Articles
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN DAYA INGAT ANAK KELOMPOK B
AISYAH, AISYAH
incrementapedia Vol 3 No 01 (2021): Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/incrementapedia.vol3.no01.a3848
Puzzle is a game that is played with the aim of arranging images, images are randomized beforehand. So people who play it try to arrange it in the frame by connecting pieces or pieces of small images so that they become whole images. Puzzle games given to young children are expected to benefit the children's memory abilities. Pejajaran Kindergarten which in this case the learning model is still classical and the teacher center is still very minimal in providing constructive educational games for early childhood. This is a problem for early childhood, by providing puzzle games, it is hoped that children can improve their memory. According to Jamil (2008:81) This puzzle game tests the speed and accuracy of a child's reaction to a hint given to him. This study uses a pre-experimental research design with the type of One-Group Pre-Test Post-Test. The subjects in this study were group B TK Pejajaran with a total of 25 children. With observation and documentation data collection techniques. While the analysis using SPSS V.20. The results of research with the t test Sig (0,000) < 0,005 means there is an influence between the puzzle game with the child's memory ability. Puzzle games in addition to memory skills can also train children to solve problems, develop eye and hand coordination, develop cognitive and fine motor skills. Keywords : Benefits of Puzzles, children's memory
SOCIAL INTERACTION BETWEEN SCHOOL AND COMMUNITY IN IMPROVING QUALITY OF EDUCATION IN SMP NEGERI 3 WAWONII BARAT
Nasruddin, Nasruddin;
Muharam, La Ode;
Aisyah, Aisyah
Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS Vol 5, No 1 (2021): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33772/jwkp-ips.v5i1.18931
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis interaksi sosial antara sekolah dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 3 Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, komite sekolah dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan: interaksi sosial antara sekolah dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 3 Wawonii Barat, antara lain interaksi dalam bentuk kerjasama sukarela, pemikiran, pembiayaan dan pengambilan keputusan. Faktor pendukung interaksi sosial antara sekolah dan masyarakat adalah interaksi/hubungan sekolah dan masyarakat terjalin secara harmonis, kepedulian orang tua yang tinggi, komitmen sekolah yang tinggi dan koordinasi sekolah dengan komite sekolah baik serta keterbukaan sekolah mendapat dukungan dari masyarakat sangat tinggi
DESKRIPSI KESALAHAN SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 KOTA JAMBI DALAM MENYELESAIKAN SOAL KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DITINJAU DARI NEWMAN ERROR ANALYSIS
Dariantie, Mauli;
Aisyah, Aisyah;
Faisal Hidayat, Akhmad
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/phi.v5i2.148
ABSTRAKPembelajaran matematika yang ingin dicapai salah satunya adalah memahami konsep matematis.Lemahnya  pemahaman konsep  matematis  membuka  peluang  terjadinya  kesalahan.  Kesalahan secara spesifik meliputi kesalahan memahami soal, kesalahan membuat model matemat ika dan kesalahan menginterprestasikan jawaban kalimat matematika. Tujuan dari  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kota Jambi dalam menyelesaikan tes kemampuan pemahaman konsep matematis ditinjau dari Newman Error Analysis. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.  Pengumpulan data  dilakukan dengan  menggunakan  menggunakan metode tes dan wawancara. Subjek penelitian diambil 2 siswa dari 18 siswa kelas XI IPS -3SMA Negeri 1 Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesalahan yang muncul saat siswa menyelesaikan soal adalah : (1) kesalahan Memahami  (Comprehension Error)  yang meliputi subjek tidak mampu memahami keseluruhan pertanyaan pada penyelesaian pertidaksamaan, berdasarkan lembar  penyelesaian subjek  hanya  menjawab pertanyaan sebagian saja tidak sesuai dengan permintaan soal. (2) kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error) yang meliputi subjek tidak mampu menjalankan prosedur  atau langkah-langkah dengan benar terkait  materi program linear, dan subjek salaah dalam melakukan oprasi perhitungan. (3) kesalahan penulisan (Encoding Error) yang meliputi subjek tidak menuliskan jawaban akhir sesuai dengan kesimpulan. berdasarkan lembar penyelesaian subjek tidak menuliskan jawaban akhir sesuai dengan permintaan soal. Kata kunci : Matematis; Newman Error Analysis; Pemahaman Konsep. ABSTRACTOne  of  the  learning  mathematics  that  wants  to  be  achieved  is  to  understand  mathematicalconcepts. Weak understanding of mathematical concepts opens the opportunity for errors to occur. Specific errors include errors in  understanding the problem,  errors in  making mathematical models and errors in interpreting the answers to mathematical sentences. The purpose of this study was to describe the errors made by class XI IPS students at SMA Negeri 1 Jambi City in completing the test of ability to understand mathematical concepts in terms of Newman Error Analysis. This type of research is descriptive research using a qualitative approach. Data was collected using the test and interview methods. The research subjects were taken 2 students from18 students of class XI IPS-3 SMA Negeri 1 Jambi City. The results show that the errors that arisewhen students solve problems are: (1) Comprehension Errors which include the subject not being able to understand the whole question in solving the inequality, based on the completion sheet the subject only answers part of the question that is not in accordance with the question request. (2) Process Skill Error which includes the subject not being able to carry out procedures or steps correctly related to linear programming material, and the subject is wrong in performing calculation operations. (3) writing error (Encoding Error) which includes the subject not writing the final answer according to the conclusion. based on the completion sheet the subject does not write the final answer according to the question request. Keywords : Mathematical; Newman Error Analysis; Understanding Draft.
