Articles
A MULTICULTURAL SOCIETY AND SCHOOLS
Abdurrahman;
Zainal Hakim;
Tho N. Nguyen
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 4 No 3 (2022)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47006/ijierm.v4i3.175
This report has been developed based on a library research investigation of numerous library materials related to communities and schools that conflict with multicultural terminology. The approach states that the data collection methods used in this study are documented procedures, in which data is obtained through documents known as library materials. Data from this study are analyzed using content analysis. It became clear that multicultural schools and communities are higher education establishments that acknowledge and are willing to accept the existence of a wide variety of diverse identities in the communit
Pemberdayaan dan Diversifikasi Produk Olahan Daun Kelor pada Ibu PKK Kelapa Sawit dalam Upaya Pencegahan Stunting: Empowerment and Diversification of Moringa Leaf Processed Products for Kelapa Sawit PKK Mothers in an Effort to Prevent Stunting
Wati, Helmina;
Saputri, Revita;
Abdurrahman, Abdurrahman;
Widyanto, Rinto
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 9 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i9.7283
Stunting is defined as a failure to achieve optimal growth, as measured by height for age. Moringa leaves have been demonstrated to improve the nutritional status of toddlers based on body mass index according to age. In Banjarbaru, Sungai Besar village, palm oil is found to contain a significant amount of moringa leaves. This community service activity aims to empower palm oil PKK mothers and diversify moringa leaf processed products. The community service method involved counseling activities related to the benefits of moringa leaves and assistance in moringa leaf diversification. The results of the service included moringa leaf, areca nuts, and healthy snacks with a taste, shape, and color that the community liked. It can be concluded that there was an increase in the skills of PKK palm oil mothers in making processed moringa leaf products.
Layanan Informasi Sebagai Pendampingan bagi Orang Tua Muda Mengantisipasi Stunting di Kabupaten Deli Serdang
Abdurrahman;
Arrumaisyah Daulay, Annisa
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32505/connection.v5i1.10385
Stunting merupakan kasus kekurangan gizi berat yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Stunting juga berdampak pada prestasi dan pekerjaan di masa yang akan datang. Pencegahan stunting dilakukan sejak individu merencanakan kehidupan berkeluarga. Tujuan pengabdian sebagai upaya pendampingan bagi yang belum menikah maupun sudah menikah, orangtua muda, dan calon pengantin sebagai langkah awal mengatasi pencegahan terhadap kasus stunting melalui layanan informasi. Pendampingan diberikan oleh mitra melalui layanan informasi dengan tema pilihan selama 2 hari sebanyak 30 peserta. Berdasarkan hasil pengabdian bahwa pendampingan berupa layanan informasi yang diberikan memberikan pemahaman yang lebih dalam bahwa pencegahan stunting dimulai sejak individu dewasa merencanakan pernikahan, masa kehamilan, dan 1000 hari pertama kelahiran anak. Pendampingan ini juga membuka wawasan masyarakat bahwa pentingnya kesehatan ibu menjadi pondasi awal. Informasi diharapkan dapat berlanjut kepada masyarakat lainnya melalui program-program komunitas yang menjadi mitra pengabdian. Layanan informasi bertujuan mengedukasi orang tua dalam mengidentifikasi, mencegah, dan mengatasi stunting. Melalui penyampaian informasi yang tepat, orangtua muda dapat lebih memahami pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta memastikan pemantauan tumbuh kembang anak.
