Articles
GAMBARAN UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA MAHASISWI SEMESTER II DI AKADEMI KEPERAWATAN INSAN HUSADA SURAKARTA
Trisnowati, Tatik;
Lestari, Sri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2017): Vol. 5. No. 1 Juli 2017
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hampir 86% benjolan pada payudara ditemukan oleh penderita sendi dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) maka sangat penting dianjurkan kepada masyarakat untuk bias melakukan SADARI dengan benar. Banyak cara dapat dilakukan untuk mendeteksi tumor pada payudara yaitu dengan mammographi, USG dan SADARI. Dianjurkan kepada wanita harus melakukan SADARI tiap 3 bulan untuk wanita usia > 20 tahun untuk skrining kanker payudara walau tidak dijumpai keluhan apapun. Pemeriksaan payudara sendiri merupakan salah satu langkah deteksi dini untuk mencegah terjadinya kanker payudara yang akan lebih efektif jika dilakukan sedini mungkin ketika wanita mencapai usia reproduksi, dan seorang mahasiswi sudah termasuk dalam golongan usia tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitiandeskriptif kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif untuk memberikan gambaran perilaku pemeriksaan payudara dalam upaya deteksi dini kanker payudara mahasiswi Akper Insan Husada Surakarta. Penentuan sampel yaitu purposive random sampling, teknik purposive digunakan dengan alasan karena tujuan penelitian ini sendiri tidak bermaksud membuat suatu generalisasi karena setiap individu, budaya, latar adalah unik dan penting untuk mengapresiasi keunikan.Jumlah populasi 225 mahasiswi dengan purposive random sampling diambil 50 mahasiswi.Hasil penelitian didapatkan bahwa Gambaran Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Mahasiswi Semester II Di Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta : yaitu : Berpengetahuan cukup sebesar 67 %, Bersikap baik sebesar78%, Tindakan yang kurang sebesar 54 %. Jadi kesimpulan Gambaran Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Mahasiswi Semester II Di Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta 66 % mempunyai upaya yang cukup melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Diharapkan masyarakat berperan aktif akan kebutuhan pemeliharaan kesehatan individu dengan mengeksplorasi banyak sumber informasi agar terhindar terkena kanker payudara.Kata kunci : Deteksi dini, Sadari, kanker payudara
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN OBESITAS PADA ANAK USIA 6 – 12 TAHUN DI SD MOJOSONGO V SURAKARTA
Lestari, Sri;
Solikah, Siti Nur
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2017): Vol. 5. No. 1 Juli 2017
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Obesitas merupakan keadaan patologis,yaitu dengan terdapatnya penimbunan lemak yang berlebihan dari yang di perlukan untuk fungsi tubuh yang normal,tetapi masih banyak pendapat yang menganggap bahwa kegemukan adalah sehat. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2010,prevalensi kegemukan pada anak balita secara nasional 14%.Terjadi peningkatan di banding hasi lriset serupa tahun2007,yakni12,2%.Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desainstudicase control. Sampel penelitian adalah anak-anak yang berus i 6-12 tahunsebanyak 42 sampel masing masing terdiri dari 21 kasus dan 21 kontrol.Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling, analisa datadilakukan dengan uj i statistik univariat dan bivariat ( childsquaredan regresilogistik sederhana).Hasil Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa faktor yang tidak berhubungan dengan obesitas pada anak usia 6 -12 tahun adalah jenis kelamin, pendidikan ibu, kebiasaan makan utama dan faktor yang berhubungan dengan obesitas pada anak usia 6 -12 tahun adalah kebiasaan makan fast food dan kebiasaan minum soft drink.Kata kunci : Obesitas, Anak usia 6-12 tahun, Kebiasaan makan
GAMBARAN KEJADIAN BULLYING DAN TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI 4 JAMBANGAN KELURAHAN DESA JAMBANGAN KECAMATAN GEYER KABUPATEN GROBOGAN
Kristika, Pupung;
Lestari, Sri
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2021): Vol. 9 No. 2, Juli 2021
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52236/ih.v9i2.219