PENGEMBANGAN SOAL TIPE PISA UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA JAMBI
Aisyah, Aisyah;
Dewi, Sri
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 2 (2017): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32502/jp2m.v1i2.1488
Soal-soal tipe PISA merupakan salah satu tipe soal yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (high order thinking) siswa, salah satunya kemampuan komunikasi matematis. Karenala itu dikembangkan soal-soal tipe PISA untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis siswa. Rumusan masalahnya yaitu; 1) Bagaimanakah mengembangkan soal-soal tipe PISA yang valid dan praktis untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa tingkat SMP? 2) Bagaimanakah efek potensial uji coba soal-soal tipe PISA yang dihasilkan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP N 17 Kota Jambi? Sedangkan tujuannya adalah 1) Menghasilkan soal tipe PISA yang valid dan praktis untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa tingkat SMP, 2) Mengetahui efek potensial penerapan soal-soal tipe PISA yang dihasilkan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMPN 17 Kota Jambi. Metode penelitiannya development research dengan subjek penelitian siswa kelas IX SMP N 17 Kota Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan; 1) walk trough, 2) dokumentasi, 3) tes dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah soal-soal matematika tipe PISA untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa sebanyak 10 butir berbentuk uraian (open construct response) yang valid dan praktis. Soal-soal ini mempunyai efek yang diketahui dari analisis jawaban siswa dan wawancara ketika pelaksanaan uji coba soal dimana siswa dapat mengeksplor kemampuan komunikasi matematisnya.
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING BERSTRATEGI GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY
Aisyah, Aisyah;
Irawati, Riana;
Sudin, Ali
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i1.18941
Mathematics is a science that applies continuously and universally. Because mathematics is obtained based on reasoning. The mathematical concept that is learned through reasoning  is  very  helpful for  humans  in  matters of  daily  life.  The  scope of  the mathematical material taught in elementary school is geometry, one of which is many facets. To master material as much as it is regular and irregular, it requires the ability of mathematical  understanding  to  master  it. Determining  a  lot  correctly  needs  to  be believed, because there are some students who are not confident in the results that have been calculated. One of the efforts to improve students' mathematical understanding and self-efficacy is to use the CTL (Contextual Teaching Learning) approach. This study used a group control pretest-posttest group design, with a fourth grade sample at SDN 3Arjawinangun Cirebon. This study aims to determine the effect of the CTL approach to comprehension  and  self-efficacy,  knowing  the  effect  of  conventional  approaches  to comprehension and self-efficacy and knowing the correlation between comprehension and self-efficacy. The results of this study are posttest scores on the ability of understanding and self-efficacy in the experimental class and the control experienced an increase from the results of the value of the pretest of comprehension and self-efficacy. In addition there is an increase in N-Gain on the results of the pretest and posttest results. But there is no correlation  between  the  ability  of  mathematical  understanding  and  self-efficacy.  The conclusions obtained from this study are 1) there is a positive effect of the CTL approach on the ability of mathematical understanding and self-efficacy, 2) there is a positive effect of conventional approaches on mathematical understanding and self-efficacy abilities, 3) there is a correlation between mathematical and self-understanding abilities efficacy.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MEWARNAI GAMBAR PADA KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK DHARMA WANITA KECAMATAN KATOBU KABUPATEN MUNA
Iskandar, Sartika;
Aisyah, Aisyah
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol 1, No 1: Maret 2018
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.88 KB)
|
DOI: 10.36709/jrga.v1i1.2846
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan mewarnai gambar pada Kelompok B TK Dharma Wanita Kecamatan Katobu Kabupaten Muna. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak yang berjumlah 23 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tahap-tahap dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan atau observasi, dan (4) refleksi. Hasil evaluasi belajar anak sebelum tindakan diperoleh presentase sebesar 43% dan mengalami peningkatan pada siklus I yaitu sebesar 70% kemudian mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 87% ketuntasan secara. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik halus anak pada kelompok B Taman Kanak-kanak Dharma Wanita Kecamatan Katobu Kabupaten Muna dapat ditingkatkan melalui kegiatan mewarnai gambar. Kata kunci: Pembelajaran, Motorik Halus, Mewarnai Gambar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MENEMPEL PADA POLA DI KELOMPOK B TK NEGERI MELATI MEKAR KECAMATAN WOLASI
Sriwati, Sriwati;
Aisyah, Aisyah
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol 1, No 2: Juli 2018
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.052 KB)
|
DOI: 10.36709/jrga.v1i2.4012
