Articles
Perilaku Komunikasi Nonverbal Anak Autis dalam Proses Belajar di Sekolah Luar Biasa Autisma Mutiara Bangsa Pratama
Zofa, Monica Ramadhani;
Marlina, Marlina
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/juppekhu.v12i1.128054
This study aims to determine the nonverbal communication behavior of autistic children in the learning process at SLB Autisma Mutiara Bangsa Pratama. The focus of this research is to describe how the nonverbal communication behavior of autistic children and what the meaning of nonverbal communication behavior of autistic children is in the learning process at SLB Autisma Mutiara Bangsa Pratama. The results of the study show that the forms and meanings of nonverbal communication behavior in autistic children are very diverse, in the form of 1) facial expressions smiling which means happy, 2) body movements such as supporting the chin with the hand means bored, hitting the table means angry, 3) touching (haptika) is like holding the teacher's hand and holding out the teacher's hand means asking the teacher to pray, clapping the teacher's hand and waving her hand means not wanting to learn what is being studied, touching the teacher's hand and pulling the teacher's hand means wanting something.
Efektivitas Pelatihan Asertivitas dalam Mengurangi Perilaku Bullying terhadap Tunanetra di SMK Negeri 7 Padang
Putri, Vidia Nurul Rada;
Marlina, Marlina
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/juppekhu1175670.64
In an effort to reduce bullying, assertiveness training was carried out in this study. This research is an experiment with Single Subject Research approach with A1-B-A2 design. Implemented for visual impairment students who experience bullying at SMK N 7 Padang with data collection techniques is direct observation and interview. Data were analyzed using visual ghraphic. Based on the data analysis that has been done, it can be explained that after being given assertiveness training, bullying behavior towards visual impairment students has decreased. So that assertiveness training has an effect on reducing bullying behavior towards visual impairment children at SMK N 7 Padang.
Bentuk Perilaku Seksual Pranikah Remaja Tunarungu di SLBN 1 Bukittinggi
Kesya, Azzahra Berliana;
Sopandi, Asep Ahmad;
Marlina, Marlina;
Damri, Damri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130280
Remaja tunarungu di SLBN 1 Bukittinggi memiliki interaksi antar lawan jenis yang mulai terlibat dalam perilaku seksual pranikah, seperti berpacaran yang melibatkan aktivitas fisik berupa ciuman, berpegangan tangan, berangkulan, dan berpelukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar remaja tunarungu di SLBN 1 Bukittinggi telah melakukan bentuk perilaku seksual pranikah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bermaksud untuk memberikan gambaran bentuk perilaku seksual pranikah remaja tunarungu di SLBN 1 Bukittinggi. Metode sampling yang diterapkan adalah sampling jenuh. Ditemukan bahwa lebih dari setengah remaja tunarungu di SLBN 1 Bukittinggi memiliki perilaku seksual pranikah yang berisiko (55,6%), sementara perilaku seksual pranikah yang tidak berisiko dimiliki oleh kurang dari setengahnya (44,4%).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD
Gusmayeni, Gusmayeni;
Adnan, Fachri;
Marlina, Marlina
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.33
Pada pembelajaran guru sebagai pemberi informasi, sehingga siswa kurang diberi waktu untuk memecahkan masalah. Hal ini menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Membuktikan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa, (2) Menjelaskan perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan pembelajaran scientific. Rancangan penelitian ini menggunakan preetest-posttest only control group design. Subjeknya adalah kelas V SD Negeri 36 Alang Lawas sebagai kelas eksperiment dan SD Negeri 20 alang lawas sebagai kelas kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan uji t. Dari hasil analisis diperoleh : (1) model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa (2) Tidak terdapat perbedaan motivasi belajar IPS siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan yang diajar menggunakan model scientific, (3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang diberlakukan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw lebih baik daripada model scientific.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INDEX CARD MATCH TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK
Annisa, Fadillah;
Marlina, Marlina
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.209
Artikel ini bertujuan untuk membahas secara konseptual pengaruh model pembelajaran Index Card Match pada aktivitas peserta didik dan hasil belajar di sekolah dasar, menunjukkan bahwa dengan beberapa upaya yang telah dilakukan untuk membuat aktivitas anak / siswa melalui perubahan kurikulum dengan pembelajaran konvensional ke dalam pembelajaran saintifik, tetapi upaya belum dapat berjalan secara optimal, terutama kegiatan siswa yang semakin menurun, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan proses pembelajaran, salah satunya adalah model pembelajaran kooperatif Index Card Match karena sejalan dengan terintegrasi peserta didik, berdasarkan pengamatan menunjukkan bahwa model pembelajaran Index Card Match memiliki dampak yang baik jika dinilai dari segi aktivitas dan hasil belajar, secara konseptual bahwa model pembelajaran Index Card Match dapat digunakan sebagai salah satu model yang sejalan dengan pembentukan kegiatan. dan memiliki dampak yang baik pada hasil belajar peserta didik
EKSPRESI EMOSI ANAK AUTIS DALAM BERINTERAKSI SOSIAL DI SEKOLAH
Hasibuan, Ian Tommy;
Marlina, Marlina
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.300
 Penelitian ini bertujuan melihat ekspresi emosi anak autis dalam berinteraksi di SLB N 1 Pariaman serta mendeskripsikan ekspresi emosi yang ditampilkan oleh anak autis dalam berinteraksi di SLB 1 Pariaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah ekspresi emosi anak autis dalam berinteraksi disekolah dengan responden dalam penelitian ini yaitu guru, staf Tata Usaha dan kepala sekolah di SLB N 1 Pariaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan cara mengorganisasikan data kedalam kategori tertentu, menjabarkan kedalam unit–unit, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber sehingga data yang diperoleh mudah dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana anak autis Diki dalam mengekspresikan emosi/perasaannya dalam berinteraksi serta makna ekspresi emosi yang diperlihatkan anak autis. pada saat marah karena Sesuatu yang ingin dilakukan tidak tercapai, merasa takut ketika mendengar suara keras gurunya, sedih/menangis ketika tidak mau mengikuti intruksi dari gurunya untuk belajar dan senang ketika mendapat pujian dari gurunya.
