Articles
Perbaikan Posisi Dan Postur Pekerja Pada Mekanik Bengkel Mobil
Hidayah, Muhammad Nur Wahyu;
Galih Mahardika Munandar;
Alifta Dicasani;
Ernawati;
Erik Setiawan;
Imam Samsul Ma'arif
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35960/pimas.v3i3.1462
Bengkel mobil Pantas merupakan salah satu bengkel mobil yang beralamat di Jalan Karang Bolong km 2, Desa Wonoyoso, Kecamatan Kuwarasan, kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Bengkel mobil tersebut memiliki 4 mekanik dalam aktivitas perbaikan mobil. Salah satu pekerjaan yang sering dilakukan oleh mekanik bengkel mobil pantas adalah pekerjaan kolong. Akibat seringnya mekanik melakukan pekerjaan kolong menimbulkan rasa pegal dipinggang dan mekanik merasa cepat lelah ketika bekerja. Faktor utama yang menyebabkan mekanik mengeluhkan rasa pegal dan cepat lelah ketika bekerja adalah posisi dan postur kerja yang kurang baik atau kurang ergonomis. Untuk mengatasi permasalah tersebut dilakukan beberapa tahap, anatara lain tahap analisis akar masalah untuk mencari solusi yang optimal. Solusi yang didapat adalah dengan cara mengubah posisi kerja mekanik bengkel mobil Pantas agar lebih ergonomis. Perubahan posisi kerja dilakukan dengan menghadirkan alat mechanical creeper. Alat mechanical creeper merupakan alat bantu yang cocok digunakan ketika melaksanakan pekerjaan kolong. Hasil monitoring dan evaluasi setelah beberapa minggu mekanik merubah posisi kerja dengan menggunakan alat mechanical creeper saat melaksanakan pekerjaan kolong, mekanik sudah tidak lagi sering mengeluhkan rasa pegal dipinggang dan tidak lagi merasa cepat lelah ketika bekerja. Perubahan posisi dan postur kerja dari yang sebelumya tidak ergonomi menjadi posisi kerja yang lebih ergonomi dengan bantuan alat mechanical creeper terbukti dapat mengurangi rasa pegal dan rasa cepat lelah yang dialami oleh mekanik bengkel mobil Pantas saat melaksanakan pekerjaan kolong.
Hubungan Optimisme Dan Problem Focused Coping Pada Mahasiswi Yang Telah Menikah
Ernawati;
Rohmah Rifani;
Hilwa Anwar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/peshum.v3i1.2667
Menikah saat menempuh perguruan tinggi menjadi fenomena yang menarik perhatian dari segi pembagian waktu dan peran. Mahasiswi yang telah menikah dituntut untuk menjalani aktivitas perkuliahan dan pada saat yang bersamaan, mahasiswi juga dituntut untuk menjalani aktivitas dalam rumah tangga. Mahasiswi dengan permasalahan tersebut memerlukan optimisme agar tetap memiliki harapan positif dalam menghadapi permasalaan, sehingga mampu mencari jalan keluar yang tepat dengan memunculkan strategi problem focused coping. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan optimisme dan problem focuse coping pada maasiswi yang telah menikah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah responden penelitian 50 mahasiswi yang telah menikah. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa skala optimisme dengan nilai reliabilitas 0,812 dan skala problem focused coping dengan nilai reliabilitas 0,866. Analisis data yang digunakan adalah statistik non-parametrik Spearman’s rho dengan bantuan JASP v0.16.2.0 for Windows. Hasil analisis data menghasilkan nilai r=0,789 dan p>0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara optimisme dan problem focused coping pada mahasiswi yang telah menikah. Semakin tinggi optimisme maka semakin tinggi pula problem focused coping. Hasil penelitian diharapkan menjadi sumber informasi bagi mahasiswi yang telah menikah untuk meningkatkan optimisme dan problem focused coping dalam menghadapi permasalahan perkuliahan dan rumah tangga.
