Articles
PENINGKATAN PENGETAHUAN GURU IPA SMP/MTS TENTANG BIOLOGI CACING NYALE DI KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Imam Bachtiar;
Lalu Japa;
Didik Santoso;
Syamsul Bahri;
Syachruddin AR
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (174.745 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1496
Dalam tiga dasawarsa terakhir tradisi Bau Nyale telah menjadi atraksi pariwisata andalan di Kabupaten Lombok Tengah. Acara tradisional telah berkembang menjadi acara yang bertaraf nasional dan dihadiri oleh banyak wisatawan mancanegara. Pengajaran tentang cacing nyale di sekolah masih terbatas pada legenda dan budaya. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang aspek Biologi cacing nyale dikhawatirkan membawa dampak negatif terhadap kelestarian cacing nyale. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru IPA dan guru Biologi di SMP/MTs Kecamatan Pujut dan sekitarnya. Kegiatan pengabdiaan dihadiri oleh 20 guru dari SMP dan SMA di sekitar Kecamatan Pujut. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode tanya-jawab, ceramah, diskusi serta demonstrasi. Kegiatan ini berlangsung selama sehari penuh. Hasil evaluasi dengan kuesioner menunjukkan bahwaÃÂ peserta menyatakan mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 3,5 sampai 8 skala (dari 10 skala) pada 10 topik dari Biologi cacing nyale. Sebelum kegiatan pengabdian median pengetahuan peserta hanya pada skala 2 dan 3. Setelah kegiatan pengabdian, para peserta menyatakan pengetahuannya meningkat, sehingga median pengetahuan menjadi skala 8. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian sudah berjalan dengan sangat baik dan membawa dampak yang besar pada peningkatan pengetahuan guru tentang Biologi cacing nyale.
PELATIHAN PEMBUATAN PREPARAT SQUASH UJUNG AKAR UNTUK PENGAMATAN KROMOSOM PADA GURU-GURU BIOLOGI DI KOTA MATARAM
I Gde Mertha;
Agil Al Idrus;
Syamsul Bahri;
Prapti Sedijani;
Dewa Ayu Citra Rasmi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2019): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.05 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v2i4.1505
Guru biologi yang professional tidak saja bertugas mengajar materi di kelas tetapi juga dapat membimbing praktikum di laboratorium. Agar dapat membimbing praktikum dengan baik, guru biologi harus dibekali keterampilan teknik laboratorium khususnya pada kegiatan praktikum yang membutuhkan keterampilan dan kecermatan, seperti pembuatan sediaan kromosom dan observasi kromosom di bawah mikroskop. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Mataram. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan mikroteknik pembuatan preparat mikroskopis squash ujung akar untuk pengamatan kromosom dan melatih keterampilan observasi (pengamatan) tahap-tahap mitosis dan penentuan bentuk morfologi kromosom di bawahmikroskop. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan dan unjuk kerja dalam bentuk praktek, yang dikombinasikan dengan kegiatan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan praktek yang dilakukan, yaitu (1) pembuatan preparat squash ujung akar tanpa perlakuan zat antimitosis dan dengan perlakuan zat antimitosis, (2) observasi stadium mitosis kromosom, (3) penghitungan jumlah kromosom, (4) penentuan bentuk morfologi kromosom, (5) dokumentasi kromosom dibawah mikroskop, dan (6) pembuatan kunci determinasi kromosom. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa semua guru biologi sangat antusias mengikuti praktek pada pelatihan ini yang ditandai dengan keterlibatan dan ketekunan mereka dalam membuat preparat squash ujung akar, pengamatan mitosis, penghitungan jumlah kromosom, dan penentuan bentuk kromosom. Dengan kegiatan pelatihan ini transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan mikroteknik squash ujung akar dari tim pengabdian kepada guru biologi berjalan dengan baik berkat minat dan motivasi yang tinggi semua peserta pelatihan dalam menghasilkan produk ilmiah preparat kromosom. Produk pelatihan preparat kromosom yang dihasilkan dapat dijadikan bahan praktikum untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sel dan genetika di sekolah.
PENINGKATAN PENGETAHUAN GURU BIOLOGI SMA NEGERI TENTANG BIOLOGI CACING NYALE DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Imam Bachtiar;
Lalu Japa;
Syamsul Bahri
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (97.655 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2295
Tradisi bau nyale tidak hanya penting bagi masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah, tetapi juga sangat penting bagi masyarakat pesisir Kabupaten Lombok Timur, terutama di Kecamatan Jerowaru. Acara menangkap epitoki cacing laut di Pantai Kaliantan ini telah lama menjadi budaya tahunan, yang ingin ditingkatkan menjadi atraksi wisata budaya oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Keluarnya nyale adalah peristiwa biologis, tetapi pengajaran tentang nyale di sekolah hanya terbatas pada tradisi dan legenda saja. Guru-guru Biologi tidak mempunyai akses terhadap informasi ilmiah tentang Biologi cacing nyale. Tidak sedikit guru Biologi yang belum memahami tentang reproduksi cacing nyale. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk menjawab kebutuhan guru akan informasi ilmiah tentang Biologi cacing nyale. Pengabdian pada masyarakat dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan secara daring dan pemberian bahan bacaan elektronik tentang Biologi cacing nyale. Peserta kegiatan penyuluhan adalah 32 guru Biologi dari 17 SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur. Sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan, para guru Biologi diberikan pre-test dan post-test untuk mengetahui perubahan yang terjadi. Bahan bacaan diberikan setelah guru menjawab pre-test, sebelum kegiatan penyuluhan. Hasil penilaian guru sendiri menunjukkan bahwa mereka mengalami peningkatan pengetahuan tentang cacing nyale sebanyak 4,33 hingga 5,17 skala pada semua sembilan topik yang dibahas. Perbandingan rata-rata pengetahuan guru pada pre-test dan post-test menunjukkan adanya kenaikan enam kali lipat (631%). Peningkatan pengetahuan yang sangat besar ini dapat dijelaskan dari perubahan pada ketersediaan sumber informasi tentang cacing nyale. Dengan menyediakan bahan bacaan tentang Biologi cacing nyale, para guru Biologi menjadi lebih faham tentang aspek Biologi dari cacing nyale, dan diharapkan mereka akan lebih bersemangat untuk mengajarkan Biologi cacing nyale kepada siswa SMA. Jika kegiatan ini dilaksanakan pada semua guru di seluruh Pulau Lombok, dari SD/MI hingga SMA/MA, maka dalam waktu 10 tahun, sebagian besar penduduk Pulau Lombok akan memahami pentingnya konservasi atau pengelolaan cacing nyale.ÃÂ
Efektivitas Modul Pembelajaran Biologi Cacing Nyale Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Erdiana Larasati;
Jamaluddin;
Syamsul Bahri
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.4082
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan modul pembelajaran biologi cacing nyale dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Analisis data dilakukan dengan uji normalized gain dan uji hipotesis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. yaitu pada kelas X IPA 5 memiliki skor normalized gain sebesar 61% yang termasuk dalam kategori cukup efektif sedangkan kelas X IPA 4 memiliki skor normalized gain sebesar 40% yang termasuk dalam kategori kurang efektif. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan independent sample t-test menyatakan bahwa Sig. (2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05 yang berarti ada perbedaan efektifitas yang signifikan dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan modul pembelajaran biologi cacing nyale efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPA SMA Negeri 7 Mataram.
KEPRIBADIAN TOKOH DALAM FILM Al-FIIL AL-AZRAQ: SUATU PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA
Sitti Wahidah Masnani;
Tirsa Aminah;
Syamsul Bahri
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas tentang gambaran kepribadian Tokoh utama dan tokoh lain serta faktor yang mempengaruhi kepribadian tokoh dalam Film Al-Fil Al-Azraq. Penelitian ini dilakukan karena tokoh utama dalam Film tersebut memiliki gaya hidup yang tidak mencerminkan profesinya sebagai dokter jiwa. Ia seorang dokter jiwa, tetapi memiliki jiwa yang tidak sehat sementara tokoh lainnya berperan penting dalam mempengaruhi munculnya kepribadian tokoh utama. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu menjelaskan kepribadian tokoh utama dan tokoh lain serta faktor apa saja yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu, mereduksi data yang ditemukan lalu mengelompokkannya berdasarkan rumusan masalah dan batasan masalah, kemudian data akan ditabulasikan dan menarik kesimpulan dari hasil analisis data. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, kepribadian tokoh utama dan tokoh lain menunjukkan bahwa kepribadian tokoh utama dan tokoh lain id, ego, dan super ego tidak seimbang. Hal ini karena adanya faktor yang memengaruhi munculnya kepribadian tokoh utama dan tokoh lainnya yaitu, faktor internal dan eksternal. Kepribadian ego tokoh utama dan tokoh lain lebih mendominasi. Hal tersebut terbukti ketika tokoh utama dan tokoh lainnya selalu mengikuti dorongan keinginan hatinya dan perwujudan dari semua dorongan keinginan hati tersebut ialah dalam bentuk ego.
DAMPAK PROGRAM KELUARGA HARAPAN TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kasus Di Kelurahan Sekip Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru)
Dhimas Haryato;
Syamsul Bahri
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10: Edisi I Januari - Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRACT Since the New Order era until now, there have been many and various poverty alleviation programs carried out by the Government of Indonesia. However, it is difficult to conclude whether the number of poor people is decreasing or increasing. This is because depending on the poverty parameter used by many parties, it also varies. The Program Keluarga Harapan (PKH) Non-Cash Social Assistance Program is one of the social protection programs that aims to reduce the burden of spending and increase the income of poor and vulnerable families which has been going on since 2017 until now. This research is intended to answer the problem of how PKH impacts on people's welfare? The research was conducted in urban areas, namely Sekip Village, Limapuluh District, Kota Pekanbaru. Theory Sociology used is about poverty and empowerment concepts and the method used is descriptive qualitative by specifying that the informants consist of poor and vulnerable beneficiary families, social assistants and other related government elements. The research results show that the impact of the program in general has not yet shown any change in the behavior of beneficiary families to adopt an independent lifestyle so that they are able to access various health, education and social welfare services. Continuity of education for school-age children can be achieved, as well as an increase in family income from social assistance funds received. However, because self-sufficiency has not grown, aid funds cannot be developed productively to improve family welfare. The factors caused is such social assistants are less intensive and behavior change poors and susceptibles takes a long time and is intensive in an integrated program of stake-holders. Keywoords: Impact, Program Keluarga Harapan, and Community Welfare.
STATUS HUKUM TALAK DI LUAR PENGADILAN MENURUT HUKUM POSITIF INDONESIA
Haniful Huda;
Syamsul Bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Keperdataan Vol 7, No 1: Februari 2023
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak - Penelitian ini bertujuan menjelaskan status hukum talak di luar pengadilan menurut hukum positif di Indonesia, dan upaya penyelesaian hukum terhadap perceraian yang dilakukan di luar pengadilan. Hasil penelitian bahwa status hukum talak di luar pengadilan menurut hukum positif di Indonesia tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum, sekalipun fiqh mengatakan sah talak di luar pengadilan. Hal tersebut karena maslahat yang ditimbulkan apabila ṭalak dijatuhkan seorang suami di depan sidang pengadilan lebih besar dibandingkan muḍaratnya. Terkait upaya penyelesaian hukum perceraian yang dilakukan di luar pengadilan, maka mediasi non litigasi dapat dilakukan dalam menyelesaikan perkara perceraian dengan tujuan menggagalkan perceraian dan mendamaikan kedua belah pihak sebelum terjadinya proses perceraian di pengadilan. Namun mediator hanya sebagai penengah dan tidak berhak Disarankan kepada pihak suami istri yang akan bercerai agar proses perceraian dilakukan di depan pengadilan sesuai dengan pengaturan hukum positif di Indonesia karena pada dasarnya hukum bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan, dan kepada pemerintah desa, tokoh agama atau pemangku adat yang mendapatkan kepercayaan pasangan suami istri dalam menyelesaikan perceraian di luar pengadilan disarankan agar tidak mengabaikan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah tentang larangan perceraian di luar pengadilan.Kata Kunci: Status Hukum, Talak, Pengadilan, Hukum Positif.
