Articles
Pemanfaatan Stimulasi Kutaneus (Slow Stroke Back Massage) Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Haid (Dismenorea)
., Mukhoirotin;
., Zuliani
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Dismenorea merupakan rasa nyeri saat menstruasi. Derajat nyeri menstruasi sangat bervariasi dari yang paling ringan sampai yang paling berat, sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penggunaan stimulasi kutaneus (Slow-Stroke Back Massage) dapat mengurangi persepsi nyeri dan membantu mengurangi ketegangan otot. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stimulasi kutaneus (Slow-Stroke Back Massage) terhadap penurunan nyeri haid. Desain penelitian yang digunakan adalah Pra-Experiment dengan pendekatan One-Group Pre-Post Test Design yang menggunakan teknik Quota Sampling dengan jumlah sampel 20 responden. Pengambilan data diperoleh dengan menggunakan observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan Paired T-Test dengan P ≤ 0.05. Hasil penelitian menunjukkan nilai P =0.00, berarti ada pengaruh stimulasi kutaneus (Slow-Stroke Back Massage) terhadap penurunan nyeri haid. Stimulasi kutaneus dapat dimanfaatkan untuk menurunkan nyeri haid sehingga rasa nyaman terpenuhi dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Kata kunci: nyeri haid,stimulasi kutaneus.  Abstract Dismenorea is pain that occurs at the time of menstruate. Degree of pain menstruatemany variations from the heaviestuntil the lightest, so that can disorder the activity daily living. Use cutaneus stimulation (Slow-Stroke Back Massage) can decrease the perseption of painand assist to decrease the muscle stress. The purpose of this research is to know the influence of cutaneous stimulation (Slow-StrokeBackMassage) to decrease of painmenstruation. This design of the research used The Pre-Experiment method with the approach of One-Group Pre-Post Test Design using technique of Quota Sampling with the amount sample20 respondents. Data intake obtained by using observation and interview, which was then analyzed by using the paired T-Test with P ≤ 0.05.Result of research showed value P ≤ 0.05, meaning that influence of cutaneous stimulation (Slow-StrokeBackMassage) to decrease of pain menstruate. The cutaneus stimulation can be used to decrease of pain menstruate so that feel fullfiled balmy and don’t disorderthe activity daily living. Keywords : pain menstruate, cutaneus stimulation.
FUNGSI WACANA HUMOR STAND-UP COMEDY DI INDONESIA
Astuti, Eka Yuli
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stand-Up Comedy is one type of humor show that has now developed throughout the world to become a creative industry. Stand-up comedy is an entertainment that until now is still in demand by all ages and segments of society. The material delivered by Komika can provide entertainment to the audience as well as a medium of social criticism and education for the community. The research data was obtained from stand-up comedy shows on several television stations in Indonesia, which were analyzed qualitatively to provide relevant data to reveal the function of stand-up comedy humor. The results showed that in general the material of stand-up comedy humor has the main function as a means of recreation or entertainment, while secondary functions include educational functions, mock/ quip function, power function, persuasive functions, solidarity functions, psychological functions, and communication functions.
DETEKSI ENZIM CELLOBIOSE DEHYDROGENASE (CDH) DARI FUNGI Trametes versicolor
Desriani, Desriani;
Falah, Syamsul;
Bintang, Maria;
Kusumawati, Dwi Endah;
Amrinola, Wiwit;
Hasanah, Neneng
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Trametes versicolor merupakan salah satu fungi pendegradasi kayu dari golongan white rot fungi yang memiliki kemampuan dalam menghasilkan enzim ekstraseluler, yaitu cellobiose dehydrogenase (CDH). Enzim CDH memiliki dua domain, yaitu domain flavin dan domain heme yang dihubungkan oleh 25 asam amino yang kaya akan serin dan treonin. Penelitian ini bertujuan mendeteksi CDH yang dihasilkan oleh T. versicolor baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Deteksi CDH dilakukan melalui empat tahap, yaitu: uji kualitatif enzim ekstraseluler, produksi CDH pada media cair, pengukuran aktivitas CDH menggunakan DCIP sebagai akseptor elektron dan selobiosa sebagai substrat, serta analisis bobot molekul CDH dengan elektroforesis SDS-Page. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya zona bening disekitar fungi setelah perlakuan congo red dan NaCl yang mengindikasikan bahwa T. versicolor menghasilkan enzim ekstraseluler. Produksi CDH dilakukan dengan menumbuhkan fungi di media YPD dan media minimal guna menginduksi produksi CDH. Pengukuran aktivitas enzim CDH belum berhasil dilakukan dan berdasarkan hasil SDS-PAGE, sebagian besar enzim CDH dari T. versicolor dihasilkan dalam bentuk domain flavin.  Kata kunci : Cellobiose dehydrogenase, SDS-Page, Trametes versicolor