Pendahuluan. Bullying merupakan salah satu tindakan perilaku agresif yang disengaja dilakukan oleh sesorang atau sekelompok orang secara berulang-ulang dari waktu ke waktu terhadap seseorang korban yang tidak dapat mempertahankan dirinya denga mudah. Salah satu riset yang telah dilakukan oleh LSM Plan International dan International Center for Research on Women (ICRW) yang diunggah pada 5 februari 2016 ini menunjukkan hasil fakta mencengangkan terkait kekerasan anak di sekolah. Ditingkat Asia,kasus bullying yang terjadi pada siswa di sekolah mencapai 84%. Tujuan. Untuk mengetahui gambaran kejadian bullying dan tingkat kecemasan pada siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri 4 Jambangan. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif, variable penelitian ini adalah kejadian bullying dan tingkat kecemasan dengan poulasi siswa SDN 4 Jambangan Geyer Grobogan Hasil. (1)perilaku bullying yang sering terjadi di sekolah diantaranya bullying fisik yang banyak terjadi kejadian itu dilakukan oleh anak laki-laki (2) tingkat kecemasan akibat perlakuan bullying dari 44 siswa didapatkan tingkat kecemasan ringan tidak ada, sedang 2,5%, berat 93% dan panik 4,5%. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara bullying dengan kecemasan pada siswa-siswi SD korban bullying di SDN 4 Jambangan. Kata kunci. bullying, kecemasan, siswa SD
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA TOODLER DI KEDUNGTUNGKUL MOJOSONGO SURAKARTA
Lestari, Sri;
Siti Nur Solikah
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 10 No. 02 (2022): Vol. 10 No. 2, Juli 2022
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52236/ih.v10i2.254
Pendahuluan. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang ditandai dengan tubuh pendek.Penderita stunting umumnya rentan terhadap penyakit, memiliki tingkat kecerdasan di bawah normal serta produktivitas rendah. Pengetahuan ibu adalah salah satu faktor yang mempunyai pengaruh yang signifikan pada kejadian stunting. Kota Surakarta menjadi lokus stunting di tahun 2021, berdasarkan hasil pemetaan dan analisa stunting oleh Dinkes Surakarta Mojosongo menempati urutan ke 8 dengan kasus 5%. Tujuan. Untuk mengetahui gambaran timgkat pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting pada anak usia todler di Kedungtungkul, Mojosongo, Surakarta Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif, responden dalam penelitian ini yaitu ibu-ibu yang memiliki anak usia toddler di Kedungtungkul, Mojosongo, Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan 37 responden. Hasil. (1) Karateristik responden berdasarkan usia yang terbanyak berusia 21 – 30 tahun 41 %, pendidikan terbanyak SMA/SMK 54 %, pekerjaan ibu rumah tangga 65 % (2) Tingkat pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting rata-rata baik dengan hasil 65 % tingkat pengetahuan responden adalah baik. Kesimpulan. Tingkat pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting di Kedungtungkul Mojosongo Surakarta rata-rata adalah baik
Pelatihan Pembuatan Kokedama sebagai Sarana Pembelajaran Pengelolaan Lingkungan Sejak Dini di SD Negeri Lemberang Sokaraja
Aryani, Riska Desi;
Palupi, Dian;
Lestari, Sri;
Wiraswati, Sri Martina
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30653/jppm.v9i3.772
SD Negeri Lemberang merupakan sekolah dasar di Kabupaten Banyumas yang memberikan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dalam kurikulum pembelajarannya. Salah satu tujuan pembelajaran mata pelajaran IPAS adalah siswa dapat memahami dan mengelola lingkungan alam sekitarnya sejak usia dini. Namun demikian, siswa SD saat ini cenderung acuh terhadap lingkungan sekitarnya akibat dampak negatif dari perkembangan teknologi, misalnya kecanduan dengan gadget. Oleh karena itu, guru membutuhkan suatu inovasi sarana pembelajaran untuk mengenalkan kepada siswa agar mereka dapat peduli dan dapat mengelola lingkungan sekitarnya sejak usia dini. Inovasi sarana pembelajaran pengelolaan lingkungan tersebut dapat dilakukan melalui praktik pembuatan dan pemeliharaan kokedama. Tujuan kegiatan ini agar siswa dan guru dapat memanfaatkan barang tak terpakai di sekitarnya. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat menumbuhkan sifat kepedulian siswa terhadap makhluk hidup di sekitarnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi ceramah, diskusi dan praktik membuat maupun memelihara kokedama. Nilai rata-rata pemahaman siswa terhadap pengelolaan lingkungan melalui pembuatan kokedama meningkat dari rata-rata sebesar 42,31 (pre-test) menjadi 61,54 (post-test). Hasil penilaian keterampilan dan keaktifan siswa dalam aspek praktik, diperoleh nilai rata-rata sebesar 82,65. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa kelas V SD Negeri Lemberang Sokaraja dalam kegiatan pengelolaan lingkungan. Lemberang Elementary School in Banyumas Regency provides Natural and Social Sciences subjects in its learning curriculum. One of the learning objectives in science subjects is that students can understand and manage the surrounding natural environment from an early age. However, students today tend to be indifferent to the surrounding environment due to the negative impact of technological developments, such as gadgets addiction. An innovative learning tool needed to introduce students so that they can manage the surrounding environment from an early age. Innovation of environmental management learning facilities can be done by using kokedama. The purpose of this training is that students and teachers can take advantage of unused items around them and fostering the nature of students' concern for living things around them. The methods used in this service included by giving demonstrations, discussions and practices. The average score of students' understanding of environmental management through making kokedama increased from 42.31 (pre-test) to 61.54 (post-test). The assessment results of students' skills and activeness in the practical aspects, obtained an average score of 82.65. The evaluation of service activities showed an increase in the understanding and skills of grade V students of SD Negeri Lemberang Sokaraja in environmental management activities.
Unlocking the Path to Professional Teaching: Insights from Student Teachers and Mentor Teachers in an At-School Practicum Program
Sulisworo, Dwi;
Lestari, Sri;
Jatmika, Surya;
Mustafa, Alim;
Azizah, Nunung
Buletin Edukasi Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Buletin Edukasi Indonesia
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56741/bei.v3i01.481
This research aims to observe the implementation process of the Teacher Professional Program, specifically during the Practicum Experience in Schools (Program Praktik Lapangan or PPL), from the perspectives of the Mentor Teachers and the Student Teachers. The focus is on examining both groups' experiences and perceptions regarding the program's effectiveness and impact on teacher preparation and professional development. A qualitative research approach was applied, involving in-depth interviews with Mentor Teachers and Student Teachers and direct observation of the PPL process. The findings show that student teachers have developed competency in using various learning strategies while considering the learners' conditions and the learning objectives. They conducted a diagnostic test to assess the learning characteristics of their students and focused on developing several learning objectives, including critical thinking, science literacy, and communication skills. The student participants utilized various relevant information technologies, such as Physicslab, PhET Simulation, Octave, Canva, and Google Docs. The supervising teacher supported student teachers in managing the classroom from planning to evaluation, which is essential in providing a positive learning experience for student teachers and promoting their professional development. The observations showed that the students were comfortable with the student teachers and performed satisfactorily, which made the student teachers feel comfortable during their teaching practice. The support system from the supervising teacher is crucial in ensuring the effectiveness and impact of the program on teacher preparation and professional development.
The Significance of Holistic Spirituality in Sunan Kalijaga’s Kidung Rumekso Ing Wengi
Lestari, Sri
Jurnal Lingua Idea Vol 15 No 1 (2024): June 2024
Publisher : Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20884/1.jli.2024.15.1.7607
This research aims to explain the holistic spirituality of Kidung Rumekso ing Wengi by Sunan Kalijaga. In addition to being used in various situations to pray, the song needs to be studied for the sake of cultural preservation, historical understanding, literary wealth, identity, and local pride. This study is qualitative. The data used in this study consisted of documents and interviews. Data was collected through interviews and document analysis. The data validation technique uses triangulation of theory and method, while the data analysis technique uses Miles and Hubermann's interactive model and Roland Barthes' markers. Based on interviews with sources and literature studies, Kidung Rumekso ing Wengi is a counter-acceptance mantra taught by Sunan Kalijaga to his followers. Until now, there are still people who have developed hymns and the practice of hymns as a medium of prayer by paying attention to aspects of tolerance. There are various values, such as the ethics of vigilance, returning to Allah, the ethics of prayer, and self-control.