SISTEM PEMANTAUAN DAN PENGONTROLAN PADA PENJEMURAN IKAN ASIN BERBASIS INTERNET OF THINGS
Bobi Kurniawan;
Syamsul Bahri;
ㅤ Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/coding.v10i03.56374
Ikan asin adalah hasil pengolahan ikan yang telah diawetkan dengan cara penggaraman dan pengeringan. Pengeringan ikan masih membantu melindungi ikan dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari untuk mengurangi kadar air pada daging ikan, namun masalah yang sering terjadi yaitu perubahan cuaca hujan secara tiba-tiba. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem secara otomatis dapat memantau cuaca, suhu, kontrol atap dan pembolak-balik ikan melalui aplikasi website. Pada sistem penjemuran ikan asin, sensor hujan yang digunakan untuk mengetahui kondisi cuaca hujan ataupun tidak hujan dan DHT11 yang digunakan untuk mengukur suhu, menunjukkan nilai error sebesar 0,027% terhadap pembacaan termometer. Sistem kontrol menggunakan motor servo untuk kendali atap dan memutar pembolak-balik ikan. NodeMCU ESP32 yang terhubung ke relay sebagai kendali menyalakan kipas, heater dan lampu pijar. Hasil pengujian sistem penjemuran ikan asin terhadap ikan segar dilakukan menggunakan heater dan lampu pijar sebagai pengganti sinar matahari pada saat kondisi atap tertutup, sehingga ikan asin masih dapat melakukan proses pengeringan walaupun pada saat kondisi hujan dan malam hari.
IMPLEMENTASI METODE REGRESI LINEAR UNTUK PREDIKSI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK PLN RAYON SINTANG BERBASIS WEBSITE
Rini Oktaviani;
Dwi Marisa Midyanti;
Syamsul Bahri
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 9, No 01 (2021): Edisi April 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/coding.v9i01.45868
PT. PLN Rayon Sintang adalah perusahaan yang bergerak di bidang ketenagalistrikan baik dari mulai mengoperasikan pembangkit listrik sampai dengan melakukan transmisi kepada masyarakat di sebagian wilayah Sintang. Kebutuhan energi listrik pada PLN Rayon Sintang setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Oleh karena itu, untuk mengatur kebutuhan energi listrik, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui permintaan energi listrik yang akan dibutuhkan oleh pelanggan untuk satu bulan berikutnya, sehingga perusahaan dapat mengantisipasi permintaan energi listrik agar tidak menimbulkan kerugian. Pada penelitian ini telah dibuat sistem aplikasi prediksi kebutuhan energi listrik menggunakan metode Regresi Linear. Data yang digunakan adalah jumlah pelanggan 81 bulan untuk prediksi jumlah pelanggan pada bulan oktober 2019 sampai dengan September 2020, jumlah pemakaian kwh 81 bulan untuk prediksi jumlah pemakaian kwh pada bulan Oktober 2019 sampai dengan September 2020 dan penjualan tenaga listrik 81 bulan untuk prediksi bulan Oktober 2019 sampai dengan September 2020. Untuk pengujian jumlah pelanggan persentase terbaik sebesar 98,85%, untuk jumlah pemakaian kwh sebesar 97,85% dan untuk jumlah pendapatan penjualan tenaga listik sebesar 94,28%. Persentase keberhasilan sistem prediksi kebutuhan energi listrik tersebut, didapatkan dengan menggunakan 50 data. Kata kunci: Akurasi, Kebutuhan Energi Listrik, Prediksi, Regresi Linear
RANCANG BANGUN PENGOLAH PAKAN OTOMATIS SUGAR GLIDER BERBASIS INTERNET OF THINGS
Dinarti Maharani;
Syamsul Bahri;
Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 01 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/coding.v10i01.54222
Sugar gliders are nocturnal, which means they are active at night. Sugar Glider food ingredients use SUN brand cereal milk. The dose of feed for 1 meal is 6 grams of powder and 8 ml of water. To provide food on time, a tool is needed that can perform processing and feeding in the Sugar Glider cage automatically and the status is monitored through the website interface. The components used are ultrasonic sensors, mini DC water pumps, servo motors, DC motors. The results of ultrasonic sensor readings on the sensor nodes are monitored through the website interface. The Sugar Glider automatic feed processor design applies the concept of Internet of Things (IoT) technology, namely data communication using a wireless network (without cables). The hardware is built using two nodes, namely the sensor node as a monitor for the stock of feed ingredients in the tank and the controller node as a feed processor based on an active schedule. Testing of feed processing automatically on the controller node starts from the request for schedule status data to the server. The processing of feed based on the schedule entered on the website was successfully carried out by the system. The system succeeded in removing feed powder with an average value of 5.8 grams of powder coming out close to 6 grams and removing water with an average value of 8.4 ml approaching 8 ml. Testing of data transmission has been successfully carried out and the data is displayed on the website in real time.