Analisis Pengaruh Penggunaan Visual Basic Application Terhadap Minat Belajar Matematika Siswa SD pada Materi Bilangan Prima
Ernawati;
Nurhayati, Leni;
Chotimah, Siti
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2020): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (April 2020)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (671.958 KB)
|
DOI: 10.22437/edumatica.v10i01.7948
The purpose of this study is to describe the interest in learning mathematics for fifth grade elementary school students on prime number material assisted by ICT learning media, namely Visual Basic Application (VBA) Excel. The research method uses qualitative descriptive research. The subjects of this study were 5th grade students of Madrasah Ibtidaiyah (MI) II Celak which consisted of 26 students. The instrument was given in the form of a questionnaire for students' interest in learning consisting of 20 statements, with 10 positive statements each and 10 negative statements from five indicators, 1). Feelings of pleasure, 2). Student interests, 3). Student involvement, 4). Diligent in studying and diligent in doing math tasks, 5). Diligent and disciplined in learning and having a study schedule. Based on the results of data analysis, it was found that learning mathematics using VBA media can increase student learning interest. This is shown by the percentage of each indicator of student interest in learning. The highest indicator is the feeling of pleasure and interest of students in learning mathematics, each getting 87.02% and 89.18% which shows that students' interest in learning mathematics is very high.
Workshop Literasi Penulisan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru di MIN Kota Bogor: Pengabdian
Syarif, Ahmad;
Ernawati;
Sudjana, Dace
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.567
The purpose of this community service activity is to provide knowledge on how to apply literacy in writing class action research for teachers at MIN Bogor City and facilitate MIN Bogor City teachers in the form of assistance in writing PTK through systematic activity stages. The method of this community service activity uses several stages: the first is the presentation of material related to the literacy of writing class action research for MIN Kota Bogor teachers and the second is assistance related to the literacy of writing class action research for MIN Kota Bogor teachers. The implementation time of the activity was divided into two sessions at the MIN Kota Bogor Hall. The first session, in the morning from 09.00-12.00, presented material on writing strategies, PTK design, and paraphrasing techniques. The second session, from 13.00-15.00 mentoring in the form of practice writing PTK reports. The results of the activity were followed by all MIN teachers in Bogor City with 93% answering the questionnaire very satisfying and 7% answering satisfied with the service activity.
PENINGKATAN PERANAN WANITA MENUJU KELUARGA SEHAT DAN SEJAHTERA (P2WKSS) RW 6 KELURAHAN CIMUNCANG KECAMATAN GARUT KOTA
Esa Risi Suazini;
Lina Humaeroh;
Iin Patimah;
Tri Wahyuni;
Desy Syawianti;
Ernawati;
Tanti Suryawantie;
Rosita Alvia;
Fitri Hanriyani;
Intan Rina Susilawati;
Naning Suryani;
Titi Purwitasari Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI Vol 2 No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (311.866 KB)
|
DOI: 10.33482/ddk.v2i02.6
Cimuncang sub district of Garut Kota is an urban area but has a low level of welfare, which is ranked the 6th poorest subdistrict in Garut Regency. The involvement of STIKes Karsa Husada Garut as one of the stakeholders in the Increasing the Role of Women towards a Healthy and Prosperous Family program (P2WKSS) is intended to be able to actively participate in theprogram. This activity for STIKes Karsa Husada is a community service activity which is oneof the obligations of Higher Education Institutions in implementing the Tri Dharma. Theplannedactivities to be carried out are increasing knowledgethrough growth and development trainingfor PAUD teachers, parents and cadres as well as ear shop activities, namely anti stunting stalls by providing food processing practices for children and family planning with longterm education methods. Implementation of activities in the PAUD RW 6 classroom, Cimuncang Village, Garut City District on Wednesday 17 November 2021 and Thursday 18 November 2021. Participants were attended by 12 participants on the first day and 11participants on the second day.
