerja Pemerintah Kampung. Budaya organisasi yang dianut oleh kecamatan memiliki ciri-ciri sebagai berikut: (1) lemah pada karakter inovasi dan keberanian mengambil resiko (innovation andrisktaking), (2) lemah pada karakter perhatian terhadap detail (attentiontodetail, (3) lemah pada karakter berorientasi kepada hasil (outcome orientation), (4) kuat pada karakter berorientasi kepada manusia (peopleorientation), (5)kuat pada karakter berorientasi tim (teamorientation), (6) lemah pada karakter agresif (aggressiveness), dan (7) kuat pada karakter stabil (stability). Adapun kesimpulan yaitu Tipe budaya organisasi terhadap kinerja pementahan Kampung adalah kombinasi Caring-Apathetic Culture dengan ciri-ciri: (1) penghargaan diberikan terutama berdasarkan permainan politik dan pemanipulasian orang-orang lain. Output berupa pencapaian tupoksi pada masing-masing pegawai telah terlaksana dengan baik, (3)outcomes berupa hasil (4)benefit berupa pelayanan prima yang diberikan kepada masyarakat publik, dan (5) impact berupa terwujudnya visi dan misi organisasi secara optimal. Kata Kunci: Penerapan, Budaya Organisasi, Pemerintah Kampung.