Al-Farabi: Negara Ideal Dan Politik Serta Hubungan Antara Agama Dan Politik
Muliadi, Muliadi;
Abdurrahman, Abdurrahman;
Nurliana, Nurliana;
Karmala, Karmala;
Bahaking Rama
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jim.v4i1.6359
Al-Farabi (872-950) adalah salah satu filosof muslim yang berpengaruh hingga saat ini. Di samping sebagai filosof, ia juga memiliki buah pemikiran terhadap konsep negara yang ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji negara ideal dan politik menurut pandangan Al-Farabi, serta bagaimana hubungan antara agama dan politik. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan studi literatur serta studi kepustakaan. Metode ini digunakan untuk memastikan bahwa penulis memiliki akses informasi yang relevan dengan masalah yang sedang dibahas. penelitian ini mengemukakan secara mendalam terkait pemikiran Al-Farabi mengenai negara ideal yang mengatakan bahwa negara ideal menurutnya adalah negara yang mau diajak kerja sama antara pemimpin dan masyarakatnya dengan memiliki cita-cita atau tujuan yang sama yakni mencapai kebahagiaan yang bersifat kekal, sehingga terciptanya kehidupan masyarakat damai dan tentram serta sesuai dengan apa yang masyarakat dan negara cita-citakan. Terkait dengan politik, Al-Farabi berpendapat bahwa politik harus didasari usaha konsepsi bersama dari manusia untuk mencapai kebahagiaan (conception of collective efford and mankind) yang tertinggi, dengan pikiran dan tindakan pribadi yang suci dan dengan kerjasama masyarakat harmoni serta semangat simpati. dan hubungan agama dan politik, yang mana keduanya memiliki proses tarik menarik kepentingan, Politik membutuhkan agama sebagai alat legitimasinya, dan agama membutuhkan politik sebagai alat penyebarannya sehingga hubungan agama dan politik adalah simbiotik. Pembahasan ini penting untuk memahami bagaimana konsep negara ideal yang bisa kita kembangkan dan politik yang seharusnya digunakan dalam suatu pemerintahan.
Pelantikan dan Kepemimpinan Umar bin Khattab: Analisis Biografi dan Kebijakan Politiknya selama Kekhalifahan
Wa Ode Rohis Zauman;
Abdurrahman, Abdurrahman;
Bahaking Rama
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jim.v4i1.6487
Umar bin Khattab, khalifah kedua dalam sejarah Islam, dikenal karena kebijakan politiknya yang revolusioner serta kepemimpinan yang kuat dan adil. Artikel ini mengkaji pelantikan Umar sebagai khalifah dan kebijakan politik yang ia terapkan selama masa pemerintahannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pelantikan Umar bin Khattab, mengeksplorasi kebijakan-kebijakan yang diterapkannya, serta menilai dampaknya terhadap pemerintahan Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis historis berdasarkan sumber-sumber primer dan sekunder, termasuk karya-karya klasik sejarah Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelantikan Umar sebagai khalifah bukan hanya momen transisi kepemimpinan, tetapi juga memicu reformasi besar dalam administrasi negara, sistem ekonomi, dan penegakan hukum. Kebijakan Umar dalam pengelolaan tanah, pembagian zakat, dan sistem pajak terbukti sangat efektif dalam memperkuat stabilitas politik dan sosial. Kebijakannya juga menciptakan sistem pemerintahan yang lebih terstruktur dan transparan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Umar yang adil dan bijaksana menjadi model bagi pemimpin-pemimpin Islam berikutnya, serta memberikan kontribusi besar dalam pembentukan struktur pemerintahan Islam yang berkelanjutan. Penelitian ini juga menyoroti relevansi kebijakan Umar dalam konteks pemerintahan dan keadilan sosial yang dapat diterapkan di masa kini.
Digital Learning Media Integrated with Malay Culture to Improve Students’ Numeration Ability and Motivation
Nofriyandi;
Abdurrahman;
Andrian, Dedek
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2023): April
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/mosharafa.v12i2.785
Media pembelajaran yang terintegrasi dengan budaya suatu daerah merupakan sarana penting dalam mentransfer materi dan melestarikan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Pembelajaran Matematika Digital Terpadu Budaya Melayu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap dan dimodifikasi menjadi tiga tahap yaitu Analysis, Design, dan Development. Produk yang dikembangkan adalah media pembelajaran Adobe Animate CC yang akan diimplementasikan melalui materi spasial. Subyek penelitian adalah seluruh siswa sekolah dasar di Pekanbaru Provinsi Riau. Instrumen penelitian berupa lembar validasi untuk melihat apakah media pembelajaran sudah valid dan praktis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk melihat apakah media yang dikembangkan valid dan praktis sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh ahli pengembangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran digital yang terintegrasi dengan budaya melayu adalah valid dan praktis. Menurut para ahli dan praktisi, media pembelajaran mengandung nilai-nilai budaya melayu yang dapat meningkatkan motivasi dalam pembelajaran budaya, meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Learning media that is integrated with the culture of a region is an essential means of transferring material and preserving a culture. This study aims to develop Malay Culture Integrated Digital Mathematics Learning Media. The research method used in this study is the research and development (R&D) method. The development model used is the ADDIE model consisting of 5 stages and modified into three stages: Analysis, Design, and Development. The product being developed is Adobe Animate CC learning media which will be implemented through spatial materials. The research subjects were all elementary school students in Pekanbaru, Riau Province. The research instrument is a validation sheet to see whether the learning media is valid and practical. The data analysis technique used in this research is descriptive quantitative to see whether the media developed is valid and practical according to the criteria set by development experts. The analysis results show that digital learning media integrated with Malay culture is valid and practical. According to experts and practitioners, learning media contain Malay cultural values, which can increase motivation in a learning culture, improve students' numeracy skills.
Comprehensive Numeracy Evaluation Model of Junior High Schools in Indonesia
Dedek Andrian;
Nofriyandi, Nofriyandi;
Mefa Indriati;
Abdurrahman, Abdurrahman
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 3 (2024): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/mosharafa.v13i3.2035
Kemampuan numerasi telah menjadi masalah signifikan terutama di sekolah menengah pertama. Penelitian ini bertujuan menciptakan model evaluasi komprehensif untuk menilai kemampuan numerasi di sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan utama. Pendekatan pertama adalah penelitian dan pengembangan, meliputi tahap investigasi awal, tahap desain, dan tahap uji coba. Pendekatan kedua berfokus pada evaluasi kemampuan numerasi di sekolah menengah pertama di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau. Hasil uji keterbacaan menunjukkan bahwa instrumen evaluasi, panduan, dan prosedur layak digunakan. Para ahli menganggap model ini sangat efektif dalam menilai kemampuan numerasi di Indonesia. Hasil uji coba skala kecil menunjukkan 26 item yang dikembangkan valid dan reliabel. Hasil uji coba skala besar mengonfirmasi bahwa instrumen memiliki validitas dan reliabilitas konstruk yang dapat diterima. Model evaluasi yang telah divalidasi oleh para ahli dan praktisi melalui uji coba skala kecil dan besar berpotensi meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah menengah pertama di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau.Numeracy ability has become a significant problem, especially in junior high schools. This research aims to create a comprehensive evaluation model to assess numeracy skills in junior high schools. This research uses two main approaches. The first approach is research and development, including the initial investigation stage, design stage and testing stage. The second approach focuses on evaluating numeracy skills in junior high schools in Indonesia, especially in Riau Province. The readability test results show that the evaluation instruments, guidelines and procedures are suitable for use. Experts consider this model to be very effective in assessing numeracy skills in Indonesia. The results of the small-scale trial showed that the 26 items developed were valid and reliable. The results of the large-scale pilot test confirmed that the instrument had acceptable construct validity and reliability. The evaluation model that has been validated by experts and practitioners through small-scale and large-scale trials has the potential to improve the numeracy skills of junior high school students in Indonesia, especially in Riau Province.