PEMBERDAYAAN KADER MELALUI MINI WORKSHOP GIZI PADA IBU HAMIL DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Ernawati;
Titi Purwitasari Handayani;
Intan Rina Susilawati;
Naning Suryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI Vol 1 No 01 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.494 KB)
|
DOI: 10.33482/ddk.v1i01.11
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama sebagai akibat asupan gizi yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi mulai masa kehamilan sampai anak usia 2 tahun. Prevalensi stunting di Indonesia tercatat masih tinggi sebesar 37,2%. Angka stunting di Kabupaten Garut tahun 2019 tercatat 27,03 persen, hal ini perlu segera ditangani bersama agar prevalensi stunting dapat diturunkan. Program pencegahan stunting dapat dilakukan pada 1000 hari pertama kehidupan, mulai dari kehamilan sampai anak usia 2 tahun. Kader kesehatan sebagai garda terdepan di masyarakat harus dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengetahui Gizi masa kehamilan, deteksi dini dan upaya pencegahan stunting sehingga dapat dicegah lebih dini agar tidak menimbulkan komplikasi yang buruk. Inisiatif kolaborasi SNGI, Puskesmas Guntur, Dosen guna meningkatkan derajat kesehatan Ibu dan Anak, dengan mengedepankan edukasi serta intervensi secara komprehensif untuk mengurangi resiko tinggi dalam kehamilan yang berujung pada kematian ibu dan bayi saat persalinan serta kasus gizi buruk yang tinggi di Kabupaten Garut. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah pemberdayaan kader kesehatan melalui mini workshop sebagai garda pertama di masyarakat dalam pemenuhan gizi masahamil dan cegah stunting. Mini Workshop ini berlangsung dari tanggal 4-5 November 2019 yang bertempat di Rumah Sehat Garut, dihadiri oleh 50 orang kader yang berada di wilayah kerja Puskesmas Guntur, meliputi Kotawetan, Sukamentri, dan Ciwalen. Metode Mini workshop dengan metode belajar Komprehensif Output mini Workshop ini berupa hasil post-test mini workshop dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam pencegahan stunting
PENTINGNYA ASUPAN NUTRISI YANG BAIK PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN UNTUK MENCEGAH STUNTING
Naning Suryani;
Lina Humaeroh;
Ernawati;
Demas Kusumawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI Vol 2 No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.035 KB)
|
DOI: 10.33482/ddk.v2i02.16
Stunting is a mismatch between age and physical development. Physically, body proportions look normal but growth will look abnormal after being measured and compared to children their age. The danger posed by the child's brain is difficult to develop and difficult to grow like other normal children. Stunting occurs from the time the mother is pregnant until the child is 2 years old, where at this time is the golden period, 80% of brain growth occurs in the first 2 years of a child's life. Stunting can be prevented by Maternal nutritional intake during pregnancy from the time it is tested positive for pregnancy until the delivery period must ensure the welfare of the child it contains. Early detection of pregnancy in the first trimester during a vulnerable period in the process of organogenesis / the process of forming organs and body organs that occurs around 7-8 weeks of gestation is an effort to deliver the fetus which is expected to have perfect shape. The mother's role in this period is very important. During pregnancy, the fetus gets nutritional intake from the mother. Giving birth to the perfect child requires a good process too. Mothers are expected to provide good nutrition during pregnancy to support fetal growth and development while in the womb
EDUKASI PADA ORANG TUA DAN DETEKSI DINI STUNTING PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH TPQ AR ROZA KECAMATAN GARUT KOTA KABUPATEN GARUT
Titi Purwitasari Handayani;
Ernawati;
Tri Wahyuni;
Desy Syswianti;
Esa Risi Suazini;
Lina Humaeroh;
Rosita Alvia
Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI Vol 3 No 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33482/ddk.v3i02.64
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi kurang dalam waktu lama, umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Stunting adalah gangguan pertumbuan linier tubuh anak menjadi pendek atau sangat pendek yang didasarkan pada tinggi badan menurut umur dengan ambang batas (Z score) kurang dari minus 2 SD. Peran orang tua khususnya ibu sangat penting dalam proses deteksi dini stunting, pengetahuan dan sikap yang baik sangat dibutuhkan karena ibu merupakan orang terdekat di dalam keluarga yang berperan terhadap pemberian asupan makanan pada anak. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi dalam upaya deteksi dini stunting pada anak pra sekolah 4 sampai 6 tahun. Teknik yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini dengan mensosialisaikan pengetahuan tentang stunting serta melakukan p engukuran pertumbuhan dan perkembangan anak pra sekolah. Hasil yang didapatkan pelaksanaan aktivitas ini pengetahuan pada ibu tentang deteksi dini stunting sekitar 25 orang. Pada saat sebelum 10 orang yang mengetahui tentang stunting dan setelah mengikuti, sekitar 25 ibu mengalami peningkatan pengetahuan tentang deteksi stunting.
