Articles
Hubungan Mental Toughness dengan Performa pada Atlet Futsal SKO Riau
Siti Aisyah;
Agus Prima Aspa;
Oca Fernandes AF
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 2 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jassi.4.2.71-78
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketangguhan mental dengan performa atlet futsal pada Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Riau. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya aspek psikologis dalam menunjang pencapaian prestasi olahraga, khususnya dalam olahraga futsal yang menuntut stabilitas mental di bawah tekanan pertandingan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Jumlah sampel sebanyak 30 atlet futsal, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari skala Mental toughness dan tes performa teknik dasar futsal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara Mental toughness dengan performa atlet. Semakin tinggi tingkat ketangguhan mental yang dimiliki atlet, maka semakin baik pula performanya dalam pertandingan. Nilai korelasi sebesar 0,554 dengan signifikansi 0,002, menunjukkan kontribusi Mental toughness terhadap performa atlet sebesar 30,69%. Sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti teknik, fisik, dan kondisi psikologis lainnya. Temuan ini menggaris bawahi pentingnya pengembangan aspek mental dalam pelatihan atlet, sehingga disarankan agar program latihan mencakup pembinaan psikologis secara berkelanjutan untuk mendukung performa optimal di lapangan.
The Dynamics Of Islamic Education Policy In Indonesia: Historical Traces Across Eras (Pre-Independence - Reform)
Padlianor;
Lyindira Putri;
Siti Aisyah;
Dina Hermina
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.286
This study examines the long and diverse history of Islamic education policies in Indonesia, from the pre-independence era to the present day. The study aims to trace the evolution of these policies, analyse the various policies issued by the government, and assess their impact on the advancement of Islamic education in Indonesia. This research employs a qualitative literature review approach, examining various sources such as books, journals, and relevant documents. The findings reveal significant changes in Islamic education policies over time. During the Dutch colonial period, policies tended to restrict its development. After independence, the Indonesian government gave greater attention to Islamic education, although challenges persisted. The Reform Era brought important changes by granting greater autonomy to Islamic educational institutions. In conclusion, Islamic education policies in Indonesia continue to evolve and are influenced by social, political, and cultural factors. This study is expected to provide a deeper understanding of the evolution of these policies and the challenges and opportunities in the development of Islamic education in the future
Perceraian Akibat Gangguan Psikologis Perspektif Maqa>sid Syari’ah (Telaah Putusan PA Majene Nomor 43/Pdt.G/2023/PA.Mj)
Sakina;
M. Thahir Maloko;
Saleh Ridwan;
Siti Aisyah;
Asni
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55623/au.v6i1.420
Tujuan pokok penelitian ini adalah mengetahui perceraian akibat gangguan psikologis perspektif Maqa>s|id Syari|’ah (telaah putusan PA Majene Nomor 43/Pdt.G/2023/PA.Mj). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Studi lapangan dilaksanakan dengan mengumpulkan data primer melalui observasi, wawancara dan dokumentasi selain data yang diperoleh dari lapangan diperkuat juga dengan data berupa literatur seperti buku dan artikel-artikel ilmiah yang membahas mengenai penelitian ini. Kemudian, teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pengadilan Agama Majene melalui Putusan Nomor 43/Pdt.G/2023/PA.Mj memutuskan perceraian dengan talak satu ba’in sughra atas dasar gangguan psikologis (temperamental) yang dialami suami. 2) Menurut pandangan Hakim, perceraian ini disebabkan oleh ketidakharmonisan rumah tangga akibat gangguan psikologis tergugat yang memiliki sifat temperamental. 3)Perceraian tersebut sejalan dengan prinsip Maqa>s|id Syari|’ah karena kondisi rumah tangga yang ada mengancam pemeliharaan lima unsur pokok.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI ARE TAHUN 2024
Arisah, Mila;
Siti Aisyah;
Eka Afrika;
Fika Minata Wathan
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 13 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INDRAMAYU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36973/jkih.v13i1.697
In Indonesia, the Maternal Mortality Rate (MMR) remains high. Hypertension during pregnancy frequently occurs and is one of the leading causes of maternal mortality. In Indonesia, hypertension in pregnancy ranks second as the leading cause of maternal death after hemorrhage. This study aims to examine the relationship between maternal factors and the incidence of hypertension in pregnant women in the working area of Sungai Are Public Health Center in 2024. The study employed an observational analytical design with a cross-sectional approach in Simpang Luas Village, Sungai Are District. The population consisted of 120 pregnant women in Sungai Are Public Health Center. Using purposive sampling techniques, a total sample of 30 was obtained. Data analysis included univariate distribution and bivariate analysis using the ChiSquare test with a significance level of 5% (a = 0.05). The results showed significant relationships between age (p = 0.000), obesity (p = 0.013), history of hypertension (p = 0.000), and the incidence of hypertension among pregnant women in the working area of Sungai Are Public Health Center in 2024.
Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Continuity Of Care pada Pelayanan Kebidanan di Puskesmas
Kana Azhara;
Siti Aisyah;
Arie Anggraini;
Ahmad Arif
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.270
Puskesmas memiliki peran penting dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan merata bagi masyarakat. Faktor-faktor seperti paritas (jumlah kehamilan yang pernah dialami oleh seorang wanita), jarak tempuh ke puskesmas, dan kepemilikan jaminan kesehatan dapat memengaruhi ketersediaan dan penerimaan pelayanan Continuity of Care (COC) untuk memberikan perawatan kesehatan yang berkelanjutan dan terkoordinasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendalami hubungan antara paritas, jarak tempuh, kepemilikan jaminan kesehatan, dan pelayanan COC di puskesmas.. Metode pada penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua ibu nifas yang tercatat pada data rekam medik di Puskesmas Nusa Bakti tahun 2022 sebanyak 39 responden dan sampel sebanyak 39 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dengan menggunakan data rekam medik Puskesmas Nusa Bakti tahun 2022 . Analisis data menggunakan uji statistik chi square dengan P value < 0.005 . Hasil penelitian ini dari 26 responden paritas resiko rendah yang dilakukan COC terstandar sebanyak 20 responden (76.9%) dengan P value = 0.001 , sedangkan dari 25 responden dengan jarak tempuh dekat dilakukan COC terstandar sebanyak 20 responden (80.0%) dengan P value =0.001 , dan dari 26 responden yang memiliki BPJS 19 responden 73.1%) dilakukan COC secara terstandar dengan P value = 0.003. Ada hubungan antara paritas, jarak tempuh dan kepemilikan jaminan kesehatan dengan COC. Peneliti menyarankan untuk menyajikan informasi yang spesifik dan mudah dipahami kepada ibu hamil, terutama yang memiliki paritas tinggi atau tinggal di daerah dengan jarak tempuh yang jauh. Program edukasi kesehatan dapat mencakup manfaat COC, cara mengatasi risiko, dan pentingnya pelayanan kebidanan berkualitas
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Keputihan pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama
Dara Anggun Prasasti;
Mastina;
Eka Afrika;
Siti Aisyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.271
Kesehatan reproduksi pada wanita merupakan permasalahan yang penting sepanjang kehidupan manusia. Salah satu masalah umum yang dialami oleh remaja putri adalah keputihan, yang dapat memengaruhi kesejahteraan fisik dan psikologis mereka. Keputihan pada remaja putri seringkali terkait dengan rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, kurangnya akses terhadap informasi yang tepat, dan kurangnya praktik personal hygiene yang benar. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian keputihan pada diantaranya pengetahuan, keterpaparan informasi, dan personal hygiene secara dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswi kelas VII dan VIII yang berjumlah 100 siswi dan sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik propotional random sampling yang berjumlah 80 responden. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan (p 0,001), keterpaparan informasi (p 0,001), dan personal hygiene (pvalue 0,001) dengan kejadian keputihan pada remaja purtri di sekolah menengah pertama. Saran bagi remaja putri agar selalu menjaga kebersihan sistem reproduksi, agar mengurangi terjadinya keputihan.