Pengaruh Persepsi Informasi Keuangan Dan Perilaku Donatur Pada Niat Berdonasi Di Organisasi Non Profit
hasian, pipian;
Abdurrahman, Abdurrahman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Niat Donasi didorong oleh adanya oleh individu yang mau berdonasi secara teratur, mengetahui kepada siapa donasi yang diberikan dan mau meluangkan waktunya ingin berdonasi. Selain itu, persepsi kewajaran informasi keuangan Organisasi Non Profit pada persepsi kewajaran prosedur keuangan dan persepsi kewajaran hasil keuangan menunjukkan bahwa informasi keuangan memainkan peran mendasar dalam persepsi Financial Result Fairness terhadap niat donasi individu. Oleh karena itu, Organisasi Non Profit harus memperhatikan tentang prosedur penggunaan dana, sumber dana yang bersifat transparan dan area pengunaan dana yang mencapai tujuan. Tujuan penelitian untuk mengisi kesenjangan pengetahuan yang ada dengan mengeksplorasi pengaruh Informasi Keuangan (Financial Information), Prosedur Keuangan (Financial Procedure), Kewajaran Hasil Keuangan (Financial Result Fairness) terhadap niat donasi (Donation Intention) dengan Sikap (Attitude) dan Kontrol Perilaku Persepsian (Percieved Behavioral Control). Data penelitian dikumpulkan melalui survey dengan menyebarkan kuesioner secara online. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Studi ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan perangkat lunak SmartPLS dan SPSS. Kesimpulan pada penilitian ini diantaranya bahwa Informasi Keuangan mempengaruhi Prosedur Keuangan dan Financial Result Fairness dan Prosedur Keuangan mempengaruhi Financial Result Fairnes di Organisasi Non Profit.
Analisis Evaluasi Program Lembaga Pembelajaran Qur’an di Rumah Qur’an Abu Qonita, Kota Bandar Lampung
Abdurrahman, Abdurrahman;
Ilhami, Ilhami
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2815
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana implementasi evaluasi program pada Lembaga Pembelajaran Qur'an Rumah Qur'an Abu Qonita. Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas dan efisiensi program pendidikan dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program pendidikan di Lembaga Pembelajaran Qur'an Rumah Qur'an Abu Qonita telah mencapai beberapa keberhasilan dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik terkait dengan pembelajaran Qur'an. Faktor-faktor pendukung seperti kualifikasi dan kompetensi guru, metode pembelajaran yang digunakan, serta materi pembelajaran yang disusun dengan baik, telah berkontribusi positif terhadap pencapaian tujuan pendidikan. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi Lembaga Pembelajaran Qur'an Rumah Qur'an Abu Qonita untuk meningkatkan kualitas program pendidikan mereka. Rekomendasi disusun berdasarkan temuan evaluasi, termasuk pengembangan strategi pembelajaran berbasis teknologi, peningkatan kualifikasi guru, dan penyempurnaan kurikulum untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi program pendidikan di masa depan.
The Collective Ijtihad Practice in Indonesia: The Role of Isbat Sessions in Addressing Legal Paradigm Differences Between Hisab-Rukyat
AM, Suhar;
Fitra, Tasnim Rahman;
Kasdi, Abdurrohman;
Istiqomah, Khusnul;
Abdurrahman, Abdurrahman;
Ahmad, Humaira
Al-Risalah Vol 24 No 2 (2024): December 2024
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30631/alrisalah.v24i2.1537
This article aims to promote the Isbat session as a collective ijtihad practice that can overcome the differences in the legal paradigms of Hisab and Rukyat in determining the beginning of Ramadan in Indonesia. This study uses qualitative-descriptive analysis by observing the practice of the Isbat session in dealing with differences in the legal paradigms of Hisab-Rukyat in Indonesia. Primary data uses official documents from the Ministry of Religious Affairs regarding the Isbat Session from time to time. Then the data is elaborated with secondary data, especially the opinions of scholars regarding the role of collective ijtihad in dealing with differences in the paradigms of Islamic law. The article finds that the Isbat Session is a real example of the practice of collective ijtihad in Indonesia, which combines religious values, science, and the principle of deliberation. Its role is very significant in bringing together the diversity of paradigms and legal views of the Islamic community in Indonesia. Furthermore, the practice of the Isbat session also has an impact on the socio-community aspect in strengthening the unity of Muslims amidst the diversity of legal methods and views. This article contributes to the development of Islamic legal science to become a reference for academics on related issues.