KEANEKARAGAMAN JENIS REPTIL ORDO SQUAMATA DIKAWASAN HUTAN LINDUNG GUNUNG SEMAHUNG DESA SEBATIH KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK
Amri, Syaiful;
Nurdjali, Bachrun;
Siahaan, Sarma
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Hutan Lestari
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/jhl.v3i1.8894
ABSTRACT Reptiles are one species of fauna mostly found in West Kalimantan. This research aims to investigate kinds of squamates living in the area of Semahung mountain protected forest in Sebatih village in Sengah Temila sub-district in Landak district. Thhe research took place from February 14th to March 1st 2014 using visual encounter survey (VES). The status squamates found based on the red list of IUCN (International Unio for Conservation of Nature and Natural Resources) comprises ten least concern squamates, two near threatened squamates and two not evaluated squamates. There are forteen species of squamates from five families. Based on Percent Similary value evaluation, the highest abundance is from Scincidae family that is Eutropis rudis of 37%. The highest diversity value is on aquatic habitat of e’=0,8019. Of two habitats (aquatict and terrestrial) of squamates, the similary index of two habitats is 0,4, meaning that there are 40% of those species living in those habitats are similar species and 60% of those are different. It is because the two habitats have the similar altitude. Eutropis rudis have the highest meeting probability of 0,486 individual/hour. They are mostly seen in terrestrial habitat. Keywords: Squamates, species diversity, Semahung Mountain
Isolation of anticancer compound of Artemisia cina hairy root and its inhibition activity on cervix cancer cells.
., Aryanti;
Ermayanti, Tri Muji;
Mariska, Ika;
Bintang, Maria
Indonesian Journal of Pharmacy Vol 16 No 4, 2005
Publisher : Faculty of Pharmacy Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Skip Utara, 55281, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.69 KB)
|
DOI: 10.14499/indonesianjpharm0iss0pp192-196
The research of isolation of anticancer agent of A.cina hairy roots and its inhibition activity on cervix cancer cells have been conducted. Hairy roots transformed by Agrobacterium rhizogenes strains A4 and ATCC-15834 were then extracted by n-hexane and separated by column chromatography with variation of n-hexane/ethyl acetate as eluent. All samples include hexane extract and result of column chromatography tested to cervix HeLa Ohio cells with concentration of 50 μg/ml for hexane extract and 10 μg/ml for column chromatography respectively. The most active fraction was then tested by the concentration of 1 to 5 μg/ml. Confirmation of transformed root of A.cina was conducted by PCR analysis. The result of experiment shown that hexane extract of hairy root, normal root ( in vitro ), leaves of plant from green house as a control gave the inhibition value were about 84 %. The most active fraction from column chromatography was fraction E with IC50 at the concentration of 1 μg/ml and inhibition value was 95 %, the identification compound of this fraction was terpenoid group. The confirmation result showed that TL-DNA was transferred by 780 kb.Key words : anticancer, hairy root, Artemisia cina.
Pengaruh Jaringan Sosial dan Pendidikan Kewirausahaan terhadap Niat Berwirausaha dengan Persepsi Kontrol Perilaku sebagai Variabel Moderasi
Kuswanti, Heni;
Margunani, Margunani
Economic Education Analysis Journal Vol 9 No 1 (2020): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/eeaj.v9i1.37244
Tujuan penelitian ingin mengetahui pengaruh jaringan sosial dan pendidikan kewirausahaan terhadap niat berwirausaha dengan persepsi kontrol perilaku sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian 872 mahasiswa angkatan 2016 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Penentuan sampel sejumlah 274 mahasiswa menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% dan diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada mahasiswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2016 Universitas Negeri Semarang sangat berniat untuk berwirasaha. Hasil statistik inferensial menunjukkan terdapat pengaruh positif signifikan jaringan sosial terhadap niat berwirausaha, terdapat pengaruh positif signifikan pendidikan kewirausahaan terhadap niat berwirausaha, persepsi kontrol perilaku memoderasi secara signifikan pengaruh jaringan sosial terhadap niat berwirausaha, dan persepsi kontrol perilaku memoderasi secara signifikan pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap niat berwirausaha. Saran dalam penelitian ini yaitu Universitas hendaknya mendorong terselenggaranya mata kuliah kewirausahaan yang dapat meningkatkan kecakapan berwirausaha dan menyelenggarakan program kewirausahaan seperti seminar dan pelatihan secara rutin untuk menumbuhkan niat berwirausaha mahasiswa.
Conflict Reality of the Implementation of Ngabul Village Market Relocation Policy
Amri, Syaiful;
Soesilowati, Etty;
Arsal, Thriwaty
JESS (Journal of Educational Social Studies) Vol 8 No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The Ngabul market relocation in the process of implementation caused social problems, the majority of market traders who were members of the Ngabul market traders association rejected the policy. This study aims to analyze the occurrence of conflict in the process of implementing the market relocation policy of the Annual District of Ngabul in Jepara Regency. This study uses a qualitative approach. The technique of collecting data through in-depth interview, observation and document study. The data analysis in this study used Spradley model analysis techniques, including domain analysis, taxonomic analysis, compound analysis, and analysis of cultural themes. The results showed that the conflict in the implementation process of Ngabul market relocation policy was caused by differences of opinion between related parties, communication problems, and differences in the disposition of policy implementers with market traders, village authorities continued to develop new markets, after the market was inaugurated, the majority of market traders long time they maintain their attitude not to occupy new markets and they prefer to sell in the emerging market that is built with self-financing on land owned by residents. The findings of this study are the reality of the causes of conflict in the implementation of Ngabul village market relocation policy can be categorized into Ralf Dahrendorf's conflict theory. The reality of the conflict cannot be separated from the theory of Edward III's policy implementation. The benefits of the findings of this study can be used as a reference for the preparation of strategic steps in solving the problem of market relocation.
Unit Cost sebagai Dasar Penentuan Tarif Rasional: Studi Kasus Puskesmas Ngemplak II Yogyakarta
Untari, Jati;
Rusyani, Yelli Yani;
Agni, Â Markus Gelar Kumara;
Kumalasari, Desi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2021): JPPKMI: Juni 2021
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jppkmi.v2i1.47206
Masalah tarif pelayanan selama ini masih menjadi masalah utama yang dihadapi oleh pelayanan kesehatan pemerintah di era BPJS sekarang ini. Selama ini, tarif biasanya ditetapkan oleh pemerintah tanpa suatu kajian yang rasional (perhitungan unit cost). Penelitian ini bertujuan menganalisis perhitungan unit cost di Puskesmas Ngemplak II Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis data keuangan di Poli KIA-KB Puskesmas Ngemplak II. Hasil unit cost menunjukkan bahwa tarif untuk pelayanan ANC sebesar Rp 19,975 sedangkan tarif non subsidi sebesar Rp 17,000, pelayanan KB suntik Rp 24,756 sedangkan tarif non subsidi sebesar Rp 24,000, dan untuk pelayanan imunisasi Rp 20,447 dengan tarif non subsidi Rp 17,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tarif pelayanan Poli KIA-KB yang terdiri dari pelayanan Antenatal Care, KB Suntik, dan Imunisasi di Puskesmas Ngemplak II masih di bawah unit cost.
EVALUASI KARAKTERISTIK KEKUATAN MATERIAL TIMBUNAN BATUAN SEDIMEN FORMASI WARUKIN, KALIMANTAN SELATAN. TEMU PROFESI TAHUNAN (TPT) XXIX PERHAPI 2020
Ismail, Firda Tubagus;
Pasubondo, Barno Joyo;
Asari, Hasan;
Supandi, Supandi
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2020: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.149
Pertimbangan dalam penentuan area rencana timbunan batuan penutup merupakan tantangan penting untuk memastikan bahwa sumberdaya dan cadangan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Permasalah yang sering dijumpai pada kegiatan pertambangan batubara yang didominasi oleh batuan sedimen dengan kekuatan lunak, dasar timbunan lunak dan kemiringan batuan (dip) yang landai (10o) adalah kondisi dasar timbunan berupa endapan rawa/sungai purba, keterbatasan kapasitas dan area timbunan, keterbatasan jarak alat angkut dan kesulitan pengendalian aliran air permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode evaluasi kekuatan timbunan yang sesuai dan optimal untuk diterapkan dilokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode empiris dengan melakukan evaluasi dan membandingkan hasil pengujian laboratorium Uji Direct shear, Uji Triaxial Unconsolidated Undrained (UU) dan Standard Penetration Test (SPT), selanjutnya dihubungkan dengan data historical longsoran yang terjadi di lokasi penelitian. Hasil penelitian menujukkan bahwa rata-rata penyebaran material timbunan setiap kedalaman tersusun atas material lempung 45.5%, Lanau 41.0% dan pasir 13.5%. Karakter fisik material timbunan memiliki nilai Void Ratio mencapai 0.8 dan Water Content hingga 35%, hal tersebut menujukkan bahwa terdapat banyak pori yang dapat terisi oleh air atau udara yang dapat mempengaruhi perubahan nilai kekuatan material timbunan. Pengujian SPT menunjukkan bahwa terdapat 3 pola nilai kekuatan material timbunan yang meningkat seiring kedalaman. Zona 1 (non consolidation) berada dikedalaman 1-12 meter, Zona 2 (normally consolidation) pada kedalam 12 meter sesuai dengan acuan batas tinggi timbunan kritis (Hcr) 12 meter dan Zona 3 (fully consolidation) pada kedalaman 24 meter dengan waktu konsolidasi 20 bulan. Hasil uji nilai kohesi dan sudut geser dalam hasil pengujian Uji Triaxial UU pada material timbunan memiliki nilai yang sangat tinggi dibandingkan dengan hasil Uji Direct Shear dan Perhitungan Kuat Geser dari Uji SPT. Hasil uji laboratorium pada material timbunan perlu dilakukan adjustment sebelum diaplikasikan dilapangan. Adjustmen tersebut dilakukan dengan menambahkan nilai parameter tekanan pori (Ru) sebesar 0.75 (Data Uji Direct Shear) dan 0.8 (Data Uji Triaxial) agar data tersebut dapat diaplikasikan dilapangan. Nilai tersebut didapatkan dari hasil studi Analisa balik longsor di area disposal daerah penelitian dengan dimensi pergerakan yang besar dan optimal. Penentuan evaluasi metoda perhitungan ini sangat bermanfaat untuk melakukan optimalisasi kapasitas timbunan dengan kondisi dasar penimbunan batuan sedimen lunak.
Keberhasilan Sambung Pucuk Durian (Durio zibethinus) Lokal Aceh Akibat Perlakuan Cara dan Lama Penyimpanan Batang Atas
Liwanza, Nasrun;
Muksalmina, Muksalmina;
Ismadi, Ismadi;
Handayani, Rd. Selvy
Agrium Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/agrium.v16i2.5869
Sambung pucuk merupakan salah satu teknik penyambungan yang biasa digunakan pada perbanyakan tanaman durian. Kendala utama pada saat penyambungan adalah jarak antara tempat pembibitan untuk pengerjaan sambungan (sumber batang bawah) dan pohon induk unggul lokal Aceh (sumber batang atas). Tempat penyambungan dan pohon induk biasanya berjauhan, bahkan bisa sampai berbeda pulau. Selain itu, jumlah tanaman yang akan disambungkan sangat banyak sehingga sulit diselesaikan dalam waktu satu hari. Oleh karena itu batang atas harus dikemas kembali dan disimpan, karena tertundanya waktu penyambungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cara dan lama waktu penyimpanan batang atas terhadap keberhasilan sambung pucuk tanaman durian. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah cara penyimpanan batang atas (P) terdiri dari 2 jenis yaitu batang atas tanpa dibungkus kertas koran (P1), dan batang atas yang dibungkus kertas koran (P2). Faktor kedua adalah lama penyimpanan batang atas (L) terdiri dari 6 taraf yaitu batang atas langsung disambungkan (L0), disimpan satu hari (L1), disimpan dua hari (L2), disimpan tiga hari (L3), disimpan empat hari (L4), dan disimpan lima hari (L5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor cara penyimpanan batang atas (dibungkus dan tidak dibungkus koran) secara tunggal tidak memberikan pengaruh di semua peubah yang diamati. Faktor lama penyimpanan batang atas secara tunggal berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit durian hasil sambungan. Batang atas dapat disimpan paling lama hanya 2 hari. Semakin lama batang atas disimpan sebelum disambungkan, akan menurunkan tingkat keberhasilan sambungan. Kombinasi perlakuan antara cara dan lama penyimpanan batang atas tidak memberikan pengaruh di semua peubah yang diamati.