Articles
Penyuluhan Kesehatan Jiwa dan Demonstrasi Senam Otak dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Fungsi Kognitif pada Pasien Jiwa
Mukaromah, Afifatul;
Wulandari, Wulandari;
Utami, Ima Safitri Puji;
Nurahmah, Hilda Octri;
Dewi, Ni Nyoman Armelia;
Anggraeni, Dyah;
Prasetia, Dwi Indah;
Nihayati, Hanik Endang
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5799
Gangguan jiwa adalah penyakit fungsi mental yang mencakup perubahan pikiran, emosi, perilaku, daya tilik diri dan penurunan motivasi yang mempengaruhi kehidupan sesorang di masyarakat. Hampir semua pasien dengan gangguan jiwa mengalami kekambuhan berulang. Pemberian pengabdian masyarakat diberikan dalam bentuk edukasi mengenai kesehatan jiwa, pencegahan kekambuhan, dan pemberian demonstrasi senam otak untuk mencegah kekambuhan berulang pada pasien dengan gangguan jiwa. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pentingnya pengetahuan pencegahan kekambuhan pasien jiwa, latihan dan terapi yang mendukung untuk pencegahan kekambuhan. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat sebanyak 19 orang pasien jiwa rehabilitasi di Bengkel Sehat Mandiri didampingi oleh keluarga dan care giver dengan metode ceramah menggunakan Power Point Presentation (PPT) selama 40 menit dan demonstrasi senam otak selama 15 menit. Kegiatan pretest dan posttest dilakukan menggunakan pertanyaan sederhana untuk menilai pemahaman peserta mengenai materi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan fungsi kognitif peserta setelah diberikan edukasi kesehatan dan demostrasi senam otak. Langkah-langkah pencegahan kekambuhan dapat ditingkatkan melalui pemberian edukasi, terapi dan latihan untuk mendukung fungsi kognitif pasien jiwa sebagai upaya pencegahan kekambuhan dalam perawatan jangka panjang.
Pengaruh Stres Kerja dan Keadilan Organisasi Terhadap Kinerja Tenaga Penjualan
Wulandari, Wulandari;
Putra, Arif Rachman
TIN: Terapan Informatika Nusantara Vol 5 No 5 (2024): October 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47065/tin.v5i5.5292
This study aims to analyze the effect of job stress and organizational justice on sales force performance. Work stress is based on the workload and time experienced while organizational justice reflects salespeople's perceptions of the evaluation and treatment received. This study uses a quantitative approach with 100 smartphone salespeople in the Surabaya City Region who are still active as samples. The results showed that job stress experienced by salespeople had a significant downward effect on sales force performance. Organizational justice received has a significant effect on sales force performance. The implications of this study focus on the importance of the level of competition, the nature of the job, and the work environment to reduce the impact of stress. Organizations can start paying attention to the feedback provided by transparent evaluation, non-discriminatory treatment, and consideration of remuneration for salespeople. The results of this study provide insight into the factors that influence the decline and improvement of sales force performance in terms of job stress and organizational justice.
EFEKTIVITAS MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP PRODUKTIVITAS TUGAS KELOMPOK: PERSPEKTIF MAHASISWA PGSD FIP UPI ANGKATAN 2022 KELAS 5B
Wulandari, Wulandari;
Komara Adiningsih, Salma;
Rusyda, Huriena;
Mayadiana Suwarma, Dina;
Jenuri, Jenuri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/jipdas.v5i1.2662
Penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Cooperative Learning tipe Group Investigation (GI) terhadap produktivitas tugas kelompok dari perspektif mahasiswa PGSD. Penelitian dilakukan kepada mahasiswa PGSD FIP UPI angkatan 2022 kelas 5B menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur, wawancara semi-terstruktur, dan observasi terhadap delapan mahasiswa yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menyatakan bahwa penerapan model pembelajaran ini memberikan dampak positif terhadap keterampilan kolaborasi, pembagian tugas yang adil, dan pemecahan masalah dalam kelompok. Mahasiswa merasa lebih nyaman belajar secara berkelompok dan termotivasi dalam menyelesaikan tugas bersama. Namun, terdapat tantangan seperti koordinasi anggota kelompok, waktu pengerjaan yang terbatas, serta partisipasi yang tidak merata. Keterlibatan dosen sebagai fasilitator dalam proses diskusi dianggap masih terbatas. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran ini efektif meningkatkan produktivitas tugas kelompok tetapi perlu optimalisasi peran dosen dan pengelolaan waktu yang lebih baik untuk memaksimalkan hasil pembelajaran.
Pendidikan Kesehatan Gigi Untuk Menciptakan Generasi Sehat Pada Anak Di Mdt Al Hidayah Desa Sumber Sari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang
Zella Tantionika;
Agustin , Melly;
Situmorang , Anggita;
Fernandes , Brilian;
Murwati, Murwati;
Azissah, Danur;
Wulandari, Wulandari;
Rohani, Tuti
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jkb.v7i1.654
Oral health is one of the factors that not only affects the oral cavity and masticatory function, but can directly affect quality of life. Dental health that is well maintained from an early age can affect behavior and development later in life (Kamran et al, 2014).Objectives: At the end of the counseling process, all children at MDT AL HIDAYAH Sumber Sari Village, Kebawetan Kec Kepahiang Kab, can understand and understand about dental hygiene. Methods: The method used in this counseling is by delivering material using PPT, Animated Video, and leaflets. Results and discussion: The final result of this activity, the extension worker is able to provide counseling material that has been made at least 90% of the counseling material.
Penyuluhan Komunikasi, Informasi Dan Edukasi (Kie) Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Kelas 6 Sd Negeri 03 Kabawetan
Hasibuan, Mutiara;
Situmorang, Anggita;
Siagian, Taruli;
Murwati, Murwati;
Wulandari, Wulandari;
Azissah, Danur;
Rohani, Tuti
Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/jkb.v7i1.655
The period of physical maturation in adolescent girls is marked by the start of menstruation, while in adolescent boys it is marked by experiencing wet dreams. Reproductive health is a condition of physical, mental and social health related to the reproductive system, its functions and processes: Reproductive health is not only free from disease or weakness. Reproductive health is important to maintain reproductive organs. Reproduction is the process of living creatures producing offspring to maintain the survival of their species. Reproduction in humans differs in structure and function in men and women. Adolescence is the process of a person experiencing the development of all aspects from childhood to adulthood. The transition from childhood to adulthood is often called puberty. Puberty is a time when teenagers experience sexual maturity and their reproductive organs begin to function. Objective: at the end of the counseling process, all grade 6 students of SD Negeri 03 Kabawetan, Kepahiang Regency can understand and understand about communication, information, and education (KIE) of reproductive health in adolescents
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN KARAKTERISTIK CEO TERHADAP MANAJEMEN LABA RIIL
Wulandari, Wulandari;
Susanto, Yulius Kurnia
E-Jurnal Akuntansi TSM Vol. 4 No. 4 (2024): E-Jurnal Akuntansi TSM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34208/ejatsm.v4i4.2728
The purpose of this study is to obtain empirical evidence regarding the factors that influence real earnings management. The independent variables tested in this study consisted of institutional ownership, managerial ownership, foreign ownership, CEO ownership, CEO tenure, and audit committee activities. While the dependent variable in this study is real earnings management (REM). This study uses manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2019 to 2021. This income produces a sample of 58 companies with a total of 174 data. The sampling method in this study used a purposive sampling technique and this study used multiple regression analysis. The results of this study show that foreign ownership and CEO ownership have an effect on real earnings management. Meanwhile, institutional ownership, managerial ownership, audit committee activities, and CEO tenure have no effect on real earnings management.
Teaching Speaking Through the Use of Aleta Malebbie Application
Masruddin;
Imran, Ali;
Trihauli, Afnan Danin;
Wulandari, Wulandari;
Nur, Muh. Ilham
Indonesian TESOL Journal Vol. 5 No. 2 (2023): Indonesian TESOL Journal (October)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/itj.v5i2.6234
This study aims to analyze the effectiveness of using Aleta Malebbie application in teaching speaking at IAIN Palopo. Using an experimental research method, this study involved 15 fifth semester students who were tested using a pre-test and post-test in the form of a speaking test. The data was analyzed using SPSS 22 with a t-test to determine the significance of the difference in the results before and after the treatment. The results showed that the Aleta Malebbie application was effective in improving students' speaking skills, as indicated by the increase in the average score of the post-test compared to the pre-test.