Kebun Sains : Wahana Belajar Perubahan Iklim Dan Kearifan Lokal Bagi Pelajar Dan Masyarakat
Rohyani, Immy Suci;
Ahyadi, Hilman;
Isrowati;
Ernawati;
Widiyanti, Astrini
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9042
Pengintegrasian pendidikan perubahan iklim dan kearifan lokal ke dalam Kurikulum Merdeka, implementasi masih sulit untuk dijalankan. Wahana kebun sains merupakan suatu inovasi yang dapat mengatasi permaslaahan tersebut. Program pengabdian ini ditujukan untuk mensosialisasikan dan mengembangkan wahana pembelajaran kebun sains mengakomodir kebutuhan belajar terkiat perubahan iklim dan kearifan lokal bagi pelajar dan masyarakat. Wahaan kebun sains dapat di jadikan sebagai kelas, laboratorium, dan tempat belajar, berdiskusi, dan memahami teori-teori serta implementasi perubahan iklim dan kearifan lokal pelajar dan masyarakat. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode pembelajaran langsung (hands-on) dan Trainer of Training (TOT), yaitu keterlibatan secara langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan untuk tujuan menata dan menggembangkan Wahana Kebun Sains, manajemen organisasi, promosi dan pemasaran produk yang ditujukan bagi tim pendamping atau volunteer. Implementasi kegiatan langsung di ujicobakan pada siswa tingkat dasar. Hasil kegiatan ini adalah terdapat perubahan signifikan dalam sikap dan perilaku siswa dan masyarakat terhadap lingkungan. Mereka menjadi lebih peduli dan proaktif dalam mengadopsi praktik ramah lingkungan di kehidupan sehari-hari. Pengurangan penggunaan plastik, pembuatan kompos dari sampah organik, dan praktik daur ulang menjadi beberapa contoh perubahan perilaku yang diamati.
Socialization of Organic Waste Processing in the Lembar Selatan Mangrove Ecotourism Area, West Lombok
Ernawati;
Suripto;
Kamali, Siti Raudhatul;
Widianti, Astrini;
Rahayu, Rachmawati Noviana;
Assyifa, Baiq Tiara Wimadhia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9056
In ecotourism areas, tourist activities are always a source of waste generation. Tourist visits can have a positive impact on the community's economy, but they also have a negative impact, namely increased waste generation. The Lembar Selatan Mangrove Ecotourism Area is an ecotourism destination in West Lombok which attracts more and more visitors from year to year. The increase in the number of visitors causes an increase in waste generation in tourist areas. Some rubbish is still dumped in mangrove forests, so a lot of rubbish is found in mangrove forests which are ecotourism objects. Integrated waste management is needed, especially through empowering local communities to overcome the problem of waste generation in the area. For this reason, socialization of waste processing into eco-enzyme products for the community was carried out with the aim of increasing awareness and economic independence of the community in managing waste. This socialization was carried out using lecture methods, demonstrations, focus group discussions and practice with female food traders who are members of the UMKM group and members of POKDARWIS of The Lembar Selatan Village as the target audience. The results show that the participants were very enthusiastic about taking part in this activity, causing their awareness, knowledge and skills to increase, especially regarding integrated waste management and processing organic waste into eco-enzyme products. It is hoped that the results of this activity will further increase the village's economic independence in managing waste in the Ecotourism Area of Lembar Selatan.