Hubungan Pendidikan, Pekerjaan, dan Kepemilikan Jaminan Kesehatan Dengan Pelaksanaan Continuity of Care di Bidan Praktik Mandiri
Sendy Asri Ramadani;
Dewi Ciselia;
Wahyu Ernawati;
Siti Aisyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.272
Kesehatan reproduksi dan maternal merupakan aspek penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Praktik mandiri bidan sebagai penyedia layanan kesehatan di tingkat komunitas memainkan peran kunci dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Salah satu aspek krusial dalam pelayanan kesehatan reproduksi adalah penerapan Continuity of Care (COC), yang mencakup upaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan terkoordinasi kepada perempuan sepanjang siklus kehidupan reproduksi mereka. Metode penelitianini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 38 responden dan menggunakan total sampling jadi semua populasi dijadikan sampel 38 responden. Hasil penelitian univariat pada pelaksanaan continuity of care diketahui responden yang melaksanakan continuity of care sesuai standar berjumlah 29 responden (76,3%), dan yang tidak melaksanakan continuity of care tidak sesuai standar berjumlah 9 responden (23,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pendidikan (p-value = 0.041 dan OR 6.933), pekerjaan (p-value = 0.001 dan OR 0.009), kepemilikan jaminan kesehatan (p-value = 0.003 dan OR 13.417) dengan pelaksanaan continuity of care. Kesimpulan hasil uji tersebut ada hubungan antara pendidikan,pekerjaan dan kepemilikan jaminan kesehatan dengan pelaksanaan continuity of care. Peneliti menyarankan pentingnya meningkatkan pelayanan pada praktik mandiri bidan seperti membuat grup whatsapp bagi ibu hamil, bersalin, nifas dan kb untuk mempermudah pelayanan dan pemantauan.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil
Desi Susanti;
Siti Aisyah;
Hazirin;
Effendi
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.273
Kekurangan energi kronik pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan global yang berpotensi menyebabkan dampak serius pada kesejahteraan ibu dan perkembangan janin. Kondisi ini ditandai oleh kekurangan asupan energi yang kronis, yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti kelahiran prematur, berat badan bayi rendah, dan masalah kesehatan jangka panjang bagi ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, jarak kehamilan dan pendapatan keluarga dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi 120 ibu hamil dan sampel sebanyak 54 dengan menggunakan metode non random sampling. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square dengan p-value < nilai α = 0,05. Hasil penelitian ini dari 16 responden yang pengetahuannya kurang baik 10 (62,5 %) mengalami kekurangan energi kronik p.value = 0,000, dari 19 responden yang jarak kehamilan beresiko tinggi 11 (57,9 %) mengalami kekurangan energi kronik p.value = 0,000, sedangkan dari 17 responden yang pendapatan keluarga rendah 11 (64,7 %) mengalami kekurangan energi kronik p.value = 0,000. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada ibu mengenai pentingnya menjaga pola makan agar tidak kekurangan gizi sehingga mengalami kejadian kekurangan energi kronik.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Anemia pada Remaja Putri
Anisa Yulianti;
Siti Aisyah;
Sri Handayani
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.276
Anemia masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang. Banyak faktor yang dapat menyebabkan anemia seperti status gizi yang buruk yang dapat menyebabkan kurangnya zat besi, asam folat dan vit B12 untuk memproduksi sel darah merah, siklus menstruasi yang tidak normal ataupun pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi, begitupun dengan pengetahuan pengelolaan makanan dan penanganan anemia juga berperan dalam terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, siklus menstruasi dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian menggunakan cross sectional dan. Sampel penelitian sebanyak 65 dengan menggunakan metode non random sampling. Instruemen yang digunakanan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p.value = 0,011 dengan odd ratio 4,900 untuk status gizi, p.value = 0,004 OR 5,429 untuk siklus menstruasi, dan p.value = 0,000 OR 8,635 untuk pengetahuan. Berarti adanya hubungan antara status gizi, siklus menstruasi dan pengetahuan dengan anemia pada remaja putri. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada remaja putri mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan rajin untuk meminum tablet Fe agar terhindar dari penyakit anemia.
Faktor Yang Berhubungan dengan Pemakaian Kontrasepsi Implan
Anita AB;
Siti Aisyah;
Arie Anggraini
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.285
Penggunaan alat kontrasepsi menjadi salah satu aspek penting dalam perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi. Pemilihan alat kontrasepsi yang tepat dapat membantu pasangan untuk mengendalikan jumlah dan jarak kelahiran, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, umur dan dukungan suami dengan pemakaian alat kontrasepsi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 2.678 akseptor KB dan sampel sebanyak 110. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square alat ukur kuesioner dengan p-value < nilai α = 0,05. Hasil penelitian ini dari 66 responden yang pengetahuan baik 54 (81,3 %) menggunakan implan p.value = 0,001, dari 61 responden yang umur beresiko rendah 48 (78,7 %) menggunakan implan p.value = 0,001, sedangkan dari 66 responden yang mendapat dukungan suami 52 (78,8 %) menggunakan implan p.value = 0,001. Peneliti menyimpulkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan, umur dan dukungan suami dengan pemakaian alat kontrasepsi implan. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada akseptor KB agar dapat memilih secara bijak alat kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhannya.