Articles
Faktor–Faktor Yang Dipertimbangkan Dalam Pengambilan Keputusan Pada Lembaga Pendidikan Tinggi Swasta Universitas Nahdlatul Wathan
Sudirman Sudirman;
Sudirman Sudirman
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Postgraduate University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpap.v5i2.491
Dunia pendidikan merupakan pendukung dari perkembangan zaman saat ini, dimana dengan adanya lembaga pendidikan, semua bidang dapat dipelajari. Ada dua jenis pendidikan yaitu formal dan informal, yang antara keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu memberikan atau menyampaikan ilmu pengetahuan untuk bekal anak – anak bangsa. Proses pendidikan perguruan tinggi akan terjadi jika terdapat interaksi dari 2 komponen utamanya yaitu dosen dan mahasiswa. Antara dosen dan mahasiswa akan terjadi korelasi dan kolaborasi dalam mencapai visi dan misi perguruan tinggi tersebut. Manusia sebagai mahluk individu dan juga mahluk sosial senantiasa dihadapkan kepada berbagai persoalan dan masalah yang dijumpai hamper disetiap sisi kehidupannya. Semua bentuk persoalan dan masalah tersebut menuntut adanya pengambilan keputusan yang tepat dari sejumlah alternatif pemecahan agar semua yang direncanakan dapat tercapai secara optimal. Begitu pula halnya posisi dan kedudukan seseorang dalam organisasi maupun lembaga pendidikan, terkait dengan tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan, sering pula dihadapkan berbagai permasalahan – pemasalahan dan keputusan – keputusan yang harus diambil secara tetap agar roda organisasi atau lembaga pendidikan beserta administrasinya dapat berjalan dengan baik dan lancar. Pengambilan keputusan adalah inti dari kehidupan organisasi, termasuk organisasi penyelenggaraan pendidikan.
Franchise dalam Syariah Entrepreneurship Perspektif Islam
Nadila Nadila;
Henny Rumiyanti;
Henny Rumiyanti;
Sudirman Sudirman;
Siradjuddin Siradjuddin
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STIE AMKOP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37531/mirai.v8i3.6090
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui Franchise dalam Syariah Entrepreneurship Perspektif Islam. Metode yang digunakan ialah kepustakaan (library research). Metode ini bertujuan untuk mengkaji konsep hukum benda, dengan menggunakan metode deskriptif-analitis, pendekatan normatif-ekonomi dan sosiologi. Bisnis franchise merupakan sistem usaha bisnis yang saat ini banyak digemari oleh masyarakat. Melalui sistem franchise, berkegiatan bisnis menjadi lebih mudah. Sebab, bisnis waralaba menggunakan sistem bisnis dimana franchisor memberikan hak kepada franchisee untuk dapat menggunakan atau memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan yang dimiliki oleh franchisor melalui suatu perjanjian. franchise dibenarkan menurut hukum Islam sepanjang memenuhi rukun dan syarat perjanjian, terpenuhi pula prinsip-prinsip bermuamalah. Bisnis waralaba membuka banyak peluang usaha bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam bisnis waralaba sendiri diterapkan keterbukaan, kejujuran, dan kehati-hatian. Meskipun kehadirannya membawa dampak terhadap usaha kecil yang ada disekitarnya, namun persaingan yang tercipta adalah persaingan yang sehat. Model bisnis franchise pada dasarnya merupakan turunan atau perkembangan dari bentuk syirkah. Dalam skema bisnis Franchise syarat akad seperti persentase bagi hasil, harus dinyatakan secara lengkap dan jelas dalam suatu perjanjian berdasarkan akad syirkah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Keywords: Franchise, Syariah Entrepreneurship, Perspektif Islam
STEM-based E-learning: Implementation and Effect on Communication and Collaboration Skills on Wave Topic
Wiyono, Ketang;
Sury, Kristylia;
Hidayah, Riski Nur;
Nazhifah, Nauratun;
Ismet, Ismet;
Sudirman, Sudirman
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 8 No 2 (2022): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 8 Issue 2, D
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/1.08208
Communication and collaboration are essential skills that students must master in the 21st century. These skills can be raised and improved through systematic learning, such as the STEM approach. This study aims to determine the effect of STEM-based e-learning applications on high school students’ 2C (communication and collaboration) skills on wave material. This type of research was quasi-experimental, using the pretest-posttest method. The population of this study was 11th-grade students of the science program at public senior high school number 2 Palembang. Data analysis techniques used quantitative data analysis techniques to analyze the data collected from students’ 2C skills achievement scores. The results of data analysis on the average pretest on communication skills got a value of 54, while collaboration skill was 55. After applying STEM-based e-learning on wave material, the average post-test scores on communication and collaboration skills were 82.7 and 85.7. It showed that the students’ 2C skills increased after using STEM-based e-learning on wave material. The main finding of this study was that the application of STEM-based e-learning on wave material effectively improved students’ 2C (communication and collaboration) skills. It was evidenced by the analysis results of the N-gain test, which showed that students with communication skills scored 0.62 in the medium category and 0.68 in the medium category for collaboration skills.
Inductive and Intuitive in Proving the Identity Element of A Group: A Structure of Argumentation
Arifin, M. Zainul;
Sudirman, Sudirman;
Rahardi, Rustanto
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21043/jpmk.v7i1.25793
This research applies the Toulmin Argumentation Model in identifying the argumentation structure and proving the identity property of a group with an inductive and intuitive approach. This research is qualitative descriptive research, and the instrument is one problem of proving the identity property of a group. Data were collected from a cohort of 30 students who enrolled in the Introduction to Ring Theory course. All participants selected one Subject based on complete and correct answers for further analysis. The results showed that the Subject used his intuition to take one element, which would then be proven as the identity element of a group. Then, the Subject used an Inductive Warrant to prove it. The Subject only takes one element that fulfils the identity property. However, the Subject states that the conclusion applies in general, which makes the argument invalid because valid arguments are based on deductive. At the same time, students at the college level should use a deductive approach to proof. By using the Toulmin Argumentation Model, the subject's ability to formulate and construct arguments in a proof can be seen as structured and clear. This model allows a systematic explanation and strengthens confidence in the validity of the evidence. This research is expected to enrich the understanding of argumentation structure in inductive proofs of group identity properties and show the potential use of the Toulmin Argumentation Model in identifying more in-depth mathematical argumentation. Penelitian ini menerapkan Model Argumentasi Toulmin dalam mengidentifikasi struktur argumentasi pada pembuktian sifat identitas suatu grup dengan pendekatan induktif dan intuitif. Penelitian ini termasuk penelitian dekriptif kualitatif, dan instrumen berupa satu soal pembuktian sifat identitas suatu grup. Data diperoleh dari 30 mahasiswa yang menempuh mata kuliah Pengantar Teori Gelanggang. Dari seluruh partisipan, satu subjek dipilih berdasarkan jawaban lengkap dan benar untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek menggunakan intuisinya dalam mengambil satu elemen yang kemudian akan dibuktikan sebagai elemen identitas suatu Grup. Kemudian Subjek menggunakan Warrant Induktif dalam membuktikannya. Subjek hanya mengambil satu elemen yang memenuhi sifat identitas, namun subjek menyatakan bahwa kesimpulan tersebut berlaku secara umum, yang menjadikan argumenya tidak valid. Karena argumen yang valid didasari pada deduktif. Padahal mahasiswa di tingkat perguruan tinggi seharusnya menggunakan pendekatan deduktif dalam pembuktian. Dengan menggunakan Model Argumentasi Toulmin, kemampuan Subjek dalam merumuskan mengonstruksi argumen dalam pembuktian dapat terlihat terstruktur dan jelas. Model ini memungkinkan penjelasan yang sistematis dan memperkuat kepercayaan terhadap validitas pembuktian. Penelitian ini juga menunjukkan kekuatan metode induktif dan intuitif dalam pembuktian matematika, menunjukkan bagaimana pendekatan ini dapat menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pembuktian matematika. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai struktur argumentasi dalam pembuktian induktif sifat identitas grup dan menunjukkan potensi penggunaan Model Argumentasi Toulmin dalam mengidentifikasi argumentasi matematika yang lebih mendalam.
SIMULASI ALIRAN FLUIDA PADA TURBIN SAVONIUS DUA SUDU MENGGUNAKAN CFD
Sudirman, Sudirman;
Surono, Bambang
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/trb.v12i2.2926
Sudu turbin savonius yang berbentuk cekung saat menerima tekanan udara dan cembung saat berputar searah rotasi turbin menjadikan turbin savonius memiliki efisiensi yang cukup rendah dibandingkan dengan turbin jenis lainnya. Hal ini menjadi objek perhatian para peneliti untuk merekayasa bentuk dan perlakuan pada turbin savonius agar dapat meningkatkan performa turbin savonius. Diantaranya dengan mengamati medan aliran yang terjadi di sekitar turbin savonius. Pada penelitian ini digunakan simulasi numerik aliran fluida pada turbin savonius dua sudu menggunakan CFD dengan viscous model spalart allmaras. Diameter sudu (d); 150 mm, Gap (e); 22,5 mm, Diameter luar (D0); 323 mm. Savonius pada penelitian ini berputar searah jarum jam atau clockwise (CW). Berdasarkan contour kecepatan yang dihasilkan, dragging flow pada penelitian ini terbentuk pada sisi cekung blade yang bergerak maju (advancing blade) dan berkontribusi pada peningkatan kinerja turbin savonius. Hal ini dipertegas dengan visualisasi contour tekanan. Tekanan pada sisi cekung adalah nilai tekanan terbesar pada kedua blade. Sedangkan stagnation flow yang terbentuk dapat diamati dengan nilai tekanan pada sisi cembung blade yang berputar ke arah up stream (advancing blade) dan hal tersebut berkontribusi mengurangi torsi blade.
Students' Specializing Thinking in Solving Arithmetic Sequence and Series Problems
Lorenza, Nella;
Sudirman, Sudirman;
Susiswo, Susiswo
PRISMA Vol 13, No 1 (2024): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jp.v13i1.3930
Specializing thinking is a mathematical thinking process that is very important in the mathematics learning process. Specializing thinking is thinking by starting with special things. The application of specializing thinking can be an effective strategy for teachers to improve students' mathematical thinking abilities in dealing with various problems. This research aims to describe students' specializing forms of thinking in solving problems of arithmetic sequences and series. This research method is descriptive qualitative research with a case study approach. The subjects in this research were 2 class X high school students who successfully solved arithmetic sequence and series problems. The instruments used are tests and interviews. The data in this research are the results of the subject's work and the results of interview transcripts. The research results show that two forms of specializing thinking were found in solving arithmetic sequences and series problems, that is explicit schematic representation and implicit schematic representation. It is hoped that the results of this research can provide a valuable contribution to mathematics teachers in designing more meaningful learning.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN NUMERASI PESERTA DIDIK
Syafitri, Rafi;
Muksar, Makbul;
Sudirman, Sudirman
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11 No 4 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47668/edusaintek.v11i4.1429
This research is based on the low numeracy ability of grade IV students. The low numeracy ability of students is caused by (1) learning is still centered on the teacher, (2) practice questions are sourced from LKS books purchased from stores, (3) students are still weak in applying mathematical concepts to story problems. Based on these problems, the researcher developed a mathematics learning tool to improve the numeracy skills of grade IV students. The purpose of this study is to produce learning tools to improve the numeracy skills of grade IV students that are valid, effective, and efficient. The research method used in this development is the Plomp model which consists of three stages, namely (1) the initial research stage, (2) the prototype stage, and (3) the assessment stage. Hasil praktikalitas RPP dan LKPD memeroleh 93,8% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan berdasarkan hasil uji skala kecil pada tes kemampuan numerasi diperoleh 92,5 % artinya perangkat pembelajaran matematika sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik kelas IV. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran matematika layak untuk dijadikan rujukan dalam pembelajaran matematika kelas IV SD.
HUBUNGAN PEMBERIAN UANG SAKU DENGAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS TINGGI SDN 69 ITTERUNG KECAMATAN TELLU SIATTINGE KABUPATEN BONE
Sudirman, Sudirman;
Mujahidah, Mujahidah;
Rahmah, Nur
Global Journal Basic Education Vol 2 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v2i2.765
Penelitian ini adalah jenis penelitian kolerasional simetris yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan antara pemberian uang saku dengan minat belajar siswa kelas tinggi SDN 69 Itterung Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas tinggi SDN 69 Itterung berjumlah 51 siswa. Sampel dalam penelitian berjumlah 51 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil statistik deskriptif hasil penelitian pemberian uang saku memperoleh rata-rata sebesar 63,10 dan persentase sebesar 83,48% dengan kategori sangat baik. Sedangkan minat belajar siswa memperoleh rata-rata sebesar 63,33 dan persentase sebesar 80,79% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil statistik inferensial menunjukkan ≥ (0,582 ≥ 0,276) pada taraf signifikansi 5% . Dengan demikian diterima dan ditolak. Dari hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemberian uang saku dengan minat belajar siswa kelas tinggi SDN 69 Itterung Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone yang tergolong sedang pada kategori 0,40- 0,599.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA LUMER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 167 SEBERANG KECAMATAN LAMURU KABUPATEN BONE
fuadi, nurul;
muliadi, muliadi;
sudirman, sudirman
Global Journal Basic Education Vol 4 No 1 (2025): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v3i3.2552
This research is a class action research that aims to find out how the application of the Team Games Tournament (TGT) learning model assisted by Lumer media to improve social studies learning outcomes of fourth grade students of SD Negeri 167 Seberang, Lamuru District, Bone Regency. The approach used in this research is descriptive qualitative. The subjects in research study were all 27 class IV students and the class IV homeroom teacher. Data collection techniques using observation and tests. Data analysis techniques in this study are reducing data, describing data and drawing conclusions. The results showed that in the first cycle as many as 66.67% or 18 students obtained an average score of 74% and experienced in second cycle as many as 81.48% or 22 students with an average score of 80%. It can be concluded that the Team Games Tournament (TGT) learning model assisted by Lumer media can improve students' social studies learning outcomes.
Identifikasi Pemahaman Materi Stoikiometri pada Mahasiswa Baru Pendidikan Kimia FKIP Undana
Sudirman, Sudirman
Jurnal Beta Kimia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1: Mei 2021
Publisher : Universitas Nusa Cendana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35508/jbk.v1i1.5127
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pemahaman materi stoikiometri pada mahasiswa baru Pendidikan Kimia FKIP Undana tahun akademik 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Baru Pendidikan Kimia FKIP Undana Tahun Akademik 2019/2020 sekaligus sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa soal tes pilihan ganda yang terdiri dari 25 butir soal dan soal tes uraian yang terdiri dari 15 butir soal. Sebelum digunakan untuk mengambil data, dilakukan validasi terlebih dahulu. Analisis data menggunakan statistika deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pemahaman materi stoikiometri pada: (1) konsep mol sebesar 17,87%, (2) penentuan rumus empiris dan rumus molekul sebesar 3,92%, (3) penentuan rumus senyawa hidrat sebesar 22,92%, (4) penentuan komposisi atom sebesar 8,17%, (5) perhitungan kimia tepat habis sebesar 10,03%, dan (6) penentuan pereaksi pembatas sebesar 16,88%. Secara keseluruhan pemahaman mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020 pada materi stoikiometri sangat rendah. Hasil ini mengindikasikan bahwa diperlukan uji kemampuan prasyarat, pendalaman materi dan latihan soal untuk melatih kemampuan berhitung sebelum stoikiometri diajarkan pada mahasiswa baru.