Analysis Of Communications And Incentives On Nurse Performance In Inpatient Rooms In Royal Prima Marelan General Hospital
Sembiring, Imelda;
Faridz Syahrian, Muhammad;
Lestari, Sri
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 4 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : CV. Inara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51601/ijhp.v4i1.267
One of the factors that influence the success rate of a hospital is the performance of nurses. Efforts to improve nurse performance include paying attention to nurse work stress. This study aimed to determine the effect of communication and incentives on nurse performance in the inpatient room of the Royal Prima Maryland General Hospital. The type of research used is cross-sectional survey research with an explanatory research method approach. The total population is 41 nurses; all nurses are used as respondents (complete sampling). Data were analyzed using the Chi-square test, and logistic regression was used to obtain the OR (Odds Ratio) value. The results showed a statistical relationship between communication and performance (p = 0.012), and the OR value was 6.708, meaning that nurses with good communication would increase their performance by 6.7 times. Providing incentives on performance (p = 0.006) and the OR value is 6.667, meaning nurses with incentives will improve performance by 6.6 times. Income on performance (p = 0.004) and the OR value is 8.762, meaning nurses with incentives will increase performance by 8.7 times. The hospital should conduct periodic counseling and distribute questionnaires as evaluation material and material for stress management for nurses every three months.
ANTIBODY SCREENING EXAMINATION ON VOLUNTARY BLOOD DONORS AT BLOOD DONATION UNITS BANYUMAS REGENCY IN 2023
ETIVIA, DEVI;
Riadi, Ahmad;
widodo, widodo;
Lestari, Sri
Journal of Applied Health Management and Technology Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31983/jahmt.v6i1.11364
Blood donation is a humanitarian activity where someone donates blood voluntarily. Blood Donation Units are required to provide safe and quality blood products to avoid transfusion reactions. One effort that can be made is to carry out pre-transfusion examinations on donor blood, one of which is an antibody screening examination. The aim of the antibody screening examination is to detect the presence or absence of clinically significant irregular antibodies in both the patient and donor. The aim of this study was to determine the blood type, gender and age of antibody screening in voluntary blood donors at the Blood Donation Unit. This type of research is descriptive using observational methods which was carried out in March 2023 at the Banyumas Regency Blood Donation Unit. Samples were taken using a total sampling technique, namely all voluntary blood donors who underwent an antibody screening test. Data collection was carried out using the qwalist diagast tool and laboratory archives which were accessed via the SIMDONDAR system. The results of the antibody screening research from a total of 3198 voluntary blood donors showed that the highest results were in blood type O, namely 1236 (39%) donors, in men, namely 2196 (69%), and in the elderly (26).-60 years).namely 1531 (48%) donors
Peningkatan Hasil Belajar IPA Kelas V Melalui Penerapan Model Problem Based Learning
Lestari, Sri
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 5, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/tpj.v3i1.29697
Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang ditemukan saat pembelajaran IPA di kelas V SDN 3 Woro. Hal tersebut berdampak hasil belajar dimana 12 dari 17 siswa belum mencapai kreiteria ketuntasan minimal. Untuk memecahkan masalah, peneliti melaksanakan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah). Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah: (1) mengetahui proses pembelajaran IPA dengan model Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah) untuk meningkatkan pemahaman terkait dengan materi organ pencernaan pada manusia dan fungsinya dan (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SDN 3 Woro terkait dengan materi organ pencernaan pada manusia dan fungsinya dengan model Problem Based Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas melalui empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, dilaksanakan sebanyak tiga siklus masing-masing dua kali pertemuan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar IPA mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan belajar pada pembelajaran awal 29,4% dan pada siklus I naik sebesar 52,9% meningkat menjadi 82,3 % di siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi organ pencernaan pada manusia dan fungsinya.