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menempel pada pola di Kelompok B TK Negeri Melati Mekar Kecamatan Wolasi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tahap-tahap dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan atau observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak di Kelompok B TK Negeri Melati Mekar Kecamatan Wolasi yang berjumlah 20 orang yang terdiri atas 8 orang anak laki-laki dan 12 orang anak perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar anak melalui kegiatan menempel pada pola menunjukkan bahwa terdapat peningkatan. Hal ini dapat ditunjukkan pada siklus I diperoleh keberhasilan anak mencapai persentase 60% dan pada siklus II diperoleh keberhasilan dengan persentase 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik halus anak di Kelompok B TK Negeri Melati Mekar dapat ditingkatkan melalui kegiatan menempel pada pola. Kata kunci: Motorik Halus, Menempel, Pola.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA PADA ANAK USIA DIM BERDASARKAN GAMBAR SERI: Telling story based on the series pictures, the suitability of story with picture
Aisyah, Aisyah
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Fakultas Pedagogi dan Psikologi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/bp.vol7.no12.a1145
In the teaching and learning activity process of Competence Based Curriculum (KBK) in Kindergarten, students demanded to have the story telling ability using the good and right language, pupils expected capable in comprehending the pronunciation, vocabulary and the use of sentence structure in telling story, but the results of student teacher test remained to find some students who have not been able to tell story using series pictures. In regard with the phenomenon, the writer was attracted to make a research on the story telling ability based on the series pictures of the students of the Bunda Kindergarten of Surabaya. As explained in background, the object to be the study in this research was proven as a problem should be researched. For that reason, the writer proposed a problem as follows: What is the story telling ability based on the series pictures of the students of the Bunda Kindergarten of Surabaya. Data analysis method used the descriptive quantitative analysis, population in this research was the entire of group 'B of the Bunda Kindergarten in academic years 2010/2011; the data collection method used the interview, observation, and test methods. Thus, of the results of analysis above it could e concluded that, the story telling sentence structure that suitable with the picture order of the Bunda Kindergarten children was good. Because out of 25 children it was only 7 children had not been able to tell story, due to the children cognitive had not been perfected. Based on the results of this research, thus for the developmental building and the improvement of language teaching quality, in particular the serial picture story telling ability needed attention. It was in order that the pupils capable to accomplish the story telling task properly.
MENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAAN MEDIA PUZZEL PECAHAN KATA
AISYAH, AISYAH
WAHANA Vol 60 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/wahana.v60i1.1127
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa kemampuan membaca Anak Usia Dini yang diajarkan dengan menggunakan Media Puzzel Pecahan Kata lebih baik dari pada yang diajarkan tidak menggunakan Puzzel Pecahan Kata. Pada pembelajaran membaca, mengembangkan kemampuan membaca siswa banyak cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mengajak siswa bermain game kartu gambar. penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara sistematis reflektif terhadap berbagai tindakan mulai dari siklus I sampai siklus II, yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes membaca menggunakan media Puzzel Pecahan Kata dan di analisis dengan statistik pendidikan melalui rumus persentase yang menggunakan frekuensi relatif. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil analisis deskriptif yang terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus menggunakan Media Puzzel Pecahan Kata mengungkapkan bahwa ketuntasan belajar membaca diantaranya, memusatkan perhatian sebanyak 90% dari 20 siswa, mengenal gambar dan rangkaian suku kata sebanyak 85% dari 20 siswa, dapat membaca gambar dan kata sebanyak 85% dari 20 siswa. Media Puzzel Pecahan Kata dapat meningkatkan kemampuan membaca, hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang tuntas belajar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA PADA ANAK USIA DINI BERDASARKAN GAMBAR. SERI
Aisyah, Aisyah
WAHANA Vol 58 No 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/wahana.v58i1.1346
Dalam proses kegiatan belajar mengajar Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) di TK, siswa dituntut memiliki kemampuan bercerita menggunakan bahasa yang baik dan benar, anak didik diharapkan mampu memahami pelafalan, kosakata dan penggunaan struktur kalimat dalam bercerita, akan tetapi hasil tes siswa guru masih menemukan beberapa siswa yang belum mampu bercerita menggunakan gambar seri. Berkenaan dengan gejala tersebut, penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tentang kemampuan bercerita berdasarkan gambar seri siswa TK Bunda Surabaya. Seperti yang dipaparkan pada later belakang obyek yang menjadi kajian dalam penelitian ini terbukti suatu permasalahan yang patut diteliti. Untuk itu, penulis mengajukan permasalahan sebagai berikut : Bagaimanakah kemampuan bercerita berdasarkan gambar seri siswa TK Bunda Surabaya . Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kuanlitatif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok B TK Bunda tahun ajaran 2010/2011, metode pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara, observasi (pengamatan), tes. Jadi dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa , susunan kalimat bercerita sesuai urutan gambar anak TIC. Bunda baik. Karena dari 25 anak hanya 7 anak yang belum mampu bercerita, disebabkan karena kognitif anak belum sempuma. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka untuk pembinaan pengembangan dan peningkatan mutu pengajaran bahasa khususnya kemampuan bercerita gambar seri memerlukan perhatian. Supaya anak didik mampu menyelesaikan togas bercerita dengan baik.