Articles
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TAMPAPADANG TAHUN 2021
Susanti Susanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jikki.v2i1.638
Anemia adalah kondisi dimana sel darah merah menurun atau menurunya kadar hemoglobin, sehingga kapasitas daya angkut oksigen untuk kebutuhan organ-organ vital pada ibu dan janin menjadi berkurang. Dampak anemia pada ibu hamil yaitu meningkatkan angka kesakitan dan perdarahan, risiko terjadinya bayi berat lahir rendah (BBLR),dan merupakan salah satu penyebab utama kematian maternal yang bersumber pada anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Tampapadang. Penelitian ini merupakan penelitian studi analitik korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dengan menggunakan purposive sampling berjumlah 30 responden, analisa data yang digunakan adalah analisa Univariat dan Bivariat dengan uji statistic Chi Square. Hasil uji statistic diketahui ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Tampapadang dengan nilai 0.002 (ρ<0.005). Pentingnya dilaksanakan edukasi kesehatan tentang pemenuhan kebutuhan gizi dan pencegahan anemia pada ibu hamil sehingga tidak terjadi komplikasi pasca kehamilan.
PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI MANFAAT TANAMAN MANGROVE SEBAGAI OBAT TRADISIONAL
Susanti, Susanti;
Silvia Mona
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): JULI : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jikki.v1i2.844
Tumbuhan obat telah digunakan sebagai pengobatan preventif, kuratif, dan rehabilitatif sejak zaman kuno. Bahan aktif tumbuhan yang digunakan untuk mengobati penyakit memiliki nilai terapeutik. Tanaman mangrove merupakan salah satu tanaman yang sering di pergunakan untuk bahan obat tradisional. Indonesia merupakan negara yang berada di Asia yang memiliki hutan mangrove terbesar di dunia dan tersebar dari sabang hingga ke merauke. Luas hutan mangrove di Indonesia ± 42.550 km2 yang tersebar dalam 257 kota/kabupaten. Setidaknya terdapat 40 hingga 50 spesies mangrove di Indonesia yang merupakan spesies mangrove terbesar di dunia. Keberagaman jenis mangrove bervariasi dari pulau ke pulau di Indonesia, dan kebutuhan serta permintaan akan jamu semakin berkembang, begitu pula dengan kesadaran akan pentingnya bahan alami dan semboyan hidup di alam (back to nature). Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain deskriptif yang bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan masyarakat pesisir tentang manfaat mangrove sebagai tanaman obat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik Random Sampling. Hasil penelitian didaptkan mayoritas masyarakat mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 40 responden dengan persentase (67%) dimana masyarakat masih memanfaatkan mangrove hanya dari segi ecology.
ANALISIS BIBLIOMETRIK DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA
Novi Yulianti;
Ulpawati, Ulpawati;
Susanti, Susanti
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (897.2 KB)
|
DOI: 10.55606/jurrikes.v1i2.421
Analisis bibliometric merupakan pendekatan yang dilakukan dengan tujuan sebagai pengembangan bidang keilmuan yang diperoleh dari analisis jurnal atau artikel sebelumnya yang dapat di kumpulkan melalui Wos, Scopus, GS dan Systematic Scholar. Tujuan penggunaan analisis bibliometrik ini yaitu untuk mengetahui seberapa banyak jurnal atau artikel dengan tema determinan kejadian stunting pada balita. Metode untuk mengukur kuantitas publikasi peneliti mengambil data dari GS dengan aplikasi publish or perish, kemudian dianalisis dengan menggunakan vos viewer. Hasil visualisasi tersebut dijelaskan secara rinci melalui deskripsi hasil analisis bibliometric. Dari publikasi jurnal dengan kata kunci determinan kejadian stunting yang akan menjadi referensi penelitian yang dikembangkan secara luas.
Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir dengan Perawatan Tali Pusat Di Klinik Pratama Medical Center Kota Batam
Sthepani Sari Hidayat;
Susanti Susanti
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 3 No. 1 (2024): April:Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurrikes.v3i1.2755
Newborns also called neonates are individuals who are growing and have just experienced birth trauma and must be able to make adjustments from intra uterine life to extra uterine life. A normal newborn is a baby born at 37-42 weeks gestation and weighs 2,500-4,000 grams. Care taken of newborns is care of hair, eyes, nose, mouth, ears and one of them is umbilical cord care. Umbilical cord care is needed to prevent the umbilical cord from becoming a breeding medium for pathogenic microorganisms: Incorrect care techniques can lead to tetanus neonatorum infection which can affect the length of cord detachment. This type of research is descriptive by applying a case study approach. The implementation of this study was carried out at the Pratama Medical Center Clinic on Mrs. W's baby by providing umbilical cord care to her baby.
The Effect Self Efficacy, Emotional Support, and Informational Support on Sexual Behavior Adolescents
Octamelia, Mega;
Sabrin, Gusriani;
Ratnanengsih, Ratnanengsih;
Susanti, Susanti;
Febrianti, Selvia
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 6 No. 2 (2023): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35654/ijnhs.v6i2.677
Background: Sexual behavior adolescents is a complex concept that influenced by developmental processes in terms of sexual maturity and reproduction. Around 33.3% of girls and 34.5% of boys started dating when they are 15 years old. Even adolescents have had sexual intercourse before the age of 15 years. Purpose: The purpose of this study was to analyze self efficacy, emotional support, and informational support on sexual behavior adolescents. Method: This research was used cross-sectional approach. This study amounted to 54 respondents with simple random sampling technique. The analysis bivariate was used spearman rank test and multivariate analysis used ordinal logistic regression. Result: The results of the Spearman test on self efficacy obtained p value = 0.000 <0.05, emotional support p = 0.000 <0.05, and informational support p = 0.035 > 0.05. These results show that there is a significant relationship between self efficacy and emotional support with sexual behavior. Ordinal logistic regression multivariate test obtained self efficacy p value = 0.000 with (Exp (B) (118) meant that adolescents who have high self-efficacy will have an influence on sexual behavior by 11.8 times higher. Conclusion: This study has effect of self efficacy on sexual behavior adolescents. Recommendation: Future researchers need to add other factors related to adolescent sexual behavior and expand the scope of research locations so that the causes of adolescent sexual behavior are more comprehensive
Pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG) Pembuatan Soap Paper Antibakteri Untuk Mencegah Bakteri Penyebab Diare di Desa Sukamenak
Adlina, Salsabila;
Susanti, Susanti;
Nurzaman, Mochamad Herdi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30653/jppm.v9i1.639
Paper soap merupakan sabun cuci tangan kertas (Handsoap paper) menjadi salah satu inovasi dari sediaan sabun cuci tangan yang dimodifikasi dengan cara mencampurkan sabun cair pada kertas tipis (water soluble paper) untuk memudahkan dalam pelaksanaan PHBS. Pengembangan teknologi menjadi sediaan sabun kertas (paper soap) dilakukan untuk mencegah bakteri penyebab diare yang diakibatkan oleh Salmonella, Escherichia coli, Campylobacter, dan Shigella. Teknologi Tepat Guna (TTG) paper soap menjadi teknologi sederhana yang sesuai untuk memudahkan penggunaan sabun cuci tangan bagi masyarakat dan menjawab permasalahan masyarakat untuk mencegah bakteri penyebab diare supaya dapat taat dalam menerapkan PHBS di lingkungan Desa Sukamenak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi antara ceramah, diskusi dan praktik. Pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan menghasilkan peningkatan dengan presentase sebesar 97,5% dilihat hasil pre-test dan post-test. Paper soap is paper hand washing soap which is one of the innovations in preparing hand washing soap which is modified by mixing liquid soap in thin paper (water soluble paper) to make it easier to implement PHBS. The development of technology to produce paper soap was carried out to prevent diarrhea-causing bacteria caused by Salmonella, Escherichia coli, Campylobacter and Shigella. Appropriate Technology paper soap is a simple technology that is suitable to facilitate the use of hand washing soap for the community and answer community problems to prevent bacteria that cause diarrhea so that they can comply with implementing PHBS in the Sukamenak Village environment. The method used in this activity is a combination of lecture, discussion and practice. Participants' understanding of the material presented resulted in an increase in the percentage of 97.5% seen from the pre-test and post-test results.
PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN "MINBA" PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA KELAS VIII DI SMP NEGERI 21 PONTIANAK
Susanti, Susanti
TACET Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Vol 2, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/tacet.v2i2.72993
Berdasarkan observasi yang dilkukan peneliti selaku guru mata pelajaran Seni Budaya di SMP Negeri 21 Pontianak, perkembangan "minba" atau minat dan bakat pada peserta didik sudah ada dan perlu diarahkan. Namun, permasalahan dalam penelitian ini adalah peserta didik belum menunjukkan minat dan bakat yang dimiliki ketika mengikuti pembelajaran Seni Budaya serta belum diketahui secara pasti potensi yang dimiliki dalam diri peserta didik. Hal itu dilatarbelakangi kurangnya rasa percaya diri, kurangnya konsentrasi, dan kurangnya motivasi pada diri peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 21 Pontianak pada mata pelajaran Seni Budaya. Sumber data menggunakan observasi, wawancara tidak terstruktur dengan sebagian peserta didik di kelas VIII, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dengan melibatkan ahli akademisi Perguruan Tinggi dan Kepala Sekolah. Analisis data menggunakan sistematika: 1) pengumpulan data, 2) kondensasi data; 3) penyajian data; dan 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah bahwa peran guru dalam pengembangan minat dan bakat peserta didik adalah sebagai fasilitator, motivator, dan mediator. Selain itu, guru perlu melihat dinamika dan iklim tumbuh kembang peserta didik di jenjang menengah pertama bahwa terdapat peran yang diarahkan pada teman sebaya.
