Education is a basic need of every person and a human right for every individual. The state government has a full obligation to provide access to education for every citizen, both domestically and abroad. This research aims to find out; school management strategies carried out by guidance studio administrators in an effort to optimize the institution's operations, as well as strategies for empowering and developing student competencies at Sungai Mulia Guidance Studio 5. This research uses qualitative research methods with a sociological approach. The results of this study; first, the Sungai Mulia Guidance Studio 5 management uses communication strategies to obtain support or operational permits from relevant governments, namely the Embassy of the Republic of Indonesia (KBRI) Malaysia, the Ministry of Foreign Affairs (Kemenlu) of the Republic of Indonesia, and the Ministry of Primary and Secondary Education (Kemendikdasmen) of the Republic of Indonesia; second, the Sungai Mulia Guidance Studio 5 management maximizes formal activities and extracurricular activities in improving human resources to produce competent and competitive students. Abstrak: Pendidikan merupakan kebutuhan dasar setiap orang dan menjadi Hak Asasi Manusia bagi setiap individu. Pemerintah negara memiliki kewajiban penuh dalam memberikan akses pendidikan bagi setiap warga negara, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; strategi pengelolaan sekolah yang dilakukan oleh pengurus sanggar bimbingan dalam upaya optimalisasi operasional lembaga, serta strategi pemberdayaan dan pengembangan kompetensi siswa di lembaga Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologis. Hasil dari penelitian ini; pertama, pengurus Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 menggunakan strategi komunikasi untuk mendapatkan dukungan atau izin operasional dari pemerintah terkait, yaitu Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia, dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia; kedua, pengurus Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 memaksimalkan kegiatan formal dan kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan sumber daya manusia untuk menghasilkan siswa yang kompeten dan berdaya saing. Kata Kunci: Strategi Pengelolaan, Pengembangan Lembaga, Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5