PENERAPAN FISIOTERAPI DADA DAN BATUK EFEKTIF UNTUK MENGATASI PENYAKIT ASMA
Hendrawati, Hendrawati;
Wulandari, Wulandari;
Lestari, Fuzianti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/jpkm.v6i0.30583
Penyakit asma menjadi salah satu penyakit utama yang menyebabkan pasien memerlukan perawatan di rumah sakit. WHO mencatat 235 juta kasus asma di seluruh dunia setiap tahunnya. Di Indonesia, dengan jumlah penderita asma sebanyak 4,5% dari total jumlah penduduk atau sebanyak 12 juta. Di RS Grha Permata Ibu, terdapat 113 orang penderita asma dari total pasien keseluruhan 9.654 orang. Penyakit asma menyebabkan jalan napas menyempit karena tertutup oleh lendir/dahak. Oleh karena itu, perawatan yang tepat seperti penatalaksanaan farmakologis dengan terapi nebulasi non farmakologis fisioterapi dada dan teknik batuk efektif diperlukan untuk membersihkan saluran pernafasan dari dahak yang menyumbat. Tujuan kegiatan Memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya fisioterapi dada dan teknik batuk efektif dalam mengelola gejala asma, melatih masyarakat dalam menerapkan teknik fisioterapi dada dan batuk efektif secara mandiri, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat terapi non-farmakologis dalam penanganan asma. Metode kegiatan menggunakan Ceramah dan tanya jawab serta simulasi fisioterapi dada dan batuk efektif untuk mengatasi penyakit asma. Hasil kegiatan yaitu pengetahuan masyarakat sebanyak 85% menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya fisioterapi dada dan batuk efektif dalam mengatasi asma, Masyarakat mampu mempraktikkan teknik yang telah diajarkan dengan benar, dan beberapa masyarakat melaporkan adanya perbaikan dalam kontrol gejala asma setelah rutin menerapkan teknik fisioterapi dan batuk efektif yang telah dipelajari. Kesimpulannya yaitu penerapan fisioterapi dada dan batuk efektif mampu mengatasi penyakit Asma.Kata kunci: Asma; Batuk efektif; Fisioterapi dada.
PELATIHAN FOOD PHOTOGRAPHY UNTUK PRODUK KULINER ANGGOTA UMKM MANDIRI PANCORAN MAS (MAPAN) DEPOK
Wulandari, Wulandari;
Winarni, Rina Wahyu;
Wardani, Winny Gunarti Widya
Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2025): Batara Wisnu | Januari - April 2025
Publisher : Gapenas Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53363/bw.v5i1.324
Marketing competition via digital media is currently encouraging culinary product businesses to display creative content via social media, especially displaying photos of food and beverage products. Knowledge about Food Photography that can arouse consumer interest is something that is really needed. Therefore, this Community Service activity held Food Photography training for members of UMKM Mandiri Pancoran Mas (MAPAN) Depok. UMKM MAPAN is a forum for micro, small and medium food producers with more than 50 members. The discussion of this activity uses descriptive qualitative methods with a visual communication design approach, especially photography theory to explain the principles and application of Food Photography in producing informative and communicative photographic works of food and beverage products. It is hoped that this training can help culinary entrepreneurs to maximize their marketing content on social media, because photo visualization that attracts attention and is able to convey messages is an important visual strength.
Edukasi Tentang Tanda Bahaya Pada Kehamilan di BPM Salabiah Kota Lhokseumawe
Linar, Cut;
Muammar, Muammar;
Wulandari, Wulandari;
Aulia, Nelly;
Lageana, Zizah;
Humaira, Fira Al
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v5i2.2331
Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI, 2021), AKI di Indonesia mencapai 305 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu faktor utama tingginya AKI adalah keterlambatan dalam mengenali dan menangani tanda bahaya kehamilan. Terdapat tiga jenis keterlambatan yang sering terjadi, yaitu keterlambatan dalam mengenali tanda bahaya, keterlambatan dalam mengambil keputusan untuk mencari pertolongan, dan keterlambatan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Hal ini menunjukkan pentingnya program edukasi dan penyuluhan kesehatan ibu hamil, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan. Selain itu, rendahnya tingkat pemeriksaan kehamilan secara rutin juga menjadi faktor risiko dalam keterlambatan deteksi tanda bahaya kehamilan. Studi yang dilakukan oleh Hidayat et al. (2022) menunjukkan bahwa ibu hamil yang tidak melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC) secara teratur memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi kehamilan yang tidak terdeteksi sejak dini. Oleh karena itu, pemeriksaan kehamilan minimal empat kali selama kehamilan sangat dianjurkan untuk mendeteksi tanda bahaya sejak dini dan mencegah komplikasi yang lebih serius. Pelaksanaan kegiatan pengabmas tentang Edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan untuk Meningkatkan Kesadaraan ibu hamil mengani tanda bahaya kehamilan di BPM Salabiha Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe pada tanggal 02 Februari 2025 dari jam 09.00 Wib sampai dengan 11.00 Wib dengan dihadiri oleh 3 orang ibu hamil. Peserta pengabdian 1 orang ketua dan anggota 2 orang anggota berupa Dosen serta bidan Salabiah selaku pemilik BPM. Kegiatan ini memerlukan aktifitas yang berkelanjutan antara pihak kampus dengan lokasi pengabdian, sehingga solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian kali ini mampu menjadi solusi permanen dan dapat dimaksimalkan oleh pihak mitra yang bekerjasama dengan dosen yang melakukan kegiatan pengabdian.