EFFECTIVITY BETWEEN LEMONGRASS STEW AND CINNAMON INFUSION IN REDUCING BLOOD GLUCOSE LEVEL IN DIABETES MELLITUS PATIENTS
Susanti, Susanti;
Bistara, Difran Nobel
Lux Mensana: Journal of Scientific Health Vol. 2 Issue 3 (2023)
Publisher : jfpublisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56943/jsh.v2i3.308
Introduction: Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder brought on by insufficient insulin production by the pancreas or inefficient insulin utilization by the organism. This study determines the effectivity between cinnamon infusion and lemongrass stew in reducing blood glucose levels in diabetes mellitus patients. Method: This study uses a design pra-experimental by method two-group pre-post design. The sample of this study were diabetics who were willing to be respondents as many as 20 people. The dependent variable is blood glucose levels, the independent variables are lemongrass stew and cinnamon infusion. The instrument used is the observation sheet. Result & Analysis: test results for lemongrass stew with cinnamon infusion were obtained in treatment group 1 (p = 0.502) and treatment group 2 (p = 0.730) where α > 0.05, meaning that statistically there was no difference in blood glucose levels reduction between treatment groups 1 (lemongrass) and treatment group 2 (cinnamon). Discussion: There was no difference in reducing blood glucose levels between treatment group 1 (lemongrass) and treatment group 2 (cinnamon).
ASSESSMENT OF THE EFFECTS OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION AND LEMON AROMATHERAPY ON BLOOD SUGAR LEVELS IN PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES MELLITUS
Susanti, Susanti;
Fajriyah, Novita;
Bistara, Difran Nobel
Lux Mensana: Journal of Scientific Health Vol. 2 Issue 4 (2023)
Publisher : jfpublisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56943/jsh.v2i4.446
Introduction: Individuals with diabetes mellitus must adhere to a series of examinations, which includes blood sugar monitoring. The effects of progressive muscle relaxation and lemon aromatherapy on blood sugar levels in individuals with type 2 diabetes are compared in this study as non-pharmacological interventions for controlling or lowering blood sugar increase that persons with diabetes mellitus can conduct on their own at home. Method: The methodology of pre-experimental research is used. The study population consists of 36 volunteer diabetes patients who are divided into two groups using simple random sampling. The dependent variable is the blood sugar levels of patients with type 2 diabetes. The independent variables in this study are progressive muscle relaxation and lemon aromatherapy. The Wilcoxon signed-rank test & Mann-Whitney test is used to examine the data in order to determine the significance of the comparison between two sets of correlated data using ratio-shaped data. Results & Analysis: With a p-value of 0.016, progressive muscle relaxation is helpful in reducing blood sugar levels. Likewise, using lemons in aromatherapy decreases blood sugar levels (p-value = 0.028). However, the comparison results show that, with a p-value of 0.012, progressive muscular relaxation works better than lemon aromatherapy. Discussion: Both interventions involve relaxation techniques that block stress input and promote physiological calm in order to slow down heartbeats and boost the release of insulin hormones into the bloodstream, which is required for managing blood sugar. It is suggested that future research combine the two medicines to obtain more comprehensive findings.
ASSOCIATION ASSOCIATION OF SHINE AND LAL INDEX β-THALASSEMIA TRAIT SCREENING RESULTS WITH ANAEMIA AND LOW BIRTH WEIGH
susanti, Susanti;
Miftahussurur, Muhammad;
Husada, Dominicus;
Ningtyas, Woro Setia
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol 7 No 3 (2023): VOLUME 7 ISSUE 3 DECEMBER 2023
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29082/IJNMS/2023/Vol7/Iss3/543
Beta thalassemia trait are more likely to have anemia which leading to intrauterine hypoxia and adverse uterine conditions. Adverse intrauterine environment has been shown to have a significant impact on the risk of low birth weight. Therefore, this study aims to investigate association between Shine and Lal index β-thalassemia trait screening results with anaemia and lowbirth weight. A retrospective study design was conducted based on medical records of mothers and their infants born in 2022 at a regional hospital, in East Nusa Tenggara. The inclusion criteria were being live birth, singleton births and gestational age >28 weeks. Mothers didn’t have complete records were excluded from study. Analysis uses chi-square test to evaluate the relationship between dependent and independent variables, This study identified 738 eligible samples. The incidence of suspected β-thalassemia trait according Shine and Lal Index was about 42.5%. There is a significant relationship between Shine and Lal β-thalassemia trait screening results with maternal anaemia and no relationship between Shine and Lal index β-thalassemia trait screening results and LBW