Efektifitas Graphic Organizer Story Map terhadap Kemampuan Menulis Narasi Siswa di Sekolah Dasar
Zikri, Ismi;
Taufina, Taufina;
Marlina, Marlina
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.525
Penelitian ini dilakukan atas dasar kurangnya pemahaman siswa dalam menulis narasi dan kesulitan siswa untuk mengembangkan ide atau gagasan yang ada dalam pikirannya ke bentuk tulisan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penerapan Graphic Organizer Story Map terhadap kemampuan menulis narasi siswa. Metode yang digunakan untuk penelitian ini ialah quasi eksperimen yang menggunakan desain penelitian randomize sample posttest-only control group design. Kelas eksperimen adalah siswa kelas V SD Negeri 002 Senama Nenek dan kelas control adalah siswa kelas V SD Negeri 022 Senama Nenek. Data penelitian ini diperoleh dari tes berupa hasil menulis narasi siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ttabel < thitung, berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menyimpulkan bahwa kemampuan menulis narasi siswa yang diajarkan dengan metode graphic organizer story map lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional. Hal ini berarti, metode graphic organizer story map berpengaruh terhadap kemampuan menulis narasi siswa
Persepsi Mahasiswa Reguler dan Disabilitas terhadap Layanan Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas
Indriani, Suci;
Marlina, Marlina
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.581
Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang ditemukan di jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB). Terhadap layanan aksesibilitas baik fisik maupun non-fisik yang ada di jurusan yang masih kurang sesuai dengan hambatan yang dialami oleh mahasiswa disabilitas yang ada di jurusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa yang ada di jurusan terhadap layanan aksesibilitas baik fisik maupun non-fisik.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan mahasiswa angkatan 2017 dan 2018 sebagai sampelnya. Penelitian ini dilakukan di jurusan Pendidikan Luar Biasa dengan mahasiswa angkatan 2017 sebanayak 145 orang dan mahasiswa angkatan 2018 sebanyak 138. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara penyebaran angket secara online yang ditujukan kepada mahasiswa yang angkatan 2017 dan 2018, yang mana angket tersebut dibagikan melalui sosial media grup masing-masing angkatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, sebagian besar mahasiswa setuju dengan adanya pengembangan materi untuk mahasiswa disabilitas, proses belajar mengajar seperti layanan pembelajaran serta media dan sumber belajar yang sesuai untuk hambatan mahasiswa disabilitas yang ada pada jurusan PLB, penilaian pembelajaran sesuai untuk hambatan mahasiswa, pemahaman dan kesadaran dosen dan tenaga kependidikan terhadap mahasiswa disabilitas dan sarana dan prasana yang memadai bagi mahasiswa disabilitas yang ada di jurusan PLB.
Pengaruh Pendekatan Open-Ended Terhadap Keterampilan Berfikir Kreatif dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis di Sekolah Dasar
Febriani, Rindang;
Syarifuddin, Hendra;
Marlina, Marlina
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.582
Learning is the activity of the teacher in designing teaching materials so that the learning process can take place effectively, that is, students can learn effectively and meaningfully. Learning is an activity to train students' creative thinking skills. Creative thinking skills are skills that students must have in sorting and gathering information or answers to the questions addressed. In addition to creative thinking skills, students must also have the ability to solve problems systematically. The ability to systematically solve problems is needed to translate any problems that students find so that solutions can be found or solutions. This can be done by the teacher using a learning approach. One of them is the open-ended approach. The open-ended approach is a learning approach that presents a problem that has more than one problem solving truth, so that it can provide opportunities for students to gain knowledge and experience in solving problems in a variety of different ways. So that in the learning process using this approach, students can have creative thinking skills and the ability to solve problems systematically.
Penggunaan Video Tutorial Gerak Dasar Senam Untuk Meningkatkan Motorik Kasar Anak Tunagrahita Sedang
Ilhamri, Tesi;
Marlina, Marlina
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.594
Bedasarkan permasalahan yang ditemukan di Sekolah Luar Biasa 02 Padang anak kesulitan dalam motorik kasar karena guru kurang memperhatikan anak saat melakukan kegiatan senam disekolah. Penelitian ini berjuan untuk meningkatkan motorik kasar anak tunagrahita sedang, metode peneliti gunakan adalah metode ekprimen dengan pendekatan Single Subject Research, desain yang digunakan yaitu A-B-A. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi langsung dan tes. Subject pada penelitian ini anak tunagrahita sedang kelas IV di SLBN 02 Padang. Hasil penelitian ini menunjukan kondisi kemampuan motorik kasar anak tunagrahita sedang menggunakan media video tutorial positif pada kemampuan motorik kasar a